Menteri Suharso Monoarfa : Kelola Talenta Masyarakat Melalui MTN

0 Comments

Barometer99- Dalam Konferensi Pers yang digelar secara langsung di channel youtube Sekretariat Presiden, pada Selasa, 30 Maret 2021, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menyampaikan beberapa hal terkait Manajemen Talenta Nasional.

“ MTN adalah salah satu yang ingin dihadirkan oleh Bapak Presiden sesuai janji beliau di masa kampanye dan kami sedang menyusun sebuah _Grand Desain_ untuk memastikan MTN bisa terbentuk dan bidang-bidang yg telah kita tetapkan itu jadi ruang lingkup dalam MTN,” ujar Menteri.

Menteri menjelaskan bahwa Manajemen Talenta Nasional atau disingkat MTN memiliki 3 ruang lingkup. Pertama, bidang seni dan budaya, tujuannya menggali talenta seni dan budaya: seni rupa dan kriya, seni pertunjukkan dan teater, musik, film, bahasa dan sastra, fashion, kuliner. Bidang ini memiliki target untuk rekognisi karya di tingkat internasional, terciptanya ekosistem industri seni dan budaya.

Kedua, bidang olahraga yang bertujuan untuk membentuk “Zohri Baru” di berbagai cabang olahraga olimpiade bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, atletik, dayung, sepeda, renang, senam, dan taekwondo. Targetnya adalah prestasi emas olimpiade 2020 sampai dengan 2044.

Ketiga, bidang riset dan inovasi yang bertujuan menumbuhkan talenta yang berkontribusi nyata untuk pengetahuan dan inovasi. Targetnya adalah peningkatan rasio SDM Iptek per 1  juta penduduk, jumlah teknopreneur, pemenang lomba (Olimpiade sains), raihan penghargaan internasional (Nobel Prize, Lasker Awards, Wolf Prize, Breakthrough Prize in Life Sciences).

Selanjutnya, Menteri berbicara tentang alur pengembangan talenta di 3 bidang tersebut. Pertama alur pengembangan talenta bidang riset dan inovasi dimulai dari tahapan seleksi dan scouting pada satuan pendidikan formal, selanjutnya tahap pembibitan talenta, pengembangan talenta potensial, dan penguatan talenta riil.

Alur pengembangan talenta bidang senin dan budaya dimulai dengan tahapan seleksi dan scouting pada lembaga pendidikan, komunitas, perkumpulan seni budaya, pembibitan talenta, pengembangan talenta potensial, dan penguatan talenta berkelas internasional.

Alur pengembangan talenta bidang olahraga dimulai dari tahapan seleksi dan scouting pada satuan pendidikan formal dan nonformal, identifikasi bakat, pengembangan bakat, dan pembinaan untuk performa tinggi.

Menteri menjelaskan melalui MTN ingin mengelola talenta masyarakat Indonesia. “Sebenarnya Manajemen Talenta Nasional ingin mengelola sebuah keluarbiasaan yang dimiliki oleh warga negara kita dalam rangka membangkitkan kebanggan kepada nasional kita,” ucap Menteri.

Menteri juga menyebutkan perolehan medali Indonesia sepanjang olimpiade. Di cabang olahraga bulutangkis Indonesia telah mengumpulkan 7 medali emas, 6 medali perak dan 6 medali perunggu. Di cabang olahraga angkat besi, Indonesia telah mengumpulkan 7 medali perak dan 3 medali perunggu. Di cabang olahraga panahan, Indonesia pernah meraih medali perak. 

Sejak pertama mengikuti Olimpiade di Helsinki tahun 1952, Indonesia berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga bulutangkis. Capaian prestasi bulutangkis di ajang Olimpiade terutama karena keberhasilan pembinaan atlet yang dikawal penuh oleh perusahaan swasta (PT Djarum). (Red)

Sumber: 
*Tim Komunikasi Publik*
Kementerian PPN/Bappenas
Https://linktr.ee/suharsomonoarfa
Follow:
Instagram Menteri PPN: @suharsomonoarfa
Twitter Menteri PPN: @Suharso_M
Fanpage Menteri PPN: Suharso Monoarfa

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: