Selama Minggu ke-ll Februari, 19 Kasus Tindak Pidana Berhasil Diungkap Polda Sumsel

0 Comments



 

Barometer99.com, Palembang-Sumsel - Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Supriadi, M.M., pada hari Senin (8/2/2021) di ruang kerjanya, mengungkapkan hasil ungkap kasus, Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba yang terjadi diwilayah hukum Polda Sumsel dan Polres Jajaran, selama minggu kedua bulan Februari tahun 2021.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Drs. Supriadi, M.M., menjelaskan, Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran pada Minggu ketiga Bulan September 2020 berhasil mengungkap kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) sebanyak 19 kasus tindak pidana.

"Dari 19 Kasus tindak pidana yang terungkap oleh Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran tersebut terdiri dari beberapa kasus yaitu, Curat dengan 15 Kasus, Curas dengan 1 Kasus, Curanmor dengan 2 Kasus, Anirat denga 1 Kasus, jumlah 19 Kasus," ungkap Kombes Pol Supriadi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Supriadi, M.M., juga menambahkan, dari 19 kasus tersebut, terbanyak yang mengungkap adalah Ditreskrimum Polda Sumsel 3 kasus, lalu Polres Musi Banyuasin, dan Polres Muara Enim 3 Kasus, sedangkan Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres/ Tabes jajaran berhasil mengungkap kasus sebanyak 41 Kasus dan menangkap sebanyak 49 tersangka.

"Dari 49 Tersangka tersebut terdiri dari, pengedar sebanyak 41 orang, pemakai sebanyak 8 orang," ujarnya.

Lanjut Kabid Humas, sedangkan barang bukti yang disita antara lain, Sabu seberat 452,31 gram, Ekstasi sebanyak 157 butir, Ganja seberat 3216,91 gram.

"Dari segi kuantitas, banyaknya laporan (LP) yang diungkap, yang terbanyak yakni Polrestabes Palembang (9 LP & 10 TSK), Polres Muara Enim (6 LP & 9 TSK) dan Polres Oku Timur ( 5 LP & 6 TSK)," kata Kombes Pol Supriadi.

Kemudian, dari kualitas barang bukti yang disita adalah Ditresnarkoba (206,79 gram Sabu), Polres Muara Enim (149,16 gr sabu) dan Polrestabes Palembang (9,46 gram sabu, 3205,51 gram Ganja dan 149 butir ekstasi).

Kabid Humas Polda Sumsel menjelaskan, dari barang bukti Narkoba yang disita (Sabu, Ganja, Ekstasi), maka aparat Kepolisian telah berhasil menyelamatkan = 19.111 anak bangsa.

"Dengan terungkapnya peredaran sejumlah kasus tersebut, Polda Sumsel tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat Provinsi Sumsel, untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk Narkoba yang merusak anak-anak dan generasi penerus bangsa,“ ujar Kabid Humas.

Kombes Pol Drs Supriadi, M.M., juga mengatakan, bahwa meskipun masa Pandemi Covid-19, Dit Reskrimum dan Dit Res Narkoba Polda Sumsel serta Polres/tabes Jajaran masih terus melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi dan mengharapkan peran serta masyarakat khususnya dalam ungkap Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba diwilayah hukum Polda Sumsel.

"Dan untuk meminimalisir tindak pidana 3C, Kabid Humas berharap kepada masyaraka Provinsi Sumsel, agar selalu menjaga kewaspadaan serta meningkatkan keamanan dilingkungannya masing-masing dan menambah kunci pengaman pada kendaraan roda dua untuk menghindari aksi curanmor," pungkas Kombes Pol Drs Supriadi. (Yuli)

Selama Minggu ke-ll Februari, 19 Kasus Tindak Pidana Berhasil Diungkap Polda Sumsel

Barometer99.com, Palembang-Sumsel - Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Supriadi, M.M., pada hari Senin (8/2/2021) di ruang kerjanya, mengungkapkan hasil ungkap kasus, Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba yang terjadi diwilayah hukum Polda Sumsel dan Polres Jajaran, selama minggu kedua bulan Februari tahun 2021.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Drs. Supriadi, M.M., menjelaskan, Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran pada Minggu ketiga Bulan September 2020 berhasil mengungkap kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) sebanyak 19 kasus tindak pidana.

"Dari 19 Kasus tindak pidana yang terungkap oleh Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran tersebut terdiri dari beberapa kasus yaitu, Curat dengan 15 Kasus, Curas dengan 1 Kasus, Curanmor dengan 2 Kasus, Anirat denga 1 Kasus, jumlah 19 Kasus," ungkap Kombes Pol Supriadi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Supriadi, M.M., juga menambahkan, dari 19 kasus tersebut, terbanyak yang mengungkap adalah Ditreskrimum Polda Sumsel 3 kasus, lalu Polres Musi Banyuasin, dan Polres Muara Enim 3 Kasus, sedangkan Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres/ Tabes jajaran berhasil mengungkap kasus sebanyak 41 Kasus dan menangkap sebanyak 49 tersangka.

"Dari 49 Tersangka tersebut terdiri dari, pengedar sebanyak 41 orang, pemakai sebanyak 8 orang," ujarnya.

Lanjut Kabid Humas, sedangkan barang bukti yang disita antara lain, Sabu seberat 452,31 gram, Ekstasi sebanyak 157 butir, Ganja seberat 3216,91 gram.

"Dari segi kuantitas, banyaknya laporan (LP) yang diungkap, yang terbanyak yakni Polrestabes Palembang (9 LP & 10 TSK), Polres Muara Enim (6 LP & 9 TSK) dan Polres Oku Timur ( 5 LP & 6 TSK)," kata Kombes Pol Supriadi.

Kemudian, dari kualitas barang bukti yang disita adalah Ditresnarkoba (206,79 gram Sabu), Polres Muara Enim (149,16 gr sabu) dan Polrestabes Palembang (9,46 gram sabu, 3205,51 gram Ganja dan 149 butir ekstasi).

Kabid Humas Polda Sumsel menjelaskan, dari barang bukti Narkoba yang disita (Sabu, Ganja, Ekstasi), maka aparat Kepolisian telah berhasil menyelamatkan = 19.111 anak bangsa.

"Dengan terungkapnya peredaran sejumlah kasus tersebut, Polda Sumsel tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat Provinsi Sumsel, untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk Narkoba yang merusak anak-anak dan generasi penerus bangsa,“ ujar Kabid Humas.

Kombes Pol Drs Supriadi, M.M., juga mengatakan, bahwa meskipun masa Pandemi Covid-19, Dit Reskrimum dan Dit Res Narkoba Polda Sumsel serta Polres/tabes Jajaran masih terus melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi dan mengharapkan peran serta masyarakat khususnya dalam ungkap Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba diwilayah hukum Polda Sumsel.

"Dan untuk meminimalisir tindak pidana 3C, Kabid Humas berharap kepada masyaraka Provinsi Sumsel, agar selalu menjaga kewaspadaan serta meningkatkan keamanan dilingkungannya masing-masing dan menambah kunci pengaman pada kendaraan roda dua untuk menghindari aksi curanmor," pungkas Kombes Pol Drs Supriadi. (Yuli)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: