Meurah Budiman Buka Rapat "Progress Perencanaan Pembangunan Lapas IIA Lhokseumawe dan LPK Banda Aceh"

0 Comments


Barometer99, Banda Aceh - 
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh membuka sekaligus memimpin rapat terkait dengan progress perencanaan pembangunan Lapas Kelas IIA Lhokseumawe dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Banda Aceh, Senin, 21 Juni 2021.

Berlangsung di Aula Bangsal Garuda Kanwil Kemenkumham Aceh, rapat ini dihadiri oleh Kakanwil Kemenkumham Aceh; Meurah Budiman, Kadiv Administrasi; Rakhmat Renaldy, Kadiv Pemasyarakatan; Heri Azhari, Kabag Progam dan Humas; Mahyadi, Kabag Umum; Henri Rahman, PPK LPKA, PPK Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, Tim Teknis, Tim UKPBJ Sekretariat Kanwil Aceh, dan sejumlah konsultan yang terlibat.

Saat membuka rapat, Kakanwil Kemenkumham Aceh mengatakan, rapat ini dilaksanakan mengingat akan berakhirnya perencanaan pada Lapas Kelas IIA Lhokseumawe dan LPKA Banda Aceh. Sehingga menurutnya penting untuk diketahui sejauh mana kemajuan yang telah dilakukan oleh penyedia masing-masing satker.

Lebih lanjut, Meurah Budiman mengakui bahwa pihaknya akan melakukan beberapa pembangunan lembaga pemasyarakatan. Hal ini disimpulkan setelah beberapa kali membangun komunikasi dan koordinasi dengan Sesditjenpas, Heni Yuwono yang juga pernah menjadi Kakanwil Kemenkumham Aceh.


“Kita mengupayakan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan dan target,” ungkap Meurah Budiman.

Disamping itu, Kadiv Administrasi, Rakhmat Renaldy mengatakan, pelaksanaan pengadaan sarana dan prasarana harus mengikuti konsep dan prinsip yang telah diatur oleh Sekretariat Jenderal Kemenkumham RI. Ia menjelaskan siapa saja yang terlibat dalam kerjasama dengan Kemenkumham RI harus mengacu pada pedoman tersebut.

“Efisiensi dan optimalisasi anggaran merupakan prinsip dari Setjen yang harus dipedomani oleh siapa saja yang bekerja di Kemenkumham,” paparnya.

Dalam rapat tersebut pihak konsultan memaparkan perencanaan dan anggaran yang akan dilaksanakan. Terlihat sejumlah pejabat dengan seksama memperhatikan paparan tersebut. Rakhmat Renaldy berharap pertemuan ini akan memberikan masukan dalam proses pengadaan sarana ddan prasarana. Sehingga perencanaan dan hasil yang baik akan didapatkan oleh kedua belah pihak.(*)

Editor : JBI

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: