Oknum Anggota DPRD Pelaku KDRT Dituntut 1 Bulan Penjara, KOHATI HMI Demo Kejari Dompu

, 0 Comments


Barometer99- Dompu-NTB. Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh KORPS HMI WATI (KOHATI) Cabang Dompu terkait dengan maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi di Kabupaten Dompu khususnya kasus KDRT yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Dompu Saudara Alfian Putra Setia, terhadap Istrinya yang hanya mendapat tutuntan hanya hukuman 1 bulan penjara. Senin, 26/4/2021.

Masa aksi berjumlah sekitar 20 orang dan masa aksi melakukan orasi didepan Kantor Kejaksaan Negri Dompu. 

Keadilan sudah mati buktinya kasus saat ini yang memiliki jabatan tidak bisa dihukum. Ujar Korlap, Sulis Wahyuningsih 

Kami meminta kepada Kejaksaan Negri Dompu untuk menuntut seadil-adilnya Saudara Alfian Putra Setia, karena telah melakukan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Istrinya dan hanya ditahan selama 1 bulan dimana keadilan di Negri ini. Ujar Korlap.
“Mengapa Kejaksaan memberikan tuntutan kepada pelaku KDRT hanya 1 bulan”. Tanya Sulis selaku Korlap.

Negara ini merupakan negara hukum yang dimana setiap masyarakat sama statusnya di mata hukum dan hukum akan berlaku sama bagi setiap rakyatnya dan memberikan keadilan yang se adil-adilnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kata Sulis Korlap aksi. 

“Saya tidak pernah mengatakan kalau terdakwa dan korban berdamai akan tetapi memaafkan jangan salah menanggapi walaupun begitu perkaranya tetap lanjut”. Ujar Kepala Kejari Dompu M. Abeto, SH pada saat menemui masa aksi. 

Tidak ada satupun kasus ini di tutup-tutupi karena kejaksaan didampingi oleh PPA. Ujarnya.

Laporan yang membuktikan terjadinya kasus KDRT sudah dibuka dipersidangan dimana dalam tuntutan tersebut maksimal 4 bulan dan hasilnya tutuntan 1 bulan. Ujar Kepala Kejari Dompu. 

Setelah beraudensi dengan pihak Kejari Dompu, masa aksi menuju Pengadilan Negri Dompu untuk melakukan aksi unjuk rasa. 

“masa aksi memohon kepada Pengadilan Negri Dompu untuk memberikan keadilan yang seadil-adilnya karena jika hanya diberikan tuntutan penjara hanya 1 bulan akan menimbulkan prlaku-pelaku KDRT lainnya”. 

Wakil Ketua Pengadilan Negri Dompu menerima masa aksi dan menghimbau kepada masa aksi agar selama kegiatan persidangan kasus KDRT yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Dompu berlangsung silahkan hadiri dan kawal persidangan.

Atas penyampaian Wakil Ketua Pengadilan Negri Dompu tersebut masa aksi menerima dan akan menghadiri dan mengawal persidangan kasus KDRT tersebut.
(Syf-14).

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: