Ketika Padi Sudah Keluar Malainya Shalawat Padi Merupakan Tradisi Petani Awe Seubal

Editor: KORWIL ACEH
Penyerahan 4 Ton Pupuk NPK Dari Menteri Pertanian Melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue Kepada Anggota Kelompok Tani Bintang Kejora Desa Awe Seubal Secara Simbolis.
(Barometer99.com - Aceh)

Simeuleu, Barometer99.com 
Kelompok Tani Bintang Kejora Desa Awe Seubal Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue, Aceh, menggelar kegiatan Shalawat padi di Meunasah Nurussa’adah Desa setempat, Kamis, 19 November 2020.

Ketua Kelompok Tani Bintang Kejora Desa Awe Seubal, M. Adam menyampaikan, Shalawat Padi menjadi tradisi dilakukan petani ketika padi sudah keluar malainya, hal ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, karena padi petani saat ini masih dalam keadaan aman dan baik.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Awe Seubal, Henni Abon Asmadi didampingi Sekdes Adrianto mengatakan, perkembangan pertumbuhan tanaman padi yang saat ini telah berumur 10 minggu (2,5 bulan), tumbuh subur yang sangat mengembirakan.

“Semoga setelah Shalawat Padi pada musim tanam gadu 2020 ini terhindar dari marabahaya dan memperoleh hasil yang memuaskan,” harapnya.

Selain itu, Kades Abon juga menyampaikan apresiasi kepada petani atas kekompakan yang dilakukan, sehingga kegiatan Shalawat Padi dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Teupah Barat Misrahudin, SE, Imum Mukim Darul Ihksan Ahmad, Imum Mukim Bakudo Batu Arbi Ahmad ML dan jajaran pemerintah Desa Awe Seubal yang dilanjutkan dengan pembagian 4 ton Pupuk NPK dari Menteri Pertanian melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue kepada anggota Kelompok Tani Bintang Kejora Desa Awe Seubal.

Laporan : Kaperwil Aceh
Editor     : Korwil Aceh
Share:
Komentar

Berita Terkini