Pasca Banjir di Kabupaten Subang BPDB Serahkan Penanganan Lebih Lanjut ke OPD Terkait

0 Comments

Barometer99- (1/3) Penanganan pasca banjir di Kabupaten Subang pada awal Februari 2021 lalu diserahkan kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Informasi tersebut disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Subang, H. Tarkiman saat diwawancara Redaksi Radio Benpas Subang pada Senin, 1 Maret 2021 di Rumah Dinas Bupati Subang.

Menurut H. Tarkiman, BPBD hanya melakukan penanganan kedaruratan saat kejadian berlangsung sesuai surat perintah dari Bupati Subang H. Ruhimat yang menyatakan bahwa situasi darurat akibat banjir dan longsor berlaku hingga 21 Februari 2021.

“Pascanya itu masing-masing OPD yang menangani,” ujar H. Tarkiman.
Seperti permasalahan sampah yang menumpuk usai banjir melanda, lanjut H. Tarkiman, merupakan lingkup Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

H. Tarkiman pun menambahkan bahwa 99 persen aliran sungai adalah tanggung jawab dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sehingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang tak bisa bertindak lebih lanjut karena di luar ranah.
“Sekarang aturan dari Pemda itu belum ada,” tambah H. Tarkiman. 

Lingkup tanggung jawab BBWS tersebut beberapa di antaranya adalah aliran Sungai Cipunagara, Ciasem, Pangaritan, Totosan, Kalianyar, dan Cilamaya.
***(Radio Benpas Subang)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: