KAM Unjuk Rasa di Kantor Kementrian Dirjen Sumber Daya Balai Besar Pompengan Jeneberang

0 Comments


Barometer99.com, MAKASAR - 8 orang Mahasiswa yang mengatasnamakan Koalisi Aktifis Makassar (KAM), yang dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Sandi Kansas, melakukan aksi unjuk rasa, di depan Kantor Kementrian PU Dirjen Sumber Daya Balai Besar Pompengan Jeneberang Jalan Baddoka Kota Makassar, Senin (27/7/2020) sekitar pukul 14.00 Wita.

Adapun maksud dari aksi unjuk rasa tersebut, dalam rangka menyikapi kasus dugaan korupsi dan nepotisme pada proses lelang pembangunan Seawall Waetuo Jampue di Kabupaten Pinrang.

Aksi unjuk rasa, dilakukan dgn orasi secara bergantian dan membentangkan spanduk yg bertuliskan "Tolak monopoli tender" dan "Tuntut pemerintahan yang bersih dan adil bagi pelaku usaha jasa konstruksi".

Sandi Kansas mengatakan, bahwa Inti pernyataan sikap dari aksi unjuk rasa ini, yaitu Meminta kepada Kepala Balai Besar Kementrian PU Baddoka, untuk melakukan evaluasi dan tindakan tegas dalam dugaan persekongkolan proses tender paket pekerjaan pemeliharaan berkala bangunan seawall waetou Jampue Kabupaten Pinrang.

"Menunggu jawaban atas tuntutan kami dalam kurung waktu 14 hari bilamana tidak diindahkan kami akan melakukan somasi kepada Kementrian PU di Jakarta dan instansi lainnya," ungkap Sandi.


Kemudian, sekitar pukul 14.20 Wita, pengunjuk rasa melanjutkan aksinya di Kantor Balai Pelaksanaan Pemilihan  Jasa Konstruksi wilayah Sulsel Jalan Batara Bira Kota Makassar dan perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh Andi Iqbal ST MT (Ka TU) Balai Pelaksanaan Pemilihan  Jasa Konstruksi dan Andi Rifai (Pokja).

Andi Iqbal didampingi Andi Rifai menyampaikan, bahwa Kepala Balai berhalangan untuk menemui pengunjuk rasa, sehingga memberikan amanah kepada kami dan Pokja untuk menerima aspirasi.

"Permasalahan ini, baru sebatas indikasi alangkah bagusnya jika masalah tersebut dilengkapi dengan bukti," ujarnya.

"Proses lelang ataupun tender dilaksanakan secara terbuka dan proses ini, dijalankan sesuai dengan peraturan dan surat yang pertama dimasukkan oleh pengunjuk rasa sudah disampaikan kepada Korlap KAM," pungkasnya.

Pukul 14.50 Wita, kegiatan selesai

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer