Terkait Pemberitaan Video Seorang WBP Lapas Narkotika Kelas II A Pematang Siantar, Kalapas Langsung Tindak Dan Laporkan Ke Kadivpas Medan

0 Comments


Barometer99- Pematang Siantar, ( 18/12/2020)

Terkait pemberitaan Negative yang menimpa salah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika kelas II A Pematang Siantar di salah satu media online beberapa waktu yang lalu, membuat pihak Lapas langsung melakukan tindakan dan segera membuat laporan detail kepada Kepala Kantor Wilayah kementerian Hukum dan HAM Sumut dan ditembuskan kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Medan mengenai kronologis yang ada di dalam pemberitaan tersebut.
Hal ini dikatakan oleh Kalapas Kelas II A Pematangsiantar , E.Prayer Manik, SH kepada media,Bahwa video yang diambil secara merekam melalui Video Call (VC) seorang WBP bernama Jefry dengan seorang wanita tersebut sudah ditindaklanjuti dengan memindahkannya WBP tersebut ke Lapas lain nya, serta langsung membuat laporan konfirmasi kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan Medan.

Terkait dengan pemberitaan salah satu media online tersebut, dirinya menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.
" Kamar Jefry seorang WBP kasus Narkoba ada difasilitasi AC itu tidak benar, Karena selain kondisi cuaca yang dingin dilingkungan Lapas, bahkan kita sudah dokumentasikan keadaan kamar nomor 28 yang ditempati WBP tersebut sebagai bahan klarifikasi kepada pihak Kanwil dan Kadivpas Medan" Jelas E.Prayer Manik, SH.

Bukan hanya itu,Pihak Lembaga Pemasyarakatan juga telah menerima arahan terkait kejadian tersebut.
" Sudah diberi arahan oleh bapak Hinca Panjaitan,Salah seorang anggota DPR RI Komisi III agar WBP tersebut segera ditindak dan dipindahkan, berdasarkan arahan beliau,Pihak Lapas Narkotika Kelas II A langsung memindahkan WBP bernama Jefry tersebut ke Lapas lain nya, sehingga saat ini kami semakin memperketat penjagaan kepada pihak WBP, dengan melakukan razia Hp seluler secara rutin, dan mengenai fasilitas mewah para WBP itu tidak benar, semua Napi sama status nya di Lapas ini, tidak ada yang di istimewakan "Ungkap Kalapas.
Di akhir wawancara dengan awak media, Kepala Lembaga Pemasyarakatan, E.Prayer Manik.SH menegaskan sudah memberikan klarifikasi ke pihak Divisi Pemasyarakatan. 
" Sudah kita sampaikan ke Kadivpas Medan ,terkait kejadian tersebut" Tandas Kalapas sambil mengakhiri wawancara dengan awak media.


Laporan : Leodepari/ Tgl
Editor : Marsidi

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: