Bukti Jokowi Cinta Ulama dan Santri

, , 0 Comments

Barometer99- Selama ini isu yang dimainkan untuk menyerang Jokowi adalah soal beliau tidak cinta ulama. Namun justru yang terjadi kebalikannya. Jokowi sangat dekat dengan ulama dan santri.

Butkinya, pada Era Jokowi 22 Oktober dijadikan Hari Santri Nasional. Jokowi juga aktif berkunjung ke berbagai Pondok Pesantren. Lebih dari itu, wapres Jokowi juga dari kalangan santri dan ulam yaitu KH. Ma’ruf Amin. 

menjelaskan adanya hari santri bisa diperingati saat ini karena keputusan Presiden Jokowi. Sehingga 22 Oktober ditetapkan sebagai hari santri nasional untuk mengingatkan perjuangan ulama dan santri.

"Hari santri nasional ini adanya keputusan penetapan yang diberikan Presiden Jokowi. Lebih dari 70 tahun tidak ada (hari santri), 22 Oktober peristiwa yang sangat heroik menentukan perjuangan Indonesia. Baru tahun 2015 lalu ditetapkan hari santri nasional," kata Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin menuturkan sejarah perjuangan ulama dan santri berawal fatwa yang dikeluarkan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari untuk melawah penjajah. Sehingga fatwa tersebut membuat semangat perjuangan melawan penjajah pada 10 November di Surabaya.

Saat itu KH Hasyim Asyari pimpinan pesantren Tebuireng menyatakan lawan penjajah hukumnya fardhu ain, maka umat Islam harus berjuang melawan penjajah. Fatwa ini dilanjutkan dengan resoluasi jihad. Kaum santri di Surabaya bangkit menjadi inspirasi 10 November karena datang penjajah kembali disambut pekik Allahu Akbar sehingga penjajah terusir," tutur dia.
(DD/BR)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: