Ledakan Boom Di Makasar Kapolres Lotara Kerahkan kekuatan Guna Antisipasi Dengan Patroli Blue Light Sekala Besar

, 0 Comments

Barometer99 - Pasca terjadinya ledakan Bom di Gereja Katedral kota Makasar, Jajaran Kepolisian Resor ( Polres ) Lombok Utara ( Lotara ) meningkatkan kesiap siagaannya, Melalui Patroli gabungan sekala besar untuk memastikan Situasi kamtibmas di kabupaten Lombok Utara tetap Kondusif, Minggu 28 Maret 2021.

Kepala Kepolisian Resor Lombok Utara Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah,SH melalui Kabag Ops Polres Lotara Komisaria Polisi I Ketut Mas Mertayasa,SH saat di komfirmasi media menjelaskan patroli Skala besar ini sebagai bentuk kesiapsiagaan jajarannya untuk memastikan kondusifitas Wilayah.

“Melaksanakan Apel kesiap siagaan dan Patroli Skala besar, menyasar Tempat Ibadah dan Kawasan Wisata, yang diikuti oleh gabungan Personel TNI-Polri”, ungkapnya.

Gabungan personel TNI-Polri yang terdiri dari Personel Koramil , Polres Lombok Utara dan Sat Brimob KLU terlebih dahulu melakukan konsolidasi di Mako Polres Lombok Utara Pukul 20.00 Wita.

“Selanjutnya personel gabungan ini melakukan Patroli skala besar di bawah pimpinan Kepala Satuan Reserse Kriminal ( Kasat Reskrim ) Polres Lotara AKP Anton Rama Putra,SH S.I.K mengerahkan 5 mobil Roda empat Sat Sabhara Polres Lotara dan Sat Binamsa", pungkasnya.

Kemudian Personel Gabungan ini menyisir seputaran Wilayah Kecamatan Gangga ,Tanjung, melewati Pemenang, Kayangan hingga Kecamatan Bayan yang di laksanakan juga oleh polsek jajaran polres lotara.

“Walaupun dalam skala besar, namun dalam pelaksanaanya dilakukan secara dialogis, untuk mengetahui situasi kamtibmas ditengah-tengah masayarakat", ucapnya.

Menurutnya, dalam kegaiatan patroli ini selain menyasar tempat tongkrongan malam, dan tempat ibadah juga memantau pemukiman penduduk yang di tempati warga asing.

“Memastikan dalam upaya pencegahan, agar apa yang telah terjadi di Makassar, agar tidak terjadi di Wilayah kita", pungkasnya.

Patroli skala besar yang melibatkan 30 personel gabungan ini, memantau langsung kegiatan Masyarakat, baik di Lokasi tongkrongan malam, perumahan warga, Tempat ibadah seperti Masjid, Pura dan Vihara.

“Dalam Pelaksanaannya, masih terpantau landai, namun ini tidak mengurangi kesiapsiagaan dan kewaspadaan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Wilayah Hukum Polres Lombok Utara", terangnya.

Selain itu, personel gabungan TNI-Polri ini melakukan himbauan kepada Masyarakat untuk tetap waspada, serta tidak terpancing atau terpengaruh dengan isu-isu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Tetap waspada terhadap isu-isu yang tidak bertanggung jawab, yang sengaja menginginkan Situasi kamtibmas di Wilkum Polres Lombok Utara tidak kondusif”, pungkasnya.

"Lebih lanjut Mas menyampaikan peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, sehingga kondusifitas di Wilayah Hukum Polres Lombok Utara tetap terjaga”, Tutup Kabag Ops / Wiswa.

(YL/RVL)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: