Tampilkan postingan dengan label Tokoh Politik. Tampilkan semua postingan

Lantik PAW Anggota MPR RI, Bamsoet Ajak Semua Anggota MPR RI Aktif Tangkal Terorisme dan Radikalisme


Barometer99- JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memandang sampai saat ini masih terdapat masalah patogenik besar terkait ideologi negara. Pertama, kelemahan dalam merawat dan mentransformasikan ideologi kebangsaan dari rumusan ideal abstrak menjadi praktik kolektif kenegaraan, kebangsaan, dan kemasyarakatan. Kedua, kelemahan mencegah infiltrasi narasi dan gerakan kontra ideologi negara dalam berbagai aspek.

"Kita harus mengakui, ada kealpaan dalam konteks tersebut. Kealpaan inilah yang membuat kelompok konservatif-eksklusif mudah mengintrusi dunia pendidikan dan kelembagaan sosial-kemasyarakatan dengan paham, ideologi dan doktrin keagamaan eksklusif yang menebarkan ancaman terhadap negara Pancasila," ujar Bamsoet saat melantik anggota MPR RI pergantian antar waktu, MF Nurhuda dari Fraksi PKB, di komplek Majelis, Jakarta, Senin (5/4/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, ancaman tersebut semakin nyata dengan adanya bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar. Ditambah penyerangan di Markas Besar Polri oleh perempuan bersenjata. Polri bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) harus terus mengungkap jaringan terorisme, serta mendalami pihak-pihak yang menjadi pemasok bahan perakit bom, senjata maupun aliran dana dari pihak yang menjadi sponsor terorisme.

"Polri bersama BNPT dan Badan Intelijen Negara juga harus bekerja sama melakukan upaya preventif dalam mencegah aksi terorisme maupun radikalisme dengan mengedepankan aspek pencegahan dini," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menekankan, sesuai mandat Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, maka MPR RI secara nyata terus mengambil peran sebagai lembaga pengawal ideologi bangsa. Salah satunya dengan melaksanakan Sosisalisasi Empat Pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Sosialisasi Empat Pilar MPR harus dilakukan secara sungguh-sungguh oleh seluruh anggota MPR RI. Bukan sekadar formalitas bertemu konstituen di daerah pemilihan, tetapi juga dapat menyasar kelompok masyarakat yang rawan dimasuki oleh paham radikal," tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menerangkan, sekecil apa pun tantangan yang dihadapi dalam merawat kemajemukan, haruslah diatasi secara sungguh sungguh. Intoleransi sebagai cikal bakal munculnya radikalisme dan berujung pada aksi terorisme bukan persoalan siapa pelaku, kelompok, dan jaringannya.

"Namun lebih dari itu, ia memiliki akar keyakinan, doktrin, dan ideologi yang dapat mempengaruhi kesadaran masyarakat. Tumbuh suburnya sikap intoleran tergantung di lahan mana ia tumbuh dan berkembang. Jika hidup di tanah gersang, maka sikap intoleran sulit menemukan tempatnya. Sebaliknya, jika hidup di lahan yang subur maka akan cepat berkembang," terang Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini mengajak seluruh anggota MPR RI terus menggali metode sosialisasi empat konsensus dasar secara tepat. Mengingat Pancasila sebagai sistem nilai bukan sekadar bahan untuk dihafal atau dimengerti saja. Melainkan perlu diterima dan dihayati, dipraktikan sebagai kebiasaan.

"Pancasila harus dijadikan sifat yang menetap pada diri orang Indonesia. Pancasila perlu menjadi bagian dari kepribadian orang Indonesia. Hanya dengan cara ini, tanah Indonesia akan menjadi lahan gersang bagi sikap intoleren," pungkas Bamsoet. (*)

Wakil Bupati Karo Dampingi Ketua DPD Golkar Sumut Serahkan Bantuan Ke Moderamen GBKP



Barometer99- KARO - Ketua DPD Golkar Sumatera Utara Drs.H.Musa Rajekshah, MHum menyempatkan diri melakukan silaturahmi dengan pengurus dan kader Partai Golongan Karya Kabupaten Karo di Cinur Coffee Jalan Veteran Kabanjahe, Sabtu (3/4/2021).

Silatuhrami yang berlangsung penuh keakraban tersebut, dimana Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah yang didampingi oleh Wakil Bupati Labura Hendrianto Sitorus dan sejumlah pengurus Partai Golkar Provinsi disambut langsung hangat oleh Ketua DPD Partai Golkar Karo Ferianta Purba SE, Bendahara Sateria Kaban dan kader Golkar Kabupaten Karo

Dan pada kesempatan tersebut, Ferianta Purba menyampaikan kepada Wakil Gubernur Sumut beragam produk lokal kerajinan tangan dari beberapa pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Karo berupa perabotan rumah tangga dan peralatan dapur dari bahan kayu yang sudah siap dipakai serta aneka jenis Coffee Karo serta makanan kuliner khas daerah Karo yakni cimpa dan ampam

Dihadapan Wagubsu, Ferianta yang juga sebagai Ketua DPD Partai Golkar Karo mewakili pelaku UMKM, mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumut dalam pengembangan produk lokal daerah guna menumbuhkan sekaligus memajukan perekonomian masyarakat.

Melihat aneka ragam produk perabotan rumah tangga dan peraltan dapur tersebut, Wagubsu, H. Musa Rajekshah merasa bangga atas mulai tumbuhnya produk-produk lokal dari pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Karo.

Wagubsu mengapresiasi dan merasa bangga dengan adanya aneka Ragam Minuman Kopi di Cinur Coffee. 
Ketua DPD Golkar Sumut yang juga sebagai Wagubsu menyatakan bahwa pemerintah provinsi Sumatera Utara akan mendukung penuh upaya pengembangan produk UMKM tersebut.

“Alhamdulillah, Saya berkesempatan melihat secara langsung beraneka ragam jenis hasil UMKM. Saya juga bangga karena Ketua DPD Partai Golkar Karo sangat kreatif dalam memotivasi pelaku UMKM maupun Cinur Coffee untuk selalu berkreasi dalam menciptakan produk-produk yang dibuatnya.Dan untuk itu Pemprovsu siap membantu dalam sisi anggaran, terlebih dalam memajukan Bukit Gundaling Berastagi sebagai daerah tujuan wisata ,” Ujar Wagubsu.

Sementara itu Wakil Bupati Karo Cory Sebayang menyambut baik apa yang disampaikan Wagubsu untuk kemajuan Tanah Karo. Untuk itu Wakil Bupati Karo yang juga Bupati Karo terpilih periode 2021 -2024 mengharapkan dukungan Wagubsu dari sisi anggaran Pemprovsu untuk Pembangunan di Kabupaten Karo,"harap Cory.

Selanjutnya Ijeck dan rombongan serta didampingi Cory Sebayang menuju Moderamen GBKP untuk menyerahkan bantuan 2 unit laptop dan sejumlah bantuan uang untuk pembangunan Gereja GBKP Siosar yang diterima Sekretaris Umum Moderamen GBKP Pendeta Rehpelita Ginting,Sth di kantor Moderamen GBKP Jalan Kapten Pala Bangun, Kabanjahe (Rekro/Leo)

Ketum Suharso : Semua Perlu Sekolah Politik

Barometer99- Dalam pembukaan Musyawarah Wilayah PPP Provinsi Jawa Barat, Ketum Suharso optimis bahwa PPP akan meraih kembali suara-suara yang sedang dipinjam orang lain. Hal tersebut disampaikannya pada Senin, 29 Maret 2021 di Le Eminence puncak hotel. Senin, 29 Maret 2021.

 “Kita bukan mau merebut tetapi memintanya kembali, dengan cara bagaimana kita memintanya tentu dengan cara yang lebih baik dan kekinian yang bisa diterima,” ujar Ketum PPP.

Selanjutnya Ketum berbicara tentang fungsi partai politik yang juga telah dibahas sebelumnya oleh Gubernur Jawa Barat. Ketum membahas bahwa kerja yang PPP lakukan apakah itu dalam rangka kepentingan politik, pelayanan publik apalagi dalam rangka merebut kekuasaan, menjadi satu dengan apa yang disebut kerja-kerja elektoral. Ketum menekankan kerja elektoral harus didesain disusun lebih awal dan terencana.

“Kalau kita punya perencanaan yang baik, maka tentu itu sudah mencapai setengah dari pekerjaan,” tuturnya.

Selanjutnya, Ketum membahas mengenai program Sekolah Politik PPP yang akan dilaksanakan segera. Sekolah tersebut akan dimulai oleh pengurus DPP periode 2020-2025, sebelum masuk dalam sekolah ini akan diawali dengan workshop, lalu pelatihan dengan Brimob, lalu masuk ke tahapan sekolah politik.

“Kita sudah melakukan workshop di Jawa Barat dan mudah-mudahan dapat diikuti oleh DPW dan DPC setelah itu teman-teman DPP ini akan masuk ke pelatihan di Brimob untuk mengolah mental dan soliditasnya, lalu mereka akan masuk ke sekolah politik,” ucapnya.

Ketum menambahkan, di sekolah politik yang akan datang ada prodi untuk menjadi caleg, bagaimana menjadi eksekutif, calon bupati, gubernur, menteri. Bagaimana mengurus partai, namun, nantinya sekolah politik pertama ini masih untuk internal partai. setelah itu sekolah politik itu akan terbuka untuk publik. Dengan cara tersebut PPP akan undang publik siapa saja.

Ketum mengucapkan PPP dapat mensosialisasikan bagaimana hidup berbangsa bernegara dan bermasyarakat di Tanah Air, bagaimana harus bersikap dengan isu yang panas, bagaimana Islam jika dihadapi dengan politik, sektarian, memahami sejarah peradaban Islam, sejarah politik di indonesia dan sejarah politik di PPP itu sendiri.

Menutup sambutannya, Ketum PPP memperkenalkan sejumlah pengurus DPP PPP yang berasal dari Provinsi Jawa Barat. Ketum menyebutkan bahwa kepengurusan pusat diisi dari berbagai generasi, mulai dari generasi _baby boomer_, generasi X, dan generasi Y atau millennial.

Sumber :
Tim Komunikasi Publik
DPP PPP



Hari ini, Ikatan Motor Indonesia (IMI) genap berusia 115 Tahun

Barometer99- Ikatan Motor Indonesia (IMI) hari ini genap berusia 115 Tahun. Sejarah IMI di awali sejak tanggal 27 Maret 1906. Saat itu bernama Javache Motor Club dan berkantor di Kota Semarang, Jawa Tengah. Seiring waktu, klub ini mengalami perkembangan hingga merubah namanya menjadi Het Koningklije Nederlands Indische Motor Club atau KNIMC.

Selanjutnya, ada perubahan nama lagi menjadi IMC atau Indonesische Motor Club sampai pada masa penyerahan kedaulatan dari Kerajaan Belanda kepada Pemerintah RI. Saat itu, IMC diambil alih oleh pemerintah RI dan nama IMC pun diubah lagi menjadi menjadi IMI yang digunakan hingga sekarang.

Pembentukan IMI Sendiri Telah Mendapatkan Pengakuan Dan Pengesahan Dari Badan-Badan Internasional. Beberapa Badan Yang Dimaksud Adalah AIT, FIA, Dan OTA. Kedudukan kantor IMI Pusat Saat Ini Berada Ibu Kota DKI Jakarta. (*)

Peringatan HUT OKU Timur Ke 17 Dihadiri Gubernur Sumsel

Barometer99- OKU Timur,
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri Peringatan HUT OKU Timur ke 17. Senin,18/1/2021. Walaupun di tengah wabah Covid- 19 namun beliau masih tetap menghadiri HUT OKU Timur yang ke-17 namun tetap mengedepankan anjuran protokol kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung di depan kantor DPR OKU Timur.
Peringatan ini merupakan Wahana intropeksi dalam  memajukan daerah Asal H. Herman Deru. Beliau mengatakan "Pembangunan harus melalui kekompakan internal, Pemerintah antara eksekutif dan legislatif diikuti forkopimda serta masyarakat", ungkap Deru.
Herman Deru juga mengatakan " HUT ke 17 Oku Timur ini jika istilah dalam bahasa Komering minjak mulak yang berarti remaja yang sedang bagus-bagusnya sehingga menjadi perhatian orang banyak", ungkapnya.
Meskipun di tengah wabah Covid- 19 pembangunan harus tetap berjalan, jalankan pemerintahan dan dengan kegembiraan jangan dibuat susah jika memang bisa cepat mengapa harus lambat. Namun yang terpenting ada manfaat dari program kerja dan pembangunan", Pungkasnya. 

(JUNAIDI/Tim)

Puan Ajak Agamawan Yakinkan Rakyat Pentingnya Vaksinasi Covid







Barometer99- JAKARTA- -  Ketua DPR-RI Puan Maharani berharap agar seluruh pemuka agama dapat turut menyukseskan kegiatan vaksinasi Covid19 yang sedang dilakukan Pemerintah. Kamis, 14 Januari 2021.
Hal itu dikatakan Puan dalam dalam Webinar Dialog Antar Umat Beragama dengan tema "Bersatu dalam Keragaman dan Kedamaian Mengatasi Pandemi Covid-19", yang diselenggarakan DPR, DPD, dan MPR  secara virtual melalui aplikasi Zoom, Kamis (14/1/2021). 

Puan menyatakan, kemarin bangsa Indonesia sudah menyaksikan bersama secara live, ketika Presiden Jokowi menjalani vaksin perdana. Hal itu untuk menunjukkan bahwa vaksin itu aman digunakan. 

"BPOM sudah mengeluarkan izin edar darurat untuk vaksin Covid-19. Dan MUI sudah mengeluarkan fatwa halal terhadap vaksin ini," ujar Puan. 
Puan mengajak semua pihak, termasuk para pemuka agama untuk bersama-sama meyakinkan dan menunjukkan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 ini. 

"Vaksinasi ini diperlukan, jika kita ingin Indonesia dapat segera mengatasi Pandemi Covid-19," tegas Puan.

Puan pun mengajak para pemuka agama untuk terus menyuarakan pentingnya persatuan, kepada seluruh umat beragama di Indonesia. Dia berpesan agar kalangan Agamawan jangan pernah lelah mengingatkan umat beragama di Indonesia tentang pentingnya  menerapkan nilai gotong royong, yang merupakan intisari dari Pancasila dan bagian dari jati diri Indonesia. 
Puan juga menegaskan, bahwa membangun kekuatan nasional di bidang kesehatan untuk melawan Pandemi Covid19, membutuhkan kerja bersama atau gotong royong dari seluruh stakeholders seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, penyelenggara pendidikan tenaga kesehatan, organisasi agama, Perguruan Tinggi, Lembaga Riset Bidang Kesehatan, industri, dan swasta. 

"Di saat yang bersamaan, tentu saja rakyat Indonesia juga perlu ikut mengambil bagian dan tanggung jawab dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat," ujar Puan.

"Saya mengajak kita semua untuk menjadikan tahun 2021 sebagai tahun Indonesia menjawab semua tantangan, tahun pemulihan. Insya Allah dengan kita semua berusaha dan berdoa, Indonesia dapat segera keluar dari Pandemi Covid-19," tambahnya.
(WL/YL)



HUT PDI-P Ke 48, Hari Putri Lestari Undang Banyak Orang di Virtual




Barometer99- HUT Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ke 48 tahun bertepatan hari Minggu 10 Januari 2021 anggota DPRD provinsi Jawa Timur Hari Putri Lestari meneriakkan dengan mengundang masyarakat dan anak muda untuk join zoom meeting.
"Mengundang kader partai, simpatisan, masyarakat, anak muda untuk join zoom meeting dalam peringatan HUT 48 PDI Perjuangan", kata penyandang Magister Hukum Universitas Airlangga Surabaya melalui akun facebooknya, Minggu (10/01).

Tema yang diangkat dalam ulang tahun partai berlambang banteng moncong (mulut) putih bertema "Sungai Jalan Peradaban" hal itu jadi judul dalam HUT PDI-Perjuangan karena merupakan sumber utama kehidupan.

"Mengingat kita semua untuk selalu mencintai alam, satu diantaranya sungai yang merupakan sumber kehidupan", tutur wakil rakyat di provinsi dari daerah pemilihan Jawa Timur V yang meliputi kabupaten Lumajang dan kabupaten Jember.

Sebagai native speaker dalam mengangkat tema itu adalah Mistoro Toro dan dua puluh lainnya.

Tidak tanggung-tanggung anggota DPRD provinsi Jawa Komisi E/Kesra menyediakan berbagai macam hadiah selain ada beberapa handphone Android, hal itu untuk memberikan apresiasi terhadap keikutsertaan peserta zoom meeting.
(FND/YL)

DPR Hari Putri Lestari HUT PDI-Perjuangan ke 48 Ajak Penghijauan






Barometer99- Menjaga keseimbangan alam untuk terciptanya udara yang segar dan keluarnya sumber mata air yang jernih, maka dalam HUT PDI-Perjuangan ke 48 tahun pada hari Minggu 10 Januari 2021 dilakukan penghijauan dan pelepasan burung.
Hal itu yang disampaikan anggota DPRD provinsi Jawa Timur dari daerah pemilihan Jawa Timur V Hari Putri Lestari melalui akun media sosialnya.

Kegiatan berada di Arboretum Sumber Brantas kota Batu Jawa Timur itu selain melakukan penanaman pohon juga melakukan pelepasan burung merpati dan ikan ke sungai.

"Kegiatan di Arboretum Sumber Brantas, kota Batu, tanam pohon, pelepasan burung merpati, ikan di sungai dan sebagainya", tulis anggota DPRD provinsi Jawa Timur di media sosialnya.

Kegiatan siangnya dilanjutkan mengikuti rapat virtual melalui zoom meeting bersamaan Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo.

Hari Putri Lestari mengharapkan para peserta zoom meeting yang disediakan berbagai macam doorprize bisa menyerap inti pidato yang disampaikan narasumber untuk di trapkan dalam kehidupan sehari-hari.
(FND/YL)

Musda V PKS Kabupaten Buru, Solihin Buton Terpilih Jadi Ketua.

Barometer99- Dalam Musda V Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solihin Buton yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Buru terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS. Untuk menjadi nahkoda baru masa bakti 2020-2025 secara daring melalui video konferensi zoom. Senin (28/12/2020).

Solihin sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Buru menggantikan jabatan yang sebelumnya yang dipegang oleh Abdul Latif Haer.

Melalui daring dalam Musda V PKS tersebut. Solihin Buton menjelaskan musda ke V ini merupakan
momen sejarah yang di laksanakan oleh partai Keadilan Sejahtera selama 5 tahun dan kini menjadi pergantian kepengurusan. "Kata Solihin.

Kami yang baru dilantik ini pertama mengucapkan terima kasih kepada pengurus yang lama yang sudah menjalankan roda organisasi PKS dari tahun 2015 ke tahun 2020. Ini menjadi arah kebijakan kita dimana sudah diputuskan dalam musda ada banyak hal tapi dalam garis besar yang pertama. PKS akan mencetak kader yang mana sudah diputuskan dalam musda ini kurang lebih 9 ribu kader. Maka di Kabupaten Buru kami targetkan Insya Allah lima tahun ke depan kami akan cetakan kader kurang lebih 1000 kader."papar Solihin.

Lanjutnya sebagai partai politik PKS dalam menghadapi pilkada nanti ditahun 2020 atau 2024 tentunya PKS akan hadir menjadi pemain bukan menjadi penonton. Kita sudah berkomitmen akan menyiapkan kader kita untuk mencalonkan diri sebagai bupati dan atau wakil bupati pada pilkada 2020 maupun 2024.

Ditahun 2024 yang nanti ini kami telah menyiapkan langkah-langkah. "Insya Allah kita akan mengembalikan kejayaan PKS yang di tahun sebelumnya 2009-2014 yang dimana PKS pernah menjadi pimpinan DPRD dan ini akan kami buktikan. "Tegas Solihin. 

Oleh karena itu ditahun 2024 kami PKS Kabupaten Buru akan merebut itu dan menargetkan partai pemenang dan masuk dalam 3 besar yaitu menjadi pimpinan DPRD. Inilah yang menjadi langkah-langkah kedepan kita untuk menyusun strategi kita ke depan.

Sementara untuk pelaksanaan musda di Indonesia timur sendiri tadi disampaikan ada empat provinsi khusus untuk di indonesia timur dan ada 63 kabupaten kota yang diangkat dan dilantik untuk menjadi DPTD.

Selain itu pelaksanaan Musda ke V ini kita tetap menjalankan protokol kesehatan sebagaimanan termuat dalam Intruksi partai keadilan sejahtera nomor 7 bahwa kita melakukan musda yang pertama secara daring yang ke dua mengikuti protokol kesehatan. Sementara undangan kita juga batasi tidak banyak orang kurang lebih 20 orang dari pengurus inti yang hadir.

Reporter : Sofyan M.

TEC Kembali Silaturahmi Ke PCNU Dan MWCNU SeLampung Selatan

Lampung - Barometer99.com
H. Tony Eka Candra (TEC) yang juga Mustasyar PWNU Lampung kembali menghadiri acara silaturahmi bersama Tokoh-Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Se-Lampung Selatan yang dipusatkan di Kecamatan Kalianda Kabupaten setempat, Rabu (1/7/2020).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris PWNU Lampung Drs. H. Aryanto Munawar, Mustasyar PCNU Lampung Selatan yakni KH. Hamim Fadhil, beserta KH. Tarmuji Almursyid, KH.Muhammad Sadeli, dan KH. Hasbullah Almursyid.

Hadir juga Rais Syuriah PCNU Lampung Selatan Yakni KH. Ahmad Isomudin beserta KH. Imam Mas'ud Almursyid, KH. Endang Ahmad Arif, KH. Hasbullah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Lampung Selatan KH. Nur Mahfudz beserta jajaran PCNU Lampung Selatan, serta hadir juga lengkap para Mustasyar, Rais Syuriah, dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam sambutannya Ketua Tanfidziyah PCNU Lampung Selatan KH. Nur Mahfudz mengatakan, pertemuan antara Pengurus PCNU Lampung Selatan dengan H. Tony Eka Candra yang juga Mustasyar PWNU Lampung merupakan pertemuan yang ketiga kalinya.

"Pertama di Kantor PCNU Lampung Selatan pasca mendaftarkan diri maju sebagai Bakal Calon Bupati Lampung Selatan, kemudian saat melaksanakan Reses DPRD Provinsi Lampung bersama Pengurus PCNU dan MWCNU Kecamatan Se-Lampung Selatan, dan pertemuan pada hari ini," ujar Kyai Nur Mahfudz.

KH. Nur Mahfudz mengaku bangga dan bersyukur dalam Pilkada 2020 mendatang Keluarga Besar Nahdlatul Ulama yakni H. Tony Eka Candra (TEC) akan maju sebagai Calon Bupati Kabupaten Lampung Selatan.

"Alhamdulillah, ditengah tengah kita kembali hadir, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) yang kini menjabat sebagai salah satu Mustasyar PWNU Lampung Bapak H. Tony Eka Candra (TEC), yang akan maju menjadi Calon Bupati Lampung Selatan 2020 mendatang. Sebagai Keluarga Besar NU tentunya kita patut bangga dan senantiasa bersyukur, bahwa ini adalah kewajiban kita semua untuk mendo’akan dan mendukung beliau (Tony. red) agar terpilih dan menjadi Bupati Lampung Selatan Periode 2021-2026 dalam rangka menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai Kabupaten yang maju, makmur dan sejahtera,” ucap KH. Nur Mahfudz.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris PWNU Provinsi Lampung Drs. H. Aryanto Munawar, dalam sambutannya menegaskan, tidak boleh ada keraguan bagi Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) untuk mendukung dan memilih H. Tony Eka Candra (TEC) sebagai Bupati Lampung Selatan kedepan.

"Beliau (Tony. red) adalah kader NU tulen, baik secara nasab, kultural maupun struktural. Secara struktural TEC berkali-kali menjadi Mustasyar PWNU Lampung, dan secara nasab dan kultural beliau adalah keturunan dari salah seorang pendiri NU yang berasal dari Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin Mojokerto Jawa Timur," ujar Ary.

Mantan Anggota DPR-RI inipun berpesan, kepada Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) khususnya di Kabupaten Lampung Selatan untuk menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan, dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjuangan TEC dalam rangka meneguhkan tekadnya menjadikan Kabupaten Lampung Selatan menjadi Kabupaten termaju di Provinsi Lampung.

Sementara TEC menyambut hangat dan mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas undangan silaturahmi yang disampaikan Keluarga Besar Pengurus PCNU Lampung Selatan kepada dirinya yang akan maju menjadi Calon Bupati dalam Pilkada Lampung Selatan 2020 mendatang.

Bakal Calon Bupati Lampung Selatan ini mengungkapkan, dengan adanya do’a dan dukungan dari Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) tersebut, memberikan kontribusi, motivasi dan semangat juang yang besar baginya untuk terus berikhtiar maju menjadi Bupati Lampung Selatan kedepan.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya siap untuk menghibahkan waktu, pikiran dan tenaga, serta memberikan pengabdian terbaik untuk Kabupaten Lampung Selatan. Insya Allah apabila ini takdir saya terpilih pada Pilkada Kabupaten Lampung Selatan 9 Desember 2020 mendatang, bersama seluruh elemen masyarakat, saya bertekad menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai Kabupaten ‘termaju’ di Provinsi Lampung yang Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera, Berkeadilan, Berdaya saing, dan Bermartabat," pungkas TEC. **(ril)

Postingan Populer