Kasatlantas Polres Pagar Alam AKP Herman ,SIP Ajak Masyarakat Pagar Alam Yang di Rantau untuk Tunda Mudik

0 Comments


Barometer99- Jajaran aparat kepolisian di Sumatera Selatan, khususnya Kota Pagar Alam siap mengamankan kebijakan larangan mudik dari pemerintah dimana Masyarakat yang nekat mudik terutama dari luar Sumsel terancam akan diputar balik.


Larangan mudik 2021 ini berlaku untuk aparatur sipil negara, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat.


Seperti diketahui,Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) mengeluarkan Addendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah


Kapolres  Kota  Pagar Alam AKBP Dolly Gumara,SIK melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) AKP Herman,SIP Sabtu1/05/2021 menegaskan bahwa sesuai instruksi Kapolda Sumsel  akan memberlakukan Operasi Ketupat Musi mulai 6 Mei- 17 Mei 2021 untuk mencegah terjadinya arus mudik Idul Fitri selama pandemi Covid-19 masih merebak.


Dalam operasi tersebut selain menargetkan edukasi taat protokol kesehatan secara ketat seperti pemakaian masker sebagai upaya edukasi pencegahan Covid-19,juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar mematuhi kebijakan pemerintah untuk tidak mudik lebaran.


“Sasaran dalam operasi tersebut adalah para pemudik dari luar daerah yang akan masuk ke wilayah Kota Pagar Alam, Jika ada mereka yang nekat melakukan mudik akan kami paksa untuk kembali putar balik dari arah semula penempatan petugas atau personel, kami tempatkan di perbatasan dan titik strategis untuk mengawasi mereka yang nekat mudik,”tegas Kasatlantas AKP Herman.


Sambung Kasatlantas Polres Pagar Alam, kendati arus mudik di Kota Pagar Alam saat ini belum terlalu padat  namun, jajaran kepolisian Polres Pagar Alam bersama instansi terkait lainnya seperti Dinas Perhubungan,Satpol PP, Dinas Kesehatan juga tetap akan melakukan penyekatan secara tentatif di beberapa titik pos yang disiapkan saat memasuki operasi ketupat musi tahun 2021 ,salah satunya di Pos PAM  yang nantinya akan di sediakan penyekatan sebagai upaya mendeteksi perantau yang nekat mudik lebih awal.


Seiring nantinya terjadi kepadatan arus lalu lintas,pihaknya  akan langsung melaksanakan penyekatan bersama tim gabungan. Untuk lokasi penyekatan melihat situasi dan kondisi serta arahan dari pimpinan yang dalam hal ini adalah Kapolres Kota Pagar Alam AKBP Dolly gumara,SIK.


Dalam pelaksanaan penyekatan,kami akan periksa satu persatu kendaraan berplat nomor luar daerah Sumsel 


"Selain memeriksa surat-surat, petugas juga akan mengecek kondisi kesehatan pengemudi serta penumpangnya diantaranya cek suhu tubuh maupun melakukan tes rapid antigen. Apabila ada yang dinyatakan terkonfirmasi positif dari tes rapid tersebut,langsung kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kota Pagar Alam untuk merujuk ke rumah sakit terdekat dan menjalani isolasi,”ucap AKP Herman.

Aceng

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: