Kalapas Narkotika IIB Kota Langsa Beserta Jajaran Menerima Kunjungan Tim Pengawasan dan Perawatan Dirjenpas

0 Comments

KPLP, Idris SH, Kalapas Narkotika IIB Kota Langsa, Herman Anwar, And. IP. SH, Kasubdit Perawatan Mental dan Paliatif, Muhammad Kamal, Kasi Pengawasan Pencegahan Penyakit Menular, Hendra Wahyudi, Penanggung Jawab Program Rehabilitasi, Manja dan Kasi Binadikgiatja, Yopi Syahputra SH, Saat Abadikan Gambar, Selasa, 13 April 2021. (Barometer99 - Aceh)

Barometer99, Kota Langsa -
Kanwil Kemenkumham Aceh, melalui Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Narkotika Kota Langsa, menerima Kunjungan Kerja Pejabat Direktur Pengawasan Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Dirwaswarkeshab) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Selasa, 13 April 2021.

Adapun kedua pejabat Dirwaswarkeshab Ditjenpas yakni, Muhammad Kamal, Kasubdit Perawatan Mental dan Paliatif bersama Hendra Wahyudi
Kasi Pengawasan Pencegahan Penyakit Menular.

Kunjungan tersebut diterima Langsung Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Narkotika Kota Langsa, Herman Anwar, Amd. IP. SH yang didampingi Kasi Binadikgiatja, Yopi Syahputra, SH. dan Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Idris, SH. dan Penanggung Jawab Program Rehab, Manja beserta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti Program Rehabilitasi tersebut.

Kasubdit Perawatan Mental dan Paliatif, Muhammad Kamal Kepada Barometer99, mengatakan, Bahwa, Setelah kami santroni Kegiatan Program Rehab di Lapas Kelas IIB Narkotika sudah bagus dan berjalan dengan baik, sesuai Kouta yang telah terpenuhi didukung Kontrol adiksi yang bagus serta kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) juga sangat baik dan semoga seluruh kegiatan program rehabilitasi ini dapat berjalan lancar, aman serta sukses, ungkapnya.

Ditempat yang sama Hendra Wahyudi, Kasi Pengawasan Pencegahan Penyakit Menular, menambahkan, Dengan apa yang telah di sampaikan Kasubdit perawatan Mental dan Paliatif tadi, Secara keseluruhan pada setiap kegiatan rehabilitasi di Lapas Kelas IIB Narkotika Kota Langsa sudah berjalan sesuai dengan Standard Operasional Prosedur (SOP), Walaupun Program Rehabilitasi dilaksanakan di Lapas ini berjalan satu tahap saja, Akan tetapi sudah sangat baik dengan memenuhi Kuota standar kontrol adiksi 1 berbanding 20 yang ditetapkan Dirjenpas, Paparnya.

Sementara itu, Kalapas Narkotika Kelas IIB Kota Langsa, Herman Anwar, yang didampingi KPLP, Idris SH mengatakan, Dengan adanya kunjungan dari Pejabat Ditwarkeshab Dirjenpas ini guna meninjau langsung perkembangan program rehabilitasi di Lapas Kelas II Narkotika Kota Langsa, ujarnya.

Herman juga menyampaikan, Kami mengucapkan terima kasih atas keterangan yang di sampaikan dengan "Bahwasanya kegiatan program rehabilitasi di Lapas Kelas IIB Narkotika kota Langsa berjalan dengan baik dan benar, Imbuhnya.

Terpisah, Kasi Binadikgiatja LPN IIB Kota Langsa, Yopi Syahputra, SH, yang didampingi Penanggung Jawab Program Rehabilitasi, Manja, mengucapkan, Selamat datang Kepada Kasubdit Perawatan Mental dan Paliatif bersama Kasi Pengawasan Pencegahan Penyakit Menular, dari Dirjenpas ke Lapas Narkotika Kelas IIB Kota Langsa dalam rangka meninjau program kegiatan rehabilitasi yang sedang berjalan ini, Tukasnya.

Lanjut Yopi Kembali, Kami berharap agar terus senantiasa membimbing kami dalam menjalankan program rehabilitasi yang telah di tetapkan Dirjenpas, yang mana nantinya kami dapat menetralisir segala kekurangan yang ada menuju kesempurnaan untuk kedepannya, Sebut Kasi Binadikgiatja.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas) Heni Yuwono, S.Sos, MS.i melalui pesan Whatsappnya, Selasa, 13 April 2021, Sekira Pukul : 17.48 wib, menjelaskan, Bahwa, Dengan adanya kunjungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) melalui Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Ditwarkeshab) yang terjun langsung guna melakukan peninjauan program rehabilitasi, yang mana tentunya merupakan tusi Dirjenpas untuk memonitor langsung ke wilayah dimana terdapat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pas yaitu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang telah menjalankan rehabilitasi Ke Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP,) di seluruh Indonesia, yang mana nantinya untuk memastikan program rehab berjalan sesuai rencana, Terangnya.

Lanjutnya kembali, Hasil dari monitoring kegiatan nantinya akan di gunakan sebagai evaluasi dan penyempurnaan, apabila ada kekurangan dalam pelaksanaannya. Demikian, Kata Sesditjenpas, Ketika dalam perjalan dari kantor menuju rumah.(*)

Editor : Jefry Boy Isny

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: