Pastikan Kesiapan Jelang Nataru, Polres Gresik Gelar Latihan Pra Operasi Lilin Semeru 2020

 



Barometer99.com, Gresik-Jatim - Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., bersama Waka Polres Kompol Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin Lat Pra Ops Lilin Semeru 2020 di Aula Mapolres Gresik, Jumat (18/12/20) siang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat utama Polres Gresik setingkat Kabag, Kasat, Kapolsek, Kasubbag, Kasie dan Kanit serta seluruh personil yang terseprin dalam Operasi Lilin Semeru 2020.

Dalam arahannya Kapolres Gresik menjelaskan, operasi lilin adalah operasi terpusat serentak dilaksanakan seluruh jajaran Kepolisian.

“Operasi Lilin Semeru 2020 ini diprioritaskan pada kemanusiaan, tidak ada penilangan. Sasarannya meliputi sajam, handak, kelompok radikal terorisme," beber AKBP Arief Fitrianto.

"Operasi tersebut dimulai tanggal 21 Desember 2020 sampai tanggal 4 januari 2021. Melalui latihan pra operasi ini, kita persiapkan segala sesuatu yang mendukung kelancaran ops lilin Semeru 2020. Berbagai atensi pimpinan Polri harus menjadi perhatian kita untuk bekerjasama dengan instansi terkait guna mewujudkan situasi kondusif di Kota Gresik,” sambung Kapolres.

AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., menambahkan, ratusan personel akan disiagakan untuk mengamankan natal 2020 di seluruh gereja dan titik-titik perayaan tahun baru 2021 di Kota Gresik.

Dalam pelaksanaan perayaan Natal di tempat ibadah dan gereja agar diatur secara bergelombang maupun pembatasan jemaat sebanyak 25 persen.

“Menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru agar dipetakan bagi penjual terompet maupun penjual mercon guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus pencegahan penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Kapolres Gresik juga menekankan monitoring keberadaan kotak amal yang digunakan oleh kelompok radikal di sejumlah daerah.

Selain melarang peredaran petasan, terompet serta memonitoring kotak amal yang dipakai kelompok radikal. Polres Gresik juga menindak penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi bagi pengguna kendaraan roda dua.

"Kami tindak tegas bagi pengguna knalpot tidak sesuai spesifikasi. Menjelang pergantian tahun baru tidak boleh ada kerumunan karena pandemi Covid-19 belum berakhir," pungkasnya. (Hendy)


Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: