Berkedok Dukun Pemerkosa Anak di Bawah Umur Dibekuk Tim Puma

Barometer99 - Berpura-pura menjadi seorang dukun, MP (53) warga Kelurahan Kolo harus berurusan dengan Tim Puma Sat Reskrim Polres Bima Kota. Pelaku ditangkap saat berada disalah satu hotel karena diduga telah memperkosa YN (16) warga Kabupaten Bima, Minggu (24/1) sekitar pukul 12.00 Wita.

Kapolres Bima Kota melalui Kasubbag Humas Ipda Ridwan menyampaikan, beberapa hari lalu pelaku yang mengaku sebagian dukun tersebut mengajak korban untuk berobat di salah satu hotel di Kota Bima. Karena korban pergi bersama temanya, MP mengajak korban untuk berobat dalam kamar mandi.

Masuk kamar mandi, pelaku mengunci pintu kamar mandi dan menjalankan aksinya dan berhasil menyetubuhi korban dengan cara paksa. Tidak sampai di situ, pelaku mengajak korban untuk berobat, namun sudah 3 kali pelaku menjalankan aksinya di tempat yang berbeda.

Pelaku mengancam korban agar masalah itu tidak diberitahukan pada orang lain,” ungkapnya.

Karena merasa ditipu serta sudah tidak tahan dengan ulah pelaku kata Ridwan, korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Bima Kota. Tim Puma yang dipimpin AIPDA Abdul Hafid menyelidiki keberadaan pelaku.

Untuk memancing pelaku, Tim Puma menyuruh korban untuk menghubungi pelaku dan ajak untuk bertemu. Pelaku pun sepakat bertemu dengan korban di kos-kosan miliknya. Tim yang mengetahui tempat pertemuan, menuju lokasi untuk menangkap pelaku.

“Tim tidak menemukan pelaku di kos-kosan, karena pelaku merubah pertemuan dengan korban,” katanya.

Sambung Ridwan, pelaku memberitahu korban agar bertemu di salah satu hotel di Kota Bima. Tim yang mengetahui pelaku berada di hotel, menuju lokasi dan mengamankan pelaku sedang duduk di lobi hotel.

Selain diduga memperkosa korban, dukun cabul itu juga diduga mencuri satu unit sepeda motor milik ibu kos-kosan dan sudah dijual di Kabupaten Dompu. Tim akhirnya melakukan pengembangan ke Dompu dan berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Kantor Sat Reskrim Polres Bima Kota untuk diproses,” pungkasnya.

Editor : ALT/RVL

Hari Ini, Kodim 1710/MIMIKA Kembali Bantu Proses Pemulangan Pengungsi Gelombang III


Barometer99- Timika ~ Personel Kodim 1710/Mimika bersama anggota Polres Mimika terus bersinergi dalam membantu pemulangan pengungsi warga Banti I,II dan Opitawak.

Hari ini 144 orang terdiri dari 113 Dewasa dan 31 anak-anak kembali diberangkatkan gelombang III menuju kampung Halaman dengan menggunakan 3 Armada Bus PT.FI setelah melaksanakan Rapidtes dan dinyatakan sehat oleh petugas kesehatan.

 Kegiatan dilaksanakan dengan titik kumpul di Polres Mimika Jl. Agimuga Mile 32 Distrik Kuala Kencana Kabupaten Mimika, Senin (25/01/2021).

Saat dikonfirmasi, Dandim 1710/Mimika Letkol Inf. Yoga Cahya Prasetya mengatakan bahwa Kodim 1710/Mimika bersama Polres Mimika akan terus membantu dan mengawal proses pemulangan para pengungsi warga Banti I,II dan Opitawak sampai dengan selesai.

"Kami dari Kodim 1710/Mimika bersama Polres Mimika akan terus bersinergi dalam membantu pemulangan pengungsi sampai dengan selesai", Ungkapnya.

Ini merupakan salah satu upaya kami sebagai aparat teritorial guna membantu tugas pemerintah daerah dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapai warga diwilayah" jelas Dandim.

(YL)

Tim Puma Polres Lotara Bekuk Pelaku Curat di Bar My Happy Place Dua Orang Masih DPO

Barometer99 - Pencurian di Bar My Happy Place di Bongkar Tim Puma Polres Lotara

Tim Puma Sat Reskrim Res Lombok Utara Polda NTB dan Pos Pol Gili Air Subsektor Gili indah Sek Pemenang Berhasil Mengamankan Satu orang Pelaku Curat Di Dusun Gili Air Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang. Kejadian hari Rabu Tanggal 20 Januari 2021 Sekitar Pukul 00.00 Wita.Tempat kejadian My Happy Place Bar Dusun Gili Air Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, (24/1/2021)

Korban I Nyoman Budiarsa Negara Laki-laki (38Thn), Dasar LP/12/I/2021/NTB/Res.Lombok Utara.

Pelaku MH alias Kilam ,Laki-laki (37Thn ), kawan nya inisial SI dan AI sedang Dalam Pencarian Orang ( DPO ).                                                              
Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah, SH., melalui Kasat Reskrim AKP Anton Rama Putra, SH., S.I.K., mengatakan, kronologi kejadian pada Bulan Agustus 2020 Saudara Sam Menitip Bar Resto beserta Satu Buah Speed Boat dan mesin Speed boat yamaha 40 PK di Gudang Bar My Happy Place Miliknya, yang berada di Dusun Gili Air, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, pada Hari rabu tanggal 20 januari 2021 Sekitar jam 16.30 wita korban masuk ke dalam Bar My Happy Place, lalu korban melihat gembok gudang sudah dalam keadaan rusak dan langsung mengecek barang-barang sudah tidak ada adapun barang yang hilang berupa Satu buah Mesin Speed Boat merek Yamaha 40 PK dan 3 Dus Minuman luar negeri berbagai Merek dengan total kerugian mencapai Lima Puluh Juta Rupiah.

Berdasarkan laporan tersebut Tim Puma Sat Reskrim Tes Lombok Utara langsung koordinasi dan Back Up Pospol Gili Air dan Tokoh Agama, Pemuda dan Masyarakat Gili Air melakukan pencarian Barang Bukti ( BB ) Mesin Speed Boat tersebut di karenakan Tim Puma sudah senutup jalur akses pengiriman barang ke wilayah Pemenang, pada Hari Kamis Sore Tanggal 21 Januari 2020 piket Pospol Gili Air Subsektor dan semua elemen Masyarakat Dusun Gili Air yang di pimpin Kadus Gili Air berhasil menemukan BB Mesin Speed Boat tersebut di samping kuburan Umum Gili Air, ujarnya

Setelah di cocokkan dengan milik korban dan korban meng iya kan. Tim Puma langsung bergerak cepat untuk lidik dan mengamankan pelaku berdasarkan informasi dari Masyarakat dan semua Tim berhasil mengantongi nama-nama di duga tersangka sebanyak tiga orang, dan pada Hari Minggu Tanggal 24 Januari 2021 Tim berhasil mengamankan saudara MH, setelah di lakukan Introgasi saudara MH mengakui perbuatannya bersama dengan saudara SI dan AI sebagai pencongkel dengan Obeng, mereka berdua masih dalam pengejaran ( DPO ), terangnya

Barang Bukti ( BB ) Satu Unit Unit Mesin Speed Boat 40 PK Merek Yamaha Dengan Nosin : E40GMH 6F6K L 111 2752 Warna Biru, 4 Buah Botol Bekas Minuman Merek Mancino Vermaoth, Plantation, Vodca Island, milik korban yang habis di minum.

Tim langsung membawa tersangka menyebrang ke pelabuhan bangsal pemenang guna tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan di karenakan Masyarakat Gili Air sudah sangat resah dengan kelakuan tersangka, Tim kemudian langsung membawa tersangka MH ke mako sat Reskrim Res lombok Utara untuk Proses lebih lanjut, tutup Kasat Reskrim AKP Anton Rama Putra, SH., S.I.K.

Editor : ALT/RVL

Warga Tenggelam Di Temukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai Kuantan

Barometer99 - Riau- Seorang Pria bernama Afrizal (36), dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Minggu (24/1/2021). Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Korban merupakan, warga Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing. Kejadian ini, di ketahui berawal dari laporan seorang warga bernama Pines kepada Bhabinkamtibmas Desa Muara Sentajo erihal tenggelamnya seorang warga di aliran Sungai Kuantan.

Tak lengah dengan berita ini, sejumlah personel  Polsek Kuantan Tengah bersama Bhabinkmatibmas bergegas menuju lokasi dimana tenggelamnya warga desa Muaro Sentajo, namun setibanya dilokasi sekira pukul 12.30 Wib korban sudah ditemukan  dalam keadaan meninggal dunia.

Korban Afrizal dihari kejadian sekira pukul 09.30 Wib sempat terlihat oleh seorang warga yang tengah menggembala sapinya di sepanjang aliran sungai Kuantan,  dimana saat itu penggembala melihat korban berada seorang diri di atas rakit PETI dompeng yang posisinya di tengah tengah aliran sungai Kuantan.

"Saat itu tidak terdengar bunyi mesin dompeng, hanya saja korban terlihat tengah menarik seutas tali dari genangan air sungai, sambil mencoba merapatkan rakit dompengnya ke pinggir sungai", ungkap warga yang bernama Nasril.

Selang tidak berapa lama, Nasril mendengar seorang ibu yang berada tidak jauh dari pinggiran sungai Kuantan berteriak "Woi tolong ado urang tanggolam", dan sontak saja saat itu Nasril mencari bantuan warga lainnya.

Bersama beberapa warga yang ada, Nasril berenang menuju rakit PETI dompeng yang ditunjuk ibu yang berteriak minta tolong tersebut dan melakukan penyelaman namun belum berhasil.

Lebih kurang dua jam pencarian secara  tradisonal dengan menyelam tanpa alat bantu pernafasan ini dilakukan, dan akhirnya korban Afrizal ditemukan oleh warga bernama Mulyadi yang turut menyelam.

Korban di temukan pada hilir sungai Kuantan yang hanya berjarak 200 meter dari titik tenggelamnya, kata Kades Muaro Sentajo yang saat itu ada dilokasi pencarian. Korban tenggelam segera di bawa oleh ambulance milik desa dan langsung kerumah duka.

Ditempat terpisah ketika keluarga korban dikonfirmasi awak media, bahwa pihak keluarga korban ihklas menerima kejadian ini dan membuat surat pernyataan menolak untuk di outopsi.

"Kami tetap menghimbau melalui para Bhabinkamtibmas bahkan sampai detik ini, agar warga tidak melakukan aktifitas PETI dompeng karena potensinya membahayakan jiwa dan merusak lingkungan", tegas Kapolres Kuansimg AKBP Henky Poerwanto. S.IK, MM. 

(Anhar Rosal)
Editor: RVL

Babinsa Serda Muh. Ridwan Patulak Menghadiri Acara Proses Pemakaman Warga Binaan



Barometer99- Sebagai bentuk rasa belasungkawa atas meninggalnya salah satu warga binaannya a.n Ambo Dai pansar Babinsa Desa Karang karangan Serda Muhammad Ridwan patulak anggota Koramil 1403-04/ Padang Sappa menghadiri acara proses pemakaman Almarhum di Desa Karang karangan Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Minggu, (24/01/2021).

Serda Muh. Ridwan Patulak, mengatakan kegiatan " Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kebersamaan antara babinsa dan warga binaan jalin keakraban bersama warga didesa", jelasnya.

Kami dari jajaran Koramil 04 Padang sappa,mengucapkan " Turut berduka cita atas meninggalnya pak Ambo Dai pasnar, Semoga Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan semoga Almarhumah di terima di sisinya tuhan yang maha esa", Ungkapnya.


Babinsa memberikan imbauan kepada para warga yang melayat "Bagi yang ikut mengantar jenazah tetap mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan yang bersih sebagai langkah mencegah penularan virus covid-19 yang saat ini belum berakhir", Himbaunya.
(YL/INT)