Dalam Rangka Koordinasi Penanganan Karhutla, Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Mapolda Jambi

0 Comments


Barometer99.com, JAMBI - Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM, melaksanakan silaturahmi ke Polda Jambi dalam rangka koordinasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) perbatasan Sumsel-Jambi, di Mapolda Jambi, Sabtu (27/6/2020).

Kedatangan Kapolda Sumsel, disambut langsung orang nomor satu di Kepolisian Jambi Irjen Pol Firman Santyabudi dan dalam kunjungan ini, Kapolda Sumsel didampingi Irwasda Sumsel Kombes Pol M Indra Gautama, Dirlantas Kombes Pol Juni dan Dirreskrimum Kombes Pol Hisar Sialagan.

Adapun maksud dan tujuan dari kunjungan Kapolda Sumsel ini, adalah untuk bersama-sama mengajak untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla terutama di daerah perbatasan Sumsel-Jambi.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumsel melihat aplikasi Asap Digital yang dimiliki Polda Jambi dalam memonitor dan memantau aktifitas Karhutla di Propinsi Jambi yang disampaikan oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Santyabudi.

Kunjungan yang bersifat formalitas ini, sebagai sarana berbagi informasi dan menyamakan persepsi serta langkah-langkah untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla di kedua propinsi yang sangat rentan terjadinya Karhutla.

Guna mengantisipasi Karhutla pada musim kemarau tahun ini, Kapolda Sumsel dan Kapolda Jambi, berkomitmen untuk membuat posko bersama pada pusat rawan Karhutla, yakni di Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyu Asin (Muba) yang berbatasan dengan wilayan Propinsi Jambi. Persiapan pembentukan Posko tersebut dilakukan oleh Kapolda Sumsel dan Kapolda Jambi disela-sela kunjungan tersebut.

Dalam kesempatan ini juga, Kapolda Sumsel mendapatkan penjelasan tentang aplikasi Asap Digital dan peralatan kelengkapan dalam Penegakkan Hukum (Gakkum) Karhutla.

Kapolda Sumsel mengungkapkan, pihaknya perlu bersinergi dengan Polda Jambi dalam menghadapi Karhutla yang biasanya terjadi saat musim kemarau. Mengingat secara geografis Propinsi Sumsel bersebelahan dengan Propinsi Jambi.

"Saya berharap, dengan pertemuan ini dapat meminimalisir terjadinya Karhutla di wilayah Sumsel-Jambi, terutama di daerah perbatasan kedua propinsi, karena seperti kita ketahui Sumsel dan Jambi memiliki wilayah yang sebagian besar hutan dan lahan, sehingga sangat rentan munculnya titik api apalagi memasuki musim kemarau ini nanti," terang Kapolda.

"Kesiapan personil dengan pembangunan posko dan aplikasi digital yang dimiliki ini, sangatlah penting untuk mengetahui secara cepat apabila terjadi kebakaran, sehingga bisa segera dilakukan tindakan pemadaman dilokasi tersebut," pungkas Kapolda.

laporan : Yuli L/Humas Polda Sumsel.

editor    : Herbi.

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer