Selama Dua Pekan Polres Pagar Alam Bakal Bubarkan Setiap Keramaian Yang Tidak Patuhi Prokes

0 Comments

Barometer99- PAGAR ALAM,- Kasus yang tinggi, Penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi atensi dari Polres Pagaralam dimana Selama dua minggu ke depan terhitung mulai besok  Selasa 6 Juni 2021 Polres Pagaralam akan melakukan tindakan tegas dengan membubarkan hajatan atau sedekahan baik takziah kematian yang nyata-nyata tidak memberlakukan protokol kesehatan (prokes).

Hal ini disampaikan langsung Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara,SIK melalui Kasi Humas AKP Wempy, Senin (5/7/2021) dimana pihak nya  mengatakan, pembubaran akan dilakukan selain tidak mengindahkan prokes, juga tidak mematuhi 50 persen dari kapasitas normal jumlah undangan yang hadir.

“Polres Pagaralam juga akan memberlakukan jam pembatasan kegiatan masyarakat pada siang maupun malam hari. Langkah lain membubarkan kerumunan di pusat keramaian disertai tindakan yustisi tegas bersama Pol PP,” ujar Wempi.

Mantan Kapolsek Dempo utara ini juga   menambahkan , saat ini pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Direktur RSUD Besemah dr Ferdinand, SpKK.

Hasilnya, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah Pagaralam bersiap mengantisipasi lonjakan pasien positif virus Corona.

Bentuk antisipasi itu dengan menambah ruang atau kamar perawatan yang semula 26 ruangan, saat ini sudah dipersiapkan 37 ruangan perawatan.

Untuk saat ini di RSUD Besemah Pagaralam jumlah bed yang terisi oleh masyarakat sebanyak 15 kamar dan sisa 22 kamar dengan persentase 41,6 persen.
“Saat ini di Kota Pagaralam untuk penanganan kasus Covid-19 difokuskan dirawat di RSUD Besemah,” tambah nya. 

Mengenai oksigen di RSUD Besemah Pagaralam untuk saat ini dalam kondisi tercukupi baik oksigen liquid maupun oksigen dalam tabung.

Selain itu Kasi Humas Polres Pagar Alam ini juga mengatakan penambahan ruangan tempat tidur di RSUD Besemah, langkah-langkah yang telah diambil untuk mengantisipasi terjadi lonjakan kasus Covid-19, yakni Dinkes Kota Pagaralam sudah menyiapkan tempat isolasi di ODP Center Villa MTQ Gunung Gare sebanyak 30 kamar atau 10 unit villa.

Dari hasil kordinasi tersebut Humas Polres Pagar Alam  mengungkapkan hingga hari ini total pasien yang terpapar Covid-19 di Kota Pagaralam sebanyak 298 orang dan Hasil pemeriksaan rt pcr covid-19 upt laboratorium kesehatan daerah Dinas kesehatan kabupaten Lahat pertanggal 02 Juli 2021 Kota Pagaralam mengalami penambahan yang cukup signifikan yaitu sebanyak 31 Pasien yang terpapar covid-19.

Jumlah itu terdiri dari pasien sembuh sebanyak 221 pasien, meninggal dunia 14 orang, dan dalam proses pemantauan sebanyak 63 orang, dimana isolasi mandiri di Pagaralam sebanyak 58 orang, isolasi di RSUD Besemah empat orang, dan isolasi di RSMH Palembang sebanyak satu pasien.

“Kita tetap melakukan monitoring dan deteksi secara berkelanjutan terhadap trend perkembangan kasus Covid-19 di Kota Pagaralam menjelang sampai dengan Hari Raya Idul Adha 2021. Karena pada saat itu mobilisasi dan interaksi masyarakat sangat tinggi dan ini berpotensi terjadi klaster baru penyebaran Covid -19 di Kota Pagaralam,” pungkas Wempi. (Aceng) 


Publikasi: Yon

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments: