Inspektur Jenderal Kemenkumham Kultum di Mesjid Jamik Lueng Bata Banda Aceh

0 Comments

Inspektur Jenderal Kementerain Hukum dan Ham RI
DR. Ir Razilu, MSi Sampaikan Tausiah Ramadhan Ba'da Ashar di Mesjid Jamik Lueng Bata Banda Aceh, Senin, 19 April 2021. (Barometer99 - Aceh)

Barometer99, Banda Aceh -
Dalam kunjungan kerjanya ke Banda Aceh Inspektur Jenderal Kemenkumham RI DR. Ir. Razilu, MSi mengisi ceramah Ramadhan bada ashar di Mesjid Jamik Lueng Bata Banda Aceh, senin, 19 April 2021.

Dalam ulasannya Razilu menjelaskan bahwa setiap makhluk akan berakhir batas kehidupan termasuk manusia, bahkan manusia makhluk yang singkat masa hidupnya dan akan kembali kepada Allah SWT, ulasnya.

Tampak Kakanwil Kemenkumham Aceh Meurah Budiman dan pejabat Pimti Pratama Kanwil Kemenkumham Aceh antara lain Kadiv Administrasi Rahmat Renaldi, Kadiv Pemasyarakatan Heri Azhari dan Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM ikut mendampingi Inspektur Jenderal Kemenkumham RI saat melaksanakan shalat Ashar di Mesjid Jamik Lung Bata Banda Aceh.

"Ada dua perkara utama sebagai faktor kunci bisa melepaskan diri dari neraka yaitu iman dan amal saleh. Hanya orang beriman yang melaksanakan sahur dan puasa. Amal saleh dipengaruhi nilainya oleh dua hal yaitu tempat dan waktu", jelas Razilu.

Contoh mengerjakan shalat beda nilai tempatnya mengerjakan di rumah dengan di Mesjid.
"Seseorang yang hidup dengan amal saleh maka tempat yang tepat beramal di mesjid ini.
Di mesjid kita akan mendapat pahala berlipat-lipat ganda", katanya.

Dari segi waktu yang paling tinggi nilainya adalah shalat subuh, maka jangan pernah meninggalkan shalat subuh berjamaah di mesjid. Selanjutnya waktu yang tepat untuk amalan shalat adalah shalat malam seperti tahajud, dan waktu dalam setahun yang nilainya berbeda dengan bulan lainnya adalah bulan Ramadhan, karena semua amal yang wajib dilipatgandakan 70 kali pahalanya, dibandingkan dengan amalan pada bulan yang lainnya, semua amalan yang sunnah dinilai sama dengan amalan wajib pada bulan lainnya. Oleh karena itu Razilu mengajak semua jamaah untuk menyambut Ramadhan ini dengan penuh suka cita, karena belum tentu dapat bertemu lagi dengan Ramdhan berikutnya.(*)

Editor : Jefry Boy Isny

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: