Terkait Pengungkapan 101 Kg Narkoba, Ini Kata Kapolda Aceh, Irjen. Pol. Drs. Wahyu Widada M.Phil

1 Comments

Kapolda Aceh Irjen. Pol. Drs. Wahyu Widada M.Phil, Sa'at Konfrensi Pers Di Mapolda Aceh, Selasa, 03 September 2020. (Barometer99.com - Aceh)

Banda Aceh - Barometer99.com
Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil., Gelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi seberat 101 Kg di lapangan tengah Mapolda Aceh, Selasa, 03 November 2020.

Dalam kegiatan tersebut juga ikut hadir Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi, S. H, Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, Ditresnarkoba dan sejumlah pejabat utama Polda, perwakilan BNN, dan Kepala Bea Cukai.

101 Kg Narkotika Yang Terdiri Dari 81 Kg Sabu Dan 20 Kg Pil Ekstasi

Dalam penyampaiannya, Kapolda Irjen. Pol. Drs. Wahyu Widada M.Phil mengatakan, pengungkapan yang dilakukan oleh anggotanya kali ini sangat besar dan mencapai 101 kg, yang terdiri dari 81 kg narkotika jenis sabu dan 20 kg pil ekstasi.

"Aceh menjadi daerah yang sangat strategis bagi para penjahat khususnya narkoba untuk menjadi tempat mendaratnya barang haram tersebut. Para pelaku ini bukan saja menjadi pengkhianat bangsa, tapi juga pengkhianat agama," Tukas Kapolda.

"Pemberantasan ini harus tegas kita lakukan untuk memutuskan suplai narkoba masuk ke Aceh. Ini juga menjadi warning untuk mereka supaya tidak bermain narkoba di Aceh," ungkapnya lagi.


"Saya pastikan akan memberantas habis penyeludup, pengedar maupun pemakek narkoba di tanah Aulia ini," sebut Kapolda Tegas.

Dikatakan Kapolda, berapa banyak keluarganya yang hancur karena narkoba, berapa banyak generasi yang rusak oleh barang-barang haram tersebut. Oleh karena mari kita sama-sama baik dari BNN, Bea Cukai, Ditresnarkoba, masyarakat dan segenap unsur lainnya untuk berjihat memberantas narkoba.

"Mari kita jaga generasi ini, kita jaga aceh ini jangan sampai dikotori dengan barang haram dan perbuatan-perbuatan yang melanggar, baik melanggar hukum positif maupun aturan agama," Pungkas Kapolda.yang sudah mencintai tanah Aceh ini.

Laporan : Kaperwil Aceh
Editor     : Korwil Aceh

KORWIL ACEH

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

1 komentar:

  1. Bismillah yang anti narkoba miras dan judi dimusuhi juga akhirnya

    BalasHapus