Aceh Timur Di Kunjungi Tim DPMG Dan TA PEL KPW Provinsi Aceh
Aceh Timur - Barometer99.com“Usaha BUMG dan Usaha Madu Kelulut Membawa Rizki”
Tim Satker DPMG Provinsi Aceh yang dipimpin oleh bapak Helmi, M.Si, Kabid. Ekonomi DPMG Provinsi Aceh dan juga hadir bapak Mursyidan, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Lokal KPW1 Aceh ke Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. Kunjungan ke daerah Kecamatan Julok Gampong Ujung Tunong dan Gampong Kuta Binjei dihadiri juga dari DPMG Kabupaten Aceh Timur, serta para Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Aceh Timur, pada tanggal 26 Juni 2020 mulai pukul 10.00 waktu setempat.
Kedatangan Tim Satker DPMG Provinsi Aceh melihat secara langsung usaha madu kelulut di lokasi Gampong Ujung Tunong. Usaha Madu Kelulut yang dikelola oleh bapak Abdurrahman, dimana usaha ini sudah saya lakukan lebih kurang 3,5 tahun dan di Aceh Timur sudah mulai ada 150-200 peternak usaha madu kelulut yang sudah dan sedang kita pembinaan, walaupun kita lakukan ini secara otodidak. Tahapan pelaksanaan kita mencari kelulut dihutan, seperti pohon Rambutan yang tidak dipakai lagi, jelaskan oleh Abdurahman. Jaringan usaha kelulut selama ini sudah terbangun seluruh Aceh dan diluar Aceh Timur.
Perjalanan usaha Abdurrahman sebagai pengusaha madu kelulut ini telah kita lewati dalam menghadapi kendala dan hambatan, kita mulai dari tahap sederhana mencari kelulut di hutan, sepeti batang kayu rambutan yang tidak digunakan dan pohon lainnya untuk proses produksi usaha madu kelulut, jelas Abdurrahman.
Usaha madu kelulut yang sudah kita lakukan untuk wilayah pemasarannya sudah sampai ke beberapa daerah dan sudah sampai ke luar provinsi Aceh, dilakukan dengan pesanan online, namun sangat besar harapan saya pihak terkait untuk membantunya dalam mempermudah pengurusan seperti hak paten dan lainnya, rata-rata harga jual madu kelulut ini dalam 1 botol seharga RP. 170.000 s.d Rp. 200,000,- dan juga sangat tergantung dari jenisnya, sebut Abdurrahman.
Manfaat madu Kelulut adalah sumber tenaga instan bagi tubuh, anti oksidan alami melawan radikal bebas, meningkatkan metabolisme badan, mengawal paras gula dalam darah dan sangat baik untuk pencegahan penyakit serta banyak manfaat lainnya, jelas Abdurrahman P Pasi yang lebih di kenal di kalangan pengusaha.
Dari hasil usaha madu kelulut sangat terbantu sebagai kebutuhan keluarga, merekrut tenaga kerja untuk mandiri, pemuda-pemuda gampong dan untuk keperluan lainnya, alhmadullah atas rahmat Allah dan mendapatkan Rizkinya, tutur Abdurrahman.
Pihak DPMG Kabupaten Aceh Timur mengharapkan usaha ini terus ditingkatkan dan bila ada yang kurang dipahami untuk dapat berkomunikasi secara intens segala proses tahapan kelengkapan administrasi terkait dengan izin usaha dan hak paten usaha madu kelulut (madu Linut) yang dilakukan bapak Abdurrahman, terang buk Yanti, Kasie Ekonomi DPMG Aceh Timur dan juga nampak Aparatur Gampong Ujung Tunong Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur.
Fasilitasi kedatangan Tim Satker DPMG Provinsi dan TAPEL KPW1 Aceh yang dilakukan oleh TAPM diantaranya bapak Azhari, MSM, sebagai Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa, menyebutkan bahwa, sebaiknya usaha apapun yang ada di gampong layaknya bekerjasama dengan lembaga yang ada di gampong seperti Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) karena di Gampong ada penyertaan modal sesuai dengan prioritas Kementerian PDTT Republik Indonesia tentang peran dan fungsi BUMG atau Bumdes. Hadir TAPM lainnya seperti TA TTG Mukhtar, SE, TA ID T.Nizamsyah, ST, TA PP Fachrurriza, SP dan TA PSD Yusmiadi, SE, ada juga Habibi, Raziah (PDP) Safrizal (PDTI), Safrizal dan Aji Mustafa (PLD).
Kemudian Tim DPMG meninjau ke lokasi BUMG Gampong keude Kuta Binjei yang berlokasi di pusat pasar tradisional Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. BUMG gampong Kuta Binjei menjalankan bidang perdagangan dengan unit usaha toko sembako/grosir dan Brilink sudah berjalan memasuki tahun pertama dengan omset lebih kurang RP. 40.000.000,-pertahun. Adapun hasil dari tahun pertama BUM G sudah menyerahkan bantuan kepada masyarakat dan anak yatim saat-saat sedang mengalami dampak Covid 19 serta dalam menyambut hari raya. **(ril/T.Saiful)
.png)
0 Comments: