Pasca Banjir Badang, Jembatan Desa Bolo Menjadi Bahan Tontonan Warga, Edy Muhlis dan Danrem NTB 162/WB Turun Langsung di Lokasi

0 Comments


BIMA Barometer99.com -  Minggu, 4/04/2021. Jembatan desa Bolo putus disebabkan oleh banjir badang yang menimpah daerah Bima beberapa hari yang lalu. empat jembatan di Kecamatan Madapangga mengalami rusak parah yaitu jembatan desa Bolo, Desa Woro, desa Ncandi dan Desa Campa. 

Keruskan jembatan tersebut menjadi perhatian masyarakat, terutama jembatan desa bolo banyak sekali warga diluar desa Bolo yang datang dan melihat kondisi jembatan yang sudah putus akibat banjir badang. Kerusakan jembatan menjadi bahan pembicaraan masyarakat, kapan bisa dikejarkan. Menanggapi tuntutan masyarakat atas kerusakan jembatan, Anggota DPRD dan Danrem turun langsung dilokasi untuk melihat kondisi jembatan. 
Edy Muhlis, S. Sos, ketua Komosi tiga DPRD Kabupaten Bima menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada Brigjen TNI Ahmad Rijal Ramdhani, S. Sos, SH, M Han, selaku Danrem Ntb 162/WB yang turun langsung kelokasi hari ini dalam hal melihat fisik jembatan desa bolo dan mengukur lokasi jembatannya.

“Saya atas nama komisi tiga yang bertugas sebagai penanganan infrastruktur yang sudah rusak parah ini, saya kira besok kami akan melakukan Kordinasi  dan kami akan melayang undangan pada dinas terkait  dalam rangka membicarakan terkait penanganan masalah jembatan ini, apakah penanganan ini sumber anggarannya dari mana tapi yang pasti dapat kita Kordinasikan dengan dinas terkait dan ini tidak hanya dinas tapi kami akan melibatkan BPBD sebagai instrumen bencana alam dan sekaligus kami minta pada Bupati Bima agar menetapkan lokasi kerusakan ini sebagai akibat dari bencana alam sehingga  bisa kita gunakan dana tidak terduga dan dana tak sangka. 
Dana tak terduga ini dalam rangka mempercepat proses asetbilitas publik, kepentingan bersifat mendesak oleh sebab itu ini tidak perlu menunggu lama-lama. Kami berharap  Bupati Bima penguasa anggaran untuk mempercepat mengambil tindakan, tindakan dalam rangka melihat sumber anggaran yang kita gunakan. Apakah kita gunakan dana tak tersangka dan kesiapan dana itu seberapa besar tidak hanya jembatan ini yang rusak sedangkan jembatan yang rusak ada desa Woro, Ncandi dan campa. 

Artinya, anggaran yang dibutuhkan tidak sedikit belum lagi normalisasi sungai dibeberapa tempat, oleh sebab itu turun kita dilapangan hari ini atas nama komisi tekait dan saya komisi jembatan komisi infrastruktur besok kami layangkan undangan pada beberpa dinas supaya kami bisa membicarakan dan duduk bersama di komisi tiga.  Kemudian kami sampaikan pada Bupati Bima dan mungkin Bupati Bima akan berkordinasi dengan DPR kira-kira apa langkah-langkah untuk mempercepat proses asetbilitas publik ini. 

Tambahannya, Banjir ini saya kira bencana alam yang telah melanda masyarakat kabupaten Bima bahkan yang diterjang oleh banjir bandang ini bukan hanya satu kecamatan tapi dibeberapa kecamatan lain yang lebih para adalah kecamatan Palibelo. 

Oleh sebab itu, harapan saya kepada masyarakat yang terkena banjir untuk tetap sabar karena ini adalah musibah bencana alam  kemudian pada semua pihak yang kebetulan belum kena musibah ini untuk memperlihatkan, memaksimalkan partisipatinya dalam rangka memberikan bantuan baik secara kelompok, secara lembaga dan secara pribadi. Ungkapnya Edy Muhlis ketua Komisi 3 anggota DPRD Bima. 

Kepala desa Bolo, Muhtar H Idris, menyampaikan ucapan terima kasih kepada  ketua komisi tiga bapak Edy Muhlis, S. Sos, anggota DPRD Kabupaten Bima serta Brigjen TNI Ahmad Rijal Ramdhani, S. Sos, SH, M Han, selaku Danrem TNI Ntb 162/WB  yang telah turun langsung dan melihat jembatan desa bolo yang sudah putus  pasca banjir bandang 2 April 2021 yang sekaligus memberikan bantuan baik moril maupun materil pada masyarakat desa Bolo. 

Setelah melihat kondisi jembatan desa bolo yang rusak, rombongan Danrem TNI NTB 162/WB dan rombongan Edy Muhlis, menuju lokasi desa Woro dan Campa untuk melihat langsung kondisi jembatan.    
Masyarakat desa Woro Muhtar, menyampaikan langsung aspiranya kepada pak DPRD Edy Muhlis, bahwa kami harap jembatan ini bisa dikerjakan secepat mungkin karena jembatan ini adalah aset transportasi yang sangat penting bagi kami masyarakat tani. Semoga bupati Bima bisa merespon dengan cepat apa yang menjadi tuntutan kami sebagai masyarakatnya.

Tambahannya, kami berterima kasih kepada pak dewan Edy Muhlis, yang turun langsung malam ini untuk mencek fisik lokasi jembatan dan terima kasih juga atas cepat merespon terhadap masalah jembatannya, karena beliau tadi menelepon dinas terkait dan saya mendengarkan langsung hasil pembicaraannya bahwa besok dinas akan turun dan melihat kondisi jembatan kami. Ungkapnya. Ungkapnya pada saat diwawancara oleh media dilokasi. 
(Syf-14).

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: