Kapal Cahaya Berlian Terbakar di Perairan Teritori Sambirenteng Bali

0 Comments


ABK terdampar karena kapal terbakar di pantai desa Tejakula kecamatan Tejakula Sabtu,(28/11)sekitar pukul 14.00 WITA. Ke 9 (sembilan) orang ABK (Anak Buah Kapal) Kapal Cahaya Berlian selamat setelah kapalnya terbakar diduga akibat  konsleting kelistrikan pada medin kapal.
Seorang nelayan dari Desa Tejakula atas nama Ketut Suyasa laki laki (30)Agama Hindu beralamat di Bali tepatnya Dusun Tegal Sumaga Desa Tejakula ketika sedang melaut untuk mencari ikan melihat ada seorang yang melambaikan tangan.

" Ada orang yang melambaikan tangan, kemudian saya datang mendekati Kapal tersebut dan memang kapal tersebut sudah dalam keadaan terbakar", Ungkapnya.

Kemudian Ketut suyasa segera menolong ABK (Anak Buah Kapal) dari Kapal tersebut dengan cara memindahkan ABK ke Perahunya kemudian membawanya ke daratan, seperti dituturkannya kepada Haerul Rahman awak media Barometer99.com.
Untung saja atas kejadian ini tidak ada menimbulkan korban jiwa. Namun untuk kerugian material dari Kapal Cahaya Berlian yang bermuatan barang kelontong di dalamnya diperkirakan mencapai milyaran Rupiah.

Tim Barometer mengkonfirmasi kepada Sdr.Walet Selaku Pemilik kapal tersebut menyatakan " diperkirakan kerugian mencapai 5 Milyar Rupiah", ungkapnya dengan Raut sedih saat di konfirmasi melalui video call.

ABK Kapal Cahaya Berlian yang telah dievakuasi  tersebut diantaranya Hidean selaku Nahkoda (42) bersama 8 orang ABK semua berasal dari Bima NTB yakni Amar Amruf selaku ABK (21) Arifuddin (34),Suhardin (32)
Syahril Ramadhan (26) Bima NTB,  Andri (32) BIMA NTB,
Masdan (46 ),Erfan (18) serta Muksin (21).

Kapal Cahaya Berlian tersebut adalah Kapal dari Bima yang mengangkut keperluan kelontong dan berbagai jenis barang lainnya bernagkat dari Surabaya 2 (dua) hari yang lalu menuju ke Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) namun sampai di tengah laut (Teritori Laut Sambirenteng Bali) Kapal tersebut tiba tiba terbakar.

Hidean selaku Nahkoda Saat dikonfirmasi Tim Barometer99 mengungkapkan " Api yang tiba tiba muncul dari arah tumpukan muatan spring bed terus membesar diduga berasal dari Konsleting kelistrikan Kapal , kemudian ABK berusaha memadamkan api namun tak kuasa karena api sudah tiba tiba semakin besar sudah tidak bisa dipadamkan", ungkapnya.
Setelah memastikan semua ABK telah menyelamatkan diri lantas nakoda menyusul turun keluar dari kapal dan meminta bantuan. Para ABK mohon pertolongan kepada Nelayan yang sedang mencari Ikan kemudian Nelayan tersebut membantu menyelamatkan kedelapan orang ABK sekaligus nahkoda kapal mutiara intan untuk diangkut ke daratan.
Tidak ada Firasat apapun dari pihak keluarga akan terjadinya hal ini. Walet Pemilik kapal terbakar di perairan Bali tersebut memaparkan " saya hanya punya kenangan video kapal tersebut, itu yang bisa saya kenang", ungkapnya.
(Yuli/Heru)

Admin

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: