Wujudkan TNI AU yang Disegani di Kawasan

0 Comments


MATARAM Barometer99 -  LANUD ZAM. Saya bertekad untuk mewujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani di kawasan. Yakni, TNI Angkatan Udara yang bisa bertransformasi dan senantiasa mampu menyesuaikan diri, dalam mewujudkan air power yang sesuai dengan era yang dihadapi.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Komandan Lanud TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Kolonel Pnb Khairun Aslam pada upacara Peringatan ke-75 Hari TNI Angkatan Udara yang diikuti oleh perwira, bintara, tamtama dan PNS di lapangan apel Lanud ZAM Mataram, Jumat (9/4/2021).
Lebih lanjut dikatakan, transformasi air power yang modern, membutuhkan lebih dari sekedar kepemilikan platform alutsista generasi terkini. Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, organisasi yang baik, serta kebijakan yang tepat, akan memiliki peran sentral untuk dapat memaksimalkan peran dan mewujudkan tugas-tugas yang diamanahkan kepada TNI Angkatan Udara.

“Kunci meraih keberhasilan dalam mencapai transformasi ini, tentu kembali pada kualitas SDM Angkatan Udara. Untuk itu, perbaikan pada sisi pengembangan kualitas SDM, harus terus dilakukan secara berkelanjutan”, jelas Kasau.
Kasau menambahkan, sebagai generasi penerus angkatan udara, kita berkewajiban untuk melanjutkan tongkat estafet pengabdian ini, dengan semangat yang sama, dan bahkan lebih tinggi.

“Kita harus optimis, dengan komitmen dan upaya yang kuat dari seluruh unsur, cita-cita untuk menjadi TNI Angkatan Udara yang disegani, insya Allah dapat segera terwujud,” ujar Kasau.

Ditambahkan, bangsa Indonesia telah menghadapi berbagai ujian dan cobaan. Upaya penanggulangan bencana alam maupun non-alam, penanggulangan kelompok kriminal separatis bersenjata, serta dukungan kepada pemerintah dalam mempercepat penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, adalah sebagian tugas yang telah dilaksanakan oleh para prajurit Angkatan Udara.
Jika para pendahulu angkatan udara berjuang dalam bentuk peperangan melawan penjajahan dan pemberontakan. Saat ini, para prajurit berjuang untuk mengatasi ancaman dan tantangan yang sudah jauh berubah.

“Inilah yang menjadi wujud patriotisme di masa kini. Dengan semangat perjuangan yang tetap sama sejak 75 tahun lalu, semangat pengabdian ini harus senantiasa kita jaga dan kita tingkatkan,” tegas Kasau.

Diakhir sambutannya Kasau berpesan, praurit TNI AU untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, jadikanlah ibadah dan doa sebagai landasan perjuangan TNI Angkatan Udara. Tumbuhkan kehormatan di dalam diri. Jadilah prajurit profesional yang mampu wujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani. Terus kembangkan semangat juang, untuk memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara, di mana pun berada, melalui TNI Angkatan Udara yang kita cintai.

Upacara peringatan ke-75 Hari TNI Angkatan Udara di Lanud ZAM dilaksanakan secara sederhana dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Turut hadir pada acara ini Ketua PIA Ardhya Garini Ny. Ipak Kh. Aslam beserta pengurus.

Usai upacara dilaksanakan acara penyerahan hadiah pertandingan olahraga dan pemotongan tumpeng. (**)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: