GAMAPELA DAN PEMUDA KABUPATEN LAHAT BERUNJUK RASA DI GEDUNG KPK JAKARTA

0 Comments

 
Lahat - Barometer99.com Puluhan mahasiswa dan pemuda lahat jumat siang melakukan aksi demonstrasi di kantor KPK jakarta Perihal laporan dugaan penyelewengan dana covid-19 khusus nya di kabupaten lahat. Sabtu ( 20/2/2021)

Gerakan mahasiswa dan pemuda lahat atau sering di sebut (GEMAPELA)
Menyampaikan orasi nya , perihal dugaan korupsi untuk penanganan covid-19 sebesar 23,5 M yang bersumber dari APBD kabupaten lahat provinsi sumatera selatan.

Dana covid-19 di kabuapaten lahat yang di anggarkan sebesar23,5M yang sumber dari APBD sesuai dengan keputusn bersama menteri dalam negeri dan menteri keuangan No119/2813/SJ No 117/KMK.07/2020 No 1 tahun 2020,dana ini harus di gunakan untuk untuk 3 hal yaitu .
1.Penangan kesehatan
2.Penangan dampak ekonomi 3.penyedianaan pengamanan sosial.
Namun fakta nya dana sebesar 23,5 M itu tidak sesuai dengan penggunan nya.
Maka dari itu GEMAPELA menilai ada dugaan terjadi nya korupsi dana penangan covid -19 di kabupaten lahat Dan dalam orasi nya , GEMAPELA yang di pimpin oleh Sundan wijaya selaku ketua GEMAPELA menyampaikan orasinya " kami hari ini bukan tanpa melalui perjalanan panjang yang di awali pengaduan masyarakat yang mengeluhkan tak kunjung bantuan yang datang saat menghadapi pandemi covid -19 ini" jelas ketua Gemapela

saat di hubungi oleh pihak media kami sundan wijaya juga menyatakan bahwa dana yang sebesar 23,5 M yang berdasarkan sumber dari APBD ini,sampai hari ini blm ada tranparasi dari pihak pemeritah daerah Bahkan dana yang seharus nya di gunakan untuk penanganan covid+19 ini
Sangat tidak jelas keperuntukanya dan temuan temuan advokasi GEMAPELA misal nya, bantuan benih jagung dari sektor pertanian dan di berikan ke kelompok tani yang tidak mempunyai lahan.

" kami menuntut agar KPK segera mengistivigasi dugaan penyimpangan yang terjadi di kabupaten lahat khusus nya indikasi penyimpangan dana covid -19" ucap sudan

Aksi mahasiswa dan pemuda lahat berakhir setelah perwakilan dari mahasiswa atau sering di sebut GEMAPELA dan pemuda lahat di terima dan di persilahkan masuk oleh perwakilan Humas KPK dan menyatakan terimakasih karna telah membantu pihak KPK untuk meninformasikan dan mengusut segera mungkin dugaan korupsi yang terjadi di daerah khusus nya kabupaten lahat sumatera selatan. (Nita)
Editor:  fitra

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: