Minimnya Biaya Pengobatan, Dedi Butuh Perhatian

0 Comments


Barometer99- BIMA-NTB. Naas nasib yang dialami oleh Dedi Baco (30) tahun, Warga RT 16, RW 06, Desa Rato, Kecamatan Bolo, harus berbaring lesu karena perutnya sudah membuncit dan sangat membutuhkan perhatian dari kita semua.

Tidak hanya perutnya yang membuncit, kakinya pun sudah membengkak. Dedi, sudah ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya yaitu anak yatim piatu. Kini Dedi terbaring di rumah kakaknya Nurma.

Kakak Dedi, yaitu Nurma, adiknya yang sakit ini adalah 10 bersaudara dia anak bungsu. Dedi mulai sakit, sebelum datangnya banjir kemarin dan hingga kini belum juga sembuh- sembuh. 

Padahal, kita sudah membawa ke doktor spesialis penyakit dalam baik itu di Dompu maupun di Bima. "Kita sudah membawa Dedi ke Dokter baik yang di Dompu maupun yang di Bima, tapi tidak juga sembuh,"tuturnya pada Wartawan Sabtu (12/06/2021) malam.

Menurutnya, berdasarkan keterangan dokter, penyakit yang dialami oleh Dedi yaitu lambung, Kurang Darah dan kurang HB. "Itulah penyakit yang dialami oleh Dedi berdasarkan keterangan dokter,"ucapnya.

Lanjutnya, kini Dedi terpaksa kita obatin di rumah saja. Karena terkendala biaya untuk di operasi. "Biaya untuk operasi saya tidak bisa bilang apa- apa, selain hanya pasrah dengan keadaan,"tuturnya sambil meneteskan air mata.

Untuk itu, para dermawan terutama pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, agar kiranya membantu untuk kebutuhan operasi Dedi yang terbaring lesu ini akibat penyakit yang didera. "Kalau bukan kita, siapa lagi harus membantu,"pintanya. 

(Syf-14).


Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: