Ketua PSMTI Kurmin Halim Menghimbau Agar Dapat Mematuhi Surat Edaran Prokes

0 Comments



PALEMBANG   -Barometer99- PSMTI ( Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) Sumsel, INTI ( Perhimpunan Indonesia Tionghoa ) Sumsel serta 7 Paguyuban Tionghoa Sumsel lainnya merasa perlu mengeluarkan Himbauan bersama soal Perayaan Imlek 2572 di tengah masa Pandemi Covid-19 dan harus bisa mengindahkan 5 M.
Perayaan Imlek ini di kenal sebagai Perayaan Tahun Baru bagi masyarakat Tionghoa yang nanti akan tiba pada hari Jum'at ( 12/02/2021 ).

Perayaan Tahun Baru atau perayaan Imlek ini akan di rayakan bertepatan di masa Pandemi Corona Virus atau Covid-19, maka merasa perlu mengeluarkan himbauan kepada masyarakat Sumatera Selatan, khususnya masyarakat Tionghoa, bahwa masa Pandemi Covid-19 ini masih ada dan di harapkan agar bisa menjalankan Protokol Kesehatan.

Kurmin Halim SH., Ketua PSMTI melalui Via Whats Apps Mesengger mengatakan bahwa dia sudah berkoordinasi dengan 8 Paguyuban Tionghoa lainnya dan sepakat agar Imlek Tahun ini dirayakan berdasarkan himbauan tersebut diatas.

 "Perayaan Tahun Baru Imlek ini sebisa mungkin di rayakan secara sederhana dan terkendali, tidak mengadakan open house serta cukup dirayakan dirumah masing-masing tanpa meninggalkan makna dari Perayaan Imlek tersebut tetap dapat mengindahkan 5 M, Protokol Kesehatan yaitu Mencuci Tangan dengan sabun dan air mengalir, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas," ujar Kurmin Halim SH.

Untuk terciptanya " Herd Immunity " atau Kekebalan Tubuh, agar dapat mengikuti aturan-aturan yang di keluarkan oleh Pemerintah.

Saat ini Pemerintah sedang menggalakkan Vaksinasi maka kita masyarakat wajib untuk mengikuti Peraturan yang ada.

Mari kita terus berdoa, agar masa Pandemi Virus Corona atau Covid-19 ini segera sirna dari muka bumi ini.
( NV-YL)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: