51 Pengedar Narkoba dan 19 Tindak Pidana 3C Diamankan Jajaran Polda Sumsel

 


Barometer99.com, Palembang-Sumsel - Walaupun masa pandemi Covid-19, Ditresnarkoba dan Ditreskrimum Polda Sumsel serta Polres dan Polrestabes Jajaran masih melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi, khususnya Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi, M.M., mengatakan, ini dibuktikan pada minggu Keempat Bulan Februari 2021 Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres dan Polrestabes jajaran berhasil mengungkap kasus sebanyak 51 Kasus dan menangkap sebanyak 63 Tersangka, dari 63 tersangka tersebut terdiri dari pengedar 51 Orang, pemakai 12 Orang.

"Sedangkan Barang bukti yang disita sebanyak Sabu 298,2 gram, Ganja 137,73 gram, Ekstasi 569 1/2 Butir," ungkap Kombes Pol Supriadi, diruang kerjanya pada hari senin 1 Maret 2021.

Kombes Pol Drs Supriadi, M.M., menambahkan, dari segi kuantitas urutan Laporan Polisi (LP) terbanyak, yakni Polrestabes Palembang 6 LP, Polres Muara Enim dan Polres Musi Banyuasin dengan 5 LP, Polres OKI 4 (LP), Polres Oku Selatan, Polres OKU Timur, Polres Prabu dan Polres OKU sama-sama dengan 3 LP, Ditresnarkoba Polda Sumsel 3 LP.

"Dari barang bukti Narkoba yang disita (Sabu, Ganja, Ekstasi), maka Dit Res Narkoba Polda Sumsel telah berhasil menyelamatkan sebanyak 3.616 anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan Narkoba," tegas Kabid Humas.

Sedangkan Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes Jajaran, lanjut Kombes Pol Supriadi, pada Minggu keempat Bulan Februari, berhasil mengungkap sebanyak 19 kasus tindak pidana.

"Dari 19 Kasus tindak pidana yang terungkap oleh Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres dan Polrestabes jajaran tersebut, terdiri dari beberapa kasus yaitu : Curat 7 kasus, Curas 12  Kasus, Curanmor 1 kasus," beber Kabid Humas.

"Sedangkan yang terbanyak mengungkap adalah Polres Muara Enim 5 kasus, Polres OKU Timur 4 kasus, Dit Reskrim Umum 3 kasus, Polres OKU Selatan 3 Kasus dan Polres Musi Banyuasin 3 kasus," imbuhnya.

Kombes Pol Drs Supriadi, M.M., menghimbau kepada masyarakat Propinsi Sumsel, agar menjauhi narkoba, karena merusak kesehatan bahkan bisa mengakibatkan kematian.

"Awasi anak dan keluarga ketika keluar rumah maupun didalam rumah supaya terhindar dari bahaya narkoba," imbaunya.

"Untuk menekan dan mengurangi terjadinya tindak pidana 3C di Provinsi Sumsel, maka pemilik mobil dan motor supaya menambah kunci pengaman ganda. Apabila sedang berpergian, kunci pintu dan jendela rumah, serta masyarakat bisa menjaga keamanan terhadap diri sendiri dan lingkungannya," pungkas Kombes Pol Drs Supriadi, M.M. (Yuli)


Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: