Kios Depan Halte Jeunieb Tutupi Fasilitas Umum Terkesan Dibekingi

Editor: KORWIL ACEH

Bireuen - Barometer99.com
Penempatan sebuah Kios Tepat di depan salah satu Halte kecamatan jeunieb terkesan ada yang membekingi, pemilik bersikeras tidak mau pindah bahkan hampir terjadi adu jotos dengan pengelola pasar (Haria), Camat Jeunieb muspika akan berupaya memperjuangkan aspirasi para pedagang buah buahan, Selasa, 26 Oktober 2020.

Camat Kecamatan Jeunieb Yusri SHi kepada Tim,Barometer.com mengatakan,  terkait Kios yang berada didepan Halte tepanya di Lokasi pasar buah buahan sangat tidak bersesuaian tempat selain mengganggu juga telah menutup akses kegunaan pasilitas umum untuk kepentingan pribadi pemilik kios.

Terkait keluhan para pedagang yang terganggu dengan keberadaan Halte tersebut, pihak muspika Jeunieb akan mengusulkan pemindahan Halte dimaksud ke pihak dinas terkait (Dishub) supaya aktifitas pedagang buahan dapat berlajut dengan tatanan yang lebih rapi dan indah,

Untuk menghidupkan para pedagang buah tersebut, muspika akan segera menggelar pertemuan dan berkoordinasi dengan para pihak mewujudkan lokasi pasar buah yang tertata dengan rapi. Muspika siap mendukung dan menampung aspirasi pedagang untuk usulan pemindahan Halte tersebut, ungkap Camat Jeunieb


Sementara Pengelola Pasar (Haria) Kecamatan Jeunieb", Anwar M Ali kepada wartawan menyampaikan, Keberadaan Kios didepan Halte sangat menggangu selain telah menutup total akses kegunaan fasilitas umum. Selaku pengelola pasar, saya telah menyampaikan ke pemiliknya Abdurahman (Martabak) untuk memindahkan kios tersebut,

"Upaya penertiban yang kita lakukan   mendapat perlawanan dari saudara Abdurahman (pemilik kios) yang bersikeras tidak bersedia memindahkan kios miliknya. Ketika mediasi hampir terjadi adu jotos dengan pemilik kios, bahkan ditantang dengan kata kata yang tidak menyenangkan", Coba saja pindah Kios Saya dan kita lihat yang akan terjadi,

Sikap keras pemilik kios tersebut sepertinya ada orang yang membekengi, hingga dalam mediasi pada, Minggu (25/10) sempat menjadi tontonan warga apalagi lokasinya di jala nasional. Selaku Haria", saya meminta supaya tidak ada pihak yang coba menghalangi penertiban apalagi dengan gaya dan cara Premanisme, ujar Haria Pasar kecamatan Jeunieb

Sementara Salah satu pedagang (K) menyebutkan, kami siap menempati bangunan yang disediakan PEMDA untuk berdagang buah buahan, namun permasalahan yang kami hadapipun harus diperhatikan juga oleh Pemda, keberadaan HALTE yang tepat didepan menghalangi barang yang kami jual, yang juga dapat membatasi akses kendaraan masuk terhadap para pembeli, 


Masih Pedagang, Sampai hari ini kami berdagang hampir ke ruas jalan nasional untuk memudahkan bagi pembeli melihat barang dagangan, solusi terbaik untuk kami para pedagang diantaranya, Halte yang sangat mengganggu supaya dipindahkan ke tempat lain, Bangunan Kios dilengkapi fasilitas setidaknya ada meteran Listrik yang disediakan PEMDA,

Kios ini dibangun khusus untuk pedagang buah, ya seharusnya hanya pedagang buah buahan saja yang menempatinya, hingga tidak semraut seperti terlihat sekarang. Apabila Pemda melakukan penertiban, lakukanlah untuk menyeluruh jangan seolahnya ada Pilih kasih, sebut salah satu pedagang.

Laporan : Juwaini Husen
Editor     : Korwil Aceh
Share:
Komentar

Berita Terkini