Lapas Kelas IIB Kutacane sambutut HBP

0 Comments


Barometer, Kutacane -
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Aceh Melalui Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kutacane menindak lanjuti surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor : PAS-UM.06.01 – 15. Tentang memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke - 57 dengan melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial kepada seluruh UPT PAS dalam wilayah lingkup masing - masing UPT dengan Serentak.


Kalapas Kelas IIB Kutacane, Fahyudi, SH, kepada Barometer99, mengatakan Bahwa, Hari Bakti Pemasyarakatan yang dilaksanakan setiap tanggal 27 April, merupakan sebuah refleksi perjalanan Pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan
melalui sebuah Sistem Pemasyarakatan.

Lanjutnya, Dalam kurun waktu setelah 27 April 1964, sejarah panjang ditorehkan Pemasyarakatan dalam transformasinya dari sebuah sistem kepenjaraan menjadi sistem Pemasyarakatan.

Pemasyarakatan bukan sekadar bagian akhir dalam Sistem
Peradilan Pidana di Indonesia, namun hadir dalam setiap tahapan proses peradilan.

Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021 menjadi momentum penting
seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk semakin mengukuhkan komitmennya dalam mencapai
tujuan Pemasyarakatan, ujarnya.

Berbagai pembenahan yang terus dilakukan jajaran Pemasyarakatan
dihadapkan berbagai tantangan
Upaya penyelundupan dan peredaran narkotika masih terjadi
di hampir seluruh lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara, Sebutnya.

"Berbekal tata nilai
profesional, akuntabel, sinergi, transparan, inovatif (PASTI) yang dijunjung seluruh pegawai
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan 3 Kunci Pemasyarakatan
Maju yaitu Deteksi Dini, Berantas Narkoba, dan Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum lainnya,
jajaran Pemasyarakatan terus berperang melawan peredaran narkotika, Tukasnya.

Komitmen tersebut dengan melaksanakan pemindahan bandar
narkotika yang telah dilakukan hingga tercatat lebih dari 643 narapidana bandar narkotika dari berbagai wilayah di Indonesia dipindahkan ke Lembaga pemasyarakatan super maximum security di pulau Nusakambangan.

Pandemi global Coronavirus Disease 19 (COVID-19) yang masih berlangsung memberikan
perbedaan dalam pelayanan Pemasyarakatan.

Meskipun demikian, hal tersebut tidak menurunkan semangat jajaran Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan prima bagi
narapidana, tahanan, Anak, klien, dan masyarakat.


Tanpa henti jajaran Pemasyarakatan
memastikan pelayanan dalam rangka pencegahan, penyelamatan dan penanggulangan
penyebaran COVID-19 di seluruh satuan kerja Pemasyarakatan. Layanan melalui digital
dilakukan demi kinerja yang optimal di masa pandemi melalui Revolusi Digital sebagai
akselerasi adaptasi di masa pandemi untuk Pemasyarakatan Maju.

Hal ini pun dilakukan untuk
mendukung program pembinaan warga binaan agar tetap produktif serta mendukung inovasi
dan kreativitas sehingga dapat memberikan sumbangsih dalam pertumbuhan perekonomian
Indonesia.

Begitu pula dalam pelaksanaan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021 yang kembali
dilaksanakan secara virtual demi keselamatan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Peringatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menunjukkan kepada masyarakat wujud semangat, komitmen dan tekad kami dalam memberikan pelayanan prima meskipun di masa Pandemi.

Maksud dan Tujuan
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021 dengan kegiatan Donor darah dan donor plasma Konvalesen dengan tujuan Optimalisasi pelayanan dengan rangka penyelamatan, pencegahan dan penanggulangan COVID-19 dan sebagai wujud
partispasi aktif jajaran Pemasyarakatan dalam rangka penanggulangan penyebaran COVID-19, Imbuh kalapas.

Tambahnya lagi, bahwa, Hasil yang Dicapai Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah sembuh dari
Covid-19 dan juga membantu penderita lainnya agar pulih.

Seiring dengan terus bertambahnya kasus aktif Covid-19 kebutuhan plasma konvalesen yang semakin meningkat, sehingga
dibutuhkan penyiapan persediaan kebutuhan plasma konvalesen melalui para donor.

Selain itu, dalam situasi Pandemi COVID-19 ini terjadi penurunan jumlah yang signifikan dari masyarakat
untuk melakukan donor darah, ungkapnya.

Semoga dengan kegiatan Donor darah dan plasma konvalesen ini dapat membantu
suadara- saudara kita yang membutuhkan darah dan plasma konvalesen dan sebagai bentuk
rasa sykur kepada tuhan yang maha kuasa dan juga membantu penderita lainnya agar pulih, Pungkasnya.(*)

Editor : Jefry Boy Isny

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: