Kapolda NTB Apresiasi Sinergitas Tokoh Agama dan Pemerintah di Lombok Barat

0 Comments


Barometer99- MATARAM-NTB. Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., mengapresiasi penanganan covid-19 di Lombok Barat, yang bersinergi dengan Tokoh Agama maupun Pihak Terkait, dimana saat ini angka Covid-19 diwilayah Lombok Barat cenderung mengalami  penurunan.

Ini disampaikan oleh Kapolda NTB, saat menghadiri Halal bihalal pengurus besar Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Nurul Hakim (IKAPPNH), yang digelar secara virtual di Masjid Firdaus Pondok Pesantren Nurul Hakim Kec. Kediri Kab. Lobar

“Apresiasi juga kepada alumni Ponpes Nurul Hakim, yang telah membuat banyak program tidak hanya dibidang Agama melainkan di berbagai bidang,” ungkapnya, Minggu (6/6/2021).
Menurutnya, Ilmu Agama merupakan yang paling utama dan sebagai bekal di akhirat nanti melainkan bukan pangkat atau jabatan, ungkapnya.
“Terlihat dalam program kepolisian sudah mengadakan program Dai Kamtibmas,” ucapnya.

Dikatakan pula bahwa, Halal bihalal  merupakan silaturahmi Kepolisian Daerah NTB dengan Ketua maupun pengurus yayasan Nurul hakim.
“Meminta doa, agar situasi Kamtibmas di NTB tetap kondusif dan covid 19 cepat berlalu atau berakhir,” harapnya.


Menyikapi hal ini, Bupati Lombok Barat melalui Sekda Dr. H. Baehaqi, S.Si., M.Pd., MM., mengemukakan kekhawatirannya, tentang Perkembangan Covid 19 di Indonesia yang semkin meningkat.
“Dengan program Lomba Kampung Sehat Bapak Kapolda  NTB yang bertujuan menekan penularan covid-19 yang berdampak disegala sector,” ucapnya.
Baehaqi berharap semua pihak untuk bersama-sama mendukung langkah kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, termasuk dukungan dari Alumni Ponpes Nurul Hakim Kediri, ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Nurul Hakim Kediri TGH. Muharrar Mahfudz mengatakan Dalam halal bihalal pengurus besar IKAPPNH Kediri ini, digelar dengan menerapkan prokes yang ketat.
“Dalam masa pandemic Covid-19 saat ini, semua kegiatan digelar secara virtual, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” ungkapnya.
Dikatakan bahwa, halal bihalal merupakan kegiatan dalam meningkat silaturahmi  sesama alumni baik yang berada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa dan Daerah lainnya.
“Halal bihalal memiliki makna memperkokoh tali persaudaraan antara ulama dengan umarok,” katanya.
Menurutnya, disaat perkembangan zaman seperti sekarang ini, perlunya ditanamkan ilmu agama mengingat semakin melemahnya ahlak manusia terutama dibidang ekonomi dan kedudukan jabatan.
“Selaku pimpinan ponpes melalui alumni ponpes nurul hakim untuk menghimbau dalam menjaga ahlak dan keimanan dengan cara sholat lima waktu, zikir dan doa serta sedekah,” imbaunya.

(Syf-14).
Sumber : Humas Polda NTB.

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: