Dampak Positif Bantuan PTBA Dirasakan Warga Sekitar Desa Tanjung Agung

0 Comments





Barometer99- Setelah adanya bronjong bantuan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada Tahun 2020 dari penuturan Alkomar warga sekitar sungai Enim kini kembali bisa memanfaatkan air sungai untuk keperluan sehari - hari.

Tidak perlu khawatir lagi ancaman longsor, Ibu ibu dapat mencuci dengan aman dan nyaman. Bahkan anak anak tampak senang sekali.
Sembari mandi anak anak melompat dari atas bronjong terjun bererang kesungai.


Beronjong yang kokoh menjadi area bermain mereka. Bahkan warga yang melintas pun bisa menikmati melakukan foto selfie, duduk duduk disore hari dan ada juga warga yang menjadikan nya sebagai tempat mancing ikan di bantaran sungai.

Keberadaan sungai Enim yang membentang luas bagi warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim menjadi sesuatu yang tidak bisa terpisahkan. 

Aliran sungai Enim yang mengalir tenang, bersih dan jernih merupakan secercah harapan bagi warga yang tinggal diarea perbukitan ini.

Bagaimana tidak, sungai Enim dengan airnya bukan hanya digunakan untuk keperluan hari - hari saja, lebih dari itu sungai Enim yang elok menjadi tempat silaturahmi warga dikala senggang, tempat bercengkrama dan sekedar melepas penat duduk ditepian sungai seraya menikmati hembusan angin segar.

Beberapa tahun sebelumnya warga yang terbiasa mandi di sungai Enim, mencuci pakaian, mencari ikan, tempat bermain anak dan aktivitas lainnya terpaksa menghentikan kebiasaan turun temurun ini. 


Alkomar, warga setempat beralasan bahwa warga Desa Tanjung Agung terpaksa menghentikan mandi di sungai, tapi ada yang masih berani mengambil air, dikarenakan tepian sungai Enim tidak kuat lagi menahan beban apabila warga berkumpul yang bisa menyebabkan terbis. Selain itu, tidak adanya penyanggah dibantaran sungai mengakibatkan sering longsor. 

Dikatakan Alkomar " Longsor ini bukan saja mengancam warga yang sedang menggunakan air sungai tapi juga bisa berakibat jalan amblas sehingga bisa memutus jalan penghubung dua desa antara Desa Tanjung Agung dan Desa Muara Emil", Paparnya.

Sangat disayangkan menurut Komar tokoh masyarakat Tanjung Agung bila warga yang mayoritas petani kecil tidak bisa memanfaatkan air sungai Enim.


Beruntung setelah adanya bronjong bantuan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada Tahun 2020  sungai kini Sungai kembali bisa dimanfaatkan.

"Dengan adanya bronjong ini, kepada PTBA warga sangat berterima kasih dan semoga kedepannya terus peduli dengan lingkungan terkhusus di area sekitar pertambangan," ungkap Komar (27/01/2021).


Kepala Desa Tanjung Agung, Ude Indayadi mengungkapkan " Terima kasih tidak terhingga karena berkat PTBA membangun bronjong berukuran panjang 70 meter dan tinggi 3,5 meter yang telah dibangun tahun 2020 dengan melibatkan swadaya masyarakat sudah selesai. Sekarang ini warga Desa Tanjung Agung sudah dapat menikmatinya", Ungkapnya.

"Semoga bronjong ini terus bisa dimanfaatkan warga dan semoga PTBA terus maju dan berkembang harmonis bersama lingkungan sekitar perusahaan" ucap Ude.

Asisten Manajer (AM) Bina Lingkungan CSR, Hartoyo mengatakan " Bantuan ini merupakan salah satu wujud komitmen kepedulian dan kontribusi yang nyata dari perusahaan untuk masyarakat dilingkungan sekitar", ucapnya.

" Dengan selesainya pembangunan bronjong ini terlihat dampak positif yang dirasakan warga sekitar desa Tanjung Agung", jelasnya.

Ditambahkan Hartono "Alhamdulillah bantuan ini sangat bermanfaat untuk warga disekitar Desa Tanjung Agung semoga aktivitas warga dapat berjalan dengan baik dan dapat dinikmati oleh masyarakat lainnya", ungkapnya. ( Antoni )

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: