Turki terancam, Syaiful Bahri Anshori DPR RI Komisi l: Agar menjadi pelajaran Indonesia

0 Comments

Barometer99-Masa kerja DPR RI Komisi l pada tahun 2020 di tahun ke dua ini sebanyak tujuh anggota DPR RI Komisi l melakukan kunjungan kerja ke Turki.

Tujuan kedatangan wakil rakyat pusat tersebut untuk menguatkan hubungan keamanan antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Turki maka dalam kunjungannya DPR RI Komisi l sebanyak tuju orang tersebut terkait perkembangan radikalisme dan adanya pengungsi sehingga menjadi permasalahan negara.

Hal tersebut disampaikan anggota DPR RI Komisi l Mohammad Syaiful Bahri Anshori dalam kegiatan seminar bersama Kemkominfo RI dan BAKTI kemarin sore Sabtu (28/11) di salah satu hotel terbesar di kabupaten Lumajang Jawa Timur.

Tugas yang diemban DPR RI Komisi l selama dua hari di Turki merupakan negara Eurasia, yang berada di lintas benua antara Asia dan Eropa mendalami permasalahan itu sebagai bahan kajiannya agar tidak sampai terjadi di Indonesia.

"Deportasi yang dilakukan Turki", menjadi permasalahan keamanan negara tersebut dan hal itu kata alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di sela kegitan di daerah pemilihannya di kabupaten Lumajang. Pemerintah diharapkan selalu peka situasi perkembangan ancaman keamanan baik dari luar ataupun dari dalam. 

Syaiful Bahri Anshori meminta mintra kerjanya baik Pertahanan, BIN, Komunikasi dan Informatika dan lainnya agar saling melakukan penguatan perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk pelemahan pertahanan.

Maka dari itu pihaknya melakukan penguatan perlindungan masyarakat akan pengaruh radikal lewat pendekatan seni budaya agama yang ada ditengah-tengah masyarakat, selain melakukan penguatan pengamalan Pancasila UUD 1945 NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
(Efendi)

Admin

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: