Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Ketua Umum BPNEI Khairul Mahalli Soroti Merger Pelindo 1,2,3 dan 4


Barometer99- JAKARTA.
Ketua umum Badan Nasional Peningkatan Ekspor Indonesia (BNPEI) Khairul Mahalli angkat suara Perihal merger pelindo 1,2,3 dan 4, dalam pernyataannya yang diterima redaksi pada hari senin 13/09 siang.

Khairul menyampaikan bahwasnya merger Pelindo 1,2,3,4 bisa menimbulkan dampak positif dan negatif bila dilihat dari sisi tupoksi pemberi dan pengguna jasa.

Menurutnya merger tidak menimbulkan adanya persaingan dalam sisi pelayanan dan biaya, yang berdampak terhadap daya saing produk ekspor Indonesia dengan negara lain.

Ketua Umum KADIN Sumatera Utara tersebut juga menilai bahwa merger ini harus dibahas dengan semua stake holder khususnya pemakai jasa kepelabuhanan.

"Harus ada tolak ukur yang jelas untuk merger ini", ucapnya.

"Bahwa sampai saat ini belum ada sosialisasi yang jelas tentang program merger ini kepada kami sebagai pelaku usaha ekspor yang konkrit", Ungkap Khairul.
" Merger ini berindikasi total monopoli meskipun saat ini pelindo 1,2,3,4 BUMN, jadi seharusnya pengusaha di daerah juga turut dilibatkan dalam pengambilan keputusan tersebut, sehingga tidak terkesan semena-mena karena milik negara", bebernya.

Ketua Umum DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia menyampaikan bahwasanya setiap pelabuhan mempunyai kekhususan dan tetap mempunyai produk-produk kearifan lokal yang perlu mendapatkan pertimbangan dari operator pelabuhan.

Namun demikian, apakah program merger ini mengarah kepada penjualan saham kepada asing. Atau hal ini diprioritaskan kepada pengusaha nasional Indonesia, tanya Khairul ?

Untuk itu, kami minta perhatian kepada Bapak Presiden agar hal ini tidak diputuskan semena-mena atau hanya untuk kepentingan pihak-pihak yang mempunyai tujuan tertentu.

"Hal ini harus dikaji secara konkrit !", Tegasnya

Bahkan menurut Sekjend DPP Asosiasi Depo Kontainer Indonesia tersebut, sepatutnya BUMN Pelindo saat ini bukan diobok-obok di dalam negeri.

Beri kesempatan untuk ekspansi keluar untuk mampu mengelola pelabuhan di luar negeri seperti yang dikerjakan oleh Port Rotterdam, Dubai dan negara lainnya.

"Jadi dengan demikian, merger bisa dikategorikan mengarah kepada privatisasi yang akhirnya penawaran/penjualan kepada asing", kata Khairul.
Adapun, selaku pemerhati dan pelaku logistik nasional dirinya juga mempertanyakan terkait kelangkaan kontainer untuk tujuan ekspor
Seharusnya...menurut Khairul, "Kontainer-kontainer eks impor yang masih berada di cy/pelabuhan yang sudah lebih dari 2 bulan harus segera dipindahkan isinya/bawa ke tempat penimbunan sementara/kawasan pabeanan, dan kontainer-kontainernya dikembalikan ke pelayanan/depo kontainer", Jelasnya.

"Selanjutnya, Kontainer-kontainer eks impor tersebut diprioritaskan untuk tujuan ekspor, dan disamping itu, pelayanan tidak boleh mengambil kesempatan menaikkan tarif/ongkos dengan kelangkaan container", pungkasnya.

"Yang tidak kalah penting adalah database ketersediaan kontainer eks impor dan siap untuk ekspor harus dengan akurat", tutup Khairul.(RL/Red)

Berprestasi, KPK Minta Ganjar Beri Motivasi Kepala Daerah se-Indonesia


Barometer99- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan motivasi kepada ratusan kepala daerah se Indonesia terkait pelaksanaan LHKPN. Prestasi Ganjar yang moncer dengan membawa Jateng sebagai Provinsi Terbaik dalam pelaporan LHKPN hingga Provinsi paling berintegritas dan bebas korupsi, menjadi alasan KPK menunjuknya menjadi narasumber webinar yang digelar secara daring dan diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Selasa (7/9).

Dalam acara itu, hanya ada empat narasumber yang dihadirkan KPK. Selain Ganjar, ada juga Ketua MPR, Bambang Soesatyo, Menteri BUMN, Erick Thohir dan Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus.

"Para narasumber ini kami undang untuk berbagi pengalaman terkait LHKPN. Mereka ini memiliki prestasi yang bagus, jadi pantas kalau diundang. Pak Ganjar ini rekornya kalau kita hitung sangat banyak. Provinsi Jateng selalu mencapai kepatuhan LHKPN yang sempurna. Makanya pada kesempatan yang baik ini, kita ingin berbagi bagaimana cara melaporkan LHKPN yang tepat waktu dan akurat," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan.

Dalam paparannya, Ganjar mengatakan untuk menjadikan Jateng sebagai daerah yang melaporkan LHKPN secara tuntas dan tepat waktu bukanlah persoalan mudah. Awalnya, banyak pejabat yang ketakutan untuk mengisi LHKPN karena memang ada beberapa harta yang tidak jelas sumbernya.

"Itu cerita panjang, awalnya sulit tapi kan yang eselon 1-2 wajib. Maka kami minta didampingi KPK waktu itu dan sekarang sudah berjalan. Ceritanya menarik, bahkan sebelum mengisi LHKPN waktu itu, banyak pejabat yang menjual barang-barangnya," jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, LHKPN di Jateng berjalan baik. Seluruh pejabat eselon 1-2 tertib melaporkan harta kekayaannya. Melihat itu, Ganjar melakukan terobosan dengan tidak hanya mewajibkan eselon 1-2 yang melaporkan, tapi ditambah sampai eselon 4.

"Dan KPK mengizinkan. Sampai saat ini, datanya ada 2.320 penyelenggara negara level pejabat negara di Pemprov Jateng yang mengisi LHKPN, dan itu bisa tuntas 100 persen," terangnya.

Lebih dari itu, Ganjar juga membuat aturan yang mewajibkan semua ASN di Jateng juga melaporkan harta kekayaan. Ia menyebutnya LHKASN. Ternyata, terobosan itu juga berjalan sukses.

"Total ada 38.199 ASN di Jateng, dan semuanya mengisi LHKPN 100 persen. Jadi saat ini saya mengatakan, bahwa LHKPN ini tidak terlalu sulit. Ini barang mudah yang hanya butuh mau atau tidak," tegasnya.

Untuk menertibkan pejabat hingga ASN di lingkungan Pemprov Jateng tertib melaporkan harta kekayaan, Ganjar telah menerbitkan Peraturan Gubernur. Ada sanksi yang dikenakan jika ada yang melanggar atau tidak tertib.

"Saya cek ada satu pejabat di Pemprov yang terkena denda, dia dipotong TPP nya sebesar 10 persen karena terlambat melaporkan LHKPN. Jadi sampai saat ini tingkat kepatuhan penyelenggara negara hingga ASN di Jateng terkait LHKPN bagus. Ini yang kita dorong, rawat dan jaga," tegasnya.

Tantangannya saat ini lanjut Ganjar adalah, KPK meminta LHKPN tidak hanya tuntas 100 persen, tapi juga akurat. Akurasi inilah lanjut Ganjar yang harus dilakukan saat ini.

"Saya minta teman-teman melakukan improvement. Kalau 100 persen sudah, sekarang tinggal tingkat akurasinya. Saya yakin bisa," pungkasnya.

Langkah Ganjar ini diapresiasi oleh KPK. KPK berharap daerah lain bisa meniru langkah Ganjar agar daerahnya masuk sebagai provinsi yang sudah 100 persen melaporkan LHKPN.

"Daerah lain, mari bergabung dengan pak Ganjar, jadi provinsi yang sudah 100 persen melaporkan LHKPN. Masih ada beberapa provinsi yang belum mencapai itu," ucap Pahala.(DD/ril)

Dilantik Langsung Eddy Ganefo, Hj Aam Maryamah Resmi Nahkodai Kadin Bandara SHIA


Barometer99-PANDEGLANG BANTEN. Hj. Aam Maryamah secara resmi nahkodai Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bandara Soekarno Hatta International Airport (KADIN BANDARA SHIA) untuk masa bakti 2021 - 2023. 

Ketua Umum Kadin Indonesia H. Eddy Ganefo yang di dampingi Ketua Kadin Provinsi Banten H.Iyus Suptandar yang diwakili oleh Ketua Dewan Pertimbangan H. Rd Deden Syaiful Achyar melantik langsung Hj. Aam bersama pengurus.

Adapun, prosesi pelantikan tersebut digelar di Hotel Mutiara Carita Cottages, Pandeglang pada Sabtu (4/9/21) dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat sebagai mana aturan Pemerintah.

Gelaran tersebut juga di hadiri oleh para pejabat penting, diantaranya Plt. Kepala Otoritas Bandara Soekarno Hatta (Otban Soetta), Kepala BKD Provinsi Banten H. Komarudin serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo mengatakan bahwa dengan di lantiknya Ketua dan pengurus Kadin Bandara SHIA, sudah barang tentu akan menjadi peningkatan pada bisinis di Bandara Soetta, baik logistik, Aircraft dan lainnya

Utamanya adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan tentunya Kadin SHIA akan 
membantu para UMKM yang saat ini sedang terpuruk karena pandemi. Ujar Eddy Ganefo kepada awak media.

“Bahwa dengan adanya Kadin Shia ini mereka akan
terbantu, akan di fasilitasi dan akan dilakukan pembinaan oleh ketua Kadin Shia dan para pengurus lainnya,” tambahnya. 

Lebih lanjut Eddy mengatakan bahwa target jangka pendek adalah dimana dimasa pandemi ini minimal UKM bisa bertahan, selain itu para pengusaha yang tergabung dalam Kadin Shia harus juga creative supaya mereka bisa bertahan dan bisa bangkit menyesuaikan diri dengan situasi pandemi covid-19, sehingga semua bisa survive, imbuhnya.

Dan tentunya sebagai target jangka panjang adalah mereka naik kelas artinya mereka bisa melakukan ekspor terhadap produk lokal kita ke luar negeri.

Eddy menambahkan, bahwasanya jika diperhatikan dari personal 
pengurus Kadin Shia, bahwa mereka ini betul-betul para pengusaha yang hebat.

Kiranya, kita semua berharap bisa berkerja sama dan diapresiasi oleh semua pihak, termasuk oleh pihak Bandara dan oleh pihak pemerintah, terutama oleh pengusaha - pengusaha yang membutuhkan keberadaan kadin shia ini, pungkas Eddy Ganefo.

Senada dengan ketua umum Kadin Indonesia, ditempat yang sama usai dilantik menjadi ketua Kadin Bandara SHIA Hj. Aam Marayamah menegaskan, pihaknya akan lebih memberikan perhatian dan pembinaan kepada para pengusaha yang belum bisa masuk ke ranah Bandara khususnya, 

Karena sampai saat ini banyak pengusaha - pengusaha yang belum bisa mengatasi permasalahannya sendiri dalam dunia bisnis. Ungkap Hj. Aam

Ketua Kadin Bandara SHIA yang bergelar Megister Hukum tersebut juga memberikan sebuah contoh, bahwasanya para UKM susah masuk ke Bandara, susahnya para UKM mengetahui alur yang benar dan apa yang harus di tempuh oleh mereka masuk ke ranah kawasan bandara.

Untuk itu, kami akan hadir sebagai Kadin Bandara SHIA yang bisa melakukan koordinasi sehingga dapat menjaga kondusifitas bersama para UKM, paparnya.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa Kadin SHIA sudah menyusun setrategi di bidang masing-masing para anggota yang ikut bergabung di Kadin SHIA hari ini adalah para pengusaha yang memang profesional dibidangnya dan saya yakin kedepan nya mereka sudah bisa langsung melakukan aksi.

Selain itu, program
selanjutnya diraker, akan kami pilah di setiap komisi mana yang bisa kami sinergikan dengan Otoritas Bandara dan terutama Angkasa Pura 
II sebagai pengelola Bandara Soetta, beber mantan advokat tersebut.

Terutama, saat ini yang sedang kami fikirkan untuk mengedepankan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menjawab kebutuhan sekarang ini.

karena peralihan teknologi saat ini secara global lebih cepat perkembangan nya, jadi kami harus menjawab tantangan 
itu,” pungkas ketua Kadin SHIA.
(Red)

Mari kita Doakan Kabid Humas Polda Sumsel agar segera sembuh dan beraktifitas kembali


Barometer99- PALEMBANG-SUMSEL.
Guna membangun soliditas dan harmonisasi dengan para personil, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan Sik SH MH dan PJU  Polda Sumsel  membesuk Kabid Humas Polda Sumsel Drs Supriadi MM yang sakit dan di Opname di Rumah Sakit Umum Pusat Moh Husin Palembang. Selasa, (07/09/2021).

Kapolda Sumsel melalui Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan mengatakan bahwa kegiatan ini adalah  bentuk kepedulian, kepekaan social, rasa empati dan memberikan motivasi serta merasa untuk hadir ditengah-tengah keluarganya yang sedang sakit.

Selanjutnya ia menambahkan membesuk orang sakit dan mendoakannya merupakan tuntunan Ibadah dalam agama islam.
Selain itu juga, agama mengajarkan kita untuk saling peduli terhadap sesama diantaranya dengan menjenguk orang yang sedang sakit. 

Disisi lain kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat hidup serta kesabaran agar penyakitnya segera sembuh” tutur mantan Wakapolda Lampung.(Red)

Kiprah Ketua DPR-RI dalam Diplomasi Parlemen Dunia


Barometer99- WINA- AUSTRIA.
Ketua DPRI RI, Puan Maharani, telah memimpin delegasi parlemen Indonesia menghadiri rangkaian kegiatan 5th World Conference of Speaker Parliament (WCSP) yang digelar pada tanggal 6 – 9 September 2021 di kota Wina, Austria. 

Partisipasi delegasi DPR RI dalam forum tersebut merupakan salah satu wujud dari komitmen parlemen Indonesia untuk konsisten dalam menjalankan diplomasi parlemen sejalan dengan diplomasi yang dilakukan oleh Pemerintah.

“Dengan mengikuti WCSP dan rangkaian acaranya, parlemen Indonesia dapat berkontribusi dengan berbagi pandangan bagaimana meningkatkan kepemimpinan parlemen dalam berbagai isu dalam situasi pandemi dan juga pasca pandemi yang bersifat berkelanjutan seperti melalui proses legislasi, mekanisme penganggaran, dan pengawasan terhadap eksekutif” tutur Ketua DPRI RI, Puan Maharani.

Selaku Ketua DPR RI, Puan Maharani telah mengambil peran penting dalam persiapan WCSP dengan menjadi bagian dari Prepatory Committee yang bertugas mempersiapkan substansi, tema, format format dan hasil pertemuan.
Pada hari pertama, delegasi RI yang didampingi oleh Duta Besar untuk Austria dan PBB, Dr. Darmansjah Djumala, telah berpartisipasi aktif dalam pertemuan 13th Summit of Women Speaker (SWS) yang merupakan bagian dari rangkaian acara WCSP. 

Dalam forum tersebut, Ketua DPR RI telah berkontribusi menjadi salah satu panelis pada debat dengan mosi mengenai peran petugas kesehatan perempuan di lini depan penanganan pandemi.
Selain menjalankan diplomasi parlemen multilateral di forum WCSP, delegasi parlemen Indonesia pada hari pertama juga melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Austria selaku tuan rumah dan juga Ketua Parlemen Vietnam.
WCSP merupakan pertemuan multilateral 5 tahun-an yang diorganisir oleh Inter-Parliamentary Union (IPU), dan kali ini bekerja sama dengan parlemen Austria selaku tuan rumah dan juga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
  
Tema besar yang diusung WCSP tahun 2021 ini adalah kepemimpinan parlemen dalam menggerakkan kerja sama multilateral yang efektif agar dapat menghasilkan perdamaian dan pembangunan berkelanjutan untuk umat manusia dan dunia.(YL)


DPW GPMN SUMSEL & DPD GPMN KOTA PALEMBANG Salurkan Bantuan Beras dari GUBERNUR SUMSEL






Barometer99- PALÈMBANG-SUMSEL.
Mendapatkan amanah dari Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru berupa bantuan beras DPW GPMN SUMSEL dan DPD GPMN Kota Palembang, Pada hari Jum'at yang lalu tanggal ( 03/09/2021 ) sebelum Sholat Jum'at bertempat di kantor DPD GPMN Kota Palembang Jalan Proklamasi Kampus Blok I No.13 RT. 32 RW. 09 Lorok Pakjo Palembang.

Kemudian DPW GPMN SUMSEL dan DPD GPMN Kota Palembang
melaksanakan Penyaluran bantuan beras dari Gubernur Provinsi Sumatera Selatan. Sebanyak 8 ton beras yang disampaikan kepada DPW GPMN Sumatera Selatan diwakili Jailani SPd., dan DPD GPMN Kota Palembang Rosdawati S.Sos.

Bantuan beras tersebut akan di salurkan untuk masyarakat terdampak Pandemi Covid-19, di utamakan para Janda miskin, Fakir Miskin dan Yatim Piatu.

Turut hadir pada acara Vira dari Biro Hukum Setda Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kabid Pengentasan Kemiskinan Dinas Sosial Provinsi Sumsel Martindra Mirlansyah, SKM., MKM., yang mewakili Kadinsos Provinsi Sumatera Selatan Mirwansyah, Lurah Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang Yusria Desian SIP., dan RT 32 Deddy Fajar Surya SH., Rahayu Ali SPd., Ijah Chodijah, Tresia Widiastuti, Samsia, Cek Gu, para pengurus dan anggota GPMN serta warga yang terdampak Pandemi Covid-19.

Rosdawati S.Sos selaku Ketua DPD GPMN Kota Palembang mengatakan  " Kami dari Gema Perjuangan Maharani Nusantara, sangat berterima kasih sekali telah mendapatkan amanah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yaitu Gubernur H. Herman Deru melalui Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan berupa bantuan beras dan beras ini akan di distribusikan kepada mereka yang berhak menerimanya", ujar Rosdawati.

Lanjut Rosdawati, " Beras bantuan Gubernur ini akan di bagikan ke masyarakat tepat sasaran. Harapan kami semoga Pemerintah dapat mengatasi masa Pandemi Covid-19 ini agar perekonomian bisa pulih dan berjalan dengan baik lagi seperti semula dan masyarakat bisa melakukan aktivitas kembali seperti biasa", ucapnya.

Ketua DPW GPMN SUMSEL Jailani SPd menyatakan "Acara kemaren merupakan langkah awal untuk kesejahteraan masyarakat, sebagai jembatan masyarakat dalam proses bantuan salah satunya kami saat ini Alhamdulillah dipercaya oleh pak Gubernur H. Herman Deru kepada kami DPW GPMN Sumsel dan DPD GPMN KOTA Palembang untuk menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat yang terkena dampak dari masa Pandemi Covid-19 ini", tegasnya.

"Saya Jailani SPd selaku Ketua DPW GPMN Sumsel walaupun baru dalam hitungan minggu menjabat Ketua, ini langkah awal untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya bersinergi bersama Pemerintah untuk menyalurkan semua program-program  yang berkaitan ke masyarakat", ujar Jailani.

Lanjut Rosdawati "Penyaluran beras secara simbolisnya 50 karung di bagikan kepada masyarakat yang terkena dampak dari masa Pandemi Covid-19 ini, jangan di lihat besar kecilnya pemberian akan tetapi lihatlah akan perhatian Pemerintah dan akan berlanjut ke semua titik yang ada di Sumatera Selatan ini", ucapnya mengakhiri pembicaraan.
( Novi )

Apel Pagi Perdana Irjen Pol Toni Harmanto Sampaikan Arahan


Barometer99- PALEMBANG-SUMSEL.
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Toni Harmanto, M.H., Pimpin Apel Perdana  diMapolda Sumsel.Senin, (06/09/2021).

Bertempat di lapangan Apel Mapolda Sumsel, kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan Sik,MH Para Pejabat Utama, serta diikuti  personel gabungan Perwakilan POLRI-PNS Polda Sumsel.

Irjen Toni mengajak dan mengingatkan Personel Polda Sumsel beserta Jajaran untuk senantiasa memperhatikan, diantaranya :

" Pertama masalah Covid 19 ;
Tetap diwaspadai dalam melaksanakan tugas jangan sampai ikut terpapar didalamnya.
Yang ke-dua : 
Kepatuhan Prokes Covid 19 hendaknya ditingkatkan mulai rajin mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker dan tidak berkerumun", Ungkapnya. 

Selain Kapolda menambahkan "Hendaknya juga personel Pori - PNS dan keluarga menjadi tauldan dimasyarakat. Kemudian,
Yang ketiga : Masalah Vaksinasi agar disegerakan dan digelorakan sehingga stock yang ada segera dapat dimanfaatkan", ucap Jenderal Toni.

Pada kesempatan itu juga Kapolda mengajak seluruh Personel untuk meningkatkan Imtaq dan Iptek.

"Dengan keimanan kita menjadi dekat dengan sang Maha Pencipta Allah SWT dan kita hendaknya dapat menyesuaikan antara tugas kita Sebagai Abdi Negara, anggota Polri /PNS dan Selaku Hamba Allah", himbaunya.

"Kalau kita mendengar Panggilan Allah untuk melaksanakan kewajiban kita untuk Ibadah (Sholat) segera tinggalkan aktifitas kita selaku Abdi Negara tugas-tugas rutin kantor. Sebelum anda dipanggil benaran oleh Allah(Meninggal)" ucap mantan Kapolda Sumbar yang religi.

"Untuk itu maanfaatkan pengabdian kita senantiasa kita mempunyai Filter(remnya Agama) sehingga kita benar benar menjadi tauladan diri kita, keluarga, masyarakat bangsa dan Negara," Tukasnya.(Red)

Rasa Bangga Presiden Jokowi kepada Para-atlet Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020




Barometer99- Atlet-atlet para-badminton Indonesia menorehkan prestasi membanggakan di ajang olahraga internasional Paralimpiade Tokyo 2020. Cabang andalan Tim Merah Putih tersebut meraih total dua medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu di ajang yang berlangsung dari 24 Agustus hingga 5 September 2021 tersebut. Presiden Joko Widodo pun menelepon para peraih medali emas dari cabang para-badminton untuk mengucapkan selamat secara langsung dan mengungkapkan rasa bangganya.
Bogor, 5 September 2021.

"Saya mewakili seluruh masyarakat Indonesia, seluruh rakyat Indonesia mengucapkan selamat untuk medali emas cabang para-bulu tangkis ganda putri dan juga ganda campuran ya baru saja, untuk Ratri dan Hary untuk ganda campuran, ganda putri Ratri dan Alim," ujar Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 5 September 2021, saat melakukan panggilan video dengan para atlet dan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun. 
Kepala Negara mengatakan kabar dari Negeri Sakura tersebut merupakan kabar yang menggembirakan sekaligus membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia. Apalagi, torehan medali emas tersebut mengakhiri puasa emas Indonesia di ajang Paralimpiade sejak 41 tahun lalu, tepatnya pada perhelatan Paralimpiade 1980 yang digelar di Arnhem, Belanda.

"Ini kabar yang sangat menggembirakan, sangat membanggakan kita semuanya. Setelah 41 tahun kita bisa kembali meraih medali emas di paralimpiade dan langsung dua emas," ujarnya.

Raihan dua medali emas bagi kontingen Indonesia masing-masing disumbangkan Leani Ratri Oktila saat berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah dari nomor ganda putri dan satu emas lagi didapat saat berpasangan dengan Hary Susanto dalam nomor ganda campuran.

Dalam pertandingan final ganda putri SL3-SU5 yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Leani/Khalimatus menang atas pasangan Tiongkok, Cheng Hefang/Ma Huihui. Mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-12. 

Sementara itu, pada pertandingan final nomor ganda campuran SL3-SU5 di tempat yang sama, Leani Ratri Oktila dan Hary Susanto berhasil mengalahkan wakil Prancis Lucas Mazur/Faustine Noel. Pasangan Indonesia tersebut harus bekerja keras sebelum memastikan medali emas dengan skor 23-21, 21-17.

"Kemarin ganda putrinya luar biasa, permainannya sangat bersemangat, saya sempat takut Ratri dan Alim kehilangan di set kedua karena sempat tertinggal kan, tapi Ratri dan Alim bisa bangkit mengejar dan juara. Kemudian tadi Ratri dan Hary juga bagus sekali, set pertama nyaris terkejar dan luar biasa, luar biasa," ujar Presiden seraya mengacungkan dua jempol. 
"Terima kasih Bapak Presiden, kami berangkat ke Tokyo atas restu Bapak Presiden dan seluruh rakyat Indonesia untuk mencapai prestasi yang luar biasa. Kami akan selalu berdoa untuk Bapak Presiden agar selalu sehat dan diberkahi Tuhan untuk mengangkat Indonesia semakin maju ke depan, Bapak Presiden. Terima kasih sekali lagi," jawab Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun.

Berdasar siaran pers Kementerian Pemuda dan Olahraga,  pada Paralimpiade Tokyo 2020 ini, kontingen Indonesia berhasil meraih total sembilan medali yakni dua medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. 

Raihan medali tersebut menempatkan Indonesia di peringkat 43, meningkat jauh dari pencapaian di Paralimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu di mana Indonesia berada di peringkat 76 hasil torehan satu medali perunggu.(Red)

Sumber : 
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden


#KitaPercayaJokowi
#JokowiProAtletIndonesia
#JokowiHebat

Koorsahli Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri diantar oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto saat akan berangkat ke Jakarta


Barometer99- PALEMBANG. 
Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Drs.Toni Harmanto M.H didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan Sik,MH dan PJU Polda Sumsel mengantarkan Koorsahli Kapolri yang juga mantan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof Dr Eko Indra Heri, S MM, sebelum berangkat Kejakarta meninggalkan Sumatera Selatan,Palembang (05/09_2021) Pukul 14.00 Wib sore.
Saat dimintai Keterangannya Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, membenarkan " Sore ini, Kapolda, Wakapolda, serta PJU Polda Sumsel menghantar Irjen Pol Eko Indra Heri,S  setelah kemaren (Hari Sabtu, 04/09/2021 /red) mengikuti rangkaian acara Sertijab. Mulai kegiatan laporan kesatuan , Penandatanganan, giat Memori Sertijab serta kesan dan Pesan (Faraweel ) pelepasan dan pengalungan bunga dilaksanakan diMapolda Sumsel", ungkapnya Supriadi.

"Dan Hari ini kita menghantarkan Irjen Pol Eko Indra Heri kebandara SMB II Palembang karena besok Senin 06/09 beliau sudah melaksanakan tugasnya di Mabes Polri", imbuh Supriadi ' MM.

Dari Pantauan Awak media dibandara SMB II Palembang Koor Sahli Kapolri Jenderal Eko Indra ,menggunakan Pesawat Garuda pada Pukul 14,55 Wib. Nampak juga ikut menghantar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira, Koorspripim AKBP EDI ,AKP Candra Kirana serta beberapa Polwan Spripim Polda Sumsel.
(Red)

Puan: Terima Kasih Ratri/Khalimatus Telah Buat Indonesia Raya Berkumandang di Paralimpiade






Barometer99- Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi keberhasilan ganda putri Parabadminton, Leani Ratri Oktila dan Khalimatus Sadiyah yang berhasil mendulang medali emas pada ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Kemenangan Ratri/Khalimatus adalah kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Minggu, (5 September 2021).

“Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Ratri/Khalimatus yang telah membuat lagu Indonesia Raya kembali berkumandang di pentas olahraga dunia,” kata Puan, Sabtu (4/9/2021).

Ratri/Khalimatus berhasil membawa medali emas setelah menang dalam pertandingan partai final ganda putri Parabadminton di Yoyogi National Stadium, Tokyo, petang tadi. 

Puan mengatakan kemenangan Ratri/Khalimatus membuat haru sekaligus bangga mengingat prestasi ini diraih saat kondisi bangsa dilanda pandemi Covid-19.

“Kebanggaan yang dirasakan bangsa Indonesia terhadap Ratri/Khalimatus sama seperti saat Greysia/Apriani meraih emas di Olimpiade Tokyo lalu. Apalagi Ratri/Khalimatus berhasil memecahkan puasa medali emas Indonesia selama 40 tahun di ajang Paralimpiade,” tuturnya.

Menurut Puan, kemenangan Ratri/Khalimatus semakin menguatkan determinasi ganda putri Indonesia untuk cabang bulutangkis di pentas dunia, baik Olimpiade maupun Paralimpiade. 

“Ratri/Khalimatus adalah contoh perempuan tangguh Indonesia yang dengan keterbatasannya mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa. Mereka ‘superwoman’ milik bangsa ini,” ucap Puan.

Perolehan emas Ratri/Khalimatus menambah medali yang berhasil diraih Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020. Untuk sementara, Indonesia berada pada posisi ke-53 dalam pesta olahraga terbesar di dunia untuk atlet difabel tersebut dengan perolehan medali 1 emas, 2 perak dan 3 perunggu.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut tak lupa memberikan pujian bagi atlet-atlet lainnya yang sudah berhasil mendulang medali di Paralimpiade Tokyo 2020. Puan juga menyampaikan apresiasi untuk seluruh kontingen Indonesia, termasuk untuk atlet-atlet yang belum berhasil mendapatkan medali.

“Saya juga berterima kasih untuk Dheva Anrimusthi, Suryo Nugroho, Ni Nengah Widiasih, Saptoyogo Purnomo, dan David Jacobs, yang telah membuat Indonesia bangga atas perolehan medali di Paralimpiade Tokyo 2020,” ungkap mantan Menko PMK itu.

“Bagi yang belum berhasil memperoleh medali, tetap semangat. Masyarakat Indonesia tetap bangga atas upaya keras kontingen Paralimpiade Merah Putih dalam mengharumkan nama bangsa,” sambung Puan.

Dheva Anrimusthi berhasil menyabet medali perak, sedangkan Suryo Nugroho memperoleh perunggu di tunggal putra Parabadminton. Sementara itu Ni Nengah Widiasih mengharumkan nama Indonesia atas perolehan pertama medali di Paralimpiade Tokyo 2020 setelah mendapatkan perak cabang olahraga angkat berat kelas 41 kilogram putri.

Keberhasilan Widi disusul oleh sprinter Saptoyogo Purnomo di nomor 100 meter T37 putra yang berhasil menyabet perunggu. Kemudian perunggu berikutnya disumbangkan oleh petenis meja David Jacobs di nomor tunggal putra class 10.

“Indonesia masih memiliki peluang untuk kembali mendapatkan medali. Mari kita doakan atlet-atlet Merah Putih yang masih berjuang di Tokyo agar bisa mendapatkan hasil terbaik,” ajak Puan.(red)

Sumber : 
Rilis Media
Ketua DPR RI
Dr.(H.C) Puan Maharani

Forum Palembang Bangkit Bentuk Lembaga Independen





Barometer99- PALÈMBANG-SUMSEL.
Di titik Nol Kilometer Kota Palembang, Forum Palembang Bangkit Bentuk Lembaga Independen Palembang Bangkit Politika, UMKM Palembang Bangkit,  Majelis Taklim FPB, Lembaga Ekonomi Kreatif dan Wirausaha Mandiri, Satgas FPB, Srikandi FPB sekaligus menyerahkan Surat Tugas Kepada Ketua Lembaga tersebut untuk bergerak cepat dalam upaya merealisasikan program kerja "Forum Palembang Bangkit" untuk mensejahterakan rakyat bersinergi bersama Pemerintah. Acara dilaksanakan di Gedung Rapat Masjid Agung Palembang pada hari Sabtu ( 04/09/2021 ).

Hadir pada acara tersebut Dosen/Staff Ahli Komisi 3 DPRD Kota Palembang Komaria, SPd., MSi., Kgs Sarnubi, Yai Beck, Yunani Abu Hasan, DR. H. Rahidin H. Anang, para pengurus Forum Palembang Bangkit baik Penasehat, Pendiri, Dewan Pertimbangan dan Srikandi FPB yang di Ketuai Rahayu Ali SPd.,
Toni Fauzi.

Ketua Forum Palembang Bangkit menerima Surat Tugas sebagai Direktur Palembang Bangkit Politika dari Ketua Dewan Pertimbangan DR. H. Rahidin Anang, selain itu
Prof Rasid Ariman serahkan Surat Tugas kepada Koordinator Majelis Taklim FPB Masitoh Syabaniah Ita.

Ketua Dewan Sesepuh Kehormatan Kgs Ahmad Sarnubi serahkan Surat Tugas kepada Ketua Srikandi FPB Rahayu Ali Spd.,
Yai Beck serahkan Surat Tugas kepada Dansatgas FPB Ali akbar, juga penyerahan secara simbolis Buku Tabungan BSB Syariah.

Idham Rianom seusai pemberian Surat Tugas mengatakan bahwa " kedepannya kita akan membentuk Lembaga Bantuan Hukum FPB, Lembaga Peduli Amal dan  Penjemput Zakat Palembang Bangkit serta Lembaga Adat dan budaya Palembang Bangkit dalam waktu dekat ini akan mengadakan pertemuan dengan seluruh Ketua Organisasi Masyarakat Wong Palembang untuk menyatukan langkah taktis dan strategi kedepan".

Adapun Lembaga Independen yang telah dibentuk:
1. Palembang Bangkit Politika
2. UMKM Palembang Bangkit
3. Majelis Taklim Palembang Bangkit
4. Lembaga Ekonomi Kreatif dan wirausaha mandiri
5. Satgas FPB
6. Srikandi Palembang Bangkit
Palembang Bangkit Politika (PBP) merupakan lembaga konsultan Politik pelayanan publik untuk bincang masalah Politik.

Dosen/Staff Ahli Komisi 3 DPRD Kota Palembang Komaria, SPd., MSi., dalam rapat FPB mengusulkan Perlindungan untuk semua anggota Forum Palembang Bangkit terutama untuk Satuan Tugas FPB.

Lanjut Idham Rianom "Salah satu bentuk kepedulian Forum Palembang Bangkit yang mendapatkan amanah dari Kapolda Sumsel Irjend Pol Eko Indra Heri saat ini adalah menyalurkan pemberian beras kepada masyarakat yang terkena dampak dari masa Pandemi Covid-19 ini", ungkapnya. (Novi)

Rencana Ekonomi Liar Kepala Junta Myanmar Bertentangan Dengan Realita

Barometer99- MYANMAR.
Beberapa bulan setelah pengambilalihan militer 1 Februari di Myanmar, pemimpin kudeta Jenderal Senior Min Aung Hlaing mulai menyemburkan instruksi aneh yang tampaknya terlepas dari kenyataan, dan buta terhadap fakta bahwa negara itu dengan cepat menjadi negara gagal (1/9/2021).

Dari posisinya sebagai ketua meja pada pertemuan-pertemuan dengan bawahannya, dia dengan sungguh-sungguh mendesak para pejabat untuk menanam lebih banyak pisang dan menciptakan industri ekspor ternak, memproduksi minyak sawit untuk memotong pengeluaran impor minyak, membuat jamu anti -obat-obatan virus corona untuk memerangi gelombang ketiga COVID-19 yang menghancurkan negara itu, dan bahkan untuk mulai bekerja menciptakan sistem kereta bawah tanah dan meluncurkan armada bus listrik.


Ketika Program Pangan Dunia memperingatkan pada bulan April bahwa lebih dari 3 juta orang Myanmar berada dalam bahaya kelaparan dalam tiga hingga enam bulan ke depan, jenderal senior menanggapi dengan menekan bisnis pertanian dan peternakan untuk meningkatkan produksi. Dia memanggil anggota Federasi Kamar Dagang dan Industri Myanmar ke Naypyitaw dan mendesak mereka untuk meningkatkan ekspor di sektor tersebut.

Baru-baru ini, jenderal senior mengatakan bahwa Tatmadaw, sebutan untuk militer Myanmar, telah menanam pisang kultur jaringan. Pisang padat nutrisi dan baik untuk kesehatan, jelasnya, sambil menawarkan untuk menyediakan bibit pisang dengan harga yang wajar kepada departemen di tingkat regional, negara bagian, kabupaten dan kota yang ingin menanam tanaman. Langkah itu mengingatkan rakyat Myanmar akan pendahulu Min Aung Hlaing sebagai diktator, Jenderal Senior Than Shwe, dan proyek negaranya yang sia-sia menanam pohon jarak di seluruh negeri—termasuk di sekolah-sekolah—untuk memproduksi biofuel untuk ketahanan energi. Skema ambisius tidak pernah mendekati produksi biofuel, dan hanya berhasil membuang-buang waktu dan uang.


Jenderal Min Aung Hlaing juga mendesak para peternak untuk mencoba mengekspor sapi sambil meningkatkan peternakan sapi potong dan sapi perah. Dia menyerukan langkah-langkah sistematis untuk membuat pengembangbiakan gayal untuk ekspor berhasil di Negara Bagian Chin. Ya, gayal adalah spesies ternak utama di Negara Bagian Chin, tetapi negara bagian termiskin di Myanmar bahkan belum mampu memastikan ekspor gayal yang stabil ke negara tetangga India.

Impian panglima junta untuk meningkatkan perekonomian nasional berbasis sektor pertanian dan peternakan—salah satu dari sembilan tujuan badan administratif rezim, Dewan Administrasi Negara—tidak berakhir di situ. Dia juga ingin menghidupkan kembali proyek Snr-Gen Than Shwe yang gagal—untuk menanam kelapa sawit di Wilayah Thanintharyi yang lebih rendah.

Ratusan ribu hektar tanah ditanami kelapa sawit di bawah rezim sebelumnya yang dipimpin oleh Jendral Than Shwe, yang bermaksud menjadikan Tanintharyi sebagai “panci minyak” Myanmar. Berkat peningkatan konsumsi minyak kaya lemak jenuh yang dihasilkan dari kelapa sawit, banyak orang Myanmar mengalami masalah jantung dan stroke, sementara hutan yang berharga dan lahan kosong terbuang sia-sia untuk proyek tersebut.

“Kelapa sawit telah ditanam di Tanintharyi selama 30 tahun sekarang. Itu hanya untuk pertunjukan. Hutan hilang, dan wilayah itu tidak pernah menjadi sumber minyak,” kata seorang penduduk Kotapraja Dawei Tanintharyi.

Mengutip contoh dari Malaysia, Indonesia dan beberapa negara Afrika, para pemerhati lingkungan telah lama menyuarakan keprihatinan tentang dampak buruk dari konversi skala besar dari hutan tropis menjadi perkebunan kelapa sawit, karena mengarah pada deforestasi dan kepunahan spesies yang terancam punah. Flora and Fauna International juga menyerukan penghentian proyek kelapa sawit di Tanintharyi untuk melindungi hutan tropis yang tersisa di Myanmar.


Pada 1 Agustus, tepat enam bulan setelah kudeta, Jenderal Min Aung Hlaing mengangkat dirinya sendiri sebagai menteri utama dalam pemerintahan sementara yang baru. Kali ini, ia berfantasi memproduksi obat anti virus corona dari tanaman herbal yang ditanam di Myanmar. Mungkin ada praktisi pengobatan tradisional dengan pengetahuan mendalam tentang herbal yang dibutuhkan di negara bagian Karen, Kachin dan Shan, katanya.

“Jika kita dapat menyusun formula ilmiah bersama dengan menentukan jumlah bahan yang tepat secara teknis, kita akan berada dalam posisi untuk memproduksi obat anti-COVID-19 di dalam negeri,” kata jenderal senior itu.

Sebagai tanggapan, Dr. Thein Win, seorang konsultan di Komite Kesehatan Nasional, sebuah badan yang dibentuk bersama oleh Pemerintah Persatuan Nasional paralel dan organisasi perawatan kesehatan kelompok etnis bersenjata, mengatakan: “Apa pun yang dikatakan tanpa mempertimbangkan aspek medis tidak masuk akal. ”

Pada 17 Agustus, Min Aung Hlaing menghibur banyak orang di Myanmar saat dia duduk di pertemuan Komite Pengembangan Kota Naypyitaw dan menginstruksikan para pejabat untuk menciptakan kota yang rapi, cerdas, dan hijau dengan sistem kereta bawah tanah metro dan bus listrik untuk penduduk. Jenderal senior berjanji untuk meningkatkan sistem transportasi ibukota administrasi dengan bus listrik, dan untuk memperkenalkannya ke bagian lain negara nanti.

Rencananya untuk menjalankan bus listrik di negara yang telah lama sering mengalami pemadaman listrik menunjukkan sejauh mana dia tidak berhubungan dengan kenyataan. Dengan mengumumkan skema bus listriknya, dia secara terbuka menunjukkan bahwa dia hanyalah seorang fantasi. Kenyataannya, layanan bus di ibu kota komersial Myanmar, Yangon, telah memburuk sejak militer merebut kekuasaan dari pemerintah Liga Nasional untuk Demokrasi. Komuter ditagih berlebihan, bus tidak lagi tepat waktu dan pengemudi melanggar peraturan lalu lintas.

Tujuh bulan sejak pengambilalihan militer, rezim militer masih berjuang untuk menjalankan kekuasaan administratif. Ratusan bahkan ribuan pegawai pemerintah mogok dan menolak bekerja di bawah rezim. Sebagai bagian dari Gerakan Pembangkangan Sipil yang lebih luas, orang-orang telah memboikot pembayaran dalam bentuk apa pun kepada rezim, termasuk membayar pajak dan tagihan listrik atau membeli tiket lotere negara bagian. Rezim hampir tidak mendapatkan penghasilan dan pembuat kudeta telah secara terbuka mengatakan kepada menterinya untuk memotong pengeluaran. Protes anti-rezim berlanjut setiap hari dan bentrokan antara pejuang perlawanan sipil dan rezim meningkat dari hari ke hari di banyak bagian negara.

Dengan latar belakang seperti itu, mimpi tinggi pemimpin kudeta terus memukau publik. Kata-katanya mengingatkan banyak orang di Myanmar tentang salah satu penguasa militer negara itu sebelumnya, Jenderal Senior Saw Maung, yang kepadanya diktator militer Jenderal Ne Win menyerahkan kekuasaan pada tahun 1988.

Setahun sebelumnya, Myanmar terdaftar di antara negara-negara paling tidak berkembang di dunia berkat salah urus Jenderal Ne Win, yang memerintah negara itu selama total 26 tahun setelah kudeta tahun 1962. Sangat kekurangan mata uang asing di tengah kekacauan politik dan ekonomi, Jenderal Saw Maung mengatakan kepada rakyat Myanmar, yang menderita kesulitan berat termasuk meroketnya harga komoditas, bahwa Myanmar memiliki surplus beras sementara negara-negara Barat menderita kerawanan pangan dan harus mengimpor persediaan. Myanmar, katanya, unik di dunia.

Tidak lama setelah mengatakan ini, penguasa militer saat itu diketahui menderita penyakit mental; terpaksa pensiun, ia akhirnya meninggal sebagai pertapa.(Toge/Red)

Sumber : Berita Asia

Presiden Mikronesia mengatakan dia mengamanatkan vaksin untuk melindungi semua warga negara




Barometer99- SELANDIA BARU.
Presiden Mikronesia David Panuelo mengatakan pada hari Rabu (1/9/2021),"bahwa dia akan terus berjalan di sekitar negara kepulauannya tanpa rasa takut, meskipun ada dugaan ancaman pembunuhan terhadapnya atas mandat vaksin pemerintahnya.

Sebulan yang lalu, Mikronesia menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang memberlakukan aturan luas yang mewajibkan semua warga negara yang memenuhi syarat untuk divaksinasi terhadap virus corona.

Segera setelah itu, Panuelo menandatangani sebuah dekrit yang mewajibkan siapa pun yang menerima dana federal untuk membuktikan bahwa mereka telah divaksinasi atau berisiko kehilangan cek mereka. Ini adalah jaringan luas yang menangkap sebagian besar populasi orang dewasa.

Semua orang dari pemilik bisnis mendapatkan pembayaran stimulus pandemi hingga pekerja pemerintah dan pensiunan yang mendapatkan manfaat jaminan sosial.

Beberapa penduduk pulau sangat keberatan dengan tindakan tersebut. Pekan lalu, seorang pria didakwa dengan membuat ancaman dan pelanggaran terkait lainnya, yang membawa hukuman penjara maksimum 10 tahun jika dia terbukti bersalah.(Toge/Red)

Sumber : Nick Ferri


Ketua MA: Wisuda Purnabakti Adalah Peristiwa Yang Sakral dan Monumental



Barometer99- JAKARTA.
Humas : Wisuda purnabakti adalah peristiwa yang sakral dan monumental dalam fase kehidupan seorang hakim. Ia adalah penanda paripurnanya pengabdian kedinasan seorang juru adil. Karena menjadi penanda keparipurnaan, tidak semua hakim diberi anugerah oleh Allah Swt. 

Untuk mengalami momen bersejarah ini. Cukup banyak hakim yang meninggal dunia atau terhenti pengabdiannya karena satu dan lain hal sebelum mencapai usia pensiun, sehingga tidak dapat merasakan momentum wisuda purnabakti.

Terlebih lagi semakin sedikit Hakim yang bisa mengikuti wisuda purnabaktinya sebagai Ketua Pengadilan Tingkat Banding, jabatan dan amanah tertinggi yang dapat dicapai Hakim di tingkat Judex Facti.

Hal tersebut disampaikan Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H.M. Syarifuddin, S.H., M.H., dalam sambutannya saat pimpin wisuda Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta, H.Sunaryo.,S.H., M.H. secara virtual pada Selasa, 31 Agustus 2021.

Lebih lanjut, Mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidan Yudisial tersebut menyampaikan bahwa berbahagialah para hakim yang dapat mengakhiri masa pengabdiannya dengan nama baik yang terjaga dan prestasi yang membanggakan.  Karena hal itu menandakan hakim tersebut telah menjalankan pengabdian tugasnya secara sungguh-sungguh, penuh dedikasi dan keikhlasan. (red/DD)

Publikasi : YL

#humasmahkamahagung
#mahkamahagungri
#purnabakti

Kembalinya Rudy Sufahriadi, Pengamat Teroris : Ada komitmen dari Kapolri untuk menyelesaikan masalah teorisme yang ada di Poso





Barometer99- POSO. 
Dengan terjadinya pergantian Kapolda Sulawesi Tengah dari Irjen Polisi Abdul Rakhman Baso kepada Irjen Polisi Rudy Sufahriadi, maka secara otomatis Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (PJKO) “Madago Raya” akan dilanjutkan mantan Kapolda Jawa Barat ini.

Tentunya akan banyak pihak yang menaruh harapan kepada Rudy Sufahriadi dengan pengalaman yang dimiliki dimana sebelumnya pernah menjabat Kapolres Poso kurun waktu 2005-2007 dan Kapolda Sulteng periode 2016-2018 yang sudah diperhadapkan dengan masalah terorisme di Kabupaten Poso,

Tentunya persoalan di Kabupaten Poso tidaklah asing bagi Rudy Sufahriadi dan tanpa alasan Kapolri menunjuk kembali Pati bintang dua ini untuk menyelesaikan masalah terorisme yang ada di Sulawesi Tengah,

Pengamat dan peneliti Terorisme Sulteng Dr. Lukman S. Tahir di Palu, sangat menaruh harapan dengan kembalinya Irjen Polisi Rudi Sufahriadi memimpin Polda Sulteng

“Hadirnya Rudi Sufahriadi menjadi Kapolda Sulteng patut diapresiasi, bahwa ada komitmen luar biasa dari Kapolri untuk menyelesaikan masalah teorisme yang ada di Poso, ” Ungkap Dr. Lukman S. Tahir, di Palu, Selasa (31/8).

Akademisi Universitas Islam Negeri Datokarama Palu ini mengatakan, Rudi pernah menjadi Kapolres Poso dan Kapolda Sulteng ini tentu lebih mengenal kondisi geografis, Sosial dan Phisikologis masyarakat Poso khususnya dan Sulteng pada umumnya. 

Sehingga kehadirannya kata Lukman, bisa mempercepat proses penyelesaian dan ada progress dalam penanganan terorisme yang ada di Poso.

“Saya pribadi optimis atas kembali hadirnya untuk kedua kalinya Rudi Sufahriadi menjadi Kapolda Sulteng, “kata mantan sekjen PB Alkhairaat ini.

Lukman optimis pula, Rudi Sufahriadi menjadi Kapolda Sulteng bisa menuntaskan perburan enam orang sisa DPO teroris Poso.

“Kedepan Rudi bisa menyelesaikan enam orang sisa DPO teroris Poso ini, akselarasi penyelesaian Poso bisa terlihat dan terselesaikan, “ujarnya.

Lukman menambahkan, Selamat datang kepada Rudi, kita menunggu kerja-kerja lebih produktif dan lebih dinamis, terkait persoalan terorisme yang ada di Poso

Sementara itu AKBP Bronto Budiyono selaku wakasatgas humas Ops Madago Raya terpisah mengatakan, Walaupun terjadi pergantian PJKO Operasi Madago Raya, Satuan tugas yang ada dilapangan tidak pernah mengendorkan pencarian terhadap sisa DPO teroris Poso,

Perburuan terus diintensifkan terhadap 6 DPO teroris Poso, terlebih masyarakat Kabupaten Poso, Parimo dan Sigi serta Sulawesi Tengah saat ini telah bulat untuk menolak segala bentuk paham radikalisme dan terorisme yang ada di Kabupaten Poso dan sekitarnya serta mereka siap membantu aparat TNI-Polri yang tergabung dalam satgas Madago Raya, pungkas Bronto. (Red/Ril)

Publikasi : YL

Dia Yang Menularkan Kebahagiaan


Barometer99- (20/9/8/2021).
Yang paling menyenangkan, ketika melihat Pak Ganjar ngobrol. Entah itu ngobrol dengan anak-anak, pemuda atau bahkan dengan simbah-simbah. Kalau Denny Caknan bilang, los dol. Lepas banget, ceplas ceplos seolah-olah Ganjar sedang ngobrol dengan teman atau saudaranya sendiri. 

Pasti lah, kalau ada kesempatan saya juga pengen ngobrol dengan Pak Ganjar. Gak tahu kenapa, setiap melihat unggahan video-video beliau sedang ngobrol dengan warga, bikin auto imun. Bukan cuma tertawa, tapi juga bahagia. Seperti saat beliau ngobrol denga mahasiswa relawan yang pengen jadi komando wanita angkatan laut atau Kowal itu. 

Jangankan mbaknya yg diajak ngobrol Pak Ganjar, saya yang cuma nonton aja ikut seneng, ikut merasakan bahagia. Sepertinya bapak berambut putih itu punya keistimewaan bisa menularkan kebahagiaan. 

Ya memang begitu watak atau karakter beliau. Mudah akrab dengan siapapun. Bukan sok akrab apalagi pura-pura akrab. Kalau beliau hanya sok-sokan, kalau beliau hanya pura-pura pasti tidak akan bertahan lama. 

Tapi kan tidak, dari dulu pak Ganjar juga seperti itu. Ngobrol dengan pedagang ayam bisa, ngobrol dengan pengusaha lancar, ngobrol dengan guru atau dosen nyambung, ngobrol dengan kiai atau santri juga ok.

 Ngobrol dengan siapapun Pak Ganjar selalu nyenengke. 

Sehat dan ganteng terus ya pak. Jangan berubah, terus bahagia dan membahagiakan orang-orang sekitar.
(DD)

Publikasi : YL

Para Tokoh Senior Berdialog soal Bangsa dengan Menko Polhukam Mahfud MD


Barometer99- Sejumlah tokoh senior dari kalangan intelektual, mantan pejabat, dan aktivis masyarakat sipil memenuhi undangan Menko Polhukam, Mahfud MD untuk berdialog secara virtual pada Kamis (26/8) malam. Mereka yang hadir antara lain Emil Salim, Kuntoro Mangkusubroto, Goenawan Mohamad, Abdillah Toha, Bagir Manan, Faisal Basri, dan Laode M. Syarief. Hadir pula Erry Riyana Hardjapamekas, Muhammad Nuh, Rhenald Kasali, Halim Alamsyah, Alwi Shihab, Nadirsyah Hosen, Al Hilal Hamdi, Khairil Anwar Notodiputro, dan Hikmahanto Juwana. 

Dialog ini adalah kelanjutan dari rangkaian pertemuan Menko Polhukam dengan berbagai unsur masyarakat, untuk mendengarkan masukan sekaligus menjelaskan pilihan kebijakan yang ditempuh pemerintah, khususnya di bidang politik, hukum, dan keamanan.

“Saya tahu para senior dan sahabat semua adalah orang-orang yang sikapnya jelas terhadap upaya perbaikan bangsa, karena itu saya ingin banyak mendengar tentang apa saja yang perlu menjadi catatan penting saya, baik terkait penegakan hukum, politik, maupun masalah keamanan, dan masalah-masalah lain yang mungkin perlu ditangani pemerintah” ujar Mahfud mengawali dialog. 
Para tokoh secara bergantian menyampaikan pandangan sekaligus masukan kepada pemerintah melalui Menko Mahfud MD. Emil Salim mempertanyakan sikap pemerintah yang merencanakan anggaran besar untuk persenjataan dan pemindahan ibukota, di saat keuangan negara sedang mengalami tekanan yang berat. 

“Saya berempati dengan Menteri Keuangan yang pusing kepala, tetapi banyak dari teman-teman kita di departemen kurang paham bahwa pengeluaran menjadi terbatas sehingga berbagai pengeluaran seperti pembelian senjata, ibukota negara dan macam-macam, berjalan seolah-olah keuangan itu tersedia banyak, padahal tidak. Ini bakal menyulitkan pengelolaan keuangan negara,” ujar Emil yang juga adalah ekonom senior dan Guru Besar UI. 

Mantan anggota DPR Abdillah Toha yang selama ini dikenal sebagai pendukung Presiden Jokowi mengkritik berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat. 

“Periode kedua ini banyak hal yang menjadi tanda tanya besar. Saya ingin kasih contoh satu, KPK. Kita bingung orang-orang yang berprestasi luar biasa di KPK itu tetap diberhentikan, dan tidak ada tindak lanjut dari Presiden,” ujar politisi senior yang juga salah satu pendiri Partai Amanat Nasional ini. 

Masukan soal penanganan pandemi disampaikan oleh mantan Menteri Pertambangan dan Energi, Kuntoro Mangkusubroto. Menurutnya, hasil yang dicapai dalam penanganan pandemi sejauh ini cukup baik, namun tidak dilakukan secara sistem melalui pendekatan organisasi yang benar.

“Cara kerja yang organized, yang sudah disiapkan pendahulu sebelumnya ditinggalkan, atas nama kecepatan. Bagus, tapi governancenya tidak. Saat pandemi ini puncaknya, tidak ada satu organisasi yang permanen untuk menangani, padahal masalahnya makin serius. Akumulasi informasi yang menjadi pengetahuan, tidak akan terjadi kalau tidak ada organisasi,” ujar mantan Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan itu.

Sedangkan pengamat ekonomi, Faisal Basri menyoroti beberapa persoalan hukum di bidang ekonomi. Menurutnya, ekonomi akan survive kalau penegakan hukumnya baik. 

“Saya terkejut dengan misalnya dibebaskannya kewajiban membangun kebun untuk gula rafinasi, sehingga kita mendengar keluhan dari industri makanan minuman, mereka sangat terganggu. Di Jawa Timur, tidak ada pabrik yang memproduksi gula rafinasi, kita menunggu kehancuran pabrik gula nasional,” kritik Faisal.  

Mantan komisioner KPK, Laode M. Syarief menilai ada kecenderungan ruang publik menjadi menyempit dan sulit menyampaikan aspirasi ke pemerintah. 

“Teman-teman yang seharusnya ada di pemerintahan, aksesnya mejadi sangat terbatas. Yang sering berkomunikasi dengan publik hanya Professor Mahfud, yang lain tidak pernah membuka komunikasi. Dulu, kita bisa bersilaturahmi menyampaikan kalau merasa kurang nyaman terhadap suatu kebijakan,” ujar Laode. 

Semua yang hadir dalam dialog ini menyampaikan pandangannya, kemudian satu per satu direspons oleh Menko Polhukam di akhir acara. “Apa yang disampaikan, baik itu kritik, keluhan, atau masukan, pada umumnya senada, dan sebagian besar sudah diketahui pemerintah. Masalahnya sekarang, kita harus menemukan peta jalan untuk mengurai dan membenahi semua masalah itu, dan untuk itu kontribusi dari bapak-bapak sangat diperlukan” ujar Mahfud MD sembari berterima kasih atas kesediaan para tokoh untuk hadir dan berbagi. (*)

Kepala BNPT Memberikan Bantuan Sosial (Bansos) Kepada Mitra Deradikalisasi BNPT

Barometer99- BNPT bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Yayasan Lingkar Perdamaian menggelar vaksinasi COVID-19 di Desa Tenggulun, Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Senin (23/08).

Dalam kesempatan ini, Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, dan Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Direktur Yayasan Lingkar Perdamaian, Ali Fauzi, serta pejabat tinggi BNPT.

Tak hanya vaksinasi, Kepala BNPT juga memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada Mitra Deradikalisasi BNPT dan 4 korban tindak pidana terorisme secara simbolis.

Ayo #SobatDamai dukung terus segala upaya pemerintah khususnya vaksin agar Indonesia segera bebas dari pandemi Covid - 19. (Red)

Publikasi : YL

#vaksinasi #Covid19 #pandemi #JawaTimur #HerdImmunity #MitraDeradikalisasi #bnptri #IndonesiaSehat #IndonesiaDamai #IndonesiaHarmoni #BergerakBersama #BergerakBersamaBNPTRI

Bamsoet Apresiasi Keberhasilan Pemerintah Evakuasi WNI di Afghanistan

Barometer99- JAKARTA.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kerja bersama Tim Evakuasi Indonesia yang terdiri dari Kementerian Luar Negeri, TNI Angkatan Udara, dan Badan Intelijen Negara (BIN) serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kabul, Afghanistan yang berhasil  mengevakuasi 26 warga negara Indonesia (WNI) di Afghanistan. Sebanyak 16 diantaranya staf Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kabul dan 10 non-staf KBRI di Kabul. Turut dievakuasi 5 warga negara Filipina dan 2 warga negara Afghanistan yang masing-masing suami dari WNI dan staf lokal KBRI di Kabul.

"Menggunakan pesawat udara TNI-AU jenis Boeing 737-400, personel Skadron Udara 17 yang mengawaki pesawat tersebut tiba di Tanah Air sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (21/8/21). Keberhasilan evakuasi tersebut menandakan bahwa pemerintah Indonesia sangat serius dalam mengamankan dan menyelamatkan setiap nyawa WNI dimanapun mereka berada. Bahkan, atas permintaan pemerintah Filipina, kita juga membantu mengevakuasi warga Filipina yang berada di Afghanistan. Pemerintah Indonesia sudah menunjukan sebuah bentuk gotong royong antar negara," ujar Bamsoet di Jakarta, Minggu (22/8/21).

Mantan Ketua Komisi III DPR RI dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, walaupun proses evakuasi dihadapkan dengan berbagai rintangan, seperti proses perizinan pendaratan pesawat yang tidak mudah karena bandara Kabul berada dibawah pengelolaan NATO, Tim Evakuasi Indonesia tetap bekerja keras dan tidak pantang menyerah hingga akhirnya berhasil mengevakuasi para WNI. Bahkan Kementerian Luar Negeri Indonesia harus berkomunikasi dengan berbagai pihak seperti pejabat NATO, Amerika Serikat, Turki, Norwegia, dan Belanda.

"Karena kondisi di Afghanistan belum terlalu kondusif, Tim Evakuasi Indonesia memutuskan menggunakan pesawat militer TNI-AU, tidak menggunakan pesawat komersial. Rute yang ditempuh pesawat adalah Jakarta-Aceh-Kolombo-Karachi-Islamabad-Kabul," jelas Bamsoet.

Warga Kehormatan Badan Intelejen Negara (BIN) dan Kepala Badan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini berharap situasi di Afganistan bisa segera kondusif, sehingga turut membantu mewujudkan perdamaian dunia. Sebagaimana disampaikan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Indonesia terus berharap proses politik yang inklusif, yang Afghan-led, Afghan-owned, masih memiliki peluang untuk dilakukan demi kebaikan rakyat Afghanistan.

"Menurut Kementerian Luar Negeri Indonesia, untuk sementara operasi KBRI Kabul dilakukan dari Islamabad. Satu Kuasa Usaha Sementara dan tiga home staff akan menjalankan misi Kabul dari Islamabad. Tim kecil ini akan terus melakukan assesmen situasi di Afghanistan setiap hari dan menentukan langkah selanjutnya. Doa dari segenap bangsa Indonesia tidak akan putus untuk seluruh rakyat Afghanistan agar segera bisa mewujudkan perdamaian di negaranya," pungkas Bamsoet. (*)

Publikasi : YL

Santuni Anak Yatim dan Dhuafa, PKB Batu Bara Telah Siapkan Kader Untuk Eksekutif dan Legislatif 2024



Barometer99- BATU BARA- SUMUT.
Partai Kebangkitan Bangsa yang didirikan 23 tahun lalu, semakin mengepakkan sayapnya di panggung perpolitikan tanah air termasuk di tingkat lokal di Kabupaten Batu Bara. 

Di usianya yang ke 23 tahun, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai  sebuah partai politik  

berideologi Moderat di Indonesia yang berdiri atas inisiasi 

KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang pada awalnya dimaksudkan untuk menaungi warga NU. 

Sebagai partai Nasionalis moderat, PKB telah mencanangkan berbagai program untuk membesarkan partai khususnya menghadapi agenda nasional tahun 2024. 

Partai ini didirikan di Jakarta pada tanggal 23 Juli 1998 (29 Rabi'ul Awal 1419 Hijriyah). Pendirian partai dideklarasikan oleh para kiai-kiai Nahdlatul Ulama, seperti Munasir Ali, Ilyas Ruchiyat, Abdurrahman Wahid, A. Mustofa Bisri, dan A. Muhith Muzadi. 

Demikian disampaikan Ketua DPC PKB Kabupaten Batu Bara Zul Irfan, SH kepada wartawan disela-sela acara doa dan syukuran sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim di sekretariatnya di Jalinsum Desa Sumber Padi Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, Jumat (23/7/2021). 

Terkait agenda lokal, Zul Irfan mengakui PKB sudah persiapkan kader untuk calon eksekutif sudah disepakati di tingkat kabupaten dan legislatif handal sudah diinventarisasi untuk agenda 2024. 

Sedangkan terkait langkah politik, diungkapkan Zul Irfan, konsolidasi terus berjalan, hari ini pihaknya menyusun dan menyempurnakan struktur tingkat ranting sampai anak ranting se Kabupaten Batu Bara. 

"Kita terus kuatkan pengkaderan di tingkat grass root atau akar rumput sebagai basis massa yang siap membesarkan partai serta menghantarkan calon baik di eksekutif maupun legislatif pada tahun 2024", beber Zul Irfan. 

Disebutkan Zul Irfan, PKB akan tetap menempatkan diri sebagai pewaris ulama dengan menjaga tradisi dan mempertahankan NKRI. 

"Hari ini PKB membuat tradisi upah upah kepada kader kehormatan Rahmat Hidayat berdasarkan keputusan bersama dewan pendiri, dewan syuro dan dewan tanfis", ujar Zul Irfan. 

Selain menggelar doa dan syukuran, kegiatan Harlah ke 23 PKB di Kabupaten Batu Bara yang digelar sangat sederhana dikaitkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim. 

"Kita memberi santunan kepada anak yatim untuk memberi semangat dan keringanan biaya hidup. Disamping itu kita juga berharap agar mendapat berkah", terang Zul Irfan. 
(Rahmat Hidayat)

Postingan Populer