Minggu Pertama Bulan Maret 2021 Ditresnarkoba Polda Sumsel beserta jajarannya Tangkap 38 Pengedar

0 Comments



Barometer99- "Dit Res Narkoba dan Dit Reskrimum Polda Sumsel serta Polres dan Polrestabes Jajaran masih melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi 
walaupun dimasa Pandemi Covid-19.
Khususnya Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba",  demikian ungkap Kabid Humas Kombes Pol Drs Supriadi, MM diruang kerjanya pada hari Senin, 8 Maret 2021.

Ini dibuktikan pada minggu Pertama Bulan Maret 2021 Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres dan Polrestabes jajaran berhasil mengungkap kasus sebanyak 46 Kasus dan menangkap sebanyak 59 Tersangka, dari 59 tersangka tersebut terdiri dari pengedar 39 Orang, pemakai 21 Orang.

Adapun Barang bukti yang disita sebanyak Shabu 4482,76 gram, Ganja 9070,48 gram, Ekstasi 373 Butir.

"Dari segi kuantitas urutan Laporan Polisi (LP) terbanyak yakni Polrestabes Palembang 8 LP, Dit Res Narkoba, Polres Banyuasin, Muara Enim, dan OKU Timur dengan 4 Lp ,Polres Oki dan Polres Prabumulih masing_masing 3 Lp",ucap Kombes Pol Supriadi MM.

Ditambahkan Supriyadi "Barang Bukti Narkoba Yang Disita (Shabu, Ganja, Ekstasi) Maka Dit Res Narkoba Polda Sumsel telah berhasil Menyelamatkan sebanyak 72.944 Anak Bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba", Tegasnya. 

Sedangkan Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran pada Minggu Pertama Bulan Maret berhasil mengungkap sebanyak 13 kasus tindak pidana.
Dari 13 Kasus tindak pidana yang terungkap oleh Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres dan Polrestabes jajaran tersebut terdiri dari beberapa kasus yaitu : Curat 10 kasus, Curas 3 Kasus.

Sedangkan yang terbanyak mengungkap adalah Dit Res Um 3 kasus, polres Musi Rawas Dan Musi Rawas Utara masing masing 2 kasus.

Kombes Pol Drs Supriadi, MM menghimbau kepada masyarakat Propinsi Sumsel agar menjauhi narkoba karena merusak kesehatan bahkan bisa mengakibatkan kematian. Awasi anak dan keluarga ketika keluar rumah maupun didalam rumah supaya terhindar dari bahaya narkoba, imbaunya.

Untuk menekan dan mengurangi terjadinya tindak pidana 3C di Propinsi Sumsel maka pemilik mobil dan motor agar menambah kunci pengaman, apabila sedang berpergian kunci pintu dan jendela rumah serta masyarakat bisa menjaga keamanan terhadap diri sendiri dan lingkungannya, harapnya.(YL/BR)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: