Kapolsek Kopang Letakkan Batu Pertama Yayasan Assyahidiyah Al-Badiriyah

0 Comments


Barometer99- Lombok Tengah-NTB. Kapolsek Kopang, AKP Suherdi  meletakkan batu pertama Yayasan Assyahidiyah Al-Badiriyah Rindik (YASABARI) dusun Montong Teker desa Dasan Baru kecamatan Kopang Lombok Tengah, Rabu (07/7)

Selain Kapolsek Kopang, hadir juga Camat Kopang, perwakilan Danramil,Kades Dasan Baru, Tgh. Muhdar Amin, Ustad Abu Abdul Aziz, Kadus Montong Teker, Ketua Yayasan Assyahidiyah, dan puluhan warga setempat.

Ketua Yayasan Assyahidiyah Al-Badiriyah, dalam sambutannya mengatakan, diawali peletakan batu pertama pembangunan Yayasan Assyahidiyah Al-Badiriyah Rindik, semoga kedepannya bisa bermanfaat bagi generasi, khususnya warga Rindik .

"Nantinya ada beberapa fasilitas akan kita bangun. Seperti Paud Asyyuhada, TKQ/TPQ, Majlis Taqlim dan Diniah Isalmiyah. Pembangunan ini tentu tidak lepas dari kerjasama semua elemen masyarakat. Terutama orang yang telah menghibahkan tanahnya untuk Yayasan yang kita bangun ini," ungkapnya.


Camat Kopang, mengungkapkan apa yang telah dicita-citakan warga dusun Rindik pada hari ini bisa terlaksana dengan langkah awal yakni peletakan batu pertama.

Dikatakan, terkait dengan apa yang melanda dunia saat ini lebih-lebih di Indonesia terhadap adanya wabah penyakit covid-19 maka dari itu, atas nama pemerintah Kecamatan Kopang bersama pak Kapolsek dan Pak Danramil tidak henti-hentinya turun ke masyarakat untuk selalu menghimbau untuk menjaga jarak, selalu menggunakan masker, kurangi kerumunan dan bepergian yang sifatnya tidak penting.

"Mari kita sama-sama mencegah penyebaran covid-19 khususnya di wilayah kita. Kita bisa melihat bahwa saat ini saudara-saudara kita banyak yang sudah terdampak dan meninggal dunia akibat terkena covid-19. Sehingga perlunya kita untuk divaksin. Mari kita ajak semua keluarga untuk vaksin karena vaksin tersebut sangat penting dimana nantinya sertifikat vaksin sangat di butuhkan oleh warga dalam hal bepergian maupun mengurus surat-surat," Imbuhnya.

Kades Dasan Baru, optimis jika yayasan ini kedepanya bisa dijadikan tempat belajar anak-anak atau menuntut ilmu sehingga kelak akhlaknya baik dan bagus.

"Kami pesan siapun yang menjadi guru mari jaga sikap dan tutur bahasa dan hormati guru kita. Karena saat ini anak-anak kita sudah mulai menggunakan Medsos yang tidak baik dan menonton yang tidak baik juga," katanya.

Ditegaskan, masyarakat harus ikut serta mensukseskan program vaksinasi guna mengurangi penyebaran covid-19. Apalagi, segala sesuatu sangat diperlukan sertifikat vaksin.

(Syf-14).
Sumber : Kabid Humas Polda NTB.

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: