Kasus Pembunuhan Seorang Wanita BO Di Bekasi Akibat Tergiur Uang Di Dompet Korban

Editor: Rizqy Zurriyati

Bekasi - Barometer99

Polres  Bekasi Kota mengadakan  ,Konfrensi Pers kasus Pembunuhan Yang Terjadi Di Jalan Rahayu Margamulya Bekasi Timur  Yang Di Lakukan Oleh Tersangka Berinisial BBA Dipimpin Oleh Wakapolres Bekasi Kota AKBP.Alfin Nurrizal,S.H,S.I.K,M,Hum Di Halaman Mapolres Bekasi Kota,Rabu(04/11/2020).

Pembunuhan terjadi dilakukan oleh tersangka BBA (30 TH) Warga Bekasi Jaya ini pada hari Minggu Tanggal 25 Oktober 2020 sekitar pukul 16.00 telah melakukan pembunuhan kepada teman kencannya SS (24 TH) yang di lakukan tersangka di salah satu rumah kost di Jl Rahayu Kelurahan Margamulya Kecamatan Bekasi Utara,Kota Bekasi.

Wakapolres Bekasi Kota menerangkan kronologi pembunuhan tersebut dalam konfrensi pres,  pembunuhan tersebut berawal dari Pelaku BBA ini memesan cewek BO melalui aplikasi Mechat pada Hari Minggu Tanggal 25 Oktober 2020 sekitar Jam 13.00 dengan tarif yang di sepakati sebesar Rp.450.000 sekali kencan.

"Pelaku dengan korban janjian dikostan korban, setelah terjadi persetubuhan antara korban dan pelaku, pelaku tergiur uang yang ada dompet korban lalu dengan tega pelaku menghabisi korban dengan menusuk korban dengan pisau yang telah di bawa pelaku BBA yang ada di tasnya lalu Pelaku BBA ini menusukan pisau tersebut keleher dan perut sebelah kiri korban SS dan saat tersebut korban sempat melawan dengan menggigit jari tersangka tapi akhirnya korban meninggal di TKP" ujar Wakapolres AKBP Alfin Nurrizal,S.H,S.I.K,M.Hum Kepada Para Awak Media.

Lalu wakapolres dengan perawakan ganteng dan perwira yang inspiratif ini menjelaskan "ssetelah menghabisi korban SS, pelaku lalu pulang kerumahnya dan lalu tidak berapa lama kemudian pelaku BBA ini menyerahkan diri ke Mapolres Bekasi Kota" tambahnya lagi.

Adapun barang bukti yang di dapati oleh penyidik berupa 1 bilah pisau, uang 1.800.000 yang ada di dompet korban, dua Hp milik korban SS dan 1 Buah tas warna merah milik tersangka BBA.

Soal pisau yang ada di dalam tas pelaku. Wakapolres Bekasi Kota AKBP,Alfin Nurrizal.S.H,S.I.K,M.Hum yang lulusan akpol tahun 2000 ini menjabarkan "bahwa pisau rersebut memang selalu dibawa pelaku karena pelaku ini adalah salah satu pekerja kebersihan" terangnya.

Akibat perbuatan pelaku BBA yang tega menghabisi nyawa SS ini di tuntut dengan pasal 338 KUHP dengan hukuman penjara maksimal selama 15 tahun penjara.



Laporan : Sumitro 

Sumber : Humas Polresta Bekasi

Share:
Komentar

Berita Terkini