Diduga Lalai Dan Tidak Mematuhi Prokes Saat Pelaksanaan Lomba Burung Kicau

1 Comments

Barometer99- Timbulkan kerumunan massa, lomba burung berkicau diduga melanggar protokol kesehatan dan berkemungkinan belum mengantongi izin baik dari Kepolisian setempat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pelaksanaan lomba burung kicau ini dilaksanakan Minggu (21/02/2021) di halaman belakang OPI Mall Jakabaring Palembang.

Dari pantauan dilapangan mendapati banyak orang yang hadir diantaranya lalai dan tidak mematuhi protokol kesehatan

Lomba burung ini diikuti banyak orang yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Samarinda, Yogyakarta, Bangka, Lampung, Aceh, Bengkulu dan Wilayah Sumsel itu sendiri.

Sehingga menyebabkan terjadi kerumunan massa yang hadir di lokasi dan didapati ada berapa orang tidak mengenakan masker. Hal ini terkesan mengabaikan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Mengingat Instruksi Menteri dalam Negeri (Mendagri) Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan terkait pemberlakuan Peraturan Daerah (Perda) Sumsel Nomor 01 Tahun 2021 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum dalam Pencegahan dan Pengendalian Wabah Penyakit Menular.

Sementara Kepala Kesatuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) H Aris Saputra membenarkan kegiatan tersebut tidak mengantongi izin saat dikonfirmasi via telepon

“Akan saya koordinasikan dulu ke Satpol PP Kota kegiatan itu tidak ada izin” ujar Aris.

Lebih lanjut, Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro SIK mengungkapkan terkait hal itu akan diteruskan ke pihak Polres Banyuasin.

“Itu masuk Palembang atau Banyuasin Mas. Saya teruskan ke Polres Banyuasin”, ujar Kombes Pol Ratno.

“Kami tidak pernah mengeluarkan perizinan, jadi ada beberapa giat yang tidak termonitor, ntar saya komunikasikan dengan Polrestabes Palembang dan kami tegur Polsek nya”, ungkap Kapolres Banyuasin Imam Tarmudi saat dihubungi via WhatsApp melalui Febri Zulian.

Menanggapi hal tersebut Ketua Koalisi Masyarakat Peduli Dunia Kesehatan Republik Indonesia (Kompas-RI) Febri Zulian, meminta dalam hal seluruh kegiatan masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan.

“Harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat diutamakan masyarakat yang sedang melaksanakan kerumunan”, kata Febri Zulian saat di mintai tanggapan.

Dia berharap ada upaya-upaya dalam pencegahan Covid-19 sehingga tidak tersebar di masyarakat.

“Contohnya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan bahkan hari ini bukan hanya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan bahkan kita juga dibudidayakan untuk tidak berkerumun”, beber Febri.

Ia menyebutkan contoh organisasi untuk mengkritik pemerintah dan mengkritik sesuatu supaya tidak diperkenankan untuk melakukan aksi atau unjuk rasa karena ini dianggap bakal mengundang kerumunan.

“Artinya sama halnya juga dengan yang kita maksud hari ini ada event kontes burung bahkan saya lihat di vidio ada dari Samarinda dan Luar Kota lainnya”, jelasnya Febri.

Febri berharap agar kedepan tidak ada lagi kejadian kerumunan massa seperti ini. (Team)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

1 komentar: