Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Diskresi Karantina Bagi PPLN

Barometer99-Jakarta- Pemerintah menegaskan tidak ada lagi diskresi karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa kebijakan karantina akan mengacu kepada instruksi Menteri Dalam Negeri yang berlaku. 


“Kita tidak bisa memberikan diskresi-diskresi kebanyakan lagi karena kita hanya mengacu kepada instruksi Mendagri yang ada saja. Tadi Presiden mengingatkan, nanti kita  tidak disiplin dan kunci kita lihat Omicron berkembang di dunia manapun itu adalah masalah disiplin,” ujar Menko Marves dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta selepas rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo, pada Senin, 3 Januari 2022. 


Dalam rapat tersebut, pemerintah juga memutuskan untuk memberlakukan karantina 10 hari dan 7 hari. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, kebijakan karantina tersebut  bergantung pada asal negara datangnya PPLN tersebut. 


“Tadi ditambahkan bahwa pemerintah juga akan menambah negara yang jumlah kasusnya tinggi. Nanti Pak Menko Marves akan memasukkan di dalam Satgas. Jadi dua negara yang relatif tinggi juga kita akan kenakan 10 hari, menambah dari 13 negara, sedangkan yang lain nanti di luar negara tersebut akan 7 hari,” ujar Menko Perekonomian. 


Selain itu, pemerintah juga mempersiapkan pintu masuk bagi para PPLN selain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Airlangga mengungkapkan sejumlah lokasi lain juga telah disiapkan beserta aturan karantina ketat seperti Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. 


Untuk pintu darat, Airlangga menuturkan, pemerintah juga telah menyiapkan pos lintas batas baik di Entikong, Kalimantan Barat, maupun di Kalimantan Timur. Sementara itu, akses masuk laut dipersiapkan di wilayah Sumatra. 


“Selanjutnya juga yang masuk laut antara lain Batam, Tanjung Pinang, seluruh Kepri yang seluruhnya juga disiapkan terkait dengan kekarantinaan,” ungkapnya.  


Jakarta, 3 Januari 2022

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden https://www.presidenri.go.id

YouTube: Sekretariat Presiden

 Editor: Msa

Presiden: Salah Satu Pilar Utama Menjaga Kedaulatan Adalah Memenangkan Kompetisi


Barometer99, Jakarta | Di tengah dunia yang makin terbuka dengan interaksi dan disrupsi yang makin tinggi, nasionalisme dan kedaulatan bangsa menghadapi tantangan-tantangan baru. Gelombang globalisasi tidak terhindarkan lagi, bukan hanya mobilitas fisik antarnegara yang makin tinggi dan mobilitas barang dan uang yang makin mudah, tetapi mobilitas gagasan, mobilitas pengetahuan juga makin tinggi melalui ranah-ranah digital.

Saat membuka secara resmi Kongres IV  Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Tahun 2021 secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 6 Desember 2021, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa globalisasi telah melahirkan dunia yang diwarnai kompetisi super ketat. Oleh karena itu, satu pilar utama dalam menjaga kedaulatan adalah memenangkan kompetisi. 

"Kita harus memenangkan kompetisi di dalam negeri, kita harus memenangkan kompetisi di pasar global, di pasar luar negeri. Kita harus lebih unggul dari negara lain dan kita harus mampu mendahului negara lain dalam dunia yang makin kompetitif sekarang ini," ujar Presiden.

Kepala Negara juga berpandangan bahwa kedaulatan harus diperjuangkan dengan keberanian untuk menemukan cara-cara baru. Menurutnya, untuk mendahului negara lain yang sudah lebih maju, Indonesia tidak boleh melalui "anak tangga" yang sama yang ditempuh oleh negara-negara maju sebelumnya, tetapi harus melompat dan memiliki watak sebagai pencipta tren.

"Kita harus melakukan lompatan kemajuan, kita harus berwatak trendsetter, bukan watak follower. Oleh karena itu, kedaulatan harus diperjuangkan dengan inovasi, harus diperjuangkan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengharapkan kontribusi PA GMNI dalam berbagai arena kepemimpinan Indonesia, misalnya dalam presidensi G20 yang baru diemban Indonesia per 1 Desember 2021.

"Saya mengharapkan kontribusi Persatuan Alumni GMNI dalam berbagai arena kepemimpinan Indonesia, melahirkan pemikiran-pemikiran yang progresif, melahirkan pemikiran-pemikiran bagi kemajuan bangsa, menguatkan ikatan dan melahirkan gagasan-gagasan untuk menghadapi tantangan global, dan merumuskan strategi besar dalam membangun negara yang berkarakter Pancasila," ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa presidensi Indonesia di G20 harus dimanfaatkan juga sebagai momentum untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia di dunia internasional, kepemimpinan Indonesia untuk mewarnai arah dunia, dan kepemimpinan Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang. Menurutnya, perjuangan ini adalah seperti perjuangan Bung Karno ketika mendukung perjuangan negara-negara jajahan untuk memperoleh kemerdekaan. 

"Perjuangan ini seperti perjuangan Bung Karno dalam memimpin negara-negara Asia Afrika. Sekarang ini, kita memimpin negara-negara terkaya dunia untuk membangun dunia yang lebih baik, yang lebih berkeadilan bagi kita semua, bagi masa depan dunia," imbuhnya.

Sebagai rumah besar kaum nasionalis dan kaum marhaenis, Presiden juga memandang bahwa Persatuan Alumni GMNI harus menjadi yang terdepan dalam merawat nasionalisme yang setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, yang selalu memperkuat persatuan dan kesatuan, dan memperkokoh kedaulatan bangsa.

Turut mendampingi Presiden saat menghadiri acara tersebut secara virtual yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. 

Sumber : BPMI Sekretariat Presiden

Warga Liang Melas Datas Bawa Satu Truk Buah Jeruk ke Istana


Barometer99, JAKARTA | Presiden Joko Widodo menerima enam perwakilan warga Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 6 Desember 2021. Selain menyampaikan aspirasi, para perwakilan warga tersebut juga membawa satu truk berisi buah jeruk sebanyak tiga ton sebagai “oleh-oleh” bagi Presiden Joko Widodo.

Setia Sembiring, salah seorang perwakilan warga mengatakan bahwa ia bersama rekan-rekannya datang langsung menemui Presiden Joko Widodo dengan harapan mendapatkan perhatian dari Presiden terkait kondisi jalan yang rusak di daerahnya. Menurutnya, jalan yang rusak tersebut juga berdampak pada warga di enam desa dan tiga dusun di Liang Melas Datas.

“Tadi di dalam kami mengantarkan oleh-oleh ini, mudah-mudahan dan kami harapkan Bapak Presiden kita memperhatikan kami masyarakat Desa Liang Melas yang jumlahnya enam desa ditambah tiga dusun. Jadi kami harapkan benar bantuan Bapak itu agar desa kami bisa ada perubahan dari dulunya menjadi agak lebih baik,” jelas Setia saat ditemui usai diterima Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa jalan rusak di Liang Melas Datas akan segera diperbaiki. Presiden sendiri telah memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan perbaikan jalan tersebut dan telah ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Direktorat Jenderal Bina Marga pada Minggu, 5 Desember 2021.

“Saya sudah dengar semua kok, jadi nggak usah diceritakan saya sudah dengar. Hari Sabtu sudah saya perintah ke Menteri PU, kemarin (5/12) sudah sampai sana. Tadi pagi katanya sudah mulai melihat lapangan, sudah mengukur, nanti sebentar lagi dikerjakan,” ujar Presiden.

Setelah menerima jeruk yang dibawa perwakilan warga tersebut, Presiden Jokowi memberikan bantuan tunai untuk para petani warga Liang Melas Datas. Presiden juga mengatakan dirinya berencana untuk mengunjungi desa tersebut apabila jalannya telah selesai dikerjakan.

“Ini nanti sampaikan ke petani. Oleh-oleh sudah saya terima, ini gantinya. Nanti sampaikan. Ini jalannya langsung dikerjakan. Nanti kalau jalannya jadi, saya ke sana. Sampaikan. Biar dikerjakan dulu, nanti (jalannya) jadi saya baru ke sana,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa jalan merupakan tulang punggung atau “backbone” dalam peningkatan produktivitas kawasan. Dengan keberadaan jalan yang baik, konektivitas antarkawasan meningkat dan biaya produksi menurun, sehingga secara keseluruhan daya saing kawasan dengan beraneka ragam komoditas menjadi lebih baik.

“Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas untuk menghubungkan sentra-sentra produksi dengan pasar (offtaker) hasil-hasil komoditas tersebut,” ujar Endra.

Pemerintah pusat akan bekerja sama dan memberikan dukungan penuh penanganan jalan bagi pemerintah daerah setempat dalam koridor peraturan yang berlaku. Dukungan tersebut dilakukan Kementerian PUPR karena ruas jalan dinilai sangat penting bagi masyarakat, sehingga nanti pemerintah daerah bisa melanjutkan pemeliharaan jalan tersebut.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan perwakilan masyarakat Liang Melas Datas yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Sumber : BPMI Setpres

Presiden: Salah Satu Pilar Utama Menjaga Kedaulatan Adalah Memenangkan Kompetisi


Barometer99, Jakarta | Di tengah dunia yang makin terbuka dengan interaksi dan disrupsi yang makin tinggi, nasionalisme dan kedaulatan bangsa menghadapi tantangan-tantangan baru. Gelombang globalisasi tidak terhindarkan lagi, bukan hanya mobilitas fisik antarnegara yang makin tinggi dan mobilitas barang dan uang yang makin mudah, tetapi mobilitas gagasan, mobilitas pengetahuan juga makin tinggi melalui ranah-ranah digital.

Saat membuka secara resmi Kongres IV  Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Tahun 2021 secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 6 Desember 2021, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa globalisasi telah melahirkan dunia yang diwarnai kompetisi super ketat. Oleh karena itu, satu pilar utama dalam menjaga kedaulatan adalah memenangkan kompetisi. 

"Kita harus memenangkan kompetisi di dalam negeri, kita harus memenangkan kompetisi di pasar global, di pasar luar negeri. Kita harus lebih unggul dari negara lain dan kita harus mampu mendahului negara lain dalam dunia yang makin kompetitif sekarang ini," ujar Presiden.

Kepala Negara juga berpandangan bahwa kedaulatan harus diperjuangkan dengan keberanian untuk menemukan cara-cara baru. Menurutnya, untuk mendahului negara lain yang sudah lebih maju, Indonesia tidak boleh melalui "anak tangga" yang sama yang ditempuh oleh negara-negara maju sebelumnya, tetapi harus melompat dan memiliki watak sebagai pencipta tren.

"Kita harus melakukan lompatan kemajuan, kita harus berwatak trendsetter, bukan watak follower. Oleh karena itu, kedaulatan harus diperjuangkan dengan inovasi, harus diperjuangkan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengharapkan kontribusi PA GMNI dalam berbagai arena kepemimpinan Indonesia, misalnya dalam presidensi G20 yang baru diemban Indonesia per 1 Desember 2021.

"Saya mengharapkan kontribusi Persatuan Alumni GMNI dalam berbagai arena kepemimpinan Indonesia, melahirkan pemikiran-pemikiran yang progresif, melahirkan pemikiran-pemikiran bagi kemajuan bangsa, menguatkan ikatan dan melahirkan gagasan-gagasan untuk menghadapi tantangan global, dan merumuskan strategi besar dalam membangun negara yang berkarakter Pancasila," ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa presidensi Indonesia di G20 harus dimanfaatkan juga sebagai momentum untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia di dunia internasional, kepemimpinan Indonesia untuk mewarnai arah dunia, dan kepemimpinan Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang. Menurutnya, perjuangan ini adalah seperti perjuangan Bung Karno ketika mendukung perjuangan negara-negara jajahan untuk memperoleh kemerdekaan. 

"Perjuangan ini seperti perjuangan Bung Karno dalam memimpin negara-negara Asia Afrika. Sekarang ini, kita memimpin negara-negara terkaya dunia untuk membangun dunia yang lebih baik, yang lebih berkeadilan bagi kita semua, bagi masa depan dunia," imbuhnya.

Sebagai rumah besar kaum nasionalis dan kaum marhaenis, Presiden juga memandang bahwa Persatuan Alumni GMNI harus menjadi yang terdepan dalam merawat nasionalisme yang setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, yang selalu memperkuat persatuan dan kesatuan, dan memperkokoh kedaulatan bangsa.

Turut mendampingi Presiden saat menghadiri acara tersebut secara virtual yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. 

Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Danlanud Husein Sastranegara Sambut Kedatangan Wapres

Barometer99 | Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia Darma, S.T., M.M., M.Han.beserta Ketua PIA AG Cab.4/D.I Lanud Husein Sastranegara Ny. Desy Putu Setia Darma  menyambut kedatangan Wakil Presiden K.H. Ma'ruf Amin beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin Bertempat di VIP Room Sompil Basuki Lanud  Husein Sastranegara , Sabtu (4/12/2021). 

Dalam kunjunganya di Bandung  Wakil Presiden dan Ibu menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan Boeing 737-400 TNI AU dan lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma menuju ke Kota Parahiangan pada pukul 07.35 WIB. 

Selanjutnya  Wapres beserta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan  Monumen Pahlawan Covid-19  di Jalan Japati, Kota Bandung,  dan membuka Muktamar VII Tahun 2021 dan Milad ke-31 Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI).

Apel Kasatwil Polri Tahun 2021, Presiden RI Apresiasi TNI-Polri




Barometer99, Jakarta | Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., memberikan sambutan dalam Apel Kasatwil Polri Tahun Anggaran 2021 di Hotel Kempinski Bali,Pada Apel Kasatwil tahun ini, Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. H. Joko Widodo turut memberikan arahan kepada seluruh pimpinan Kasatwil dan Kasatker Polri yang hadir dalam acara tersebut. 

Dalam kesempatannya, Presiden RI memberikan arahan terkait penanganan Covid-19. Presiden RI pun menyampaikan apresiasinya kepada jajaran TNI-Polri atas kinerjanya dalam penanganan Covid-19. 

Sementara itu, Apel Kasatwil Polri Tahun Anggaran 2021 turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Sekretaris Negara, Panglima TNI, Pejabat Utama Mabes Polri, seluruh Kapolda dan Kapolres/Kapolresta/Kapolrestabes/Kapolresmetro se-Indonesia yang hadir secara langsung maupun virtual.

Tilik Bayi Kembar Siam, Ganjar Pastikan Keduanya Tertangani


Barometer99, SURAKARTA | Arka dan Arya, bayi asal Kaliwungu, Kabupaten Semarang akan terus dipantau oleh tim medis dari RSUD dr Moewardi Solo. Mereka adalah bayi kembar siam yang sempat viral dan dilaporkan ke akun Twitter Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Laporan via akun Twitter @EllaZefa itu pun direspon oleh Ganjar. Saat itu, Ganjar langsung berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng dan memberitahu jika bayi tersebut telah diurus.

Senin (13/9) siang, usai melepas Presiden Joko Widodo di Lanud Adi Soemarmo kembali ke Jakarta, Ganjar langsung meluncur dengan kendaraan dinasnya menuju ke RSUD dr Moewardi untuk ‘Tilik Bayi’.

Setibanya di rumah sakit, Ganjar langsung menuju ke ruang perawatan di lantai dua RS Moewardi. Kedua orangtua bayi kembar siam pun menyambut Ganjar didampingi dokter anak RSUD dr Moewardi.

“Kondisinya gimana sekarang? Usianya berarti berapa?” tanya Ganjar pada Slamet Riyanto dan Tri Mulyani, orangtua bayi kembar siam.

“Stabil pak, (usianya) baru 20 hari,” ucap Tri.

Ganjar kemudian bertanya kepada Tri, kondisi kesehatan bayi saat dalam kandungan. Ganjar bertanya, apakah Tri rajin melakukan pemeriksaan kehamilan.

“Periksa terus pak, di USG kelihatan. Tapi kelihatan kembarnya saja,” kata Slamet mewakili istrinya.

Slamet dan Tri merupakan pasangan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh. Slamet berprofesi sebagai buruh bangunan dan Tri sebagai buruh garmen, praktis sempat khawatir dengan kondisi anaknya.

“Ini gimana bu prosesnya? Moewardi sudah punya pengalaman to ngurus bayi kembar siam begini?,” tanya Ganjar pada dokter.

“Kita nunggu dua bulan lagi pak, nunggu agak besar sedikit lalu kita lakukan pemeriksaan CT Angiografi. Untuk melihat organ dalamnya,” kata dr Dwi Hidayah, kepada Ganjar.

Dalam kesempatan itu pun, Ganjar memberikan semangat kepada Slamet dan Tri Mulyani. Kepada mereka, Ganjar meminta agar tidak khawatir dan selalu menjaga kesehatan terutama pada si jabang bayi.

“Mudah-mudahan lancar semuanya nggih,” tutur Ganjar sembari pamit.

Ditemui usai ‘Tilik Bayi’, Ganjar meminta kedua orangtua bayi Arka dan Arya untuk sabar. Ganjar memastikan, tim medis sudah menyiapkan penanganannya. Soal pembiayaan pun, kata Ganjar, pihaknya telah mencarikan skemanya.

“Kita punya pengalaman abcd soal medisnya, nanti soal skem pembiayaannya begini-begini. Jadi artinya insyaallah kita carikan. Dan dugaan saya juga akan banyak warga Jawa Tengah akan membantu,” ujar Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar juga mengingatkan kepada masyarakat Jawa Tengah khususnya ibu hamil untuk menyadari pentingnya memeriksakan kehamilan.

“Tadi saya tanya ibunya sih sebenarnya kontrol sudah rutin. Jadi konsep pelaksanaan Nginceng Wong Meteng ni udah diinceng terus wetengnya, tapi nggak kelihatan. Taunya kembar, tapi tidak pakai siam,” ujar Ganjar.

Meski kasus seperti ini tak selalu diketahui sejak awal, namun penanganannya bisa diantisipasi jika pemeriksaan dilakukan rutin. Ganjar berharap penanganan pada bayi Azka dan Arya akan lancar.

“Ini menjadi pelajaran kenapa periksa itu penting. kenapa periksa rutin itu penting. Alhamdulillah kalau deteksinya dari awal ya mudah-mudahan nanti aman lah. Moewardi juga punya pengalaman memisahkan bayi kembar Siam, setengah tahun yang lalu dan itu Alhamdulillah sampai hari ini lancar sukses,” tandasnya.

Mahfud MD: Kerjasama Masyarakat Akan Jadi Kunci Sukses PON Papua



Barometer99, JAYAPURA | Kerjasama masyarakat Papua menjadi salah satu kunci kesuksesan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Papernas) XVI yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi pada 2 Oktober mendatang. 

Demikian pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, usai meninjau kesiapan dan pengamanan PON dan Papernas, Sabtu (11/9), sebelum melanjutkan perjalanan ke Merauke.

"Saya berharap masyarakat juga ikut bergembira dengan ini. Bantulah aparat TNI, Polri, BIN, Pemda, yang sekarang sedang menggencarkan vaksin. Pemerintah punya target Vaksin sampai dengan 70 persen, sehingga PON ini juga berjalan aman, nyaman bagi yang nanti akan ikut menonton dengan syarat tertentu," ujar Mahfud. 

Hari kedua di Jayapura, Mahfud MD kembali memastikan kesiapan pengamanan dan penerapan protokol kesehatan di beberapa venue, antara lain venue renang, Stadion Mandala, GOR Cendrawasih, GOR Toware, Stadion Barnabas Youwe Sentani, venue Cricket, lapangan Hockey di komplek olahraga Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.

Selain itu, Mahfud MD yang didampingi Menteri Dalam Negeri, Kemen PUPR, Kemenpora, PB PON, KONI Pusat dan beberpa pihak terkait juga meninjau asrama atlet di Rindam XVII Cendrawasih. 


"Dua hari kunjungan saya ke Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, memberikan kesimpulan secara umum bahwa PON XX dan Peparnas XVI ini Insya Allah akan bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Semua persiapan baik fisik maupun apapun yang terkait dengan ini dapat dikatakan 95 persen sudah selesai, hal-hal yang masih kurang yang sifatnya teknis akan diselesaikan dalam waktu yang tersisa," Jelas Mahfud MD. 

Atas kerjasama semua pihak, Mahfud MD mengucapkan Terima kasih dan meminta semua yang terlibat giat mempersilakan PON dan Papernas dengan baik. 

"Saya ucapkan Terima kasih kepada aparat TNI, Polri, BIN, Kejaksaan Tinggi, Kadispora, Kadis PUPR dan lainnya, teruskan bekerja dengan giat, persiapkan PON dengan baik karena Torang bisa," pungkas Mahfud.

Selanjutnya, Mahfud MD bersama Mendagri dan tim dari Kemenko Polhukam terbang ke Merauke untuk meninjau pengamanan dan kesiapan beberapa venue serta meninjau perbatasan lintas batas negara di ujung timur Indonesia.

Sumbert : Rilis

Presiden Jokowi Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogkakarta



Barometer99, YOGYAKARTA | Presiden Joko Widodo dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melakukan kunjungan ke Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Kabupaten Bantul, pada Jumat, 10 September 2021. 

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara meninjau sebuah kawasan yang disebut "Kader City" di mana di dalamnya terdapat sejumlah sarana dan prasarana yang telah selesai dibangun untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di madrasah tersebut.

Menurut Direktur Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogkakarta, Aly Aulia, Kader City memiliki tiga bangunan yang siap untuk diresmikan dan difungsikan, yaitu gedung kampus, rumah susun, dan masjid. Ketiga bangunan tersebut diharapkan dapat mendukung tercapainya misi madrasah dalam mencetak kader-kader masa depan yang berkualitas.

"Mudah-mudahan apa yang menjadi impian kami menjadikan kawasan ini menjadi kawasan kader dalam rangka untuk bisa mengemban misi perserikatan Muhammadiyah, bangsa, dan negara (dalam) mencetak kader-kader masa depan bisa berjalan dengan baik dan lancar," ujar Aly Aulia dalam penjelasannya saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau kawasan tersebut.

Usai peninjauan, Presiden Jokowi menandatangani ketiga prasasti sebagai tanda difungsikannya secara resmi gedung kampus, rumah susun, dan Masjid Hajah Yuliana yang ada di kawasan Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Kabupaten Bantul.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Tim Pengembangan Mu'allimin Buya Syafii Maarif, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Presiden: Mendukung Sulawesi Selatan sebagai Lumbung Pangan Nasional

Resmikan Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng

Barometer99, SULSEL | Presiden Joko Widodo  didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Bendungan Paselloreng yang ada di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 9 September 2021. Bendungan yang dibangun sejak tahun 2015 dan telah dilengkapi dengan Bendung Irigasi Gilireng tersebut, diyakini akan mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional.

"Bendungan Paselloreng ini menelan biaya Rp771 miliar dan sudah dilengkapi dengan Bendung Irigasi Gilireng yang akan sangat bermanfaat untuk mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional," ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya saat peresmian berlangsung.

Presiden juga menjelaskan bahwa Bendungan Paselloreng merupakan bendungan dengan kapasitas daya tampung yang cukup besar hingga 138 juta meter kubik dan luas genangan sebesar 1.258 hektare. Melalui daya tampung tersebut, Bendungan Paselloreng diyakini akan mampu mengairi 8.500 hektare sawah dan meningkatkan frekuensi tanam para petani sekitar.

"Kita harapkan dengan suplai air yang ada akan meningkatkan frekuensi tanam yang mungkin 1 bisa jadi 3 atau 2 sehingga meningkatkan produktivitas lahan serta akhirnya bisa kita harapkan meningkatkan kesejahteraan petani," imbuhnya.


Selain itu, Bendungan Paselloreng juga dinilai akan memberikan manfaat lain bagi masyarakat sekitar bendungan. Mulai dari ketahanan air, reduksi banjir Sungai Gilireng sebesar 489 meter per detik, dan menyediakan air baku 145 liter per detik bagi 6 kecamatan di Kabupaten Wajo. 

"Juga berfungsi tentu saja untuk daerah konservasi yang dapat dimanfaatkan untuk pariwisata dan memberikan alternatif pendapatan baru bagi masyarakat," ucap Presiden.
 
Presiden pun menegaskan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen menyediakan suplai air secara berkelanjutan untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Salah satu komitmen pemerintah diwujudkan dengan menyelesaikan 17 bendungan yang tersebar di seluruh Indonesia hingga Desember mendatang.

"Kita harapkan dengan bendungan-bendungan yang ada ini sekali lagi ketahanan pangan kita akan bisa kita perkuat dan kita tingkatkan," ungkapnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam peresmian tersebut adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Wajo Amran Mahmud.

Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Forkopimda Probolinggo Ikuti Zoom Meeting Bersama Presiden RI dan Kapolri



Pantau Vaksinasi Serentak di Yayasan Shubbanul Muslimin Pondok Pesantren Nurul Qodim.

Barometer99, PROBOLINGGO | Forkopimda Kabupaten Probolinggo terdiri dari Plt Bupati Probolinggo, Kapolres Probolinggo, Kajari Kraksaan, Kodim 0820 Probolinggo dan Forkopimka setempat serta Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qodim, Selasa (07/9/2021) pagi mengikuti Zoom Meeting bersama Presiden RI dan Kapolri, meninjau pelaksanaan Vaksinasi Serentak yang dilaksanakan di Yayasan Shubbanul Muslimin Pondok Pesantren Nurul Qodim, Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini secara serentak diselenggarakan di 341 titik lokasi vaksinasi serentak di berbagai Pondok Pesantren dan tempat ibadah seluruh Indonesia. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo menyapa langsung secara virtual pelaksanaan vaksinasi merdeka rumah ibadah dan ponpes di Jawa Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Terkait kegiatan itu, Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko mengungkapkan bahwa, Vaksinasi Merdeka ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Probolinggo, TNI, Polri dan Pondok Pesantren dalam rangka akselerasi atau percepatan terciptanya kekebalan komunal. 

"Vaksinasi Merdeka pada hari ini melibatkan pondok pesantren Nurul Qodim dengan sasaran masyarakat umum, lansia, majelis syubbanul muslimin, santri dan pengasuh pondok pesantren dengan target sasaran 600 orang," ucap Plt Bupati Probolinggo saat meninjau vaksinasi serentak di Ponpes Nurul Qodim

Sementara itu, Kapolres Probolingggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, selain kegiatan vaksinasi serentak, kegiatan kolaborasi Pemkab Probolinggo, TNI, Polri dan Pondok Pesantren ini juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak dan peserta program vaksinasi. Bantuan sosial yang disalurkan sejumlah 600 paket sembako dan 3 ton beras.

"Untuk mempercepat capaian vaksinasi dan mencegah penyebaran Covid-19, Polres Probolinggo terus berupaya melakukan akselerasi vaksinasi serentak dengan menggandeng dan melibatkan Pondok Pesantren dan komunitas lainnya," ungkapnya.

Sumber : ril


Berprestasi, KPK Minta Ganjar Beri Motivasi Kepala Daerah se-Indonesia


Barometer99- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan motivasi kepada ratusan kepala daerah se Indonesia terkait pelaksanaan LHKPN. Prestasi Ganjar yang moncer dengan membawa Jateng sebagai Provinsi Terbaik dalam pelaporan LHKPN hingga Provinsi paling berintegritas dan bebas korupsi, menjadi alasan KPK menunjuknya menjadi narasumber webinar yang digelar secara daring dan diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Selasa (7/9).

Dalam acara itu, hanya ada empat narasumber yang dihadirkan KPK. Selain Ganjar, ada juga Ketua MPR, Bambang Soesatyo, Menteri BUMN, Erick Thohir dan Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus.

"Para narasumber ini kami undang untuk berbagi pengalaman terkait LHKPN. Mereka ini memiliki prestasi yang bagus, jadi pantas kalau diundang. Pak Ganjar ini rekornya kalau kita hitung sangat banyak. Provinsi Jateng selalu mencapai kepatuhan LHKPN yang sempurna. Makanya pada kesempatan yang baik ini, kita ingin berbagi bagaimana cara melaporkan LHKPN yang tepat waktu dan akurat," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan.

Dalam paparannya, Ganjar mengatakan untuk menjadikan Jateng sebagai daerah yang melaporkan LHKPN secara tuntas dan tepat waktu bukanlah persoalan mudah. Awalnya, banyak pejabat yang ketakutan untuk mengisi LHKPN karena memang ada beberapa harta yang tidak jelas sumbernya.

"Itu cerita panjang, awalnya sulit tapi kan yang eselon 1-2 wajib. Maka kami minta didampingi KPK waktu itu dan sekarang sudah berjalan. Ceritanya menarik, bahkan sebelum mengisi LHKPN waktu itu, banyak pejabat yang menjual barang-barangnya," jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, LHKPN di Jateng berjalan baik. Seluruh pejabat eselon 1-2 tertib melaporkan harta kekayaannya. Melihat itu, Ganjar melakukan terobosan dengan tidak hanya mewajibkan eselon 1-2 yang melaporkan, tapi ditambah sampai eselon 4.

"Dan KPK mengizinkan. Sampai saat ini, datanya ada 2.320 penyelenggara negara level pejabat negara di Pemprov Jateng yang mengisi LHKPN, dan itu bisa tuntas 100 persen," terangnya.

Lebih dari itu, Ganjar juga membuat aturan yang mewajibkan semua ASN di Jateng juga melaporkan harta kekayaan. Ia menyebutnya LHKASN. Ternyata, terobosan itu juga berjalan sukses.

"Total ada 38.199 ASN di Jateng, dan semuanya mengisi LHKPN 100 persen. Jadi saat ini saya mengatakan, bahwa LHKPN ini tidak terlalu sulit. Ini barang mudah yang hanya butuh mau atau tidak," tegasnya.

Untuk menertibkan pejabat hingga ASN di lingkungan Pemprov Jateng tertib melaporkan harta kekayaan, Ganjar telah menerbitkan Peraturan Gubernur. Ada sanksi yang dikenakan jika ada yang melanggar atau tidak tertib.

"Saya cek ada satu pejabat di Pemprov yang terkena denda, dia dipotong TPP nya sebesar 10 persen karena terlambat melaporkan LHKPN. Jadi sampai saat ini tingkat kepatuhan penyelenggara negara hingga ASN di Jateng terkait LHKPN bagus. Ini yang kita dorong, rawat dan jaga," tegasnya.

Tantangannya saat ini lanjut Ganjar adalah, KPK meminta LHKPN tidak hanya tuntas 100 persen, tapi juga akurat. Akurasi inilah lanjut Ganjar yang harus dilakukan saat ini.

"Saya minta teman-teman melakukan improvement. Kalau 100 persen sudah, sekarang tinggal tingkat akurasinya. Saya yakin bisa," pungkasnya.

Langkah Ganjar ini diapresiasi oleh KPK. KPK berharap daerah lain bisa meniru langkah Ganjar agar daerahnya masuk sebagai provinsi yang sudah 100 persen melaporkan LHKPN.

"Daerah lain, mari bergabung dengan pak Ganjar, jadi provinsi yang sudah 100 persen melaporkan LHKPN. Masih ada beberapa provinsi yang belum mencapai itu," ucap Pahala.(DD/ril)

Trenggono: Tambak Udang KKP di Aceh Timur Ciptakan Multiplier Effect

Barometer99, ACEH TIMUR | Klaster tambak udang vaname di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengungkit ekonomi masyarakat dan menjadi sarana edukasi budidaya yang modern dan ramah lingkungan. Bahkan keberadaan klaster tambak menciptakan multiplier effect di bidang pariwisata. 

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau langsung klaster tambak udang vaname berkelanjutan di Desa Matang Rayeuk yang sudah berhasil panen sebanyak 25 ton atau senilai Rp1,8 miliar beberapa waktu lalu. Kawasan tambak terdiri dari sembilan petak  dengan luasan masing-masing 1.800 meter persegi. Tambak dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan tandon air.

"Klaster tambak ini Pemerintah bangun untuk meningkatkan produktivitas, sehingga kesejahteraan masyarakat jadi naik. Target saya bagaimana indeks kesejahteraannya meningkat 140. Dengan demikian maka kesejahteraan masyarakat petambak akan meningkat," ujar Menteri Trenggono di lokasi, Selasa (7/9/2021).

Saat ini KKP membangun lagi klaster tambak udang vaname di Desa Paya Gajah, Aceh Timur. Per petak tambak seluas 3.000 meter persegi dengan total sebanyak delapan petak. Tambak yang dijadwalkan pembangunannya selesai pada November 2021 ini ditargetkan memproduksi 34,5 ton per hektare per tahun. 

Menteri Trenggono menjelaskan, tadinya tambak-tambak tersebut dikelola secara tradisional oleh masyarakat. Kemudian melalui program KKP, tambak direvitalisasi menjadi tambak udang model klaster dengan produktivitas yang jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya dan lebih ramah lingkungan. 

Melalui program revitalisasi ini, KKP menargetkan peningkatan hasil panen udang vaname dari rata-rata 0,6 ton per hektare menjadi 2 ton per hektare. Ini salah satu strategi KKP untuk mencapai target produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton per tahun pada 2024. 


Menteri Trenggono menyebut skema pengelolaan klaster tambak budidaya udang vaname berkelanjutan di Aceh Timur ini juga ditujukan sebagai sarana edukasi bagi masyarkat pembudidaya. Dia optimis, Aceh menjadi salah satu daerah penghasil udang terbesar di Indonesia yang berkontribusi tinggi pada pencapaian target produksi udang nasional. 

Pemilihan Aceh Timur sendiri sebagai lokasi pembangunan klaster tambak percontohan udang vaname sebab kondisi alamnya yang masih sangat mendukung di mana kualitasnya air sangat baik, serta  lahan yang tersedia cukup luas. Minat masyarakat akan budidaya udang vaname juga besar.

"Ini wujud kehadiran Pemerintah untuk mendorong peningkatakan indeks kesejahteraan masyarakat. Kami berharap masyarakat serius mengelola dan memelihara tambak-tambak ini, karena hasilnya juga untuk masyarakat. Ini aset mereka, kami hanya menginstal infrastruktur, sarana,  dan memberikan pendampingan teknis," ungkapnya. 

Ketua Pokdakan Rahmat Rayeuk, Zakaria Husein mengakui perubahan besar yang dirasakan masyarakat dengan hadirnya klaster tambak percontohan di Matang Rayeuk. Produktivitas tambak naik drastis sebab tadinya masyarakat mengelola tambak secara tradisional dan semi intensif. 

Padat tebar yang tadinya 20 ribu per per petak kini ditingkatkan menjadi 200 ribu. Hasil panen pun meningkat mencapai 2 ton sampai 3 ton per petak dari yang semula hanya ratusan kilo.

"Alhamdulillah, dengan adanya klaster tambak ini hasilnya lebih-lebih. Tadinya panen hanya sekitar 500 sampai 800 kilo, sekarang bisa 2 ton lebih per petak. Tambak sekarang kan modern pakai teknologi," ujar Zakaria.

Hadirnya klaster tambak percontohan di Matang Rayeuk juga menciptakan multiplier effect. Pantai-pantai di sekitar tambak kini menjadi obyek wisata yang ramai dikunjungi masyarakat. Ini menciptakan peluang usaha bagi warga sekitar, seperti berjualan aneka makanan dan minuman. 

"Tadinya di sini sepi. Paling pantai di ujung sana yang dikunjungi wisatawan, tapi semenjak ada tambak, suasana berubah. Pantai-pantai di sekitar sini jadi ikut ramai dikunjungi wisatawan lokal," tambah Zakaria.

Klaster tambak di Aceh Timur ini di bawah pendampingan Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP.

Dalam kunjungan kerja di Aceh Timur, Menteri Trenggono didampingi Bupati Hasballah M. Thaib, anggota Komisi IV DPR T.A. Khalid dan Anggota DPD RI Abdullah Puteh dan jajaran pejabat KKP. (Rahmat Hidayat)

BNN RI Hadiri Virtual Pertemuan The 11th ASEAN Drug Monitoring Network

Barometer99, BEKASI | Menjelang pertemuan ASEAN Senior Officials on Drugs Matters (ASOD) yang akan berlangsung pada pekan depan, ASEAN Drug Monitoring Network (ADMN) kembali menyelenggarakan rapat bersama secara virtual pada tanggal 7 sampai dengan 8 September 2021 di Hotel Harris Convention Hall Sumarecon, Bekasi. Pertemuan ADMN ke-11 ini merupakan pertemuan kedua di tahun 2021 setelah pertemuan pertama yang diselenggarakan pada bulan April lalu. 

Badan Narkotika Nasional (BNN) mewakili Indonesia melalui Direktorat Kerja Sama, Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama turut menghadiri pertemuan tersebut dengan menghadirkan empat orang delegasi yang terdiri dari perwakilan Deputi Bidang Pemberantasan, Deputi Bidang Pencegahan, dan Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslitdatin). 

Adapun agenda yang dibahas dalam ADMN kali ini yaitu terkait dengan penyusunan ASEAN Drug Monitoring (ADM) Report 2020 yang akan dilaporkan pada pertemuan ASOD mendatang. ADM Report merupakan hasil analisa dari berbagai data yang dikumpulkan oleh negara-negara anggota ASEAN baik dari sisi supply maupun demand reduction.


“Pertemuan ini merupakan sarana pertukaran data dan informasi mengenai situasi masalah narkotika di negara-negara anggota ASEAN serta bagaimana pelaksanaan program yang dimiliki oleh masing-masing negara dalam melakukan penanganannya,” ujar Direktur Kerja Sama BNN RI, Drs. Achmad Djatmiko, M.A. saat ditemui di sela-sela acara. 

Achmad Djatmiko menambahkan bahwa dalam pertemuan ADMN ke-11 yang berlangsung hari ini agenda utamanya adalah analisa dan validasi data dalam finalisasi draft ADM Report. Sementara pengumpulan berbagai informasi dan data tersebut sebelumnya telah dilakukan oleh negara-negara ASEAN sejak pertemuan ADMN ke-10 yang berlangsung pada tanggal 7-8 April 2021. 

"Saat ini kita akan melakukan finalisasi draft ASEAN drug monitoring report yang dapat dipastikan akan selesai dalam waktu dekat," ungkap Rachanikorn Sarasiri, ASEAN - NARCO Director saat menyampaikan _review past activities and achievements of the ASEAN drug monitoring network.

Beberapa pokok bahasan dalam ADM report di antaranya overview of ASEAN drug trends pattern, ASEAN country report, policy and program implementation, dan lain sebagainya. Chapter 1-5 dibahas pada hari pertama, sementara chapter lainnya akan disampaikan pada hari kedua bersama dengan penyampaian paparan dari masing-masing negara anggota ASEAN. (ARM)

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI
Editor : Asri

Bertolak ke Jawa Timur, Presiden Akan Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Bendungan





Barometer99 - PONOROGO | Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Jawa Timur dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa, 7 September 2021. Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Kepala Negara beserta rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 08.00 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Presiden langsung menuju SMK PGRI 2 Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, untuk meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi para pelajar.

Setelahnya, Presiden juga akan meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren K.H. Syamsuddin, Kabupaten Ponorogo, yang diperuntukkan bagi para pelajar dan santri. Di sana, Presiden akan turut menyapa para peserta vaksinasi dari sejumlah rumah ibadah di seluruh Indonesia.

Selain meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19, Presiden Jokowi juga diagendakan untuk melakukan peninjauan sekaligus meresmikan Bendungan Bendo yang ada di Dusun Bendo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. 

Pada siang harinya, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Blitar dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Setibanya di Kota Blitar, Presiden akan langsung menuju lokasi Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) guna meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diperuntukkan bagi masyarakat.



Setelahnya, Kepala Negara bersama rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Editor : Asri

Presiden Joko Widodo Menyampaikan Sejumlah Arahan Terkait Evaluasi PPKM


Barometer99-Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam Rapat Terbatas mengenail Evaluasi Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bersama jajarannya melalui konferensi video, dari Istana Merdeka, Jakarta,  Senin (06/09/2021).

Pertama, Presiden meminta kepada jajarannya untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat terkait pandemi COVID-19 untuk menghindari adanya euforia yang berlebihan. Ia menekankan bahwa virus ini bisa dikendalikan, namun tidak mungkin hilang sepenuhnya.

“Masyarakat harus sadar bahwa COVID-19 selalu mengintip. Varian delta selalu mengintip kita. Begitu lengah, bisa naik lagi,” ucap Presiden.

Selain itu, Kepala Negara juga melihat bahwa kasus harian COVID-19 selama tiga hari kemarin mengalami penurunan. Tak hanya kasus harian, angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate  (BOR) secara nasional juga turun ke angka 20 persen.

Meski demikian, Presiden meminta jajarannya untuk tetap melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait perkembangan kasus COVID-19 di daerah. Hal tersebut penting dilakukan agar kasus COVID-19 dapat segera ditangani dan penyebaran kasus dapat terus ditekan.

“Ini kalau kita terus lakukan pekerjaan-pekerjaan kita secara konsisten, saya yakin insyaallah di akhir September kita sudah akan berada di angka di bawah 100 ribu (kasus),” lanjutnya.

Sedangkan terkait dengan varian baru, varian Mu, Presiden mengimbau para menteri terkait, khususnya Menteri Perhubungan untuk memperhatikan secara detail dan terus waspada terhadap varian tersebut.

“Jangan sampai ini merusak capaian yang sudah kita lakukan,” tandasnya.(HD) 

Sumber: Setkab 
Foto: Biro Pers Istana

Rasa Bangga Presiden Jokowi kepada Para-atlet Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020




Barometer99- Atlet-atlet para-badminton Indonesia menorehkan prestasi membanggakan di ajang olahraga internasional Paralimpiade Tokyo 2020. Cabang andalan Tim Merah Putih tersebut meraih total dua medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu di ajang yang berlangsung dari 24 Agustus hingga 5 September 2021 tersebut. Presiden Joko Widodo pun menelepon para peraih medali emas dari cabang para-badminton untuk mengucapkan selamat secara langsung dan mengungkapkan rasa bangganya.
Bogor, 5 September 2021.

"Saya mewakili seluruh masyarakat Indonesia, seluruh rakyat Indonesia mengucapkan selamat untuk medali emas cabang para-bulu tangkis ganda putri dan juga ganda campuran ya baru saja, untuk Ratri dan Hary untuk ganda campuran, ganda putri Ratri dan Alim," ujar Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 5 September 2021, saat melakukan panggilan video dengan para atlet dan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun. 
Kepala Negara mengatakan kabar dari Negeri Sakura tersebut merupakan kabar yang menggembirakan sekaligus membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia. Apalagi, torehan medali emas tersebut mengakhiri puasa emas Indonesia di ajang Paralimpiade sejak 41 tahun lalu, tepatnya pada perhelatan Paralimpiade 1980 yang digelar di Arnhem, Belanda.

"Ini kabar yang sangat menggembirakan, sangat membanggakan kita semuanya. Setelah 41 tahun kita bisa kembali meraih medali emas di paralimpiade dan langsung dua emas," ujarnya.

Raihan dua medali emas bagi kontingen Indonesia masing-masing disumbangkan Leani Ratri Oktila saat berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah dari nomor ganda putri dan satu emas lagi didapat saat berpasangan dengan Hary Susanto dalam nomor ganda campuran.

Dalam pertandingan final ganda putri SL3-SU5 yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Leani/Khalimatus menang atas pasangan Tiongkok, Cheng Hefang/Ma Huihui. Mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-12. 

Sementara itu, pada pertandingan final nomor ganda campuran SL3-SU5 di tempat yang sama, Leani Ratri Oktila dan Hary Susanto berhasil mengalahkan wakil Prancis Lucas Mazur/Faustine Noel. Pasangan Indonesia tersebut harus bekerja keras sebelum memastikan medali emas dengan skor 23-21, 21-17.

"Kemarin ganda putrinya luar biasa, permainannya sangat bersemangat, saya sempat takut Ratri dan Alim kehilangan di set kedua karena sempat tertinggal kan, tapi Ratri dan Alim bisa bangkit mengejar dan juara. Kemudian tadi Ratri dan Hary juga bagus sekali, set pertama nyaris terkejar dan luar biasa, luar biasa," ujar Presiden seraya mengacungkan dua jempol. 
"Terima kasih Bapak Presiden, kami berangkat ke Tokyo atas restu Bapak Presiden dan seluruh rakyat Indonesia untuk mencapai prestasi yang luar biasa. Kami akan selalu berdoa untuk Bapak Presiden agar selalu sehat dan diberkahi Tuhan untuk mengangkat Indonesia semakin maju ke depan, Bapak Presiden. Terima kasih sekali lagi," jawab Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun.

Berdasar siaran pers Kementerian Pemuda dan Olahraga,  pada Paralimpiade Tokyo 2020 ini, kontingen Indonesia berhasil meraih total sembilan medali yakni dua medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. 

Raihan medali tersebut menempatkan Indonesia di peringkat 43, meningkat jauh dari pencapaian di Paralimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu di mana Indonesia berada di peringkat 76 hasil torehan satu medali perunggu.(Red)

Sumber : 
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden


#KitaPercayaJokowi
#JokowiProAtletIndonesia
#JokowiHebat

Tinjau Vaksinasi Pelajar di Lampung, Presiden: Secepatnya Pelajar Bisa Segera Ikut dalam PTM


Barometer99- Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi bagi pelajar yang digelar di SMP Negeri 1 Pesawaran, Provinsi Lampung, pada Kamis, 2 September 2021. Dalam kegiatan vaksinasi tersebut, sebanyak 1.000 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Pesawaran mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. 
“Tadi saya lihat semuanya berjalan dengan lancar pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar yang dilaksanakan di sekolah ini,” ucap Presiden. 

Pelaksanaan vaksinasi hari ini diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal bagi para siswa dari penyebaran Covid-19 di sekolah sehingga pembelajaran tatap muka (PTM) dapat segera dilaksanakan. 

“Secepatnya para murid kita, para pelajar kita, bisa segera ikut dalam pembelajaran tatap muka,” lanjutnya. 

Sementara itu, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat yang telah mengalokasikan vaksin bagi pelajar di Kabupaten Pesawaran.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, mewakili masyarakat Kabupaten Pesawaran terutama Bapak, para pelajar, siswa-siswi, para dewan guru, wali murid yang ada di Kabupaten Pesawaran berterima kasih hari ini di-launching di Pesawaran yaitu vaksin pelajar,” ungkapnya. 

Dendi pun berharap agar alokasi vaksin yang terus ditambah oleh pemerintah dapat memperlancar dimulainya PTM di Kabupaten Pesawaran.

“Jadi saya sekali lagi terima kasih, program yang luar biasa. Semoga dunia pendidikan dapat berjalan normal seperti biasa,” ujar Dendi. (Red)

Sumber :
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden


Pangdam II/Sriwijaya Sambut Kunjungan Kerja Presiden RI di Provinsi Lampung


Barometer99- Bandar Lampung, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Kamis (2/9/2021) menyambut Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden RI KH. Ir. H. Joko Widodo ke Provinsi Lampung dalam rangka meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat di Provinsi Lampung. 

Berangkat dari Bandara Udara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta rombongan menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan BBJ-2, tiba di Bandara Radin Inten II Lampung sekitar pukul 08.45 WIB, disambut langsung oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi, Gubernur Lampung dan Kapolda Lampung beserta unsur Forkopimda Prov. Lampung.

Tidak menunggu lama, Presiden RI dan rombongan langsung berangkat menuju Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Tanjung Karang untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat di Provinsi Lampung.

Selain di Poltekkes Tanjung Karang, Presiden juga akan meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung dan SMP Negeri 1 Pesawaran, Kabupaten Pesawaran. Pada kedua lokasi tersebut diselenggarakan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga pendidik dan pelajar.
Dalam kunjungan kerja kali ini, Presiden Jokowi turut diagendakan untuk memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Lampung yang digelar di Aula Mahan Agung, Kota Bandar Lampung.

Mengakhiri kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung, Presiden Jokowi akan meresmikan Bendungan Way Sekampung yang ada di Bandar Rejo Kabupaten Pringsewu Lampung. Setelahnya, melaksanakan peresmian Bendungan Way Sekampung Presiden bersama rombongan langsung menuju Bandar Udara Radin Inten II untuk kembali ke Jakar (red)

Presiden Tinjau Langsung Program Vaksinasi bagi Masyarakat di Provinsi Lampung

Barometer99- Presiden Joko Widodo mengawali kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung dengan meninjau langsung program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Tanjung Karang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis, 2 September 2021. Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan kepada 100 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). 
Selanjutnya, Presiden meninjau program vaksinasi Covid-19 bagi para tenaga pendidik dan pelajar yang diselenggarakan di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung. Kegiatan vaksinasi serupa juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah lainnya.

“Pagi hari ini saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur beserta seluruh jajarannya di Provinsi Lampung karena hari ini melaksanakan vaksinasi di 16 lokasi, baik di puskesmas, di sekolah, juga di lapas. Semuanya dikerjakan secara bersama-sama,” ucap Presiden.
Kepala Negara berharap agar program vaksinasi di Provinsi Lampung dapat terus dilakukan, sehingga laju penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan. 

“Saya ingin vaksinasi di Provinsi Lampung ini terus digencarkan sehingga segera bisa menghambat laju penyebaran Covid-19, dan kita berharap terutama untuk anak-anak, murid-murid semuanya,” tutur Kepala Negara.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.(red)


Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden


Postingan Populer