Jelang Ops Keselamatan Musi 2021 Polres Pagar Alam Gelar Apel

0 Comments


Pagar Alam,Barometer99 -  Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan operasi, Polres Pagar Alam dalam hal ini melaksanakan apel gelar pasukan operasi keselamatan Musi 2021di halaman  Mapolres, Senin (12/04/2021).

Apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Wakapolres Pagar Alam Kompol Dwi Utomo, SE, MM  ini mengusung tema “Melalui operasi keselamatan-2021 kita wujudkan kamseltibcar lantas yang mantap dan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan disiplin protokol kesehatan serta tidak melaksanakan mudik lebaran tahun 2021”.

Apel hari ini juga dihadiri PJU Polres dan Instansi samping dan Adapun pasukan yang terlibat dalam pelaksanaan apel gelar pasukan tersebut terdiri dari pleton-pleton yaitu TNI, Dishub, Pol PP, Satuan Sabhara, ASN Polres Pagar Alam, dan Staf Polres Pagar Alam, serta Gabungan Polsek Jajaran Polres Pagar Alam.

Empat Belas hari kedepan Polri khususnya di bidang lalu lintas akan menggelar operasi Keselamatan guna mewujudkan dan memelihara kamselticarlantas, menurunkan tingkat fatalitas korban laka, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pelaksanaan apel gelar pasukan ini ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada para perwakilan personil yang ditunjuk dan pemeriksaan pasukan sebagai wujud kesiapan menyukseskan pelaksanaan operasi.

Dalam amanatnya Wakapolres menyebutkan bahwasanya untuk mengatasi permasalahan lalu lintas perlu dilakukan berbagai upaya dalam menciptakan situasi kameltibcar dengan memberdayakan seluruh stake holder guna menyelesaikan permasalahan lalu lintas secara tuntas.

Oleh sebab itu diperlukan koordinasi antara instansi pemerintahan yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara situasi kamseltibcar lantas sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas.

Amanat undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan adalah bagaimana untuk mewujudkan dan memelihara kamselticarlantas, menurunkan tingkat fatalitas korban laka, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Operasi keselamatan kali ini memprioritas 10 pelanggaran yang dianggap berpotensi mengakibatkan kecelakaan yaitu :

1. Tidak menggunakan Helm SNI
2. Tidak menggunakan sabuk keselamatan
3. Pengendara di bawah umur
4. Pengendara tidak memiliki SIM
5. Berkendara sambil menggunakan HP
6. Berkendara melebihi batas kecepatan
7. Berkendara melawan arus
8. Berkendara dalam pengaruh alkohol
9. Kendaraan tanpa TNKB yang sah
10. Pelanggaran Over Dimention-Over Load

Terlepas dari itu, target operasi keselamatan lainnya adalah terkait permasalahan Pendemi Covid-19 dimana penyebarannya diharapkan dapat ditekan dengan mendukung upaya pemerintah salah satunya larangan mudik lebaran kepada seluruh pihak kecuali pergerakan angkutan barang dan keperluan dinas mendesak.

“Larangan tersebut adalah upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sehingga diperlukan seluruh pihak demi kepentingan dan keselamatan bersama,”pungkasnya.

(Ag/Bbn)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: