Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Tatap Muka Perdana Dandim 1622/Alor Dengan Anggota


Barometer99- Komandan Kodim 1622/Alor (Dandim) 1622/Alor Letkol Czi Budhi Hartono, S.E., M.M., M.Han bersama Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Ny. Alfitrania Yunivianti, S.T., S.E., M.M melaksanakan tatap muka perdana dengan seluruh anggota dan ibu-ibu Persit, di aula Makodim, Senin (24/01/2022).

Tatap muka ini sebagai perdana mengawali tugasnya sebagai Dandim 1622/Alor. Sekaligus untuk memberikan pengarahan kepada anggota dan ibu -ibu Persit yang  dimulai dengan perkenalan diri.

Pada kesempatan tersebut mantan Danyon Zikon 14/SWC mengharapkan agar selalu kompak melaksanakan tugas, jangan mencampuri antara tugas dengan kegiatan lain, jangan mengomentari Pemerintah daerah dalam hal apapun.

Hindari dan jangan ada potongan apapun dari anggota. Pola hidup harus sederhana, selain itu dalam organisasi sudah jelas, tinggal diikuti saja dan jangan melanggar.

Seain itu tambah Dandim, hari Sabtu dan Minggu haram hukumnya ada kegiatan karena waktu libur adalah untuk keluarga.

Dandim Letkol Budhi juga meminta agar jangan jadikan dirinya seperti dewa karena dirinya juga manusia biasa. Bagaimana mengatur pola hidup harus sederhana, serta organisasi TNI sudah jelas tinggal dikuti saja dan jangan buat pelanggaran.

"Jangan jadikan saya seperti dewa akrena saya manusia biasa. Jadikan saya ayah, kakak, dan saudara kalian juga dan bagaimana cara agar nyaman bertugas sebagai prajurit", pinta Letkol Budhi.


(Jef/tim)

Sumber: Pendim 1622/Alor.

Editor : Msa

BSSN Sepakati Pemanfaatan Sertifikat Elektronik pada Sistem Elektronik di Lingkungan BNPB



Barometer99.com, JAKARTA - Kerawanan bencana dan pandemi COVID-19 yang masih terjadi di negeri ini serta perkembangan teknologi, mendorong transformasi administrasi menuju digitalisasi. 

Salah satu langkah yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) adalah menjalin integrasi dan kolaborasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui penandatanganan naskah perjanjian kerja sama (PKS) di bidang pemanfaatan sertifikat elektronik pada sistem elektronik di lingkungan BNPB.

Perjanjian ditandatangani oleh Sekretaris Utama BNPB, Lilik Kurniawan dan Deputi Bidang Proteksi BSSN, Akhmad Toha. Disaksikan segenap perwakilan dua instansi di Ruang Rapat Gunung Rinjani, Graha BNPB, Jakarta, pada Senin (31/5).

Dalam sambutannya, Lilik Kurniawan menjelaskan bahwa kerja cepat BNPB tidak hanya dibutuhkan dari keaktifan di lapangan saat menanggulangi bencana, namun juga dalam menangani kegiatan operasional di BNPB terutama terkait dokumen dan kearsipan. Dibutuhkan suatu sistem yang dinamis, cepat dan tentunya aman yang memberikan kemudahan kepada seluruh unsur di BNPB untuk menyelesaikan tugasnya dengan cepat.

Lilik berharap melalui pemanfaatan sertifikat elektronik pada sistem elektronik yang didukung BSSN dan juga ANRI, maka membuka peluang untuk BNPB dapat meningkatkan kualitas pelayanannya untuk mendukung penyelenggaraan persuratan dan kearsipan yang lebih efisien waktu dan aman.

“Hal ini akan segera kami manfaatkan dan gunakan untuk kepentingan-kepentingan nasional terutama yang ada di BNPB dan dukungan-dukungan yang ada di daerah,” kata Lilik. 

Penandatanganan perjanjian ini juga merupakan bentuk komitmen BNPB untuk melaksanakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang sistem pemerintahan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

PKS ini memiliki ruang lingkup kegiatan berupa penyajian infrastruktur teknologi informasi yang mendukung penerapan sertifikat elektronik, lalu penerbitan sertifikat elektronik, pemanfaatan sertifikat elektronik dalam sistem elektronik dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam pemanfaatan sertifikat elektronik yang mana seluruhnya akan memberikan keleluasaan bagi BNPB untuk dapat bekerja efisien dan cepat terutama untuk pengelolaan persuratan.

Akhmad Toha juga menyambut penuh komitmen kedua belah pihak sehingga dapat mewujudkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan arsip di lingkungan BNPB.

“Ini merupakan suatu terobosan. Pada masa COVID-19 ini banyak pekerjaan yang bisa dilakukan di satu tempat. Dengan model ini kita sudah menerobos dan menghilangkan batas waktu dan lokasi. Kapan saja dan di mana saja kita bisa melakukan ini (pekerjaan),” jelas Toha dalam sambutannya.

Selain itu, Toha juga berpesan pentingnya unsur Sumber Daya Manusia (SDM), prosedur/regulasi, teknologi, dan implementasi komitmen yang kesemuanya harus selalu diperhatikan dan diperkuat oleh BNPB dalam mengelola keamanan informasi dan data yang aman dan profesionalisme.

Besar harapan kerja sama ini dapat mewujudkan tertib administrasi, kelancaran komunikasi tulis, mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan penandatanganan serta mendorong keseragaman penerapan tata naskah dinas sesuai peraturan perundang-undangan. (Hen)

Lakukan Penelitian,Kompolnas Kunjungi Mako Polres Sergai


 

Serdang Bedagai - Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang menerima Kunjungan Komisi Kepolisian Nasional (KOMPOLNAS)  Ke Polres Serdang Bedagai dalam rangka Melaksanakan Kegiatan Penelitian Tentang Penguatan Kompetensi Penyidik Guna Mendukung Penegakan Hukum Yang PRESISI, Selasa (18/05/2021) siang.

Turut hadir dalam tim Kompolnas Dr. Zulkarnain Koto,S.H,M.H, Dr. Vita Mayastinasari, M.Si, AKBP Dr. (C) Miftah Hadi Syafii,S.I.K,M.I.K, Yozy Erfandi Pratama,S.H, Kedatangan Tim Kompolnas disambut langsung Oleh Kapolres Sergai beserta Pejabat Utama Polres Sergai.

Tim Kompolnas mengunjungi Mapolres Sergai dalam rangka melaksanakan Penelitian Kepada Satuan Reskrim, Satuan Reserse Narkoba, Subbag Hukum, Seksi Pengawasan (Siwas), Seksi Propam (Si Propam).

Dengan melakukan metode Pengisian Quisioner Kepada Penyidik dan Penyidik Pembantu Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba.

AKBP Miftah Hadi Syafii tim Kompolnas mengungkapkan dilakukan penelitian ini untuk mewujudkan Penguatan Kompetensi Penyidik Guna Mendukung Penegakan Hukum Yang PRESISI.

"Kita lakukan penelitian kepada Penyidik dalam mendukung penegakan hukum yang Presisi sesuai Program Kapolri," Ungkapnya

Sumber : Humas Polres Sergai

Editor    : Rahmat Hidayat

Antisipasi Warga DKI Jakarta Kembali Mudik, Kapolda Metro Bagi 10 Kotak Masker Medis


 

Jakarta - Dirbinmas Polda Metro Jaya sosialisasikan hasil Rapat Kapolda, Pangdam dan Gubernur untuk Antisipasi warga DKI yang kembali mudik, Minggu, 16 Mei 2021, jam 15.00 wib s/d selesai, bertempat di Kampung Tangguh Jaya Rw.05, Kelurahan Paseban, Jakarta Pusat dan Kampung Tangguh Rw 01Kel.Rawasari

Dir Binmas PMJ Kombes Pol Badya Wijaya, SH, MH melaksanakan Kunjungan & Pemantauan KTJ RW.05 & RW.01 sekaligus sosialisasi hasil rapat Kapolri, Pangdam dan Gubernur DKI dalam rangka mengantisipasi pemudik yang balik setelah libur Lebaran, dilanjutkan pemberian bantuan dari Bapak Kapolda berupa @10 Kotak Masker Medis.

Kegiatan yang dilaksanakan memberikan himbauan dan pemahaman kepada para Ketua RW dan Ketua RT agar warga yang baru saja kembali mudik masing masing segera melaksanakan swab antigen. Bila dilingkungan RW/RT terdapat 1 orang yang  positif terpapar corona segera diberlakukan Lockdown pada masing masing RW/RT.

Melakukan pengecekan Minimarket Murah dan Budidaya Ikan Lele dan Budi daya Sayur Sehat.

1.       Hasil pengecekan di Kel.Paseban RW.05

2.       Warga yang mudik 15 orang

3.       Sudah test Antigen 3 orang, sedangkan di Kel. Rawasari

4.       warga yang mudik 56 orang namun belum ada yang kembali rumahnya.

Dalam kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Ketua RW.05 H.Jahya Bone, Ketua RW.01 Ibu Aisumirah, Iptu Supriyono, Iptu Winarto, Bhabinkamtibmas Kel.Paseban Brigadir Faisal, Bhabinkamtibmas Kel.Rawasari Aipda Roni, Babinsa Serda Ginanjar, Pengurus Kantor RW, Satpol PP Kel.Paseban, Pokdarkamtibas, FKDM Bpk.Triyono, Pengawas Prokes RW.01 & RW.05

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan & physical distancing. (Rahmat Hidayat)

Terapkan 5M dan Bawa Hasil Rapid Test Kebun Binatang di NTB Berikan Promo Tiket Beli 2 Gratis 1

Barometer99 - LOMBOK UTARA - 5M yang digelorakan Polda NTB melalui program kampung sehat yang di Inisiasi Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K MH membawa dampak positif bagi kebun binatang Lombok Wildlife Park, yang ada di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Presiden Direktur Lombok Wildlife Park Ketut Suadika yang akrab disapa Ketut, kepada media, Rabu 17 Maret 2021 menjelaskan, awal mewabahnya Covid-19, kebun binatang ini sepi pengunjung, dan sempat tutup selama 4 bulan.

"Setelah digencarkan protokol kesehatan baik melalui program kampung sehat atau yang lainnya pengunjung mulai ada, sejak mulai kami buka pada Minggu 1 Agustus 2020 lalu, ya walaupun tidak sebanyak sebelum Covid", jelas Ketut.

Penerapan protokol pencegahan Covid-19 dilakukan secara ketat di kebun binatang ini. Setiap jarak 40 meter disiapkan tempat cuci tangan. pengunjung diwajibkan menggunakan masker.

Selain itu pengunjung juga dianjurkan mencuci tangan sebelum dan seduah masuk lokasi, Jalur masuk dan keluar dibedakan untuk menghindari bertemunya pengunjung satu dengan yang lainnya.

"Memberikan rasa aman bagi pengunjung, pengetatan protokol kesehatan ini juga sebagai dukungan kami terhadap program kampung sehat yang digelorakan Polda NTB bersama Pemprov", tambahnya.

Melihat peningkatan pengunjung efek dari pengetatan prokes di NTB, Ketut lakukan Inovasi lagi dengan program promo tiket beli 2 gratis 1 bagi pengunjung yang datang dengan membawa surat keterangan ravid anti gent yang masih berlaku.

"Bagi yang datang sendirian dan menunjukkan surat ravid tersebut, kami akan kasih discount, saya berharap dengan promo ini orang tidak ragu lagi datang kesini", tambahnya.

Sebelumnya untuk menarik kunjungan, pihaknya memberlakukan promo diskon 50 persen. Tiket masuk hanya Rp 50.000 dari harga normalnya Rp 100.000. Ada juga paket promo Rp 150.000 bagi pengunjung yang ingin sekaligus menikmati makan siang di restoran, sekarang promo paketnya Rp 70.000 plus paket makan siangnya.

"Promo harga yang saya buat tidak cukup mengundang pengunjung kesini, lalu kami perketat prokes, pengunjung mulai ada peningkatan", paparnya.

Dikatakan Ketut, satwa berbeda dengan hotel dan industri. Kalau hotel tutup, tidak perlu ada biaya operasional. Namun kalau satwa tutup, karyawan tetap harus masuk untuk mengurus pakan satwa. Jumlah makannya pun tidak bisa dikurangi.

"ini sebabnya kami lakukan inovasi dan banting harga supaya binatang disini tetap makan, kalau pengunjung tidak ada, otomatis kami harus keluarkan uang pribadi untuk memberi makan binatang disini", terangnya.

Di lokasi seluas empat hektar ini terdapat 420 ekor satwa. Terdiri dari 60 jenis berbeda. 95 persen terdiri dari aneka hewan-hewan langka. Dijelaskan, seluruh satwa butuh 1,5 ton makanan atau setara Rp 5.500.000 hingga Rp 6.000.000 per hari. Jumlah ini belum termasuk obat-obatan, vitamin, dan biaya perawatan lainya yang mencapai Rp 8.000.000 hingga Rp 10.000.000.

"jika ditotal biaya pakan, perwatan dan karyawa dalam satu bulan saya harus keluarkan dana sekitar 400 juta lebih setiap bulannya, itu sebabnya kami harus lakukan promo ini, ya minimal bisa meringankan beban kami disini walaupun sedikit", pungkasnya.

Editor : RVL
Sumber : BIDANG HUMAS POLDA NTB

PK Ojong Jakob Oetama Mengutamakan Watak Baik Dalam Menerima Karyawan

Barometer99 - Bercerita tentang dua tokoh pers ini, sulit menceritakan secara terpisah karena selama memimpin Harian Kompas keduanya selalu bersama-sama. Keduanya tokoh inspiratif, cocok untuk diteladani oleh para pengusaha pers muda.

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Tri Agung Kritanto ketika diundang menjadi pembicara utama dalam menyambut Hari Ulang Tahun Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ke-4, pada 7 Maret 2021 di Gedung SMSI Jakarta Press Club, menyampaikan sekilas keteladanan dan gaya kepemimpinan Ojong-Jakob dalam mengelola Harian Kompas.
     
Cerita tentang Ojong-Jakob ditampilkan di acara ini untuk menjadi inspirasi bagi para pengusaha pers siber yang tergabung dalam SMSI. Nama lengkap kedua tokoh pers tersebut adalah Petrus Kanisius (PK) Ojong (1920- 1980). Ojong, lahir di Bukit Tinggi, Sumatera Barat 25 Juli 1920, ayahnya bernama Auw Jong Pauw, pedagang tembaku di Payakumbuh. Ibunya Njo Loan Eng Nio. Kedua orangtuanya memberi nama Auw Ojong Peng Koen yang kemudian menjadi PK Ojong.

Jakob lahir di Desa Jowahan, sekitar 500 meter sebelah timur candi termegah Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Mereka bertemu di Jakarta dan kemudian bersama-sama mendirikan Majalah Intisari dan Harian Kompas.
    
Mereka bersepakat berbagi tugas dalam memimpin Harian Kompas. Ojong menangani administrasi/tata usaha dan bisnis, Jakob Oetama (1931- 2020) menangani bidang keredaksian.
 
Meskipun Ojong menangani bisnis pers, dia tidak bisa meninggalkan naluri kewartawanannya. Dia kadang-kadang masih menulis Tajuk Rencana, dan mengelola rubrik Kompasiana yang terkenal, membahas berbagai persoalan di Harian Kompas.

Dalam dunia perusahaan pers, bidang bisnis dan redaksi sama pentingnya, walaupun ada semacam garis demarkasi di antara kedua bidang itu. Kedua bidang tersebut di tangan kedua tokoh ini, Kompas berkembang pesat. Ojong-Jakob seperti dua sisi keping mata uang. Keduanya berjalan dalam satu ayunan langkah, sama-sama punya latar belakang guru dan wartawan. 
      
Keduanya tidak suka tampil, rendah hati, jujur, dan bekerja tuntas. Kemiripan atau kesamaan keduanya mengikat diri mereka mendirikan Majalah Intisari dan Harian Kompas. 
     
Tahun 1940 setelah lulus sekolah guru Hollandsch Chineesche Kweekschook (HCK) di Jatinegara, Jakarta, Ojong menjadi guru sekolah dasar berbahasa Belanda yaitu Hollandsch Chineesche Broederschool St Johannes Berchmans di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Barat (sekarang Sekolah Budi Mulia). 
     
Sementara Jakob juga menjadi guru sejarah di beberapa sekolah di Jakarta sambil menjadi redaktur di Majalah Penabur. Ojong tahun 1951 sudah menjadi Pemimpin Redaksi Mingguan Star Weekly, merangkap di surat kabar Keng Po.

Star Weekly dan Keng Po berkantor di sebuah ruangan 11 x 5 meter di lantai 2, Jalan Pintu Besar Selatan 86- 88, Jakarta. Pada tahun 1958, pertama kali Jakob bertemu Ojong yang saat itu menjadi redaktur Keng Po dan Harian Star Weekly. Jakob ingin belajar pada Ojong. 
     
Namun Mingguan Star weekly keburu dibredel 11 Oktober 1961 menyusul Keng Po yang lebih dulu diberangus karena dinilai kritiknya terlalu pedas pada pemerintah. 
      
Dari pertemuan berikutnya keduanya sepakat mendirikan Majalah Intisari pada 17 Agustus 1963. Belum sampai dua tahun Intisari berdiri, keduanya mendirikan Harian Kompas 28 Juni 1965. 
     
Dalam perjalanan mengelola Intisari dan Kompas keduanya berbagi tugas. Mereka tidak suka tampil. “Tapi karena saya membidangi redaksi, mau tidak mau harus tampil,” kata Jakob. 
     
Di Intisari dan Harian Kompas, kedua tokoh meletakkan fondasi idealisme, menjunjung tinggi nilai manusia dan kemanusiaan. Meletakkan filosofi dalam pengembangan perusahaan pers. Dalam merekrut wartawan/karyawan Ojong mengutamakan “watak baik” daripada keterampilan atau skill yang dimiliki calon karyawan.

Seperti dikutip dalam buku 50 Tahun Kompas Gramedia Mengembangkan Indonesia Kecil (Penerbit Buku Kompas, 2013), Jakob menceritakan, Ojong dalam penerimaan karyawan baru atau promosi jabatan ke tingkat lebih tinggi, selalu mengutamakan watak yang baik, jujur, sederhana, rajin, rasional, berinisiatif, bersedia menerima pendapat orang lain, seimbang dan adil dalam memperhatikan anak buah, pandai membantu pekerjaan pada para pembantunya, dan pandai pula mengawasinya.

Kecerdasan, kepandaian, dan masa kerja adalah syarat berikutnya, Kekurangan keterampilan bisa ditingkatkan melalui pelatihan, pendidikan, dan kursus. Ojong dan Jakob sendiri punya karakter hidup sederhana, rendah hati, bertanggung jawab dan bekerja tuntas, dan suka membantu. Jakob menyebut Ojong sebagai manusia amal.

P.K. Ojong meyakini plain living, high thinking (hidup sederhara, berpikir mulia). Kesederhanaan Ojong dan Jakob membuat para wartawan/karyawan atau yang sudah menjadi pejabat di Harian Kompas tidak berani membeli atau membawa ke kantor mobil bermerek terkenal sebagai simbol kemewahan. 
     
Maka sulit mencari merek mobil tertentu yang menjadi simbol kemewahan di lokasi parkir di Kompas, kecuali mobil milik tamu. Meskipun demikian Ojong selalu memikirkan nasib karyawannya. 
     
“Karyawan menginvestasikan hidupnya pada perusahaan. Jadi perusahaan juga harus memikirkan jaminan masa tua mereka” kata Ojong. 
     
Dalam menjamin masa depan karyawan, pimpinan Kompas itu mengembangkan bisnisnya ke penerbit dan toko buku Gramedia, dan dunia perhotelan yang diberi nama Santika. Tujuannya, kalau Kompas diberangus, karyawan masih ada tempat bekerja. 
     
Ada pesan penting dari Ojong untuk para pengelola perusahaan. Menurut dia, perusahaan yang baik adalah perusahaan yang dapat menjamin kesejahteraan para karyawannya, selain perusahaan yang pemimpinnya tidak onmisbaar. 
     
“Artinya kalau pemimpin-pemimpin itu tidak ada lagi, perusahaannya harus bisa berjalan tanpa mereka. Jadi perlu disusun suatu sistem untuk memungkinkan hal itu, dan membentuk kader-kader pengganti para pemimpin yang lama,” tulis Helen Ishwara menjelaskan dalam buku tersebut.

Editor : RVL

Ketua Umum SMSI Firdaus Kita Tingkatkan Kebersamaan untuk Menjaga Negeri

Barometer99 - JAKARTA - Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus menegaskan pentingnya kita meningkatkan semangat kebersamaan masyarakat pers untuk menjaga negeri.

Firdaus mengemukakan hal itu dalam sambutannya pada Hari Ulang Tahun SMSI ke-4 di Gedung SMSI Jakarta Press Club Jalan Veteran II 7C, Jakarta Pusat, hari Minggu 7 Maret 2021.

Ulang tahun yang berlangsung sederhana itu dihadiri para pengurus SMSI Pusat, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, serta para anggota.


Acara ulang tahun ini ditandai potong tumpeng oleh Firdaus yang sekaligus meniup lilin, serta mengundang Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Tri Agung Kristanto sebagai pembicara utama tentang pers. 
     
“Dalam rangka memperingati HUT SMSI ke-4 ini, saya merasa perlu mengajak kepada seluruh ketua untuk bersatu menjadikan lembaga kita ini sebuah bangunan yang kokoh,” kata Firdaus. 
     
Menurut dia, pernyataan itu akan dapat terlihat dari kebersamaan gerak dan kebersamaan visi kita untuk mencapai tujuan bersama.
     
“Media online yang kita geluti ini, waktunya sudah pendek. Kecuali kita membangun inovasi-inovasi,” tuturnya. Ia mengingatkan membangun inovasi dan jaringan itu biayanya besar dan mahal. Maka jalan keluarnya bisnis bersama dengan tidak meninggalkan rumah yang telah kita bangun. 
     
“Mari kita bangun rumah besar kita bersama. Siberindo.co rumah besar kita,” kata Firdaus yang menyebut Siberindo.co sebagai newsroom bersama SMSI yang kini beranggotakan 1.224 pengusaha media siber yang tersebar di Tanah Air. 
     

“Para pengurus dan anggota SMSI Se-Tanah Air perlu dicatat, siberindo.co merupakan icon kebersamaan kita, karena dunia semua tahu kita yang melahirkannya,” katanya.

Editor : RVL

Ken Setiawan Dulu Aku Tersesat di Kelompok Radikalisme Atas Nama Agama

Barometer99 - Dulu oleh masyarakat, aku mendapat gelar orang yang radikal, karena bagiku memang semua orang yang berbeda paham denganku salah dan kafir, mereka tak vonis mendapat kavling neraka sedangkan surga hanya untukku dan kawan kawan yang sudah siap berjihad mendirikan negara Islam.

Kini aku sudah memutuskan keluar dan siap dengan segala resikonya, dianggap kafir, murtad bahkan sebagai pengkhianat oleh kawan kawan yang masih bertahan aktif disana. Ancaman teror, penculikan, pembunuhan itu sudah bukan hal yang asing bagiku.

Tapi inilah pilihanku dan bagiku ide menegakan negara islam di indonesia hanyalah jualan seseorang yang sedang berambisi berpolitik dan memang jualan agama itulah yang seksi dan cukup sukses untuk mengelabuhi masyarakat.

Banyak yang masih tidak percaya kalau aku sudah keluar karena di sana begitu militan kelompok itu, sampai sampai di beberapa media sosial saat awal keluar dari kelompik radikal banyak larangan untuk masyarakat agar jangan berteman denganku, sebab aku dianggap masih berideologi radikal.

Semua orang boleh ragu dengan agamaku tapi aku tidak ragu dengan imanku, aku tidak pernah ragu dengan Islam agamaku. Kini aku bukan bagian dari kelompok yang mengaku Islam yang punya tujuan mewujudkan negara khilafah Islam.

Bagiku khilafah adalah bonus dari Tuhan ketika kita semua sudah menjalankan ajaran agama masing masing dengan baik dalam kehidupan, mulai diri sendiri, bukan diteriakan dalam aksi lalu menghujat yang berbeda.

Contoh kecil penegakan hukum Islam bagiku adalah ketika kita mengaplikasikan agama dalam kehidupan nyata misalnya taat berlalu lintas, gotong royong, tidak membuang sampah sembarangan, budaya antri dan lain-lain.

Kini aku bukan lagi bagian dari yang mengaku Islam tapi suka menebar teror hujatan dan kebencian sebab Islam itu membawa kedamaian, Aku bukan bagian dari kelompok Islam yang sesuka hatinya mengkafirkan orang lain termasuk saudaranya sendiri bila tidak sepaham. 

Aku bukan bagian dari segelintir orang yang mengaku Islam yang menutupi perampokan hartanya, menutupi pedang berlumuran darah dengan gamis dan sorban, sebab itu justru membuat seolah olah Islam itu teroris, padahal sesunggunya tidak demikian.

Aku bukan bagian dari Islam yang membawa ayat-ayat Tuhan untuk menipu masyarakat yang tidak berdosa. Sejatinya ayat ayat tuhan itu untuk pedoman kita supaya mencapai kebahagian dunia dan akhirat.

Aku bukan bagian dari Islam yang menciptakan perang bagi sesama Islam, kita ini sebenarnya satu tapi hanya saja ada yang mau memanfaatkan untuk kepentingan yang sesaat dengan memecah belah, kita sedang diadu domba, tapi kita tidak sadar.

Aku bukan bagian dari Islam yang menindas agama lain sebab Islam itu rahmatan lil alamin. Nabi Muhammad SAW di utus ke muka bumi ini untuk menyempurnakan AKHLAK. Jadi marilah kita tiru akhlak beliau.

Mari kita ingat kembali konsep Piagam Madinah sebagai kesepakatan bersama seperti halnya Pancasila yang menjadi alat pemersatu dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Di Madinah Nabi bukan mengislamkan semua orang, tapi nabi menjadi tauladan diantara beberapa agama dengan sifat beliau yang Shidiq Tabligh, Amanah dan Fathanah.

Ber Islam itu bukan hanya sekedar ketika kita sudah memakai simbol islam misal baju koko, cadar ataupun gamis, sebab dahulu abu jahal juga memakai busana tersebut dan oleh Allah disebut jahilliyah pada masanya, bukan karena bajunya, tapi akhlaknya yang tidak sesuai.

Jadi sekarang walaupun kita memakai pakaian seperti di arab tapi akhlak kita rusak, tukang demo, sama saja dengan perilaku Abu Jahal yang Jahilliyah yg notabene adalah musuh Nabi. 

Jadi bukan sebuah jaminan bila melihat orang dengan pakaian ke Arab araban itu disebut mujahid, sebab Abu Jahal juga menggunakan pakaian khas negeri arab tersebut.

Agama itu adalah sebenarnya pembawa kedamaian, adalah salah kita itu beragama bila hidup kita tidak damai. Beragama bukan membuat orang menjadi pemarah, tapi membuat orang menjadi tenang, tersenyum dan bahagia, menyenangi orang lain dan disenangi orang lain.

Cukup aku saja yang dulu tersesat di kelompok radikal, jangan ada lagi korban dari kalangan generasi muda. Kisah ini bukanlah kebanggaan, ini adalah aib yang sebenarnya tidak perlu di ceritakan, tapi semoga pengalaman ini bermanfaat untuk masyarakat luas.

Kini, ingin kurangkai kembali kebahagiaan itu di sisa hidupku bersama keluarga kecilku. Dulu ngurus sesuatu yang dianggap penegakan negara Islam yang penuh tanggung jawab tanpa kejelasan ujungnya kemana, kini mengurus anak istri yang otomatis beban hidup terasa ringan. 

Alhamdulillah dulu yang dianggap sampah oleh masyarakat sebab selalu merekrut anggota baru dan menyesatkan, kini bersyukur sudah di terima kembali oleh masyarakat.

Dulu menjadi orang yang tertutup dan tidak punya kawan sebab diluar kelompok semuanya dianggap kafir, kini dengan silaturahmi banyak kawan dimana mana. Mungkin ini hikmah setelah dulu tersesat. Banyak pelajaran berharga untuk meniti kembali masa depan keluarga kecilku.

Kini bersama kawan kawan di NII Crisis Center siap bersama sama masyarakat untuk melawan dan mencegah gerakan kelompok radikalisme atas nama agama, minimal dapat mempersempit ruang gerak mereka.

Kalau kita yang moderat diam, maka radikalisme akan berjaya, mari kita berbuat sesuatu sesuai bidang yang kita bisa sebagai wujud bela negara.

Hotline NII Crisis Center
WhatsApp 0898-5151-228

Editor : RVL

𝙂𝙞𝙗𝙧𝙖𝙣 𝙇𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙋𝙚𝙣𝙞𝙣𝙟𝙖𝙪𝙖𝙣 𝙑𝙖𝙠𝙨𝙞𝙣𝙖𝙨𝙞 𝙙𝙞 𝙋𝙤𝙡𝙧𝙚𝙨𝙩𝙖 𝙎𝙤𝙡𝙤, 𝙆𝙖𝙥𝙤𝙡𝙧𝙚𝙨 : 𝙎𝙪𝙙𝙖𝙝 90% 𝘼𝙣𝙜𝙜𝙤𝙩𝙖 𝘿𝙞𝙫𝙖𝙠𝙨𝙞𝙣

BAROMETER99 - Usai tinjau proses vaksinasi di Pasar Gedhe dan Pasar Klewer, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka langsung tancap gas bekerja.  

Walikota Solo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengunjungi Polresta Surakarta untuk memantau pemberian vaksin kepada jajaran anggota Polresta Surakarta baik Polri dan ASN, Personil Sat Brimob serta Siswa Bintara.

Gibran bersama dengan Kapolresta Surakarta Kombes. Pol. Ade Safri Simanjuntak langsung naik ke lantai 2 untuk meninjau lokasi pelaksanaan penyuntikan vaksin. Pada hari terakhir vaksinasi di Polresta Surakarta, terlaporkan sudah 90% anggota tervaksinasi.

Dalam kunjungannya Gibran menyampaikan akan segera meminta tambahan vaksin ke pemerintah pusat agar seluruh anggota dan masyarakat yang belum terdaftar, bisa segera terdata dan tervaksinasi. 

(DD/YL)

Industri Penerbangan Belanda KLM Mendanai Proyek Penerbangan Flying-V

Barometer99 - AMSTERDAM - Industri penerbangan Belanda KLM mendanai proyek penerbangan "masa depan" Flying-V yang mengubah bentuk pesawat komersial yang dikenal selama ini.

Seperti dilansir dari Daily, konsepnya disebut "Flying-V" yang memukau, didukung secara finansial oleh KLM, memiliki lebar sayap yang sama dengan pesawat yang ada dan mampu mengangkut hingga 314 penumpang.

Nama pesawat diadopsi dari gitar listrik ikonik Gibson Flying-V yang digunakan oleh sejumlah gitaris rock legendaris seperti Eddie Van Halen dari grup rock Van Halen dan Jimi Hendrix, hingga Brian May (Queen) dan Keith Richards (Rolling Stones).

Industri penerbangan belanda klm mendanai proyek penerbangan "masa depan" flying-v yang mengubah bentuk pesawat komersial yang dikenal selama ini.

Seperti dilansir dari daily, konsepnya disebut "flying-v" yang memukau, didukung secara finansial oleh klm, memiliki lebar sayap yang sama dengan pesawat yang ada dan mampu mengangkut hingga 314 penumpang.

Editor : RVL
Sumber : SINDOnews

Hari Pertama Dilantik Gibran Tinjau Lokasi PLTS Putri Cempo

Barometer99 - Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka melanjutkan blusukan ke TPA Putri Cempo, Mojosongo untuk meninjau PLTSa Surakarta, Jumat 26 Februari 2021 siang.

Gangga Wahyu selaku perwakilan PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) menuturkan progress yang telah berjalan sejauh ini, "Proses pembangunan sudah mencapai 23,90% sampai bulan Januari 2021. Ditargetkan selesai tahun depan", tuturnya.

PLTSa Surakarta ini pun ditargetkan dapat menghasilkan 5 Mega Watt. Pihak SCMPP menuturkan pembangunan sempat mengalami kendala. "Kendala dikarenakan pandemi Covid-19 yang mengakibatkan pembangunan PLTSa Surakarta tertunda selama 7 bulan (April-Oktober 2020) sehingga kemungkinan pembatasan kegiatan di lapangan masih mungkin terjadi," Gangga Wahyu melanjutkan.

Mendengar pemaparan dari pihak SCMPP, Gibran pun kembali menegaskan dan berharap proyek selesai tepat waktu, "Berarti saya kunci di April 2022 harus sudah jadi, full 5 Mega Watt ya?" ujar Gibran.

Usai pertemuan, Gibran pun melanjutkan perjalanan meninjau lokasi proyek PLTSa dan membagikan paket bantuan sembako kepada para pemulung di sekitar TPA Putri Cempo.

Editor : RVL
Sumber : Satria Bagus

Insentif Pajak Diperpanjang Hingga 30 Juni 2021 Karena Dampak Pandemi Covid-19

Barometer99 - Namrole - Pemerintah memutuskan memperpanjang insentif pajak sebagai dampak pandemi Covid-19 hingga 30 Juni 2021.

"Pemerintah memutuskan memperpanjang insentif pajak sebagai dampak pandemi Covid-19. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2021 yang mulai berlaku pada tanggal 1 Februari 2021," kata Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Namlea, Syarifudin kepada media ini, Sabtu 6 Februari 2021.

Ia menjelaskan, ketentuan ini terbit menggantikan PMK-86/PMK.03/2020 jo PMK-110/PMK.03/2020 yang mengatur tentang pemberian insentif pajak hingga 31 Desember 2020.
“Insentif ini dapat diberikan apabila kode klasifikasi lapangan usaha (KLU) wajib pajak pada SPT Tahunan PPh tahun pajak 2019 atau pembetulan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2019 telah sesuai dengan KLU pada ketentuan peraturan ini", jelasnya.

Jadi, lanjutnya, wajib pajak yang sudah memiliki surat keterangan bebas (SKB) atau menyampaikan pemberitahuan pemanfaatan insentif untuk tahun pajak 2020, harus mengajukan permohonan SKB atau menyampaikan pemberitahuan pemanfaatan insentif kembali untuk mendapatkan insentif ini di tahun pajak 2021.

"Pengajuan permohonan, penyampaian pemberitahuan, dan laporan realisasi dapat dilakukan secara online melalui www.pajak.go.id. Laporan realisasi disampaikan setiap bulan paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya," jelasnya.

Sedangkan, lanjutnya lagi, bagi pemberi kerja atau wajib pajak yang hendak memanfaatkan insentif PPh pasal 21 ditanggung pemerintah atau pengurangan besarnya angsuran PPh pasal 25 mulai masa pajak Januari 2021, diberikan relaksasi penyampaian pemberitahuannya sampai dengan 15 Februari 2021.

Selain itu, kata Syarifudin, pemberi kerja, wajib pajak UMKM, dan pemotong PPh final jasa konstruksi P3-TGAI yang akan memanfaatkan insentif PPh ditanggung pemerintah tahun pajak 2020 dapat menyampaikan laporan realisasinya paling lambat tanggal 28 Februari 2021.

Syarifudin menjelaskan, perincian insentif yang diberikan Menteri Keuangan dalam ketentuan ini ada enam, yakni Insentif PPh Pasal 21, Insentif Pajak UMKM, Insentif PPh Final Jasa Konstruksi, Insentif PPh Pasal 22 Impor, Insentif Angsuran PPh Pasal 25 dan Insentif PPN.

Jadi, jelasnya, karyawan yang bekerja pada perusahaan yang bergerak di salah satu dari 1.189 bidang usaha tertentu, perusahaan yang mendapatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), atau perusahaan di kawasan berikat dapat memperoleh insentif pajak penghasilan (PPh) pasal 21 ditanggung pemerintah.

Lanjutnya, insentif ini diberikan kepada karyawan yang memiliki NPWP dan penghasilan bruto yang bersifat tetap dan teratur yang disetahunkan tidak lebih dari Rp 200 juta. Karyawan tersebut akan mendapatkan penghasilan tambahan dalam bentuk pajak yang tidak dipotong karena atas kewajiban pajaknya ditanggung oleh pemerintah.

"Apabila perusahaan memiliki cabang, maka pemberitahuan pemanfaatan insentif PPh pasal 21 cukup disampaikan oleh pusat dan berlaku untuk semua cabang," ucapnya.

Sedangkan, Pelaku UMKM mendapat insentif PPh final tarif 0,5% sesuai Peraturan pemerintah Nomor 23 tahun 2018 (PPh Final PP 23) yang ditanggung pemerintah. Dengan demikian wajib pajak UMKM tidak perlu melakukan setoran pajak. Pihak-pihak yang bertransaksi dengan UMKM juga tidak perlu melakukan pemotongan atau pemungutan pajak pada saat melakukan pembayaran kepada pelaku UMKM.

"Pelaku UMKM yang ingin memanfaatkan insentif ini tidak perlu mengajukan surat keterangan PP 23, tetapi cukup menyampaikan laporan realisasi setiap bulan," katanya.

Berikutnya, wajib pajak yang menerima penghasilan dari usaha jasa konstruksi dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) mendapatkan insentif PPh final jasa konstruksi ditanggung pemerintah.

"Pemberian insentif ini dimaksudkan untuk mendukung peningkatan penyediaan air (irigasi) sebagai proyek padat karya yang merupakan kebutuhan penting bagi sektor pertanian kita," ujarnya.

Sementara wajib pajak yang bergerak di salah satu dari 730 bidang usaha tertentu (sebelumnya Nomor SP- 05/2021721 bidang usaha), perusahaan KITE, atau perusahaan di kawasan berikat mendapat insentif pembebasan dari pemungutan PPh pasal 22 impor.

Kemudian, wajib pajak yang bergerak di salah satu dari 1.018 bidang usaha tertentu(sebelumnya 1.013 bidang usaha), perusahaan KITE, atau perusahaan di kawasan berikat mendapat pengurangan angsuran PPh pasal 25 sebesar 50% dari angsuran yang seharusnya terutang.

"Selain itu, bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) berisiko rendah yang bergerak di salah satu dari 725 bidang usaha tertentu (sebelumnya 716 bidang usaha), perusahaan KITE, atau perusahaan di kawasan berikat mendapat insentif restitusi dipercepat hingga jumlah lebih bayar paling banyak Rp 5 miliar," tuturnya.

Editor : RVL

Kepala BMKG : Cuaca Ekstrem Dampak Nyata Perubahan Iklim

 


Barometer99.com, Jakarta - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., mengatakan, perubahan iklim global merupakan hal yang nyata. Ini terbukti dari semakin meningkatnya kejadian cuaca ekstrem sebagai salah satu dampaknya.

"Saat ini semakin sering terjadi fenomena ekstrem, seperti kekeringan panjang akibat dampak El Nino dan musim hujan basah yang panjang dampak La Nina. Ini menunjukkan bahwa perubahan iklim global itu nyata," kata Dwikorita dalam konferensi pers yang dipantau secara daring di Jakarta, Ahad (31/1).

Dwikorita mencontohkan, salah satunya adalah fenomena El Nino dan La Nina, di mana berdasarkan data historis yang dihimpun BMKG, La Nina terjadi sejak 1950 diikuti El Nino pada 1951 dan seterusnya terjadi berulang.

Terpantau fenomena tersebut mengalami periode ulang antara 5-7 tahun pada 1950-1980, namun setelah 1981-2019 periode ulang La Nina dan El Nino semakin pendek menjadi 2-3 tahun.

Data dan fakta tersebut menunjukkan, kejadian ekstrem seiring dengan peningkatan temperatur udara dan berkorelasi dengan peningkatan intensitas hujan selama 30 tahun terakhir serta semakin pendeknya periode ulang La Nina dan El Nino.

Deputi Klimatologi BMKG Herizal menjelaskan BMKG mencatat perubahan iklim jangka panjang telah terjadi di Indonesia dengan beberapa indikator, antara lain tren konsentrasi gas rumah kaca (GRK) yang diukur di udara bersih (background) Indonesia pada Stasiun Pemantau Atmosfer Global (Global Atmosphere Watch-GAW) BMKG Bukit Kototabang.

Pantauan tersebut menunjukkan laju peningkatan konsentrasi karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitrous oksida (N2O), dan sulfur heksafluorida (SF6) berturut-turut sebesar 1,6 ppm/tahun, 0,089 ppm/tahun, 0,012 ppm/tahun, dan 0,000004 ppm/tahun.

Hasil pengukuran CO2 pada Stasiun GAW BMKG Bukit Kototabang menunjukkan tren peningkatan CO2 yang sama dengan Stasiun GAW lainnya di dunia, seperti di Mauna Loa, Hawaii dan Baring Head, Selandia Baru.

Awal pengukuran GRK background di Indonesia, pada 2004, konsentrasi CO2 di Stasiun GAW BMKG Bukit Kototabang adalah 372 ppm (baseline), selanjutnya hasil pengukuran pada akhir Oktober 2020, konsentrasi CO2 di GAW Bukit Kototabang meningkat menjadi 408 ppm, sementara rerata global adalah 415 ppm.

Sementara itu, analisis perubahan suhu udara rata-rata untuk seluruh wilayah Indonesia selama 71 tahun terakhir (1948-2019) menunjukkan laju peningkatan suhu sebesar 0,03 derajat celcius per tahun.

Berdasarkan data dari 91 stasiun pengamatan BMKG, suhu udara rata-rata tahun 2020 adalah 27,3 derajat Celcius, lebih panas dibanding normal suhu udara rata-rata periode 1981-2010, yaitu 26,6 derajat Celcius.

Menurut data BMKG, tahun 2020 merupakan tahun terpanas kedua setelah tahun 2016 dengan anomali +0,8 derajat Celcius, melampaui 2019 (anomali + 0,6 derajat Celcius). Kondisi ini mirip dengan perubahan suhu global sebagaimana dilaporkan World Meteorological Organization (WMO) pada awal Desember 2020.

Analisis terhadap frekuensi hujan lebat dengan curah hujan lebih dari 50 mm per hari menunjukkan kecenderungan tren meningkat dan semakin sering terjadi di banyak wilayah. Hal itu terindikasikan dari data-data dalam 40 tahun terakhir, seperti di Jakarta, Surabaya, Mataram-Lombok, Ujung Pandang, Jayapura, Biak, Lhokseumawe, dan Medan. (Hendy)


Tegaskan Tidak ada Pemotongan Bantuan, Pendamping PKH Pagar Merbau Edukasi Keluarga Penerima Manfaat


 

Deli Serdang - Pasca isu pemotongan bantuan PKH di Kecamatan Pagar Merbau, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH)- Lakukan Edukasi KPM PKH dan Masyarakat Kecamatan Pagar Merbau Terkait Mekanisme Penyaluran Bantuan PKH pada hari Kamis 22 Januari 2021.

Berlokasi di aula Kantor desa sukamandi hilir Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang, Pendamping PKH menegaskan tidak pernah melakukan pengutipan dan pemotongan bantuan PKH. Pendamping Juga mengedukasi KPM PKH Bagai mana Cara mengambil Uang Bantuan PKH yang dapat dilakukan dimana saja baik di ATM, Maupun di Agen-agen Bank Himbara Terdekat sesuai keinginan keluarga penerima manfaat.

Selanjutnya Kepada Awak media, pendamping PKH Kecamatan Pagar Merbau Ahmad Syah Pase juga menyampaikan  mengenai dana bantuan yang tertera di buku tabungan KPM PKH yang nominalnya besar disebabkan oleh sudah lama dan juga tidak pernahnya KPM PKH mencetak buku tabungan sehingga saat di cetak buku tabungan di CS Bank BNI Tercetak secara akumulasi atau jumlah total baik uang masuk maupun uang keluar.

Namun Jika di cetak secara rekening koran maka akan jelas terperinnci seluruh transaksi setiap bulannya. Oleh karena itu Pendamping PKH menghimbau KPM agar jangan lupa mencetak buku dan rekening koran agar KPM PKH tahu berapa nominal bantuan yang masuk dan diterima.

Terkait isu yang berkembang mengenai pemotong ataupun kutipan juga dibantahkan Para KPM, saat ditanya kepada salah satu ibu-ibu penerima yang merupakan  KPM PKH inisial L, Ibu tersebut mengatakan “selama dapet bantuan uang PKH, uang saya utuh kok ngk pernah dipotong sama Pendamping PKH” . Hal senada juga disampaikan oleh ibu yang berinisial S. Ibu tersebut menyampaikan bahwa uang bantuan PKH tidak pernah di Potong oleh pendamping PKH dan terkait jumlah uang bantuan yang masuk dapat diketahui dengan mencetak buku tabungan setiap bulannya hal ini sudah berulangkali disampaikan saat pertemuan Bulanan oleh Pendamping PKH.

Dengan nada kesal dan kecewa ibu itu mengatakan “apa yang dipermasalahkan dalam rapat sebenarnya sudah tiap bulan dan setiap pertemuan sudah dijelaskan oleh pendamping PKH untuk itu saya meminta hal ini tidak terulang kembali dan bila kurang paham agar bertanya kepada pendamping PKH”.

Dalam rapat edukasi dan penjelasan tersebut turut juga hadir Kepala Desa Sukamandi Hilir Bapak Suherman, BPD, Babinsa, Babinkamtibmas, Tokoh Masyarakat dan KPM PKH. Rapat ditutup dengan ucapan terima kasih dari Kepala Desa suka mandi hilir kepada pendamping PKH yang telah hadir menyikapi isu negatif yang berkembang ditengah masyarakat.

 

[Qodri Hrp]

Anggota DPRD Andi Lestari dan Karang Taruna Bantu Warga Rohingya Yang Terdampar Di Batu Bara


 

Batu Bara, (22-01-2021), Anggota DPRD Andi Lestari S.Kg didampingi Bendahara Karang Taruna Batu Bara Misbah, Ketua Karang Taruna Datuk Lima Puluh Joko Priono dan Fadli, Rina serta Andika kunjungi warga Rohingya asal Rokhine Myanmar yang terdampar di Kabupaten Bstu Bara, Jumat sore 22/01 di RSUD Batu Bara.

Andi Lestari S.Kg yang juga Komisi III DPRD Batu Bara terpanggil atas kesusahan umat manusia asal Myanmar yang terdampar Rabu Subuh 20 Januari di pantai Medang Deras dengan membantu alat mandi, sejadah, baju dan permakanan bersama sama pengurus Karang Taruna Ksbupaten dan Kecamatan Datuk Lima Puluh.

Andi lestari bertatap muka dengan para imigran yang berjumlah 18 orang terdiri dari 5 orang anak anak, 3 orang lelaki dewasa dan 10 0rang kaum ibu di ruang isolasi RSUD Kabupaten Batu Bara.

Satu hari sebelum nya Kapolres Batu Bara Ikhwan Lubis SH, MH telah datang berkunjung memberi bantuan permakanan, dan para imigran diprediksi korban penipuan iming iming untuk bekerja di Malaysia.

Akibatnya para imigran terpengaruh dan membuat para imigran berpisah dgn suami atau istri serta para anak dengan orang tua dan terdampar di pantai Medang Deras. (Rahmat Hidayat)

Pengurus Abpednas Kabupaten Muara Enim Periode 2021 - 2026 Resmi Dilantik

Barometer - MUARA ENIM - Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) H.Deden Samsudin secara resmi melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) Abpednas Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan periode 2021 - 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Muara Enim, Kamis (21/01/2021) dihadiri langsung Bupati Muara Enim H Juarsah SH dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kapolres Muara Enim AKBP Danny H Ardiantara B Sianipar, Dandim 0404 Muara Enim Letkol Inf Erwin Iswari dan Kepala DPMD Muara Enim Drs Emran Tabrani, pengurus DPC Apbednas Kabupaten Kota lainnya di Sumsel, serta tamu undangan lainnya. 

Ketua Umum DPP Apbednas H Deden Samsudin dalam sambutannya mengatakan "Apbednas merupakan rumah besar bagi anggota BPD seluruh Indonesia. Dan diharapkan mampu memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan di desa", ucapnya.

Dalam menjalankan tugasnya, terang Deden, BPD harus memahami aturan yang ada d desa masing-masing. Lalu, memahami tata kelola keuangan desa agar sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. 

BPD juga sebagai penyelenggara Musyawarah Desa (Musdes) harus senantiasa berkoordinasi dan Kepala Desa. Agar Musdes yang dihasilkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dan juga saya meminta BPD Muara Enim bisa mendukung program Pemkab Muara Enim", ujarnya.

Deden menambahkan "kedepan dirinya berharap Pemkab Muara Enim bisa terus meningkatkan kesejahteraan BPD seperti tunjangan. Bahkan bisa diberi bantuan berupa kendaraan operasional bagi pengurus Apbednas", imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC Apbednas Kabupaten Muara Enim Nur Aisyah dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur atas pelaksanaan pelantikan yang berjalan dengan lancar dan sukses tersebut.

Kedepan, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin agar DPC Apbednas Kabupaten Muara Enim bisa memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan di Kabupaten Muara Enim khususnya ditingkat desa.

"Kita siap mendukung dan mensukseskan Visi dan Misi Pemkab dalam mewujudkan Muara Enim untuk Rakyat yang agamis, berdaya saing, mandiri dan sejahtera," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Muara Enim H Juarsah SH atas nama pribadi dan Pemkab Muara Enim mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus Apbednas Kabupaten Muara Enim.

Juarsah berharap, semoga Apbednas Kabupaten Muara Enim bisa memberikan kontribusi dan pengabdian yang besar kepada masyarakat. Serta turut mensukseskan Visi dan Misi Pemkab dalam mewujudkan Muara Enim untuk Rakyat yang agamis, berdaya saing, mandiri dan sejahtera.

"Kita berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kesejahteraan BPD di Kabupaten Muara Enim. Dimana, tahun 2021 ini tunjangan BPD dinaikan. Serta kenaikan ini akan dilakukan setiap tahun," pungkasnya. 

( Antoni )
Editor: RVL/ALT

Kunjungi Lokasi Bencana Alam Puting Beliung ,Kapolda Sumut Bagikan Sembako



Medan | Kapolda Sumut  tinjau lokasi bencana alam angin puting beliung bertempat di Desa Klambir V Kebun, Kec. Hamparan Perak Kab. Deli Serdang, Wilkum Polres P. Belawan. Rabu (16/09/20)


Dalam pelaksanaan ini Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si turut di dampingi PJU Polda Sumut, Kapolres P. Belawan, Camat Hamparan Perak, Dandramil Hamparan Perak, Kapolsek Hamparan Perak Dan Personil Polres P. Belawan.

Kapolda Sumut tiba di posko penggalangan dana bencana alam angin puting beliung Desa Klambir V Kebun, Kec. Hamparan Perak Kab. Deli Serdang yang merupakan wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan untuk memberikan bantuan sembako secara simbolis terhadap masyarakat yang terkena bencana angin puting beliung. Kapolda Sumut beserta para PJU dan Kapolres P. Belawan langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menanggulangi bencana tersebut.

Kapolda Sumut menyampaikan Kedatangannya ke Hamparan Perak bertujuan untuk mengunjungi saudara kita yang terkena musibah angin puting beliung serta Memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah angin puting beliung.

“ kepada masyarakat saya berharap agar memiliki kesadaran dalam penggunaan masker dan menjaga jarak dan hindarin kerumunan karena kasus yang terpapar covid-19 semakin meningkat” Jelas Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut menyerahkan  bantuan secara simbolis berupa sembako 500 kg beras dan 100 kotak mie instan. “Semoga apa yang diberikan dapat mengurangi beban terhadap masyarakat yang tertimpa musibah” tutup Kapolda Sumut. (Rahmat Hidayat)

Untuk Meningkatkan Imun Tubuh Kapolres Batu Bara Membagikan Minuman Herbal Kepada Anggota Personil.



Batu bara - Perhatian kepada Seluruh Anggota personil kepolisian Polers Batu bara Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH. membagikan Ramuan Herbal khuss Anti Virus ( Covid 19 ) untuk Menambah Setamina dan Imun tubuh. Rabu ( 16/9/2020 ) .

Dalam melakukan tugas kepolisian Polri di tuntut untuk menjadi panutan dan sosok petugas yang prima untuk setamina maupun tubuh yang idial.


Dalam perang melawan Covid 19 masyarakat tidak menyadari bahwa ini perang tentang setamina kesehatan tubuh , yang lemah akan gugur dan menjadi korban serangan Covid 19 .

Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH. dalam hal ini menjelaskan " Agar kita terhindar dalam Serangan Covid 19 , saya sebagai Pimpinan tertinggi di wilaya hukum Polres resort Batu bara , wajib melindungi seluruh anggota saya , dalam hal kesehatan , saya akan lakukan apa saja temasuk olah raga rutin setiap hari dan ramuan obat tradisionil ( Herbal ) yang kita bagikan sekarang ini.

Menurut penjelasan ahli kesehatan ramuan kesehatan tradiionil ini dapat menambah kesehatan imun tubuh kita dalam serangan penyakit apa pun. Terlebih obat ramuan yang berbentuk teh kesehatan ini berasal dari negara kita Republik Indonesia yang terkenal dengan jamu tradisionil nya. Dan ini bisa kita minum setiap kapan saja kita merasa tubuh kita kurang seramina .jelasnya.

Salah se orang Persinil kepolisian Kabag Ren Kompol D.B Suhotang SH.MH. mengatakan " Setelah saya meminum ramuan tradisionil ini , saya merasa segar dalam tubuh saya yang membuat badan terasa enteng dan bergairah dalam melakukan tugas tugas yang saya fikirkan selama ini, dalam perencanaan perkembangangan kegiatan dan kemajuan polres Batu bara saat sekarang dan kedepanya nanti.

Minuman ini baik untuk tubuh kita dan jangan lupa untuk terus ikuti protokol kesehatan. ujar kabag ren .

Dalam kegiatan Memberikan Minuman kesehatan , Setelah selesai apel pagi , seluruh personil kepolisian Polres batu bara melakukan minum ramuan bersama di halaman mako polres Batu bara (Rahmat Hidayat)

Hari ke III, Kapolres Batu Bara Terjun Langsung Berikan Sanksi Tertulis Kepada Masyarakat Batu Bara Yang Tidak Pakai Masker




Batu Bara -- Di hari ke III Ops Yustisi 2020, Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis,S,H. M,H terjun langsung tindak disiplinan dan penindakan Protokol Kesehatan kepada Masyarakat, Selasa (16/09/2020) Jam, 13.30 Wib di Mesjid Lima Puluh Kota dan di Jalinsum Batu Bara – Kisaran Kabupaten Batu Bara. 

Razia Masker Ops Yustisi 2020 pendisplinan yang tidak mengunakan masker di Wilayah hukum Polres Batu Bara, Kapolres Batu Bara juga didampingi Pemerintahan Kabupaten Batu Bara dan TNI/Polri, Kabag Sejajaran Polres Batu Bara, Kasat Sejajaran Polres Batu Bara, OPD Kab.Batu Bara,  Kapolsek Lima Puluh Iptu Rusdi, S,H, Danramil Lima Puluh Kapt Inf N.Panjahitan, Kasat Pol PP Kab.Batu Bara Drs Abdul Rahman Hadi, Camat Lima Puluh Andre Aulia Harahap, Personil Koramil Lima Puluh, Personil Polres Batu Bara,  1 Pleton Sat Pol PP, setelah di kenakan sanksi menyanyikan lagu wajib kebangsaan indonesia lalu di berikan masker gratis.

Demikian juga dalam kegiatan berlangsung terdapat sebanyak 20 orang masyarakat yang tidak menggunakan masker dan Kapolres Batu Bara langsung berikan sanksi berupa tindakan kepada pelanggar Ops Yustisi antaranya bagi perempuan yang melanggar diberikan tindakan membersihkan tempat ibadah dan Bagi Laki-laki  yang melanggar diberikan tindakan menyanyikan lagu kebangsaan.

Razia Ops Yustisi 2020 dan Sanksi yang diberikan kepada masyarakat Batu Bara dan yang melintasi di Jalinsum Lima Puluh Kota Kisaran adalah bentuk pendisplin dengan protokol kesehatan yang dalam acuhan peraturan pemerintah untuk pencegahan penyebaran virus corona,”Jelas Kapolres Batu Bara.

Sanksi yang diberikan kepada masyarakat Batu Bara yang tidak mengunakan masker adalah untuk menyadari bahwa pandemi covid-19 tersebut belum berakhir, Kapolres Batu Bara juga terus berupaya berikan pengarahan kepada masyarakat yang diberikan sanksi bahwa masker adalah salah satu alat pelindung diri kita. (Rahmat Hidayat)

Pemkab Batu Bara Lakukan Evaluasi Sakip Dengan Kemenpan RB



Batu Bara -- Pelaksanaan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ( SAKIP) Tahun 2020 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui Vidcon Via Zoom, Selasa, (15/09/2020)  Aula Rumah Dinas Bupati, Komplek Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka.

Bupati Batu Bara- Ir. H Zahir M.ap didampingi oleh Sekda H Sakti Alam Siregar S.H dan Kepala Bapeda serta turut hadir Kepala Dinas Se-kabupaten Batu Bara.

Sambutan Bupati Ir H. Zahir, M,ap dalam pengevaluasian tersebut menyampaikan kinerja Pemkab Batu Bara akan segera menyempurnakan dokumen - dokumen perencanaan, untuk memastikan bahwa tujuan dan sasaran yang strategis telah berhasil. Menyempurnakan perjanjian kinerja ditingkat OPD sampai level yang paling rendah dan menyusun rencana aksi sebagai rincian kegiatan atas perjanjian kinerja dengan Pemerintah Daerah untuk menentukan target kinerja secara triwulan yang di monitoring secara berkala.

Adapun kinerja yang harus di prioritaskan sebagai pembangunan peningkatan investasi, pembangunan ekonomi industri daerah, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, pelayanan publik, pembangunan infrastruktur. Hal ini dilakukan agar terlaksananya Visi dan Misi Bupati yang di tuangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),”Ujar Bupati Batu Bara - Ir.H Zahir M,ap

Harapan Bupati Batu Bara yang melalui Kabag Organisasi, untuk SAKIP yang semula dari CC meningkat menjadi B. Untuk itu Bupati Batu Bara juga menginstruksikan kepada OPD agar lebih banyak berkoordinasi kepada Kabupaten/kota yang nilainya baik. (Rahmat Hidayat)

Postingan Populer