Inspektorat Lahat Mulai Periksa Dugaan Korupsi BLT Desa Tahun 2020

0 Comments

Barometer99- LAHAT,- Laporan pengaduan LSM KPK Nusantara Sumatera Selatan Kepada Kejaksaan Negeri Lahat tentang Dugaan Tindak Pidana Korupsi BLT Desa tahun 2020, mulai diperiksa Inspektorat.

Ketua DPD LSM KPK Nusantara Provinsi Sumatera Selatan, Dodo Arman menjelaskan pihaknya telah menerima 2 (dua) surat dari inspektorat kabupaten Lahat nomor : 700/059/Irsus/VI/2021, tanggal 2 Juni 2021, dan Nomor : 700/062/Irsus/VI/2021, tanggal 2 Juni 2021, yang isinya Meminta Keterangan atas Laporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi BLT Desa tahun 2020. Jum'at (4/6/2021)

" Terkait Surat inspektorat Kabupaten Lahat tersebut, bahwa kami sebelumnya telah menyampaikan berkas Laporan Pengaduan Tentang Dugaan Tindak Pidana Korupsi BLT Desa tahun 2020, di Kabupaten Lahat Kepada Pihak Kejaksaan Negeri Lahat dan Pihak Polres Lahat" ungkap Dodo 

Surat permintaan keterangan dari Inspektorat Kabupaten Lahat tersebut adalah tindak lanjut dari Berkas Laporan Pengaduan di Kejaksaan Negeri Lahat yang dilimpahkan Kepada Pihak Inspektorat Kabupaten Lahat.

" Sejauh ini kami mengapresiasi penanganan Laporan Pengaduan yang dilakukan oleh Pihak Kejaksaan Negeri Lahat dan Inspektorat Kabupaten Lahat, kami ingin menegaskan bahwa BLT Desa adalah hak masyarakat miskin yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui dana Desa untuk membantu kesulitan ekonomi akibat dampak pandemic covid-19, tidak ada yang boleh main-main dengan dana BLT Desa apalagi di Korupsi" Ujar Dodo Arman menegaskan.

"Kami LSM KPK Nusantara Sumatera Selatan serius dan fokus megawal Dana BLT Desa, bukti keseriusan itu kami tunjukan dengan melakukan monitoring, pemantau investigasi dan hasilnya kami laporkan kepada pihak yang berkompeten, sejauh ini terhadap temuan indikasi atau dugaan penyimpangan atau korupsi BLT Desa di Kabupaten Lahat, kami telah melaporkannya kepada Kejaksaan Negeri Lahat, Polres Lahat, DPRD Lahat dan DPC Partai PDIP Kabupaten Lahat selaku partai pemerintah yang menurut kami harus turut bertanggungjawab mengawal suksesnya program-program pemerintah." Pungkas nya ( Nita )

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: