Kabar duka menyelimuti Desa Batay Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat, seorang pria tewas dibunuh

0 Comments

 
Lahat Barometer99.com– Kabar duka menyelimuti Desa Batay Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat, seorang pria tewas dibunuh pada Minggu (21/2/2021) pukul 21.00 Wib. Kepolisian Kabupaten Lahat segera bergerak cepat mengamankan pelaku bersama barang bukti di lokasi kejadian. Peristiwa tragis tersebut menimpa korban Darsan Alias Can Bin Komar (45) yang sehari-harinya bekerja sebagai petani dan bertempat tinggal di Desa Sugi Waras Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat.

Menurut keterangan saksi Ismancik (47), kejadian pada Minggu (21/2/2021) itu, sekitar pukul 21.00 Wib pelaku dan korban bertemu di acara hajatan Masyarakat Desa Batay Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat; kemudian korban bermaksud untuk bercanda dengan pelaku dengan cara cara meloroti celana pelaku dan seketika itu pelaku langsung mengambil senjata tajam jenis Pisau/Kuduk yang sudah ada di pinggangnya langsung menikam ke bagian dada korban yang mengakibatkan korban terjatuh di pekarangan rumah saudari Nelly binti Suratijan.
Pelaku Pembunuhan Menyadari perbuatannya, pelaku lalu berlari dan menyerahkan diri ke rumah Kepala Desa Batay Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat.


Berdasarkan laporan warga masyarakat dengan nomor dengan nomor LP/B-08/II/2021/SUMSEL/RES LHT/SEKTOR KOTA LHT, 21 Februari 2021, pihak Polsek Lahat segera meluncur ke lokasi kejadian (TKP).

Satuan Polsek Kota Lahat yang terjun ke TKP dipimpin oleh Kapolsekta Lahat IPTU Irsan, S.E. dan Kanit Reskrim Polsekta Lahat Buddi Agus, S.E., bersama beberapa anggota. Kemudian pelaku dan barang bukti langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Kota Polres Lahat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai Hukum yang berlaku.

Hasil identifikasi terhadap pelaku membenarkan bahwa pelaku bernama Junaidi Bin Jhon Basarudi (44) berprofesi sebagai petani dan tinggal di Desa Sugi Waras Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat.

Saat ini pelaku sedang dalam tahanan untuk diproses hukum lebih lanjut. Dari keterangan yang diperoleh, pelaku dijerat dengan pasal tindak pidana pembunuhan Pasal 338 KUHPidana.

Sejumlah barang bukti yang diamankan antara lain 1 bilah Senjata Tajam (Sajam) Jenis Pisau /Kuduk, dan 1 potong  baju milik korban yang terdapat bercak darah.

Terpisah Kapolres Menghimbau Kepada Masyarakat Khususnya kabupaten lahat “Sesuai dengan UU Darurat nomor 12 Kami mengimbau masyarakat tidak membawa senjata tajam baik berupa pisau, tombak, parang, panah serta senjata tajam lainnya di muka umum, karena dapat memicu terjadinya tindak criminal atau menimbulkan keresahan masyarakat.” Ujar Kapolres 

“Apabila ada masyarakat yang membawa senjata tajam akan kami kenakan pasal dengan UU. Darurat dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.”tutup kapolres" (Lia)
editor : fitra

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: