Petugas Lapas IIA Lambaro Banda Aceh Gagalkan Penyeludupan Narkotika Melalui Kemasan Cup Juz Alpukat

0 Comments


Barometer99, Banda Aceh -
Kanwil Kemenkumham Aceh, melalui Divisi Pemasyarakatan yakni, Lapas Kelas IIA Lambaro, Banda Aceh, kembali menunjukkan Komitmennya sesuai program pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wialayah Birokrasi Bersih Melayani.

Hal tersebut kembali ditunjukkan personil Lapas Kelas IIA Lambaro dengan keberhasilan menggagalkan penyeludupan Narkotika jenis Sabu ke dalam Lapas, Sabtu, 27 Maret 2021.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kememkumham Aceh, Heri Azhari melalui Kalapas IIA Lambaro, Banda Aceh, Drs. Said Mahdar, SH, Bahwa Sehubungan dengan terjadinya percobaan penyelundupan Narkotika Golongan I Bukan Tananam yang berhasil digagalkan oleh petugas pemeriksa barang titipan pada hari Sabtu Sore oleh saudari Rifda dan saudari Maya, yang nantinya akan ditujukan kepada salah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan
(WBP) Kelas IIA Banda Aceh, ujarnya.

Kalapas juga memaparkan kronologi singkat kejadian, Bahwa, Sabtu, 27 Maret 2021 sekira pukul 16.45 WIB, Datanglah seorang pengunjung untuk menitipkan barang titipan yang nantinya akan ditujukan kepada salah seorang WBP Lapas Kelas IIA Lambaro.
Banda Aceh, ujarnya.

Lanjutnya kemudian, Pada saat pertama datang guna menitipkan barang, pengunjung tersebut izin untuk keluar ke warung karena jenis sikat gigi yang akan dititipkan tidak sesuai dengan sikat gigi yang diperbolehkan masuk
ke dalam lapas dengan alasan keamanan, imbuhnya.

Dirinya juga menambahkan, pada saat pertama datang dan menitipkan barang, pengunjung tersebut izin ke untuk warung karena jenis sikat gigi yang dititipkan tidak sesuai dengan sikat gigi yang diperbolehkan masuk dengan alasan keamanan, adapun Barang yang dititipkan saat pertama datang untuk memeriksa situasi dan kondisi petugas lapas adalah buah-buahan dan perlengkapan mandi, kata Said Mahdar.

Sambung Said Mahdar, Setelah beberapa menit berlalu, pengunjung tersebut kembali dengan membawa sikat gigi dan 2 (dua) cup jus alpukat yang
terbungkus rapi, sesuai dengan prosedur yang berlaku penitip barang wajib melampirkan Foto Copy KTP
serta mencantumkan nama Warga Binaan yang dituju. Setelah Barang diterima oleh petugas piket yaitu
saudari Nadiaturrifda dan saudari Maya Sari, maka dengan rasa curiga petugas melakukan pemeriksaan
terhadap 2 (dua) cup jus alpukat yang terbungkus rapi tersebut. Ketika petugas melakukan pemeriksaan, si
penitip barang langsung berlari tergesa-gesa keluar ruang kunjungan untuk melakukan pelarian. Tenyata,
hasil dari pemeriksaan ditemukan 10 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat mencapai ± 49 Gram yang
terbungkus rapi sejumlah 5 bungkus dalam setiap cup jus alpukat, terangnya.

Adapun identitas penitip barang sesuai KTP, ZF
NIK : 1111110907930001, Laki-laki, kelahiran, Arongan, 09 Juli 1993, dengan Alamat, Dusun Tgk Di Sampe, Desa Aringan,
Kecamatan, Simpang Mamplam
BerAgama Islam, dengan
Satus Perkawinan, BELUM KAWIN, WNI, dan
Identitas Warga Binaan Pemasyarakatan yang dituju,
KR BIN (ALM) MJ, Laki-laki, kelahiran 05 Mei 1978, beragama Islam
Lama Pidana : 7 (Tujuh) Tahun, denda Rp. 2.000.000.000,- / Subs. 2 Bulan
Tindak Pidana : Narkotika / UU.No. 35 THN.2009
Tgl. Ekspirasi Sementara : 17 Oktober 2026.

"Maka sebagai langkah dan Upaya-upaya yang dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta bentuk komitmen Lapas
dalam upaya pemberantasan Narkotika di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh dengan sigap Petugas P2U beserta bantuan back up pengamanan Lapas dari pihak TNI melakukan pengejaran
terhadap pengunjung / penitip barang akan tetapi pengunjung tersebut berhasil melarikan diri, kemudian Petugas segera melaporkan kepada Kalapas untuk dilakukan pelaporan kepada pihak
yang berwenang dan Pihak Lapas Menjemput tersangka dari kamar hunian secara aman dan tertib dengan tepat Pihak Lapas Menyerahkan Warga Binaan tersebut kepada pihak Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sesuai dengan prosedur keamanan dan tertib administrasi, petugas Lapas Membuat Surat Berita
Acara Serah Terima oleh pihak Lapas Kepada Polresta Banda Aceh dan ditanda tangani oleh
kedua belah pihak serta mengetahui Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Paparnya.

Selanjutnya WBP tersebut dibawa dengan menggunakan mobil operasional ke Mapolresta Banda Aceh guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ungkap Said Mahdar.

"Inilah bentuk komimen kita dari jajaran Kanwil Kemenkumham Aceh, khususnya Lapas IIA Lambaro Banda Aceh dalam upaya pemberantasan peredaran Narkotika didalam Lapas, Tegas Kalapas IIA Lambaro, Drs. Said Mahdar SH.(*)

Editor : Jefry Boy Isny

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: