Pasien Positif Corona Bertambah Pemkab Tutup Sementara Intansi Terkait

Editor: KORWIL ACEH

Bireuen - Barometer99.com
Pemkab Bireuen hentikan sementara pelayanan Poliklinik RSUD dr Fauziah, Puskesmas Peudada serta mengisolasi sejumlah sejumlah tenaga para medis dipusat karantina Panti Jompo Cot Bada Tunong Kecamatan Peusangan kabupaten setempat, berikutan lebih dari 100 pegawai pemerintah dinyatakan positif terkonfirmasi Covid 19, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Jubir Pusdalops Satgas Covid 19 Bireuen Husaini SH MM kepada Tim, Barometer99.com menyampaikan, penutupan terhadap pelayanan beberapa instansi dalam lingkungan pemerintah kabupaten Bireuen merupakan salah satu upaya untuk memutuskan tali penyebaran Covid 19, berikutan meningkatnya warga dan pejabat serta staf di pemerintahan yang dinyatakan positif terpapar disease Corona virus baru-baru ini,

Penutupan Sementara terhadap pelayanan instansi tersebut berdasarkan kesepakatan dan oleh intansi terkait yang disetujui Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi beserta Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, sebut Abi (Sapaan Akrap Jubir Satgas )

Dikatakan Husaini", Adapun keputusan penutupan sementara intasnsi dimaksud diantaranya, kantor Kejaksaan Negeri akan ditutup selama 3 hari (17,18,19 Oktober 2020) akan dibuka dibuka kembali Selasa (20/10) mendatang, 

Sementara Puskesmas Peudada juga ditutup 3 hari (18,19,20 Oktober 2020)   dan kembali membuka pelayanan pada Rabu (21/10) mendatang, terkait proses pelayanan terhadap masyarakat yang berobat dan surat rujukan, untuk sementara waktu diarahkan ke Puskesmas Jeumpa dan Puskesmas Kecamatan Peulimbang, mantan sekwan DPRK Bireuen merincikan


Masih Jubir, Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat menulusuri berdasarkan 100 laporan Swab dari klaster yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, sehingga dari 500 meter jarak(Radius) dari lokasi warga yang  terindikasi positif dimaksud baru kemudian sekolah dapat diliburkan selama satu Minggu itupun berdasarkan persetujuan dari wali murid, 

Sekolah tersebut akan diliburkan beberapa hari ataupun pihak sekolah
serta merta menghentikan proses belajar mengajar jika status penebaran covid 19 berada pada tahapan (Situasi) membahayakan keselamatan lingkungan dipersekitarnya, ungkapnya

"Begitu juga dengan RSUD dr Fauziah ditutup sementara pelayanan terhadap poliklinik selama 3 hari (19,20,21 Oktober 2020) kembali dibuka Kamis (22/10) termasuk menunda pelayanan pasien rawat jalan untuk sementara waktu, namun tetap membuka dan melayani pasien emergency seperti di IGD, Pinere serta pasien yang hendak bersalin,

Terhadap tenaga medis RSUD dr Fauziah yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil uji Swab tersebut, sedang masa karantina guna menjalani isolasi dipusat karantina medis yang bertempat di Panti Jombo Gampong Cot Bada Tunong Kecamatan Peusangan, tambah Abi Husaini

Pusdalops Satgas Covid 19 Bireuen terus berupaya mensosialisasikan serta menghimbau masyarakat untuk mentaati aturan pemerintah dengan mengedepankan prokes terhadap semua aktifitas yang dilakukan, mari bersama dan bersinergi dalam upaya memutuskan tali penyebaran disease Corona virus (Covid 19) Abi Husaini menuturkan.

Laporan : Juwaini Husen
Editor     :  Korwil Aceh
Share:
Komentar

Berita Terkini