Filosofi Motif Batik Wahyu Tumurun yang dikenakan Selvi Ananda

0 Comments

 .
Barometer99- Batik adalah salah satu kekayaan bangsa ini yang tidak dimiliki negara lain, uniknya semua motif batik menyimpan makna yang berbeda. Dari motif batik yang dikenakan para Raja hingga rakyat jelata pun ada filosofinya semua.

Motif batik yang dipakai Ibu Walikota Solo Mbak Selvi Ananda yaitu motif WAHYU TUMURUN, sewaktu pelantikan Mas Gibran menjadi Walikota Solo beberapa waktu lalu, kenapa dengan motif itu, apa maknanya?

KONON Motif Wahyu Tumurun awalnya diciptakan untuk dipakai Babah Patah alias Raden Patah (Putra Brawijaya V dengan Putri Cempo) sewaktu diangkat menjadi Adipati Demak Bintoro pada tahun 1478.

Lalu beliau menerima amanah menjadi Sultan Demak pertama dari Para Wali untuk memimpin atas ilham yang turun untuk menyerang Kerajaan Majapahit, akhirnya terjadi pemberontakan dan perang saudara bernuansa agama.

Batik Wahyu Tumurun disimbolkan dengan mahkota terbang yang sebagai pengejawantahan dari sebuah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. 

Pada masa kini, motif ini banyak dipakai saat menerima sebuah jabatan, anugerah, gelar, maupun digunakan oleh orangtua untuk mendampingi pernikahan anaknya.  

Memang semua motif Batik ada filosofinya, doa, dan harapan didalamnya. Begitulah batik, para leluhur kita menciptakannya tidak asal menggambar pada selembar kain saja, namun disertai laku tirakat untuk bisa membuat karya batiknya mengandung filosofi kehidupan manusia. (TP)
.
#OGO
#SelfiAnanda
#GibranWaliKotaSolo

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: