Kaperwil Aceh Media Barometer99 "Desak Penegak Hukum "SEGERA" Ungkap Aktor Pembantayan Wartawan Simalungun"

0 Comments


Barometer99, Simalungun - Kriliminalisasi terhadap PRES kembali terjadi di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, yakni, Mara Salem Harahap (42), Pimpinan Redaksi (Pimred) Media Online atau Marsal tewas dibunuh oleh Oarng Tak Dikenal (OTK).

Informasi yang berhasil dihimpun para Kuli Tinta, sebelumnya Marsal dijemput dikediamannya, Tak berselang lama Marsal ditemukan tewas dengan luka sekujur tubuh dan ditemukan diduga bekas tembakan senjata api (Senpi), pada dini hari Jum'at sekira pukul 23.30wib, jum'at, 18 Juni 2021, lalu.

Terkait akan hal tersebut, Kepala Perwakilan Aceh, Media Barometer99, Jefry Boy Isny, menyampaikan Turut Berbela Sungkawa atas kejadian tersebut dengan mengutuk keras dan mendesak penegak hukum segera ungkap kasus pembunuhan wartawan sekaligus Pimred media Online Lassernewstoday.com di Simalungun tersebut.

"Ini menjadi pil pahit bagi pekerja PRES, untuk itu kami mendesak pihak penegak hukum dapat segera membongkar siapa aktor di balik pembunuhan rekan kami Marsal yang semasa hidupnya getol mengungkap berbagai kasus" Tegas Putra Kelahiran Aceh, di kediamannya, Minggu, 20 Juni 2021.

Menurut Jefry,
Pembantayan ini menjadi indikator buruknya perlakuan oknum masyarakat terhadap wartawan, Pembunuh itu dapat diduga memiliki motivasi dan itikat buruk terhadap dunia jurnalistik mempublikasi pemberitaan, tegasnya.

" Teror intimidasi Pengancaman, pemenjaraan, penyerangan properti milik wartawan, dan pemberian cap negatif hingga pembunuhan terhadap jurnalis kacap kali terjadi di berbagai daerah, bahkan dalam sebulan terakhir, terjadi beberapa kasus besar yang menimpa wartawan dan keluarganya di Sumatera Utara. Pada 29 dan 31 Mei 2021, lalu.

"Seperti, terjadi percobaan pembakaran rumah jurnalis media online linktoday.com dan pembakaran mobil wartawan Metro TV di Sergai, Kemudian, pada 13 Juni 2021, terjadi lagi pembakaran rumah orang tua jurnalis di Binjai, dan pada 19 Juni 2021, Marshal tewas di bantai OTK", Terang Jefry.

Dirinya juga menambahkan, Penggiat Pres harus bersatu untuk melawan kedzoliman yang kacap kali menimpa wartawan, padahal dalam menjalankan tugas nya wartawan dilindungi UU no 40 tahun 1999 atau berpayung Hukum, Imbuh jefry.

Diakhir Perkataanya, Kami Kepala Perwakilan dan Jajaran Kepala Biro se Provinsi Aceh mengucapkan turut berbelasungkawa dan berduka yang sedalam dalamnya atas musibah yang menimpa Marsal di Simalungun, semoga keluarga yang di tinggal kan tetap tabah menjalani ujian ini dan berharap kepada penegak Hukum "SEGERA" mengungkap kasus pembunuhan ini.(*)

Editor : JBI

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: