Tim Imigrasi Langsa Ikut Awasi Pemindahan 81 Etnis Rohingya Ke Penampungan Pengungsi di Kota Medan

0 Comments

Pengungsi Etnis Rohingya Berada di Kantor Camat Simpang Ulim, Saat Akan Dipindahkan Ke Penampungan Pengungsi di Kota Medan, Rabu, 08 Juni 2021, Kemarin Sore. (Barometer99 - Aceh)

Barometer99, Aceh Timur -
Tim Penanganan Pengungsi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa melakukan Pengawasan terhadap pengungsi Etnis Rohingya yang akan dipindahkan dari Kabupaten Aceh Timur ke Penampungan Pengungsi di Kota Medan,Rabu, 09 Juni 2021.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Darory, mengatakan, Bahwa, pemindahan pengungsi Etnis Rohingya ini merupakan tindak lanjut hasil dari V-Com Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dengan Kementerian Dalam Negeri terkait penanganan pengungsi etnis Rohingya di Kabupaten Aceh Timur.

Lanjut Kakanim, Jumlah pengungsi Etnis Rohingya yang dipindahkan ke Penampungan Pengungsi Di Kota Medan sebanyak 81 orang, diantaranya 53 Wanita Dewasa, 05 Wanita anak-anak, 17 Pria dewasa, dan 06 Pria anak-anak yang mana sebelum dilakukan pemindahan, seluruh pengungsi Etnis Rohingya diambil Test Rapid Antigen terlebih dahulu dan hasilnya semua pengungsi dinyatakan negatif Covid-19.

Darory juga memaparkan, Bahwa, Pengungsi Rohingya dipindahkan dari Pulau Idaman, Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur ke darat menggunakan Kapal Nelayan pada Sore hari, kemudian dilanjutkan menggunakan Mobil BPBD Aceh Timur dan Satpol PP Aceh Timur menuju Kantor Camat Simpang Ulim.

"Pemindahan pengungsi juga dibantu dan diawasi dari Instansi terkait seperti IOM, UNHCR, TNI, POLRI, BIN, BPBD, SATPOL PP dan Relawan dan para pemindahan pengungsi Etnis Rohingya dilanjutkan dengan menggunakan bus dari Kantor Camat Simpang Ulim menuju ke tempat penampungan Pengungsi Kota Medan pada Rabu malam, Kata Darory.

Lebih lanjut Darory menyampaikan, Sesampainya di Penampungan di kota Medan pada hari Kamis tanggal 10 Juni 2021, dilakukan serah terima Pengungsi dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa kepada Kesbangpol Aceh Timur, kemudian dilanjutkan dengan Serah Terima pengungsi dari Kesbangpol Kabupaten Aceh timur kepada Kesbangpol Kota Medan.

Dirinya juga menambahkan, Bahwa, Pengawasan pemindahan Pengungsi dari pulau Idaman, Simpang Ulim, Kabupaten Aceh timur ke Penampungan Pengungsi di Kota Medan berjalan dengan tertib dan lancar serta petugas tetap menjalankan protokol Kesehatan demi menghambat penyebaran Virus Covid-19, Tutur Darory.


Sementara, Kakanwil Kemenkumham Aceh, Drs. Meurah Budiman, SH. MH. Melalui Kepala Divisi (Kadiv) Keimigrasian, Sjachril, mengutarakan, Benar, Para Pengungsi Etnis Rohingya telah dipindahkan dari Pulau Idaman Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur ke tempat penampungan pengungsi di Kota Medan malam tadi dan tiba pagi tadi di Kota medan dengan langsung serah terima dari Kesbangpol Kabupaten Aceh Timur keada Kesbangpol Kota Medan yang mana sebelumnya serah terima dilakukan oleh Tim penanganan Pengungsi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa kepada Kesbangpol Kabupaten Aceh Timur.

Kadiv Keimigrasian juga memaparkan, Bahwa, Terkait Pemindahan pengungsi Rohingya tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Setempat, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang mana sebelumnya telah berkoordinasi dengan instansi terkait maupun Stockholder lainnya seperti IOM, UNHCR, TNI, POLRI, BIN, BPBD, SATPOL PP dan Relawan yang ada di Kabupaten Aceh Timur, Ungkap, Sjachril.

"Dalam hal ini Imigrasi sifatnya hanya mengawasi atau melakukan pengawasan guna memberikan pemahaman dan Imigrasi juga sebagai pelayanan, penegakkan hukum dan fasilitator pembangunan, Maka berdasarkan Peraturan Prsiden (Perpres) Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi dari luar negeri (Etnis Rohingya) dapat di simpulkan bahwa kewenangan tersebut berada di Pemerintah daerah (Pemda) setempat, Terang Sjachril.

Dirinya juga menambahkan, Dimasa Pandemi Covid - 19 yang berkepanjangan ini Diharapkan pemda daerah yang rawan akan adanya pendaratan atau terdamparnya pengungsi untuk kedeoannya harus membangun sinergitas atau koordinasi yang mana bertujuan nantinya para pengungsi dari luar negeri tidak akan masuk lagi ke daerah/pulau di Aceh khususnya Kabupaten Aceh Timur, Demikian, Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Aceh, Sjachril ketika dikontak Barometer99 melalui telefon Selulernya.(*)


Editor : JBI

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: