Mengapa Seseorang Harus Divaksinasi, apa Sebenarnya Manfaat Vaksin?

0 Comments

Barometer99 - Jadi apa sebenarnya manfaat vaksin? Berbagai alasan diatas membuat kita jadi berkesimpulan seakan vaksinasi tidak ada gunanya dan semakin berpandangan negatif tentang vaksinasi.

Padahal jika saya divaksinasi sekarang :
- Saya harus tetap jaga jarak, rajin cuci tangan, dan tetap memakai masker.

- Saya tetap tidak bisa membuka restoran, sekolah2 masih tetap ditutup dan saya juga belum bisa kembali bekerja normal.

- Dan saya mungkin masih bisa tertular atau menularkan virus. 

Seakan akan tujuan utama vaksin hanyalah bisnis dan memperkaya perusahaan-perusahaan farmasi. Benarkah demikian? 
 
Mari kita lihat dari sudut pandang secara lbh luas. Karena sudut pandang yang hanya melihat efek pada diri kita sendiri adalah sudut pandang yang egois, dan individualis. Tujuan utama vaksinasi adalah mempercepat adanya _herd immunity_ /kekebalan komunitas. Oleh sebab itu kita lihat efek vaksinasi pada suatu komunitas/masyarakat. 

Jika dalam sebuah komunitas ada 100 juta penduduk. Maka kita perlu proses dan jangka waktu berbulan-bulan untuk bisa menyuntikkan vaksin tsb ke 100 jt orang.

Sehingga orang yang pertama-tama divaksinasi harus tetap menerapkan prokes sampai seluruh anggota komunitas tersebut selesai divaksinasi.

Proses vaksinasi bukan sekejap mata karena manfaat vaksinasi akan sangat dirasakan ketika sudah seluruh komunitas selesai divaksin dan terjadi _herd immunity_.

Dengan berbagai pertimbangan, yang digunakan di indonesia saat ini adalah vaksin sinovac dengan efektifitas 65%. Efikasi ini masih diatas standar WHO untuk penggunaan emergency yakni minimal efikasi 50%. Dengan efikasi 65%  artinya ketika ada 100 jt orang yang divaksinasi maka ada potensi pencegahan infeksi virus corona sebanyak 65 juta orang.

Dan dengan 20% orang terinfeksi virus mengalami gejala serius dan memerlukan perawatan intensif. Maka dengan ada vaksinasi berpotensi menghemat biaya perawatannya sebesar 20% x 65jt = 13 jt orang x asumsi rata-rata biaya perawatan pasien 15 juta/pasien = 195 trilyun. Itulah potensi penghematan  yg bisa dihasilkan dgn vaksinasi 100jt orang.

Dan dengan tingkat kematian orang yang terinfeksi virus corona berkisar 3% - 5 % maka dgn vaksinasi 100 jt orang itu berpotensi mencegah kematian sebanyak 100jt x 65% x 3% atau 5% = *1,8 jt - 3,25 jt kematian. Berapa harga penghematan 1 nyawa manusia?
 
Kembali lagi ke tujuan utama dari vaksinasi adalah  adanya percepatan herd immunity. Herd immunity terjadi jika sebagian besar  populasi mempunyai kekebalan terhadap virus tersebut.

Vaksinasi adalah cara paling aman dan paling cepat dalam mencapai _herd immunity_ Dan semakin cepat _herd Immunity_ (kekebalan komunitas) terjadi.

Maka semakin cepat kita dapat beraktivitasi normal kembali, tanpa bermasker, tidak ada lagi lockdown/PSBB, sekolah dibuka kembali, kita bisa kembali kumpul bersama dan  masjid kembali ramai kembali, shaf sholat jamaah sholat kembali rapat tanpa perlu jaga jarak.

Manfaat vaksinasi adalah mempercepat adanya (Herd Immunity) tersebut. Semoga tahun depan pandemi corona ini selesai dan kita semua dapat beraktivitas normal kembali.

Editor: RVL

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: