BPH Migas Gelar Rakor Penyaluran Gas Bumi Pada Jargas Pelanggan Kecil dan Rumah Tangga

0 Comments

Barometer99- PALEMBANG,- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Gelar Rapat koordinasi penyaluran gas bumi pada jaringan gas rumah tangga dan pelanggan Kecil diwilayah Sumsel, kegiatan tersebut berlangsung disalah satu hotel berada dijalan R.Sukamto, Senin (31/05/2021)

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan dalam rapat tersebut untuk memberitahukan kepada kepala daerah di 8 kabupaten/kota yang ada di Sumsel terkait jaringan Gas rumah tangga dan pelanggan kecil 

"Kita koordinasi kepada semua Bupati dan Walikota di 8 kabupaten kota di Sumsel supaya pemanfaatan jaringan gas bisa di maksimalkan di bumi Sriwijaya ini,"katanya

Menurutnya provinsi Sumatera Selatan adalah lumbung energi dalam arti masyarakat memiliki hak untuk menikmati hasil energi tersebut. Sangat disayangkan sekali Sambungan rumah yang memakai APBN yang belum terealisasi.
"Ada 8 kabupaten di Sumsel yang mendapatkan jargas dan ternyata dari 127.078 sambungan rumah yang memakai dana APBN, ada 28.334 yang terutilisasi (terbengkalai),"ungkapnya

Ia memaparkan kerugian negara mencapai triliunan Kalau dihitung secara Nasional yang dimulai pada tahun 2010, jadi dengan adanya jaringan gas ia berharap agar pemerintah setempat dan pihak terkait turut campur untuk mengatasi prihal tersebut

"Kita minta kepada Bupati, Walikota, PGN, PTPN, dan BUMD seperti SP2J, dan Petro Prabu agar memaksimalkan mengapa ini sampai terjadi Karena merugikan uang negara. Berdasarkan hitungan kami di Sumsel sekitar 350 milyar, bahkan kami sudah mendata secara nasional sekitar 120 ribuan yang tidak terealisasi sekitar 2 Triliun Uang APBN yang tidak tepat sasaran," bebernya
Rincian pengguna Jargas di Sumsel, saat ini sebanyak 127.078 dengan rincian 98.738 SR Terutiliasi dan 28.334 SR belum Terutiliasi di 8 daerah di Sumsel yakni kabupaten PALI dengan Rincian sebanyak 1878 SR, Musirawas sebanyak 3729 SR, Muara Enim 6231 SR, Musi Banyuasin 6354 SR, Palembang 580 SR, Ogan Ilir 1329 SR, OKU 5325 SR dan Prabumulih 2918 SR. 

Kendala ditemukan yang belum di Terutilisasi yakni alamat tidak ditemukan, rumah tidak berpenghuni, meteran pelanggan rusak/hilang, meteran dicabut, jaringan pipa rusak, menolak gas in, dalam proses gas in, belum ada kompor, tidak ada jalur pipa, sedang tahap Validasi. 

Turut Hadir Dalam Rapat tersebut Anggota Komisi Vll DPR RI Yulian Gunhar, Komite BPH Migas Ahmad Rizal. (Yon)


Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: