Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan

Herman Deru Optimis Bendungan Tiga Dihaji dan Lematang Kokohkan Sumsel Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Barometer99- LAMPUNG,- Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru turut serta  mendampingi  Presiden RI, Joko Widodo  meresmikan Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Kamis (2/9/2021l).

Dengan diresmikannya Bendungan Way Sekampung tersebut, Herman Deru berharap bendungan serupa  yang ada di Sumsel yakni pembangunan Bendungan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan segera dapat di rampungkan pembangunannya.

Bahkan Herman Deru meyakini keberadaan bendungan Tiga Dihaji yang berada di Desa Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan tersebut nantinya akan memberikan dampak besar dalam memperkokoh  Sumsel lumbung pangan nasional.

"Bendungan Tiga Dihaji yang akan menjadi bendungan satu-satunya di Sumsel itu berfungsi sebagai bendungan multipurpose untuk mengaliri lahan irigasi baru seluas 25.423 hektare," tegasnya.
Herman Deru bahkan kian optimis Sumsel segera jadi provinsi penghasil pangan yang diperhitungkan di Indonesia. "Ini merupakan proyek strategis nasional. Kita konsisten untuk meningkatkan produksi pertanian khususnya beras. Bendungan ini nantinya dapat menyuplai air secara konstan ke berbagai kabupaten yang terdapat lahan pertanian," katanya. 

Dia menuturkan, pembangunan bendungan ini merupakan salah satu jawaban dari keluhan para petani terkait pengairan untuk lahan pertanian. "Ini jawaban atas keinginan para petani. Bendungan ini juga akan mengairi 15 ribu hektar lahan cetak sawah baru Namun kita juga harus terus bersinergi," tuturnya.

Menurutnya, bendungan tersebut nantinya mampu menampung sedikitnya 105 juta meter kubik air.

Dia menuturkan, proyek senilai Rp3 triliiun lebih itu juga harus memiliki manfaat besar bagi sektor lainnya. Diantaranya perikanan, air baku PDAM, sumber energi listrik, hingga pariwisata.
"Tentu ini bisa jadi objek wisata baru di OKU Selatan. Kita juga akan mengusulkan akses jalan baru sejauh 7 KM yang menghubungkan bendungan ini ke Danau Ranau. Sehingga tempat ini nantinya bisa menjadi kawasan wisata alternatif," bebernya.

Selain Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan, saat ini lanjut Herman Deru, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR  tengah membangun infrastruktur irigasi berupa bendung dan saluran irigasi di Kota Pagar Alam. "Yakni jaringan irigasi Lematang yang berfungsi untuk melengkapi bangunan utama Bendung Lematang yang telah selesai pada tahun 2019 lalu," tandasnya.

Sementara itu Presiden Jokowi saat meresmikam  Bendungan Way Sekampung memiliki sejumlah manfaat yang dapat digunakan oleh petani dan masyarakat sekitar. Mulai dari irigasi, penyediaan air baku 2,737 liter per detik, pembangkit listrik 5,4 megawatt, hingga pengendalian banjir.

"Mampu mengairi 55 ribu hektare daerah irigasi _existing_ dan 17.500 hektar daerah irigasi baru. Artinya ini ada ekstensifikasi," imbuhnya.
Presiden berharap ketersediaan air di salah satu lumbung pangan nasional tersebut dapat terus terjaga, terus berproduksi, serta meningkatkan intensitas tanam para petani.

"Artinya produksi dipastikan akan meningkat dan kita harapkan kesejahteraan petani juga ikut meningkat, ini harapan kita," ujar Presiden.

Selain itu, bendungan ini juga dinilai akan mendukung produktivitas pertanian jika disambung dengan sistem irigasi yang tertata dengan baik. 

Presiden Jokowi pun meminta jajaran terkait untuk mengoptimalkan fungsi bendungan tersebut agar dapat memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat sekitar bendungan. 

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian kali ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Anggota Komisi V DPR RI Tamanuri, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Bupati Pringsewu Sujadi. (Yon/rill)

BLT-DD di Desa DavaKembali diSalurkan Secara Serentak Kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM)


Barometer99- PULAU BURU.
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kembali disalurkan secara serentak kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Dava Kecamatan Waelata Kabupaten Buru. Pelaksanakan di Kator Desa Dava.(Selasa, 06-Juli 2021).

Ini merupakan penyaluran tahap I pada tahun 2021 atau Periode bulan Juli 2021. Adapun Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT-DD Tahap I Tahun 2021 di Desa Dava berjumlah 169 KPM yang sesuai dengan data DTKS, Penyaluran BLT-DD Tahun 2021 Tahap I ini sebesar Rp.300.000/KPM.

Penyaluran BLT-DD dihadiri langsung oleh Camat Waelata Sriyadi S.Sos. MMP, Kepala Desa Dava Sudarno, Ketua BPD Desa Dava,Pendamping Kecamatan, Pendamping Desa Dava, Babinkamtibmas, Babinsa dan para Stap Desa.
Kepala Desa Dava dalam kesempatan itu memberikan arahan dan sosialisasi kepada KPM penerima BLT-DD Tahap I Tahun 2021 agar bisa memanfaatkan dengan baik.
 
Sudarno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak serentak sehingga BLT-DD tahap I bulan juli 2021 ini agar dapat disalurkan dengan lancar. 

Ia berharap dengan bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa tersebut dapat meringankan beban masyarakat.

Lebih lanjut, Sudarno, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan himbauan kepada seluruh warga Di Desa Dava untuk disiplin melaksanakan dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).Juga terus mengingatkan KPM agar selalu mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Semoga dengan adanya BLT-DD ini dapat membantu masyarakat miskin yang terdampak pandemi Covid-19 terhadap sendi-sendi ekonomi dan kesehatan warga masyarakat” ungkapnya.

Dengan berpedoman pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dan tetap mengikuti penerapan protokol kesehatan 5 M (Manjaga Jarak, Memakai masker, Mencuci Tangan pakai sabun, Menghindari Kerumunan, dan Membatasi mobilitas).
(Idris Wael)

Bersinergi Bersama Antar Lembaga Mendukung Progarm Pemerintah Demi Mewujudkan Ketahanan Panggan Nasional Dan Pertanian Terpadu di Kalbar

Barometer99- PONTIANAK-
Demi mendukung progarm pemerintah pusat ke daerah, khususnya Bapak Presiden serta Menteri Pertanian beberap lembaga dan kelompok tani mengadakan rapat lintas lembaga untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional dan Pertanian Terpadu dua kabupaten, yaitu Kabupaten Kuburaya dan Kabupaten Mempawah di wilayah Provinsi Kalimantan barat.

Kegiatan yang diadakan Lembaga Kader Militan Jokowi (KAMIJO),Serta Lembaga Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (RENTAN), DPW Kalbar di jalan Tanjung Raya Dua Parit Mayor (18/6/2021).

Rapat ini membahas soal progarm kerja Kamijo,dan usulan kelompok tani dua kabupaten yang dipasilitasi Kamijo DPW kalbar,pertemuan ini dihadiri perwakilan ketua Gapoktan Kecamatan Sugai Kakap,Desa Parit Keladi Sugai Itik,Sekertaris Majelis Adat Budaya Melayu *(MABM)* Kabupaten Mempawah Muhardi.S.Ag,Ketu KUPT Pertanian Kabupaten Mempawah bapak M.Kadir,Ketua DPW Rentan Samsul Rijal.ST serta ketua DPD Kamijo Kabupaten Kuburaya Rabuansah.,S.Pd.I,perwakilan Kesbangpol Provinsi Kalbar, serta sekertaris DPW Kamijo Kalbar M.Jakaria.

Dalam diskusi ini,para kelompok tani menyampaikan keluh kesah mereka Maslah imfrstruktur pertanian yang tidak layak dan tidak menunjang dibidang pengairan,dan selama ini mereka kesulitan mendapatkan pupuk yang mana harganya sangat tidak terjangkau oleh para petani,dan tidak sedikit progam pemerintah tidak tepat sasaran diwilayah mereka kata salah satu ketua Gapoktan di kecamatan Sugai Kakap Kuburaya. Mereka juga kesulitan untuk mendapatkan alat pendukung pertanian *(ALSINTAN)* jika pun ada mereka harus menyewa padahal itu bantuan pemerintah tambah dia lagi.

Ketua DPW Lembaga Kader Militan Jokowi *(KAMIJO)*Kalbar Jono mendengar keluh kesah para petani dirinya sangat prihatin dan miris,ia berharap semoga program pertanian yang didorong diusulakn dikemntrian pusat bisa membantu petani dan menjadikan pertanian terpadu didua kabupaten yang diusulkan,dan tepat sasaran poko mampaatnya ada kepada petani dan masyarakat demi mewujudkan ketahana pangan nasional pungkas Jono Darsono H.ST.

Sementar itu Ketua KUPT Pertanian Kabupaten Mempawah M.Kadir menambahkan ia juga berharap Kamijo dan yang lain bisa membantu mendukung bersinergi dalam segala bentuk progaram pertanian untuk membentuk petani-petani handal dan menjadi jembatan pasilitator  dari daerah ke Kemnterian pertanian pusat serta bapak presiden demi terwujudnya progam pemerintah pusat ke daerah dan memulihkan pertumbuhan ekonomi nasional dibidang pertanian dampak dari virus Covid 19 yang melanda saat ini.
(Rohmad/Red)

Di HUT 21 Tahun, Apkasi Komitmen Pulihkan Ekonomi Nasional



Barometer99- JAKARTA- 31 Mei 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan para bupati untuk terus menjaga kesehatan masyarakat sekaligus memulihkan ekonomi di daerah. Hal ini disampaikan Jokowi dalam pesan video di acara syukuran hari jadi ke-21 tahun Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang berlangsung sederhana di kantor Sekretariat Apkasi Jakarta, Senin (31/05/2021).


Keterangan Foto : Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Apeksi Arya Bima Sugiarto dalam acara syukuran HUT Ke-21 Apkasi di Jakarta, Senin (31/05/2021).



Jokowi mengatakan peran 416 bupati yang tergabung dalam Apkasi sangatlah penting dalam situasi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Jokowi menekankan para bupati harus terus bisa menjaga kesehatan masyarakat dan memulihkan perekonomian melalui sinergi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. 

"Memasuki usia yang ke-21, Apkasi harus mampu melakukan lompatan-lompatan yang signifikan. Para bupati harus terus melakukan terobosan-terobosan dan inovasi-inovasi dan tidak terjebak rutinitas dan menemukan cara-cara baru birokrasi di daerah, agar dapat memberikan pelayanan yang semakin efektif dan prima kepada masyarakat. Selamat ulang tahun yang ke-21 untuk Apkasi," pesan Presiden Jokowi.

Ketua Umum Apkasi, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyambut baik arahan Presiden dan siap mengimplementasikan bersama-sama dengan anggota Apkasi. Sutan pun menegaskan sengaja di peringatan hari jadinya yang ke-21, tema yang diambil adalah “Daerah Bangkit, Ekonomi Terungkit” sebagai bentuk komitmen Apkasi dalam melawan pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional. 

“Pada momentum ini, semoga Apkasi semakin profesional dalam menjalankan peran dan fungsinya, terutama dalam memberikan pelayanan kepada segenap anggota. Dan juga dapat menjadi mitra startegis bagi Pemerintah Pusat, Propinsi dan kalangan swasta dalam mewujudkan cita-cita meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah,” tambah Bupati Dharmasraya ini.

Turut memberi arahan dalam syukuran hari jadi ke-21 ini, Mendagri Tito Karnavian mengingatkan bahwa filosofi pembentukan Apkasi adalah untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan otonomi daerah, dengan memberi kesempatan kepada para kepala daerah agar lebih mampu dan fleksibel dalam menggunakan kewenangannya. “Dengan kewenangan tersebut para bupati diharapkan dapat mengembangkan seluruh potensi yang ada di wilayahnya, sehingga harapannya setiap daerah akan dapat berkembang, lebih sejahtera masyarakatnya dan mandiri,” imbuh Tito.
Foto : Para Pengurus Apkasi dan Apeksi didampingi Penasehat Khusus Apkasi Prof Ryaas Rasyid foto bersama usai pemotongan tumpeng dalam acara syukuran HUT Ke-21 Apkasi di Jakarta, Senin (31/05/2021).


Oleh karena itu, lanjut Tito, keberadaan Apkasi menjadi sangat penting untuk menjembatani aspirasi daeah, memberikan masukan kepada pemerintah pusat, memahami kebijakan-kebijakan pusat kemudian diterjemahkan dan disosialisasikan kepada seluruh anggota Apkasi. Ia berujar, “Para bupati bisa saling belajar di forum Apkasi melalui sharing best practice, belajar dari keberhasilan daerah satu dengan yang lainnya untuk kebaikan di daerah masing-masing.” 

Tito juga menambahkan dalam konteks pandemi, peran Apkasi juga sangat diharapkan terutama dalam ikut mengendalikan penyebaran Covid-19 serta memulihkan ekonomi daerah yang secara akumulatif berkontribusi di tingkat nasional. Ia berharap ada 4 indikator yang harusnya menjadi menu sarapan pagi para bupati, yakni; pertama lihat angka terkonfirmasi postifi Covid-19 dan upayakan grafiknya melandai atau menurun, kedua; peningkatan angka kesembuhan dengan treatment yang semakin baik; ketiga angka kematian seminimal mungkin dan yang keempat adalah ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 yang harus di bawah 50%.

Khusus pemulihan ekonomi, Tito berpesan agar terjadi percepatan belanja daerah dan mencari peluang-peluang untuk meningkatkan pendapatan, terutama pendapatan asli daerah, serta sumber lain seperti Badan Usaha Milik Daerah. “Cari peluang misalnya masalah pangan yang masih bisa menjanjikan di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, kemudian setor pertanian, perikanan dan sektor pertambangan yang masih bisa survive dan bisa memberikan kompensasi bagi sektor-sektor lain yang tertekan,” paparnya.

Di samping percepatan belanja dan mencari peluang, lanjut Tito, hal lain yang bisa dilakukan para bupati adalah memberikan kemudahan pemberian ijin berusaha bagi para pengusaha atau investor baik dari dalam maupun luar negeri. “Berikan kemudahan ijin, iklim berusaha yang mudah, lebih fleksibel tidak birokratis, tidak panjang rantainya dan dengan regulasi-regulasi yang jelas. Harapannya dengan adanya pemulihan ekonomi di tingkat daerah, otomatis akan memberikan kontribusi yang sangat signifikan untuk pemulihan ekonomi di tingkat nasional,” tambahnya.

Tito juga berpesan agar para bupati memperhatikan betul soal komposisi belanja daerah. “Jangan didominasi penuh dengan belanja operasional yang meliputi gaji pegawai. Perbanyak, perkuat dan perbesar porsi belanja modal, upayakan melalui program-program padat karya sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat dan ada uang yang beredar di daerah untuk menstimulasi pelaku usaha swasta lainnya sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan demikian ekonomi di tiap-tiap daerah dan nasional dapat segera pulih dan dapat segera melompat,” tukas Mendagri. 

*Sinergi Apkasi-Apeksi Siap Suarakan Kepentingan Daerah ke Pusat*

Sebelum peringatan ke-21 tahun Apkasi digelar, diawali dengan rapat koordinasi antara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dalam rangka membangun sinergi keduanya dalam mencari solusi-solusi atas permasalahan di daerah. Ketua Umum Apkasi Sutan Riska menyampaikan terima kasih dan menyambut baik ajakan Apeksi untuk saling bersinergi. "Saya setuju dengan Kang Bima selaku Ketua Apeksi yang bilang bahwa kalau Apkasi dan Apeksi sudah bersinergi, selesailah urusan kita di daerah masing-masing," ujarnya bersemangat.
 
Sutan juga mengatakan bahwa isu-isu strategis terkait dengan pelaksanaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), One Single Submission (OSS), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan masalah-masalah penting lainnya yang dihadapi di daerah akan menjadi rekomendasi bersama Apkasi dan Apeksi untuk disampaikan ke pemerintah pusat, baik melalui kementerian terkait maupun langsung kepada Presiden. "Karena Apkasi dan Apeksi sudah satu suara, maka diharapkan aspirasi kita ini akan didengar oleh pusat," tamba Sutan.

Ketua Apeksi Arya Bima Sugiarto dengan mantab pun menegaskan bahwa sinergi Apkasi-Apeksi ke depan harus lebih ditingkatkan. "Memang kalau kita bersama satu suara, rasanya tidak mungkin tidak didengar. Apeksi saja merepresentasikan 70 juta populasi penduduk di Indonesia dengan sekitar Rp 200 trilun APBD, ditambah Apkasi, sisanya 200 juta penduduk di tanah air ini dengan lebih besar lagi APBD-nya,” tutur Walikota Bogor ini. 

Arya Bima melanjutkan bahwa suara daerah ingin didengar itu bukan karena kepentingan kepala daerah saja, tapi ada konstituen dan ada kebaikan di situ. Ia menambahkan, "Seringkali kita sebagai kepala daerah ini ujungnya seolah-olah disudutkan, kurang ini kurang itu, sementara tanggungjawab kita berat dan penghasilan kita terbatas. Namun perlu dipahami bahwa kita tentu saja tidak sedang menolak kebijakan pusat, karena yang namanya UU pemerintahan daerah ini kita khan sami'na wa atho'na, kita ini menjadi bagian dari pemerintah pusat.” 

Arya Bima berharap dengan jalur komunikasi Apkasi-Apeksi ini yang sedang dibangun ini menjadi salah satu alternatif dalam kita menyuarakan aspirasi daerah ke pusat. "Kita bisa sepakati bersama untuk meningkatkan intensitas pertemuan baik di Jakarta maupun di beberapa daerah dengan melakukan kegiatan bersama," tambahnya lagi. (*)

Dorong Masyarakat Disiplin Prokes Covid-19, Polres Loteng Gelar Apel Kebangsaan Sinergitas

Barometer99- Lombok Tengah (NTB) - Polres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat, menggelar Apel Kebangsaan dalam rangka meningkatkan sinergitas TNI - Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) guna mendorong masyarakat lebih disiplin Protokol Kesehatan Covi-19.

Apel yang berlangsung di halaman Polres Lombok Tengah dihadiri Bupati Loteng HL. Pathul Bahri, S.IP, Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K, dan Dandim 1620/Loteng LETKOL INF I Putu Tangkas W., S.IP. beserta anggota Forkopimda Kabupaten Loteng, Danyon A Pelopor Sat Brimobda NTB, Ketua MUI Loteng, Ketua FKUB Loteng, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat Loteng.

Dalam sambutannya, Bupati Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP, mengaharapkan seluruh element masyarakat untuk menunda kegiatan mudik lebaran karena bercermin dari adanya lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi di India.

"Kami harap seluruh Kepala Desa (Kades) membuat portal untuk mengurangi penyebaran Covid-19 melalui orang yang keluar masuk di desanya," ucap Pathul, di Praya, Rabu (28/4/21/).
Ditekankan Bupati, sinergitas TNI - Polri dan Pemda merupakan suatu hal yang harus ditingkatkan karena terbukti berhasil menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi daerah Loteng ini.

"Seluruh elemen pemerintahan harus berpartisipasi dalam meningkatkan disiplin masyarakat untuk selalu patuh menerapkan Prokes Covid-19," serunya.

Ia juga menyampaikan, program vaksinasi telah dilaksanakan terhadap tenaga medis, TNI/Polri, petugas pelayanan publik dan saat ini target utama dilanjutkan kepada masyarakat Lansia. Diharapkan vaksinasi tersebut dapat selesai sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Sementara, Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK, mengatakan Apel kebangsaan yang digelar merupakan salah satu upaya pihak kepolisian dalam mendorong pimpinan daerah dan para perangkatnya untuk mendukung program Pemerintah Pusat dalam mematuhi Prokes Covid 19 serta pelaksanaan Vaksinasi guna menekan penyebarannya.

"Apel ini juga sebagai bentuk kesiapan dlm antisipasi menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di wilayah Kabupaten Loteng," jelas Kapolres.
(YL)
Sumber : Humas Polda NTB

Wawako Buka Bazar Murah di Kantor Camat Sukarami

Palembang, Barometer99.com,- Tingginya Permintaan Masyarakat terhadap bahan makan pokok selama Bulan suci Ramadhan, Pemerintah kota Palembang mengatasi hal tersebut melaksanakan pasar Murah di 18 kecamatan. Pertama Pasar Murah dilaksanakan di lapangan kantor camat Sukarami, yang di buka Langsung Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, Rabu(14/04/2021).

"Hari ini kami Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Perdagangan Melaksanakan Bazar murah, sebenarnya ini agenda tahunan yang kita laksanakan pada saat bulan Ramadhan Persiapan untuk Idul Fitri juga, Pelaksanaannya sendiri mulai hari ini tanggal 14 April sampai dengan Tanggal 7 Mei di 18 kecamatan selama 18 hari", Kata Finda sapaan akrabnya.

Dikatakan Fitri, Kegiatan ini didukung oleh berbagai Pihak diantaranya Bulog,BSB, toko modern, dan UMKM, Dinas perdagangan, dan BBPOM

"Kami juga sudah membentuk Tim terbagi jadi 2 Tim pertama tim Pengendalian Inflasi yang didukung oleh berbagai pihak dan juga Tim pengawasan Pangan supaya apapun produk makanan yang dijual dikota Palembang harus betul-betul Aman", katanya.

Sementara, Camat Sukarami Muhammad Fadli mengharapkan dengan adanya Bazar Pasar Murah ini bisa membantu masyarakat, karena harganya berkurang berkisar sekitar 10-20 persen.

"Mudah-mudahan dengan adanya Bazar murah dibulan suci Ramadhan ini bisa membantu masyarakat dalam hal kebutuhan pokok, kegiatannya berlangsung mulai dari jam 08:00 wib sampai jam 14:00 wib yang bergilir di setiap kecamatan", ungkapnya.

Sumber : (Yon)
Editor : RVL

5 Saksi Salah satunya Mantan Kepala Bappeda Muara Enim Diperiksa KPK di Mapolda Sumsel

Barometer99 - Muara enim - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil ada lima saksi salah satunya mantan Kepala Bappeda Muara Enim Abdul Najib, terakhir ia menjabat Asisten III Pemkab Muara Enim.

Ada lima saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2019. Kelimanya dipanggil untuk tersangka Bupati Muara Enim nonaktif Juarsah (JRH).

"Hari ini pemeriksaan saksi JRH, tindak pidana korupsi suap terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Tahun 2019. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Kota Palembang," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya pers di Jakarta, Jumat [9/4/2021].

Kelima saksi yaitu Asisten III Sekretariat Daerah Abdul Najib. karyawan BUMN/Bank Mandiri Brory Wahyudi serta tiga wiraswasta masing -masing Erisky Pratama, Erwan Gustian, dan Chairuddin Matseri.

Sebelumnya KPK telah menetapkan Bupati Muara Juarsah sebagai tersangka pada Senin [15/2/2021]. Juarsah diduga menerima Rp 4 miliar dalam kasus tersebut.

Penerimaan "commitment fee" dengan jumlah sekitar Rp 4 miliar oleh Juarsah dilakukan secara bertahap melalui perantaraan dari Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Muara Enim Elfin MZ Muhtar (EMM).

Dalam konstruksi perkara, dijelaskan pada awal 2019 Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim melaksanakan proyek pengadaan pekerjaan fisik berupa pembangunan jalan untuk Tahun Anggaran 2019.

Dalam pelaksanaan proyek pengadaan tersebut, Juarsah diduga turut menyepakati dan menerima sejumlah uang berupa "commitment fee" dengan nilai 5 persen dari total nilai proyek yang salah satunya diberikan oleh Robi Okta Fahlefi (ROF) dari pihak swasta.

Selain itu, Juarsah selama menjabat selaku Wakil Bupati Muara Enim 2018-2020 juga diduga berperan aktif dalam menentukan pembagian proyek-proyek pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Tahun 2019.

Juarsah disangkakan melanggar Pasal Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal.

Editor : RVL
Sumber : (Fitra)

Darmadi Djufri Siap Sambut Estafet Kepemimpinan PERADI Palembang

Barometer99.com - Palembang - DR. H. Darmadi Djupri SH, MH, CMLC Siap Sambut Estafet Kepemimpinan Ketua DPC PERADI Palembang.

Visi dan Misinya Menjadikan PERADI sebagai wadah tunggal Advokat dalam mewujudkan profesionalitas Advokat yang mandiri, Berkualitas dan Bermartabat ia sampaikan ketika Deklarasi calon Ketua DPC PERADI Palembang periode 2021-2026 yang berlangsung di salah satu hotel berada dikawasan Demang Lebar Daun, Jum'at (09/04/2021).

Program unggulannya Jika ia terpilih sebagai ketua DPC PERADI Palembang, ialah Pemberdayaan Advokat muda sebagai pelopor, Pelangsung dan Penyempurna kehormatan Advokat.

Ia ungkapkan bahwa PERADI memiliki tantangan yang berat karena banyaknya organisasi Advokat yang pasti berdampak dengan kode etik Advokat, untuk mewujudkan PERADI bermartabat dan berkualitas PERADI perlu digawangi secara maksimal.

"Pada awalnya saya tidak berkeinginan untuk menjadi ketua DPC PERADI Palembang, tapi banyaknya senior dan Advokat muda, karena saya lihat kedepan menurut ku PERADI ini perlu digawangi secara maksimal karena tantangannya kedepan jauh lebih berat. ditengah banyaknya organisasi advokat saat ini yang ada dan ini sangat berdampak jadi banyak sekali kode etik advokat dilanggar, Maka kedepan saya bercita-cita Jika mendapat kepercayaan menjadi ketua DPC PERADI seiring dengan semangat DPN PERADI, saya akan menjadikan PERADI menjadi single Bar", ungkapnya.

Ia menargetkan agar para advokat memiliki keinginan yang sama yaitu menjadikan PERADI berkualitas untuk lima tahun Kedepan, sehingga memilih pemimpin yang terbaik.

"Target kita agar semua advokat di palembang ini Mempunyai kesamaan pandang, kesamaan sikap sehingga nanti mereka dapat memilih yang terbaik untuk menjadi pemimpin PERADI kedepan dan siap memimpin PERADI 5 tahun Kedepan", harapnya.

 
Sementara Ketua Tim Pemenangan DEJE, Zakaria Abas menegaskan bahwa sebagai Tim pemenangan DEJE sangatlah berbeda dengan Tim Pemenangan Pilkada, Langkah awal yang akan dilakukan tidak lain menyakinkan anggota tentang visi misi dari DEJE kedepannya.

"Setelah dilantik kita akan merapikan Tim pemenangan, Rapat kita akan membicarakan Program yang akan kita lakukan,Tim kerja pemenangan berbeda dengan Tim pemenangan Pilkada. Bagaimana kita menyampaikan Visi misi calon ketua apabila terpilih menjadi ketua PERADI, kita juga harus tahu bagaimana langkah kita untuk meyakinkan teman Advokat baik senior maupun junior sehingga mereka akan melihat visi misinya kalau terpilih jadi ketua DPC PERADI nantinya", katanya.

Editor : RVL
Sumber : (Yon)

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melakukan kunjungan kerja

Barometer99- Presiden Joko Widodo pada hari ini, Jumat, 9 April 2021, bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melakukan kunjungan kerja. Rencananya Presiden Jokowi akan meninjau langsung sejumlah lokasi yang terdampak bencana di provinsi tersebut.

Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Frans Seda, Kabupaten Sikka.(*)

Foto: Biro Pers Istana

Rangkul Pelaku Usaha Pemkab Pali Gelar Focus Group dan Dialog Kebangsaan

Barometer99 - Palembang - Pemerintah Kabupaten Penungkal Abab lematang Ilir (Pali) rangkul Pelaku Usaha Gelar Focus Group Discussion dan Dialog Kebangsaan mengusung tema "Membangun Bumi Pali", yang digelar disalah satu hotel berada dijalan Iskandar, (07/04/2021).

PJ Bupati Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI) Rosidin mengatakan bahwa Kegiatan ini dilakukan untuk Menginisiasi para pelaku Usaha agar maksimal dalam perpajakan dan retribusi karena bagian dari komitmen mereka wajib pajak.

"Hari ini kita mengundang Perusahaan Yang melakukan kegiatan di Pali, Dengan kehadiran mereka artinya mereka memiliki niatan baik terkait dengan kewajiban pajak yang mereka bayarkan, baik pajak daerah maupun pajak pusat, Karena Pembangunan memerlukan Dana, salah satu dananya kita harapkan dari sektor pajak, maka kita mengundang mereka bahwa sesungguhnya Pahlawan itu bukan hanya perang tapi yang patuh pajak juga termasuk pahlawan dalam pembangunan.

Sementara Ketua DPRD Pali Asri Ag mengharapkan agar para pelaku usaha khususnya memberikan kontribusi lain selain dari kewajiban mereka, dalam hal pembangunan.

"Kontribusi dari perusahaan kita harapkan ada sumbangsih yang nyata, kalau pajak itu kewajiban tapi ada bentuk keikhlasan dari masyarakat (pengusaha) untuk berpartisipasi membangun kabupaten Pali", harapnya.

Kemudian Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penyuluhan DJP Sumsel & Kepulauan Babel Taufik menerangkan bahwa untuk memajukan kabupaten Pali harus ada partisipasi dari pelaku usaha agar masyarakat disana bisa menikmati hasilnya jangan sampai pelaku usaha disana tidak sadar akan kewajibannya.

"Kegiatan ini adalah tindak lanjut kerjasama kami Antara kanwil DJP Sumsel dan Pemda Pali, kami menghadirkan para pelaku usaha di kabupaten Pali untuk memajukan masyarakat di Pali makanya kita ajak dialog apa yang diinginkan mereka, agar tiada dusta diantara kita. Apa yang sudah dilakukan pemerintah terhadap pembangunan disana tapi ada timbal baliknya atau kontribusinya terhadap pemerintah Pali", jelasnya.

Ia juga menuturkan Mengundang pelaku bisnis agar frekuensinya sama Pali harus di bangun jangan sampai masyarakat Pali tidak dapat menikmati kontribusi dari para pengusaha.

"Bapenda Pali dalam pengenaan pajak ada hal yang Menjadi keraguan Masyarakat maka kita akan melakukan pendampingan SDM nya yang seharusnya, terutama pengelolaan Pajaknya dan retribusi daerah. 

"Kemudian pengenaan PBB dan BPHTB yang menjadi permintaan Pembantuan dari Pemda tentang pengenaan NJOP Supaya tidak menjadi kegaduhan dimasyarakat maka Bapenda Pali berkoordinasi dengan kita langkah seperti apa yang harus dilakukan dilapangan. Karena masyarakat Pali berhak menikmati nya juga, jangan sampai pelaku usaha disana tidak memberikan kontribusinya",tuturnya.

Editor : RVL
Sumber : (Yon)

Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Bakal Panggil Kadinkes

Barometer99 - CIREBON - Polemik dana insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 mengundang perhatian Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon.

Apalagi, ada keterangan yang menyebutkan Kabupaten Cirebon mendapat bantuan dana dari pusat sebesar Rp 9,5 miliar. Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Cirebon, Hj. Enny Suhaeni menyebut ada piutang Rp 7,2 miliar yang belum dibayarkan ke para tenaga kesehatan.

"Ya saya sudah mendengar persoalan insentif bagi tenaga kesehatan, bahkan nilainya miliaran rupiah. Komisi IV harus memanggil kadinkes untuk mengetahui yang sebenarnya bagaimana. Kami perlu mendengar langsung dari Ibu Enny selaku kadinkes," kata Heriyanto, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Minggu (4 April 2021), ketika dihubungi lewat telepon selulernya.

Politisi dari Partai Demokrat ini mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Ketua Komisi IV, Siska Karina, terkait rencana pemanggilan kadinkes beserta jajarannya.

"Sudah komunikasi dengan Ibu Siska Karina tadi Minggu pagi, Senin akan dimatangkan lagi dengan teman-teman di Komisi IV. Saya secara pribadi menilai DPRD memang harus melakukan hearing atau dengar pendapat dengan jajaran Dinas Kesehatan," tandasnya.

Sementara itu, rekan Siska Karina di Partai Golkar, Anton Maulana juga menyebutkan pihaknya sedang melakukan komunikasi untuk memanggil kadinkes.

"Kami juga akan mendorong Komisi IV untuk meminta penjelasan agar persoalan ini menjadi terang. Dari Fraksi Golkar ada Ibu Siska Karina, bahkan selaku Ketua Komisi IV. Sejujurnya, saya pribadi juga aneh kenapa para tenaga kesehatan tidak berani bersuara. Ada IDI, IBI dan persatuan perawat, saya belum dengar suara mereka," ungkap Anton Maulana, Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Cirebon.

Politisi muda ini menambahkan, persoalan ini diserahkan terlebih dahulu ke Komisi IV. Lewat Komisi IV, diharapkan ada keterangan yang gamblang diperoleh dari jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

Sebelumnya, Kadinkes Enny Suhaeni menjelaskan, insentif untuk tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

"Nakes yang menangani Covid-19 cukup banyak, ada di 60 puskesmas, labkesda, dua RSUD serta di dinkes. Uang tidak mampir kemana-mana, tapi langsung ke rekening masing-masing," terangnya saat dilansir sejumlah media pada Selasa (30 Maret 2021) lalu.

Enny selanjutnya memaparkan mekanisme insentif untuk nakes. Dana dari pusat, setelah lolos verifikasi faktual, kemudian Seksi SDMK menindaklanjuti dengan melakukan validasi. Setelah itu, Bagian Keuangan akan merealisasikan dengan mengajukan SPP dan SPM. Lalu, ke Bagian Perbendaharaan di BKAD.

Data yang sudah masuk atau lolos verifikasi, lalu dikeluarkan SP2D. Setelah SP2D keluar dari BKAD, uang akan masuk ke rekening bendahara pegeluaran Dinkes. Selanjutnya, diajukan permohonan ke bjb untuk pemindahbukuan langsung ke rekening rekening nakes.

"Untuk santunan kematian tenaga medis yang gugur dalam tugas penanganan Covid-19 tahun 2020, ada tiga orang dan masing-masing menerima Rp 300 juta. Sudah masuk ke rekening ahli waris," imbuhnya.

Menurut Enny, piutang insentif yang belum terbayarkan pada tahun 2020 sekitar Rp 7,2 M, antara lain untuk nakes dua RSUD serta puskesmas.

"Dari pusat sudah tidak ada lagi anggaran insentif nakes dan kita sedang menganggarkan dari APBD lewat recofusing diparsial dua," ujar kadinkes.

Pihaknya sudah mengupayakan untuk ke depan, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan membuat peraturan bupati (perbup) terkait insentif nakes yang ikut dalam penanganan Covid-19. Dinkes sudah mengajukan nota dinas ke bupati untuk mengesahkan perbub.

Terkait pernyataan kadinkes, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon, Noli Alamsyah menilai penjelasan Hj. Enny semakin membuka kebenaran masih banyak tenaga kesehatan yang belum mendapatkan insentif.

Secara jelas kadinkes menyebut ada piutang insentif sebesar Rp 7,2 M yang belum terbayarkan pada tahun 2020 untuk tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas dan dua RSUD.

"Sebetulnya pokok pertanyaan yang dimunculkan itu sangat sederhana, apakah para nakes sudah mendapatkan insentif? Harusnya dinkes punya data, berapa jumlah nakes yang menangani Covid-19. Ada data juga berapa jumlah nakes yang sudah diberikan insentifnya dan berapa yang belum. Kalau mendengar ada piutang Rp 7,2 M, berarti masih banya nakes yang belum mendapat insentif. Penjelasan dari kadinkes kemaren membuka tabir masih banyak nakes yang belum mendapat insentif. Harusnya kadinkes jujur saja, tidak perlu berkelit," pungkas ketua PWI.

Editor : RVL

Usai Terpilih Ketua BLC Edi Wahyudi SH Tancap Gas Program Pelayanan Bantuan Hukum Gratis

Barometer99 - KENDAL- Bhaurekso Lawyers Club (BLC) Kendal Mengelar Musyawarah Besar (Musbes) di Bandungan, Sabtu-Minggu (3/4/2021) dan (4/4/2021) . 

Edi Wahyudi SH, Terpilih menjadi Ketua Bahurekso Lawyer Club (BLC) Kabupaten Kendal periode 2021-2024.Langsung Tancap Gas Pergerakan Roda organisasi bisa sinergi dengan Stekholder yang ada, Guna Melaksanakan sesuai Tugas dan Fungsinya. 

"Semoga Kedepan,Program Jangka Pendek dan panjang untuk BLC Lebih baik,Sesuai dengan harapan salah satu tujuan Bahurekso Lawyers Club (BLC) pada awal Berdiri Di 2011", ucapnya.

"Kepengurusan BLC sendiri, terhimpun seluruh para advokat kendal, yang tidak membedakan dari unsur, organisasi manapun menjadi wadah kebersamaan, Paguyuban seluruh advokat kendal", Sambungnya.

"Menambahkan, Kami bertekat untuk meningkatkan integritas moral dan profesionalisme bagi anggota,Sehingga anggota Bisa menjadi advokat yang berintegritas tinggi yaitu advokat tunduk pada kode etik advokat", Harapnya.

"Ini tanggung jawab yang berat, jadi kami mengharapkan dukungan semua untuk menjalankan roda organisasi ini agar berjalan dengan baik", ujarnya.

Selain itu,dalam Kepengurusan saya menjadi ketua ke empat di periode tahun ini.

Perlu diketahui, untuk Pengurus lama,diantaranya dipegang pengacara senior Subur Isnadi SH untuk periode 2011-2014, periode kedua dipegang Ubaidillah SH MH (almarhum) untuk periode 2014-2018, periode ketiga dipegang, Agus Sulistyono SH MH 2018-2021 dan periode keempat ini dipegang Edi Wahyudi SH untuk periode 2021-2024.

Menurut Edi dalam proses pemilihan Ketua BLC,sebelumnya dilakukan penjaringan bakal calon dan terpilih lima nama yaiti Agus Sulistyono, Edi Wahyudi,Supriyadi, Sugiyanto, Akhmad Muhlisin. 

Dari lima nama itu disaring menjadi tiga besar yaitu Agus Sulistyono, Edi Wahyudi SH dan Akhmad
Muhlisin."Namun saat pemilihan yang dua mundur,sehingga dikukuhkan menjadi Ketua BLC Kabupaten Kendal. Sesuai AD/ART memang demikian", jelasnya.

Dikatakan, nama BLC cukup menggaung di Jateng dan menjadi percontohan daerah yang memiliki organisasi lokal.

"Banyak daerah lain yang ingin membentuk organisasi seperti BLC tapi sulit diwujudkan. Kesadaran untuk bersatu dan gotong-royong serta semangat silaturahim tinggi sehingga BLC dapat terwujud", Jelasnya.

"Diharapkan ini, tidak pernah ada perselisihan advokat satu dengan yang lain diKabupaten Kendal", katanya.

Edi mengaku selama ini kegiatan BLC cukup banyak, Terutama saat bulan Ramadhan banyak kegiatan sosial seperti mengunjungi panti asuhan, sosialisasi Hukum ke desa-desa hingga membantu menyelesaikan masalah hukum masyarakat kurang mampu di Kendal.

Ditambahkan, semangat BLC yaitu menyatukan teman-teman advokat di Kendal dan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum
secara gratis."Kedepan kami akan lebih banyak membuat kegiatan sosial", pungkasnya.

Editor : RVL
Sumber : Syifak

Penanganan Covid 19 Terus di Lakukan Pemerintah Kabupaten dan Polres di Kabupaten Batu Bara

Barometer99 - Batu bara - Penanganan Covid 19 Terus di lakukan Pemeruntah kabupaten dan Polres di kabupaten batu bara. Hal ini terpantau oleh awak media saat Kapolres Batu bara AKBP. Ikhwan Lubis SH.MH. membuka rapat khusus Gugus tugas penangan Covid 19 melalui PPKM. di ruang kerjanya. Selasa 23 Maret 2021.

Kapolres Yang mengundang Seluruh Dinas yang terkait penangan Covid 19 di kabupaten Batu bara mengharapkan kecocokan data penangan Covid 19 di kabupaten Batu bara.

Dihadiri kepala dinas Kesehatan, Kepada dinas sosial, kepala dinas PMD Kabid Dinas kesehatan, dan Pejabat Utama Polres Batu bara, membahas penangan terkait PPKM yang menjadi garda terdepan Di masyarakat Khususnya Kabupaten Batu bara.

Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH. selaku pemimpin Rapat Mengatakan, "Sesuai Surat keputusan Mentri Dalam Negri ( Mendagri ) No.3 tahun 2021, Kita harus menjadikan Posko PPKM yang ada di seluruh wilaya kita Sebagai garda terdepan penanganan Penyebaran Covid 19. Namun saat ini masi harus kita evaluasi kembali kecocokan data tentang Laporan Covid 19 yang saya rasa belum ada kecocokan untuk laporan laporan ke pemerintahan pusat. Hal ini harus segera kita lakukan untuk langkah langkah yang membuat Pos PPKM menjadi lebih Produktif dan aktif menangani fisimisinya", ungkap Kapolres.

Dalam Laporannya dalam hasil Rafat kusus ini Kapolres juga menjelaskan, "Kalau pemerintah daerah sudah siapkan vaksin Covid Untuk umum di mulai dari para lansia yang sudah ada datanya yang saya terima dari dinas kesehatan Kabupaten Batu bara. 

"Kabag Ops Kompol Hendry Barus SH.MH. Meminta, Agar dalam melakukan kegiatan apa pun yang menyangkut PPKM intansi pemerintahan kabupaten agar selalu mengundang juga mengaitkan Kepolisian sebagai team penanganan Covid 19 di daerah masing masing,agar selalu dapat memberikan data kecocokan dalam posko PPKM. Jangan melakukan laporan sendiri sendiri yang ahirnya tidak menemui kecocokan data", ungkap nya.

(YL/RVL)

Ketua DPW BPI KPNPA RI SUMUT Minta JPU Tuntut Tersangka Pembakaran Pondok Ketua Peradi Kota Medan Dengan Seberat Beratnya

Barometer99 - Medan - Ketua Wilayah Badan Peneliti Independen (BPI) Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Repubik Indonesia (DPW BPI KPNPA RI) Sumatera Utara, Mayor Purn Jhonson Situmorang SH sangat mengutuk perbuatan pembakaran Pondok Ketua Peradi Kota Medan yang dijaga Oleh Benny Setiawan Sembiring (Pelapor).

Saya sangat mengutuk perbuatan pembakaran yang di lakukan oleh tersangka Roy Cs. Dimana perbuatan tersebut sangatlah meresahkan masyarakat .maka dari itu saya meminta agar JPU menutut seberat beratnya para pelaku yang ikut dalam kegiatan terkutuk tersebut, terlebih otak pelakunya harus berbeda hukuman nya dengan pelaku, ya otak pelaku harus paling berat hukuman nya, Pungkas Ketua Ketua DPP Namora Panaluan Situmorang Nahor Sedunia.

Lebih Lanjut, Ketua DPP Namora Panaluan Situmorang Nahor Sedunia sangat apresiasi kepada Kacabjari Pancur Batu Dodi Wiraatmaja,SH atas terlaksana nya sidang pertama atas kasus tersebut. 

diberitakan sebelumnya bahwa, "Tiga orang terduga pelaku pembakaran Pondok Ketua Peradi Kota Medan Dr Japansen Sinaga, yakni Roy Eka Sahputra Sitepu (Otak Pelaku) yang merupakan menantu Kades Betimus, Jawiren Keliat ( Warga Desa Betimus) dan Gunawan Alfredo Sembiring (Warga Desa Betimus) menjalani sidang pertama terkait kasus kebakaran yang di laporkan oleh Benny Setiawan Sembiring ke Mapolsek Pancur Batu atas dasar Surat Kuasa yang diberikan oleh Japansen Sinaga selaku pemilik lahan", ungkapnya. 

Sidang perdana kasus pembakaran gubuk tersebut di lakukan secara online, dimana ketiga tersangka pelaku pembakaran melakukan sidang online dari salah satu ruangan di Lapas Pancur Batu dan pelapor Benny Setiawan bersama Jpu Lenny M.N ,SH berada di Cabjari Pancur Batu, pada tanggal 23 Maret 2020 Sekitar Pukul 16.00 Sore.

(YL/RVL)

Pemerintah Salurkan 395 Unit Bantuan PSU di Provinsi Papua


Barometer99 - Papua - Tahun 2021, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan bantuan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) sebesar Rp3,7 miliar bagi Provinsi Papua yang digunakan untuk pembangunan jalan lingkungan 395 unit rumah bersubsidi di daerah tersebut.

PSU merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pada tahun 2021, Kementerian PUPR menargetkan akan menyalurkan 25.000 unit bantuan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, bantuan PSU merupakan stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR dalam rangka pencapaian target Program Satu Juta Rumah.

“Program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau, layak huni, dan berkualitas bagi MBR,” ujar Basuki, dikutip dari laman Kementerian PUPR, Sabtu (20/03/2021).

Untuk Provinsi Papua, PSU disalurkan ke tiga wilayah, yaitu Kota Jayapura sebanyak 235 unit, Kabupaten Jayapura sebanyak 60 unit, dan Kabupaten Merauke sebanyak 100 unit.

Senada dengan Basuki Hadimuljono, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, bantuan PSU disalurkan agar masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi merasa nyaman.

Dasar pelaksanaan bantuan PSU ini adalah Peraturan Menteri PUPR (Permen PUPR) Nomor 03/PRT/M/2018 tentang Perubahan Permen PUPR Nomor 38/PRT/M/2015 tentang Bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum untuk Perumahan Umum.

Di samping pembangunan jalan lingkungan, bantuan PSU juga dapat mencakup penyediaan jaringan air bersih dan tempat pembuangan sampah terpadu kepada pengembang perumahan yang membangun perumahan MBR.

Berdasarkan data dari Kementerian PUPR, capaian pembangunan bantuan PSU Perumahan sejak tahun anggaran 2015-2019 selalu memenuhi target, bahkan selalu melebihi jumlah unit yang ditargetkan. Tercatat, capaian tahun 2015 sebanyak 29.956 unit, tahun 2016  sebanyak 26.884 unit, tahun 2017 sebanyak 17.218 unit, tahun 2018 sebanyak 30.406 unit, dan tahun 2019 sebanyak 15.148 unit.

Editor : RVL
Sumber : (HUMAS KEMENTERIAN PUPR/UN)

Satu tahun masa kerja Pemerintahan desa Tambe Di Demo



Barometer99-Bima- Kamis, 18/03/2021. Gerakan mahasiswa dan pemuda pro rakyat (GEMPUR) melakukan aksi demontrasi didepan kantor desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Aksi demontrasi yang sempat terjadi ketenangan  antara masa aksi dan pemenrintah desa  namun mampu dihalau oleh pihak kepolisian. Masa aksi meminta pemerintah desa tambe untuk memberikan klarifikasi terhadap 13 tuntutan mereka antara lain : 
Transparansi anggaran covid-19 tahun 2020.
Pembebasan lahan negara 12 are tahun 2019.
Realisasi janji-jani politik selama masa pemerintahan.
Klarifikasi persoalan pengambilan keputusan sepihak mengenai bumdes, lembaga adat desa dan lembaga-lembaga lain.
Mempertanyakan dan menuntut kinerja BPD sebagai representatif rakyat.
Mendesak kepala desa untuk memberikan LPJ 2020 sehingga pencairan anggaran ADD 2021 terlaksana.
Transparansi anggaran pengadaan ambulans.
Mendesak BPD untuk mempercepat RKPDes 2021.
Mendesak kepala desa untuk LPJ bumdes sebelumnya dan peremajaan bumdes baru.
Menuntut kepala desa untuk bertanggungjawab terkait pungutan liar.
Transparasi anggaran lapangan bola Voly dusun lara.
Menutut kebijakan kades yang mencederai nilai-nilai demokrasi.
Menutut camat bolo dan Pemda Bima untuk membina dan mengevaluasi kinerja pemdes dan BPD desa Tambe.

Emansyah,S. Pd, selaku  Korlap aksi menyampaikan orasinya bahwa kami hadir disini untuk menuntut kinerja pemerintah desa yang sudah berjalan  setahun namun belum ada perubahan terhadap desa Tambe, lebih-lebih terhadap pembangunan yang belum jelas arah dan tujuannya. Persoalan laporan anggaran tahun 2020 belum ada kejelasan dan ADD untuk desa tambe belum dicairkan sedangkan desa lain sudah dicairkan anggara desa nya  sehingga ini menjadi pernyataan kami ada apa dengan pemerintah desa Tambe kecamatan Bolo Kabupaten Bima?. 

Lanjutnya, menuntut kebijakan kepala desa yang tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi di rebuplik ini karna setiap kebijakan yang di ambil oleh kepala desa hari ini menjadi masalah buat masyarakat hari ini mulai dari kelembagaan sampai pada pungutan bea mobil pemotong padi yang kami rasa tidak harus di lakukan oleh kepala desa karna dalam pengkajian kami dari Gempur bahwa pungutan itu sudah menyalahi aturan yang ada dan seharusnya itu di bahas secara detail dan di buatkan perdes sehingga arah uang penagihan untuk apa?,di pergunakan untuk siapa? dan kenapa harus masyarakat biasa sementara ada kaur desa yang menjadi juru pungut sehingga bisa meningkatkan PADes Desa Tambe.



Buyung  Nasution, S. Pd selaku ketua BPD menanggapi tuntutan masa aksi, kalian sebagai generasi muda merupakan aset daerah dan bangsa. Ia juga membenarkan bahwa LPJ 2020 memang benar belum dilakukan oleh kepala desa tambe namun masih ada waktu yaitu pada tanggal,  31 maret ini dan meminta kepada masa aksi untuk bersabar menunggu tanggal,  31 Maret untuk di lakukan LPJ 2020 sehingga apa yang menjadi tuntutan masa aksi yaitu mencairan ADD dapat di laksana. saya berharap kita lalukan klarifikasi didalam ruangan kantor desa saja dan berharap kepada  generasi muda bisa menjalin kerja sama dengan pemdes dan BPD untuk membicarakan baik-baik didalam ruangan dan jangan takut sampaikan apa yang ingin disampaikan dan jangan berbicara diluar.  Kita BPD menjalakan tugas sesuai dengan regulasi dan saya tidak bisa mengklarifikasi dipinggir  jalan raya  karena lembaga BPD adalah lembaga resmi yang digaji oleh negara dan saya berharap kepada generasi muda sabar dan kita akan undang melalui surat semuanya dan pada saat itu akan dijelasin semuanya oleh pemerintah  dari seperti apa LPJ nya. 

Kepala desa Tambe Candra Nan Arif S.Pd naik di mobil Masa Aksi untuk menjawab dan melakukan klarifikasi, di dalam klarifikasinya ia menjelaskan bahwa terkait anggarang covid-19 dia tidak dapat menghafal satu persatu karna di dalam pemakaian itu aitemnya sangat banyak sapai pada bahan pakaian yang terkecil yaitu sabun cuci, itu semua di beli melalui anggaran dengan jumlah 75 juta termasuk orang- orang menjaga di tiap-tiap gang itu di gaji demi menjaga penyebaran Covid 19. dan nota-nota itu tidak bisa di berikan kepada masyarakat desa termasuk BPD, karna yang punya wewenang itu ada tim audit yaitu pihak inspektorat, tegasnya

Terkait pembebasan lahan negara12 hetar itu bukan kewenanganya kepal  Desa. Saya hanya mencoba menganggarkan  penimbunanya saja, di karnakan  Pendemi Covid 19 sehingga penimbunanlahan tersebut tidak dapat di laksanakan, dan angaran tersebut di alihkan pada pembangunan Aula Kantor Desa Tambe, karna kantor desa harus ada aula sehingga ketika melakukan rapat kita punya aula. 

Sambungannya, terkait visi dan misi ia menjelaskan bahwa masa jabatanya selama 6 tahun masih ada 5 tahun untuk merealisasikan visi misi itu dan yang  sudah di lakukan realisasi yaitu pengadaan Ambulan Desa dan pembelian lahan Untuk lapangan Volly  dan tahap selanjutnya akan di lakukan pembangunan,Tegasnya

Terkait lpj 2020 itu bukan desa Tambe saja yang tidak mandapatkan pencairan namun ada 9 desa yang belum dan tiga desa yang sudah cair anggaran 2021 yaitu Desa Kara, kananga dan nggembe ia juga menyinggung bahwa keterlambatan ADD itu harus menunggu perbup sehingga ADD bisa cair belum lagi perbub yang terlambat sehingga pemicu terlambatnya ADD.

Terkait pungutan liar ia juga menjelaskan bahwa kalau ada petani yang di rugikan hadirkan dan siap masuk Bui ketika itu terjadi dan dia tidak ingin membiarkan orang lain di luar desa menjadi kaya karna menggarap lahan milik desa tambe," (SYF/HD).


Bupati Mesuji dukung Program Baperlahu ,Trikarya mulya terimah 20 rumah



BAROMETER 99 -.MESUJI.LAMPUNG- Sebanyak 20 warga desa Trikarya Mulya Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji Menerimah bantuan Baperlahu,secara simbolis diserahkan langsung Bupati Mesuji H.Saply.TH.Selasa (16/3/2021).

Penyerahan bantuan tersebut Bupati Mesuji  H.Saply di dampingi wakil Bupati Haryati cindralela sekda Mesuji Syamsuddin ,Kepala Dinas Perkim Murni.

Pada kesempatan ini kepala dinas perkim Murni mengatakan sebanyak 147 kepala keluarga menerimah bantuan baperlahu dan itu pun tersebar di seluruh kabupaten Mesuji.

"besar nilai nominal bantuan Baperlahu 32 juta per KK,bantuan ini tersebar di 32 desa yang ada 7 kecamatan."jelas Murni.

Masi lanjut Murni,Dana DAK APBD Murni nantinya akan diberikan kepada 600 kepala keluarga,program ini sangatlah didukung oleh Bupati Mesuji.

"17.500.000 rupiyah yang akan diterimah per Kk ini sangatlah membatu masyarakat,dalam arti pemerintah daerah sangatlah peduli dengan warga yang sangat membutuhkan bantuan program ini juga dapat dukungan dari Bupati."tambahnya.

Hal itu juga di sampaikan oleh Bupati Mesuji H.Saply TH Selamat telah mendapatkan bantuan rumah layak huni dan baru sekarang kita bisa serahkan kepada penerima sebanyak 32 unit dan desa Tri Karya Mulya paling banyak menerima bantuan sebanyak 20 unit.

Jadi buat warga yang belum dapat bantuan baperlahu agar bersabar di karnakan untuk tahun depan program baperlahu di tunda dulu di karnakan masih di pergunakan untuk covid19″ mudah mudahan di perubahan untuk baperlahu bisa terlaksana kembali” ucap Saply.

Sambung Saply “Masih banyak bantuan yang ada di kabupaten Mesuji seperti BSPS yang akan kita laksanakan di setiap desa dengan acuaan pengajuan dari kepala desa itu sendiri dan kita cek juga untuk penerimaan agar tepat sasaran.

Harapan kita di untuk warga Karna ini masih dalam situasi pandemi warga bisa mengikuti protokol kesehatan seperti selalu memakai masker,cuci tangan dan selalu jaga jarak ” apa lagi untuk yang sering berpergian ke luar daerah agar kiranya di tunda dulu demi menjaga tidak tertular dan bisa memutus mata rantai virus yang memantikan” tuturnya.

Hadir dalam acara tersebut di hadiri Bupati Mesuji H.Saply TH,Wakil Bupati Mesuji Haryati Cendralela,ketua PKK kabupaten Mesuji Hj.Neli Wati Salpy, Sekertaris Daerah Kabupaten Mesuji Syamsuddin,Asisten lll Agus Haryanto,Camat Tanjung Raya I Komang Swastika, Kepala Desa Tri Karya Mulya dan para penerima bantuan baperlahu.

Usai Acara tersebut ketua PKK kabupaten Mesuji Hj.Neli Wati Saply dengan adanya program PKK propinsi Neli Wati Salpy membagikan bantuan berupa beras dan sembako atas keperdulian ketua PKK propinsi terhadap warga yang kurang mampu yang ada di Lampung.

( EDY/HD)

Program Bantuan Pemerintah Bagi Warga Kurang Mampu Belum Tersentuh Secara Merata dan Tepat Sasaran

Barometer99 - Bantuan yang seharusnya menyentuh kelompok rentan terkadang datang tidak tepat sasaran.

Salah satunya Tiorin Sinaga (57) tahun kepada awak media saat di temui di rumahnya. Rabu 17 Maret 2021 mengatakan, "janda beranak tujuh rumah yang berdindingkan gedek Tepas dan beralaskan tanah, warga yang tinggal di kampung gunung sakti Desa Padang Genting Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara.dirinya menjadi salah satu di antara masyarakat yang belum tersentuh bantuan pemerintah", ucapnya.

Sejak suaminya meninggal dunia beberapa tahun silam, ia harus bekerja sebagai buruh tani dan mencari botot untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya dengan penghasilan RP 13.000 sampai 15 000/hari.

Tiorin Sinaga sebagai ibu rumah tangga yang kini menjadi tulang punggung keluarga,berharap bantuan pemerintah yang telah di program dalam sejumlah kebijakan dan program bisa menyasar warga yang membutuhkan seperti dirinya. 

Ditambahkanya lagi " Kalau dirinya berharaf sekali sang pejuang dhuafa bisa singgah untuk sejenak melihat ke adaan dirinya yang harus berjuang menghidupi ke 7 anak nya dan juga mendambakan sang pejuang dhuafa bisa membantunya .harapnya kepada sosok pembina komunitas sedekah jum at ini.

Editor : RVL
Sumber : (Boim)

Pabung Kodim 0309/Solok Dampingi Gubernur Sumbar Kunjungan Kerja di Kabupaten Solok

Barometer99 - Dandim 0309/Solok Letkol Arm Reno Triambodo yang diwakili Pabung Kodim 0309/Solok Kapten Arh Baskir mehadiri acara kunjungan kerja Gubernur Sumatra Barat H. Mahyeldi Ansharullah dilahan organik kelompok tani Bukit Gompong Sejahtera Nagari Koto gadang Guguak kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok, Sabtu 13 Maret 2021.

Kegiatan Gubernur yaitu penyerahan Sertifikat Oraganik kepada kelompok tani Bukik Gompong Sejahtera, Pertemuan degan kelompok tani dan dilanjutkan degan pengecekan bibit tanaman yang yang mengunakan pupuk organik.

"Beliau menyerahkan sertifikat organik kepada kelompok tani Bukit Gompong pengecekan penggunaan pupuk organik dan pertemuan dengan kelompok tani", kata Kapten Baskir.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Sumatra barat, Kepala dinas Ketahanan pangan Hortikultura Sumatra barat, Kepala Dinas pertanian Sumatra Barat, PLT bupati kabupaten Solok, Anggota DPRD Kab.Solok, Dandim 0309/Solok,Yang diwakili Pabung Solok Utara Kapten Arh Baskir Kapolres Solok diwakili Kapolsek Gunung Talang Wali nagari Koto Gadang Guguak, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh masyrakat.

Editor : RVL

KEJARI PBG- 08/03/2021 Bertempat di Command Center Kejaksaan Negeri Purbalingga

Barometer99 - Kepala Kejaksaan Negeri Purbalingga Lalu Syaifudin,SH.MH didampingi oleh para Kasi dan Kasubagbin mengikuti Launching Pedoman Kejaksaan Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Akses Keadilan Bagi Perempuan dan Anak dalam Penanganan Perkara Pidana.

Keynote Speech disampaikan oleh Dr. ST. Burhanuddin, S.H., M.H. - Jaksa Agung Republik Indonesia.

Paparan materi disampaikan oleh :
1. Dr. Fadil Zumhana, S.H., M.H - Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum
2. Ali Mukartono, S.H., M.H. – Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus
3. Bestha Inatsan A. – Peneliti Indonesia Judicial Research Society

Penanggap :
1. Dr. Sugeng Purnomo,S.H.,M.H.,- Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam)
2. Taufik Basari S.H., LL.M – Anggota Komisi III & Badan Legislasi DPR RI
3. Siti Mazumah – Direktur LBH Apik Jakarta
4. Hayati Setia Inten, S.IP., M.H. - Koordinator Sub Komisi Reformasi Hukum dan Kebijakan, Komnas Perempuan

Moderator : M. Rizaldi, S.H., LL.M (Ketua MaPPI FHUI)

Editor : RVL

Postingan Populer